Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

Gambaran Karakteristik Retinopati Diabetik di RS Mata Prima Vision Medan Kasdir, Kasdir; Yumardika, Deza; Suandy, Suandy
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i9.61672

Abstract

Retinopati diabetik (RD) merupakan komplikasi mikrovaskular utama diabetes melitus dan penyebab kebutaan yang dapat dicegah pada usia produktif, sehingga deteksi dini dan pemahaman karakteristik pasien sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik pasien RD di RS Mata Prima Vision Medan berdasarkan jenis kelamin, usia, dan tingkat keparahan. Metode yang digunakan merupakan studi observasional cross-sectional yang dilakukan di RS Mata Prima Vision Medan dari Mei 2024 hingga Mei 2025. Data dikumpulkan dari rekam medis dari 36 pasien retinopati diabetik yang memenuhi kriteria inklusi.. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 69,4% pasien adalah perempuan dan 50,0% berusia 40-60 tahun. Sebagian besar (58,3%) sudah berada pada stadium proliferative diabetic retinopathy (PDR) saat diagnosis, dengan proporsi lebih tinggi pada perempuan (64,0%) dibandingkan laki-laki (45,5%). Temuan ini mengindikasikan keterlambatan deteksi dini, sehingga diperlukan program skrining rutin dan edukasi yang lebih agresif, khususnya untuk pasien perempuan dan kelompok usia >40 tahun, untuk mencegah progresivitas dan kebutaan.
Uji Aktivitas Antijamur Isolat Bakteri Asam Laktat Dari Fermentasi Sirup Beras Merah Terhadap Candida Albicans Dan Pityrosporum Ovale Suandy, Suandy; Zendrato, Ronauli Muliani; Chiuman, Linda
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i9.61767

Abstract

Lactic acid bacteria (LAB) are known to produce various bioactive metabolites with potential antifungal activity. However, the effectiveness of LAB derived from red rice syrup fermentation against pathogenic fungi has not been extensively studied. This reseach aimed to investigate the antifungal activity of LAB isolates from red rice syrup fermentation against Candida albicans and Pityrosporum ovale. The assay was conducted using the disk diffusion method. Ten LAB isolates were tested for their antifungal activity. Ketocolazole 2% cream was used as the positive control, while distilled water served as the negative control. The results showed that none of LAB isolates were able to inhibit the growth of C. albicans. In contrast, four LAB isolates (SBM 6, SBM 7, SBM 8, and SBM 9) exhibited antifungal activity against P. ovale and produced inhibition zones. The antifungal activity of LAB isolates from red rice syrup appeared to be selective and strain-dependent, indicating their potential as natural antifungal agents, particularly for managing skin disorders caused by Pityrosporum ovale.
Efektivitas Penyuluhan Kesehatan Terhadap Sikap Dan Pengetahuan Tentang Infeksi Menular Seksual Pada Mahasiswa Program Studi Akuntansi Di Universitas Prima Indonesia Tahun 2025 Epafroditus, Nikos; Tua Rajagukguk, Samuel Joshua Hamonangan; Suandy, Suandy
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i10.61871

Abstract

Infeksi Menular Seksual (IMS) merupakan kelompok penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual, baik secara vaginal, anal, maupun oral. Mahasiswa merupakan salah satu kelompok usia yang rentan terhadap paparan informasi dan perilaku seksual yang kurang sehat, terutama tanpa adanya edukasi yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap yang lebih positif terhadap IMS melalui intervensi penyuluhan kesehatan. Objek penelitian ini adalah mahasiswa semester I Program Studi Akuntansi Universitas Prima Indonesia. Metode yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan rancangan one group pretest-posttest. Proses intervensi dilakukan melalui penyampaian materi ceramah mengenai definisi IMS, penyebab, gejala, cara penularan, serta upaya pencegahan. Penilaian dilakukan melalui pretest dan posttest menggunakan soal pilihan ganda untuk pengetahuan, serta kuesioner skala Likert untuk sikap. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 22,88 poin (dari 69,53 menjadi 92,41) dengan nilai signifikansi p = 0,000. Sementara itu, mayoritas responden menunjukkan sikap netral cenderung positif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penyuluhan kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta memberikan pengaruh terhadap pembentukan sikap mahasiswa mengenai IMS.
Efektivitas Ekstrak Bawang Putih Tunggal Terhadap Gambaran Histopatologi Ginjal Dan Kadar Ureum Kreatinin Rattus Novergicus Yang Mengalami Dislipidemia Rambe, Natasya Septiana; Suandy, Suandy; Chiuman, Linda
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i10.62239

Abstract

Heart disease and kidney failure are both increased by dyslipidemia. There are a lot of antioxidant and nephroprotective chemicals in just one clove of garlic (Allium sativum L.), including allicin, flavonoids, and organosulfur compounds. This study set out to examine the effects of a single garlic extract on the urea, creatinine, and uric acid levels in rats with dyslipidemia (Rattus norvegicus). There was an examination of the renal histopathology picture as well. This research used an experimental tack by using a control group design with pre- and post-tests. Each of the four groups consisted of 24 male Wistar rats' tails: the control group (aquades), the experimental group (simvastatin 2.1 mg/kgBB), the garlic extract alone group (200 mg/kgBB), and the highest dose (400 mg/kgBB). Each group followed a high-fat diet for a full month. Both the 200 mg/kgBB and 400 mg/kgBB doses of garlic extract significantly decreased the levels of ureum, creatinine, and uric acid (p<0.05) as compared to the negative control group. Kidney histopathology also revealed improvement, with less congestion, necrosis, and cell death. The positive control and the 400 mg/kgBB group showed similar effects after delivery. Rats with dyslipidemia showed improvements in renal histology and decreased levels of ureum, creatinine, and uric acid after administration of a single garlic extract.
Hubungan Konsumsi Kopi Dengan Kadar Asam Urat, Kolestrol, dan Body Mass Index (BMI) di Warkop Asli Medan Ananda, Rayhan Khozin Aulia; Lubis, Yolanda Eliza Putri; Suandy, Suandy
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i10.62247

Abstract

Coffee consumption has become part of people's lifestyle, especially among the productive age group. Coffee contains active compounds known to affect purine metabolism, lipid profile, and nutritional status. This study aims to analyze the relationship between coffee consumption and uric acid levels, cholesterol, and Body Mass Index (BMI) among consumers at Warkop Asli Medan. This study employed a descriptive observational design with a cross-sectional approach conducted from May to August 2025. A total of 96 respondents were selected using purposive sampling technique. Data were collected through questionnaires and direct examinations including uric acid levels, cholesterol, and BMI measurements. Data analysis used chi-square test with significance level of α = 0.05. The majority of respondents were male (65.6%) with moderate coffee consumption (59.4%). Examination results showed 81.3% of respondents had normal uric acid levels, 76.0% had normal cholesterol levels, and 60.4% had normal BMI. Bivariate analysis showed no significant relationship between coffee consumption and uric acid levels (p=0.426), BMI (p=0.160), and cholesterol (p=0.905). There is no significant relationship between coffee consumption and uric acid levels, cholesterol, and BMI among consumers at Warkop Asli Medan.
Uji Daya Hambat Kombinasi Ekstrak Daun Nanas (Ananas Comosus (L.) Merr.) dan Daun Sirih Hijau (Piper Betle L.) Terhadap Bakteri Propionibacterium Acnes dan Staphylococcus Aureus Zuhra, Layla; Lubis, Yolanda Eliza Putri; Suandy, Suandy
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i10.62296

Abstract

Jerawat vulgaris merupakan kondisi inflamasi kronis pada kelenjar pilosebasea yang ditandai dengan berbagai jenis lesi. Bakteri utama yang berperan dalam patogenesis jerawat adalah Propionibacterium acnes dan Staphylococcus aureus. Terapi antibiotik konvensional dapat menimbulkan efek samping dan resistensi, sehingga diperlukan alternatif antimikroba dari bahan alam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri kombinasi ekstrak etanol daun nanas (Ananas comosus (L.) Merr.) dan daun sirih hijau (Piper betle L.) terhadap bakteri P. acnes dan S. aureus. Ekstrak dibuat dengan metode maserasi menggunakan etanol 96% pada konsentrasi 20%, 40%, dan 60%. Uji antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi cakram (Kirby-Bauer) pada media Nutrient Agar, dengan klindamisin sebagai kontrol positif dan aquadest sebagai kontrol negatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak pada semua konsentrasi mampu membentuk zona hambat terhadap P. acnes (diameter rata-rata: 20,23 mm; 22,69 mm; 24,85 mm) dan S. aureus (diameter rata-rata: 20,51 mm; 20,23 mm; 24,74 mm), dengan zona hambat terbesar pada konsentrasi 60%. Analisis statistik menunjukkan perbedaan signifikan pada P. acnes (p = 0,016), namun tidak pada S. aureus (p = 0,284). Temuan ini mendukung potensi kombinasi ekstrak daun nanas dan sirih hijau sebagai alternatif agen antibakteri topikal untuk pengobatan jerawat, khususnya terhadap P. acnes. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengkaji mekanisme kerja dan keamanan penggunaannya.
Co-Authors Adek Amansyah Amir, Widya Pasca Ananda, Rayhan Khozin Aulia Andri Hidayat, Andri Aulia, Nathasyia Aurellia, Fransisca Buaya, Adjani Budi, Andre Caroline S, Cecilia Chairul, Muhammad Chiuman, Linda Colin, Vito Cristoffel, Abraham Dalimunthe, Siti Aisyah Dewani, Yunita Dhea F. Mendrofa, Dorkas Djuang, Michelle Hendriani Epafroditus, Nikos Febriyanti Gulo, Putri Gusbakti Rusip Halim, Angel Jonathane Handoko, Erwin Hanna, Jessica Lise Henny Henny, Henny Hura, Risna Pebriani Hutabarat, Tommy Daniel Patar P. Joshua Hamonangan Tua Rajagukguk, Samuel kasdir, Kasdir Khainir Akbar, Khainir Lubis, Ilham Akbar Lumban Gaol, Nova Elisabeth Lumban Tobing, Andrico Napolin Lumbantobing, Andrico Napolin Luwis, Kevin Mahulae, Aris Josua Manurung, Rachel Gita Berlian Mauli, Cleorisa Adventina Miranda Winda Sari Sitorus Mutia, Maya Sari Nadapdap, Marshall Jeremia Nasution, Ali Napiah Nasution, M. Andriady Saidy Natali, Oliviti Neswita, Elfia Oentari, Widyaningsih Putra, Ananda Rahmat Putri Handayani Putri, Indah Juwita Dwi Putri, Riri Rizan Rahimi, Armon Rajagukguk, Samuel Joshua Hamonangan Tua Rambe, Martina Lailam Rambe, Natasya Septiana Rohen, Rohen Rudi Chandra Salsabila Purba, Putri Yasmin Sanoesi, Vindelin Sinaga, Maretha Ezra Tabitha Sitompul, Fernandes Sitorus, Dwi Novita Sopacua, Erwin Susianto Susianto Tambunan, Adrian Nurrachman Taniago, Davina Tarigan, Aditya Aginta Tarigan, Setia Budi Tobing, Andrico Napolin Lumban Tua Rajagukguk, Samuel Joshua Hamonangan Tua, Grace Angelina Tarigan Widhiasi, Lia Kristiani Widya Yanti Sihotang Wienaldi, Wienaldi Yolanda Eliza Putri Lubis Yumardika, Deza Zai, Arni Marlinda Zendrato, Ronauli Muliani Zuhdi, Muhammad Fikri Zuhra, Layla