Articles
RPJMDES sebagai Acuan Pemerintah Desa dalam Menanggulangi Anak Putus Sekolah
Rahmawati, Ana;
Budi, Eka Setya
Journal of Studies in Early Childhood Education (J-SECE) Vol 1 No 2 (2018): Nov 2018, Volume : 1, Number : 2
Publisher : Prodi PG Pendidikan Anak Usia Dini, IKIP Veteran Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31331/sece.v1i2.655
Meskipun pemerintah telah mencanangkan berbagai program yang meringankan biaya sekolah baik berupa dana BOS, BSM, KIP dan masih banyak lagi bantuan pemerintah lainnya dibidang pendidikan, namun hal tersebut tidak mengurangi jumlah anak putus sekolah di Desa Bandung Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara. Dalam UU No.6 tahun 2014 pemerintah desa diberikan tugas untuk menyelenggarakan pemerintahan, melaksanakan pembangunan serta berperan penuh dalam pembinaan dan pemberdayaan masyarakat. RPJMDes hendaknya disusun untuk menjadi kerangka berpikir dalam menghadapi seluruh permasalahan di desa. Sehingga pemerintahan desa diharapkan dapat menyelesaikan segala permasalahan warga, meningkatkan kesejahteraan, serta dapat membangun tata pemerintahan desa yang demokratis, adil dan transparan. Penyusunan RPJMDes harus berdasarkan data yang real dan valid sehingga seluruh program dapat terlaksana dan tepat sasaran. Analisis dan interpretasi sangat penting dilakukan untuk memperoleh data yang real dan valid tersebut. Fokus penelitian ini untuk mengetahui bagaimana penyusunan, dan fungsi RPJMDes sebagai Dokumen Kebijakan Pembangunan di Desa Bandung Kecamatan Mayong Kabupaten Jepara dalam mengatasi masalah anak putus sekolah di desa tersebut. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa proses penyusunan RPJMDes-Bandung kecamatan Mayong kabupaten Jepara sesuai prosedur yaitu terbuka dan melibatkan unsur masyarakat dalam penyusunannya meskipun masih ada kekurangan dalam sisi kecermatan dan keaktifan masyarakat dalam menyampaikan kritik. Namun masyarakat desa Bandung masih ragu-ragu dalam menilai RPJMDes-Bandung dapat mengentaskan masalah anak putus yang terjadi didesa tersebut. dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pada dasarnya RPJMDes-Bandung yang dibuat sebagai acuan atau pedoman dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan dalam menyelesaikan masalah masyarakat khususnya dalam mengentaskan masalah anak putus sekolah belum berjalan secara optimal.
Kata kunci: RPJMDes, dan anak putus sekolah.
PENENTUAN METODE PENGERINGAN (CABINET DRYER DAN FLUIDIZED BED DRYER) TERHADAP KOMPONEN DAN KAPASITAS ANTIOKSIDAN PADA ROSELA KERING (Hibiscus sabdariffa L)
Mardiah, Mardiah;
Novidahlia, Noli;
Mashudi, Mashudi
JURNAL PERTANIAN Vol 3, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (55.291 KB)
|
DOI: 10.30997/jp.v3i2.603
Rosela (Hibiscus sabdariffa L) memiliki antosianin dan vitamin C dalam jumlah yang cukup tinggi. Kandungan antosianin dan vitamin C ini mempunyai peran yang penting untuk menangkap radikal bebas yang mampu menyebabkan penyakit degenerative. Pengolahan rosela banyak dilakukan dalam bentuk kering untuk mempermudah penanganan rosella dan meningkatkan daya awet rosella namun perlu diteliti metode pengeringan yang bagaimana yang mampu mempertahankan komponen bioaktif yang terkandung di dalamnya. Dalam penelitian ini dilakukan dua metode pengeringan yaitu dengan cabinet dryer (60oC, 6 jam) dan dengan fluidized bed dryer (70oC, 1.5 jam). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan antosianin, vitamin C dan kapasitas antioksidan rosella kering dengan menggunakan pengeringan cabinet dryer lebih tinggi disbanding menggunakan fluidized bed dryerÂ
EFFECTS OF REDUCE SPECIFIC BAU ON KUNASIT (Curcuma Domestica Val.) AS NATURAL DYE COLOR
Mardiah, Mardiah;
Nurhayati, Astri;
Amalia, Lia
JURNAL PERTANIAN Vol 9, No 1 (2018): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (908 KB)
|
DOI: 10.30997/jp.v9i1.1151
Turmeric is widely used as a herbal medicine, food preservation and food coloring. However, food industries have less interest to utilize turmeric as a food coloring due to its spesific aroma. The objective of this research was to obtain the proper method to eliminate the turmericâs spesific aroma. The experimental methods consisted of 3 stages, namely distillation (A1) and non-distillation (A2) methods which then was extracted by maceration method with the addition of 96% ethanol (B1), acetone (B2) and ethanol 96% + acetone (B3) as stage 1; with (C1) and without heating (C2) as stage 2; and the addition of 3% acetic acid and 3% citric acid as stage 3. The results of stage 1, 2, and 3 were the spesific aroma of turmeric tend to be weak when use the distillation and maceration with 96% ethanol where the curcumin content was 0.50%, and with the addition of 3% acetic acid which have a brighter color, respectively. The color analysis showed that the color by adding 3% acetic acid has CIE b* (yellow) of 66.85 with pH of 3.24. So, the proper method for eliminating the turmericâs spesific aroma was distillation process then followed by extraction using 96% ethanol and adding 3% acetic acid to increase the color brightness and homogeneity.Â
EKSTRAKSI KULIT BATANG ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.) SEBAGAI PEWARNA MERAH ALAMI
Mardiah, Mardiah
JURNAL PERTANIAN Vol 1, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Djuanda Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (350.28 KB)
|
DOI: 10.30997/jp.v1i1.548
Colors are used to give more interesting appearance. Rosella (Hibiscus sabdariffa) flower is a natural color source as its red-colored flower contains high anthocyanin.The study was done in three stages. In the first stage, an extraction of anthocyanin pigment from Rosella bark was done. The treatments given in this study were to levels of extraction temperatures, namely room temperature and 60oC. The types of acids used included citric, succinic, oxalic, malic, and asetic acids. In stage 2, the acid that gave the best extraction result in stage 1 was used in different rates, namely 0.25, 0.5, and 0.75%. To determine the best extraction solvent, three solutions namely aquadest (A) and a combination of aquadest and ethanol (B) were used.Results showed that extraction temperature that gave the best anthocyanin rate was 60oC. The acid that produced the best extraction of bark and petals was 0.5% malic acid. Meanwhile, the combination of aquadest and 95% ethanol was found to be the solvent that gave the best result.
STRATEGY FOR IMPROVING PURCHASING POWER OF PEOPLE THROUGH SCIENCE AND TECHNOLOGY FOR THE FARMERS ROSELA
Diah, Mardiah
QARDHUL HASAN: MEDIA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 1, No 1 (2015): April
Publisher : Universitas Djuanda Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (299.507 KB)
|
DOI: 10.30997/qh.v1i1.399
The increase in revenues is one way to increase purchasing power. This community activities aimed  to increase the income of farmers through improving the knowledge of farmers. This can be done by improving knowledge about the quality of the product, packaging of product, management of bookkeeping, and marketing . Evaluation of these activities be done by monitoring all activities of product producing and marketing and seek information about the problem that happened as long as periode this activities.
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PEMETAAN TITIK RAWAN KECELAKAAN DAERAH SUMATERA BARAT BERBASIS WEB
Saputra, Heru;
Stephane, Ilfa;
Karfindo, Karfindo;
Jelita, Silis
ILKOM Jurnal Ilmiah Vol 10, No 2 (2018)
Publisher : Program Studi Teknik Informatika Fakultas Ilmu Komputer Univeristas Muslim Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (395.618 KB)
|
DOI: 10.33096/ilkom.v10i2.312.225-231
Geographic Information System (GIS) is a system designed to work with spatially-referenced data or geographic coordinates. According to data owned by Traffic Directorate of West Sumatra Police, the number of accident-prone areas in West Sumatra is 48 points. This leads to the need for a Geographic Information System of accident-prone areas in West Sumatra based on the web to describe the map of vulnerable area locations along with the information needed. Geographic Information System Application of Web-Based Accident Complex, with programming languages (JavaScript and PHP), MySQL as database and Google Maps API. The result of this research is the creation of a web-based GIS application that can present information about the location of accident-prone areas in West Sumatra in detail and can be accessed easily be used people.
OPTIMASI KONDISI EKSTRAKSI MENGGUNAKAN ENZIM DENGAN RESPONSE SURFACE METHODOLOGY (RSM) TERHADAP EKSTRAK KELOPAK BUNGA ROSELA (Hibiscus sabdariffa L.)
Mardiah, Mardiah;
Hasanah, Rima Nidaul;
Novidahlia, Noli;
Hasan, Akhmad Endang Zainal
JURNAL PERTANIAN Vol 9, No 2 (2018): OCTOBER
Publisher : Universitas Djuanda Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (39.242 KB)
|
DOI: 10.30997/jp.v9i1.1391
Ekstrak kelopak bunga rosela banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku pada produk pangan maupun non-pangan. Berdasarkan penelian sebelumnya menunjukkan bahwa penggunaan pektinase dan selulase dapat meningkatkan kadar antosianin yang diperoleh dari ekstrak. Pada penelitian ini, dilakukan optimasi kondisi ekstraksi kelopak bunga rosela (Hibiscus sabdariffa L.) menggunakan pektinase dan selulase dengan Response Surface Methodology (RSM) dengan perlakuan konsentrasi penambahan pektinase dan selulase 1:1 (500-1500 ppm), suhu ekstraksi (35-65 oC) dan waktu ekstraksi (30-90 menit). Pengaruh konsentrasi penambahan enzim, suhu dan waktu ekstraksi terhadap rendemen, kadar antosianin dan total padatan terlarut diuji dengan menggunakan central composite design, diperoleh nilai R2 pada ketiga respon sebesar 0,6. Berdasarkan hasil persamaan yang diperoleh pada setiap respon yang dianalisis, kondisi optimum diperoleh pada penambahan konsentrasi enzim 1000 ppm, suhu ekstraksi 50 oC dan waktu ekstraksi 10 menit . Pada keadaan ini diperoleh rendemen sebesar 84,20%, kadar  antosianin 479,70 mg/L dan total padatan terlarut 2,13 oBrix.
Sistem Informasi Geografis Persebaran Potensi Wilayah Perumahan di Kota Kediri
Jamaludin, Ahmad
Jurnal Informatika dan Multimedia Vol 10 No 1 (2018): Jurnal Volume 10, No.1 (2018)
Publisher : Teknik Informatika Politeknik Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Sistem Informasi Geografis Persebaran Potensi Wilayah Perumahan di Kota Kediri adalah aplikasi yang membantu para investor dalam memperoleh informasi seputar lokasi persebaran wilayah yang berpotensi untuk dijadikan perumahan di Kota Kediri. Sistem Informasi Geografis Persebaran Potensi Wilayah Perumahan di Kota Kediri ini dibuat menggunakan bahasa pemrograman berbasis obyek dengan database pendukungnya menggunakan MySQL . Metode yang digunakan untuk penelitian ini menggunakan pemetaan Google Maps API dan framework codeigniter. Hasil penelitian ini adalah sebuah Sistem Informasi Geografis Persebaran Potensi Wilayah Perumahan di Kota Kediri dapat memvisualisakan data potensi wilayah perumahan yang ada di Kota Kediri. Sehingga investor dapat mengetahui data wilayah yang berpotensi untuk dijadikan perumahan dalam proses pencarian data per-kecamatan yang telah dibedakan menjadi beberapa warna dan mengetahui prosentase pada setiap kelurahan.
BENTUK INTERFERENSI SINTAKSIS BAHASA INDONESIA DALAM BERBAHASA ARAB
Rahmawati, Ana
Ijaz Arabi Journal of Arabic Learning Vol 1, No 2 (2018): Ijaz Arabi Journal of Arabic Learning
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (524.173 KB)
|
DOI: 10.18860/ijazarabi.v1i2.5416
Interferensi sering terjadi pada pembelajar bahasa asing karena adanya dominasi gramatikal bahasa pertama pada diri pembelajar ketika mereduksi makna ke dalam bahasa target atau bahasa kedua. Interferensi dapat diidentifikasi dengan dua pendekatan, yaitu; analisis kontrastif dan analisis kesalahan berbahasa. Tujuan dari hasil studi dan analisis yang telah dilakukan, untuk mengetahui beberapa struktur bahasa Indonesia sebagai bahasa pertama yang masuk dan mendominasi dalam struktur bahasa arab. Hal ini tampak jelas pada beberapa kesalahan yang dilakukan oleh pembelajar bahasa dalam berbahasa Arab dalam ragam bahasa tulis (insya’) ataupun lisan (mukhadatsah), dan kesalahan tersebut ditemukan pada beberapa pola dan struktur kalimat dalam mengungkapkan sebuah makna (ta’bir) atau makna yang diungkapkan oleh pembelajar dengan bahasa yang digunakannya.Terdapat beberapa unsur sintaksis bahasa Indonesia (L1) yang mendominasi dalam pola struktur bahasa Arab pada ragam bahasa tulis ataupun lisan yang digunakan oleh pembelajar bahasa Arab (L2), dan dominasi bahasa pertama tampak jelas dan ditemukan pada beberapa kesalahan pada bahasa kedua, diantaranya yaitu; 1) Pola kalimat P+O+S dengan kata kerja transitif. 2) Pola kalimat P+S+O dengan kata kerja transitif. 3) Pola kalimat D + M dengan menggunakan kata tugas (Jar). 4) Subjek dengan menggunakan an + Fi’il mudhorik. 5) Kalimat pola D + M dengan variasi Kaana wa akhowatuha. 6) Penggunaan kata sifat (tarkib bayani). 7) Penggunaan sifat berbentuk kalimat. 8) Penggunaan penghubung antar kata. 9) Penggunaan bilangan dalam kalimat. Kata kunci: interferensi bahasa, sintaksis, bahasa Arab, metode deskriptif kualitatif.
Analisis Penerapan Loyalty Program pada Industri Perhotelan di Surabaya
Susanti, Christina Esti
Kajian Manajemen dan Bisnis Vol 2, No 1 (2010)
Publisher : Kajian Manajemen dan Bisnis
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (5947.392 KB)
Loyalty program, as a type of relationship marketing, consists of economic, social, and structural benefits. The benefits can make consumers loyal. The consumer's loyalty increases corporate profitability. The goal of this research is to know the the influence of loyalty program toward consumer's loyalty particularly in the hotel industry in Surabaya. The type of the research used is a causality survey. The result shows that there is a significant influence of loyalty program toward consumer's loyalty in the hotel industry in Surabaya.