Articles
Hybrid PI-MPC Control System for a Four-Phase Interleaved Boost Converter: Performance Evaluation in Reducing Current Ripple in Electric Car Battery Charging
Ikawanty, Beauty Anggraheny;
Safitri, Hari Kurnia;
Fauziyah, Mila;
Irawan, Bambang;
Taufik, Taufik;
Risdhayanti, Anindya Dwi
International Journal of Robotics and Control Systems Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Association for Scientific Computing Electronics and Engineering (ASCEE)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31763/ijrcs.v5i1.1677
Electric car batteries face two primary challenges: the substantial number of batteries used, leading to increased weight and costs, and the limited battery lifespan, which results in high maintenance expenses. To address these issues, a power supply with high voltage gain and optimal efficiency is essential. Currently, switching mode power supplies are preferred due to their superior efficiency over linear systems. Among these, DC-DC boost converters are key components. However, conventional boost converters face limitations such as restricted voltage gain and significant current ripple, which negatively affect battery performance and system efficiency. This study aims to design a hybrid control system for a four-phase interleaved boost converter, integrating Model Predictive Control (MPC) with Proportional-Integral (PI) control. The hybrid control system dynamically adjusts the PI controller's setpoint based on real-time input variations, enhancing the system’s responsiveness and stability under fluctuating load and voltage conditions. The experimental setup includes a four-phase interleaved boost converter with split inductance and capacitance bypass techniques to mitigate ripple effects. Our hypothesis posits that the hybrid PI-MPC control system will reduce current ripple and improve system performance in electric vehicle battery applications. Results show a significant reduction in input current ripple (0.0014%) and output current ripple (0.042%), indicating improved performance compared to conventional converters. Despite these improvements, the study acknowledges limitations related to the scalability of the proposed system and potential challenges in integrating this topology into larger systems. Further investigation is required to assess its long-term performance and economic feasibility in diverse EV applications.
Sistem Kontrol Suhu dan Kelembapan Dengan Metode Hysteris Untuk Proses Pembuatan Pupuk Kompos
Thobroni, Mukhammad Thoifuri;
Safitri, Hari Kurnia;
Fitri, Fitri
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 5 (2024): Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57185/mutiara.v2i5.183
Sampah rumah tangga adalah jenis sampah yang dihasilkan oleh kegiatan sehari-hari di rumah tangga. Sampah ini terdiri dari berbagai jenis material atau bahan yang tidak lagi dibutuhkan dan tidak dapat digunakan kembali. Sampah rumah tangga biasanya dihasilkan dari kegiatan seperti memasak, makan, membersihkan, dan berbagai aktivitas sehari-hari lainnya. Pengelolaan sampah rumah tangga menjadi perhatian penting karena volume sampah yang dihasilkan oleh rumah tangga biasanya cukup besar dan dapat berdampak negatif pada lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Menurut data SIPSN (Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional) sumber sampah paling besar adalah sampah rumah tangga dengan presentase sebesar 38,2% dan untuk jenis sampah yang paling besar adalah sisa makanan dengan presentase sebesar 40,6%. (SIPSN 2022). Untuk itu akan berfokus pada pembuatan suatu alat yang dapat memproses sampah organik untuk menjadi pupuk kompos dimulai dari proses pencacahan sampah,pencapuran tanah dengan sampah higga proses menjadi pupuk kompos siap pakai. Prinsip kerja alat ini terdapat alat pengaduk yang di atur menggunakan RTC dan digerakkan oleh motor yang berfungsi untuk mengaduk media kompos agar merata, kemudian terdapat sensor suhu yang menggunakan metode histeris yang berfungsi untuk mengontrol suhu dan blower, serta sensor kelembapan yang berfungsi untuk mengontrol kadar kelembapan media pupuk dan keluaran air. Dengan menggunakan alat ini proses pembuatan pupuk kompos menjadi lebih cepat selama 21 hari daripada proses tanpa kontrol yang membutuhkan waktu 30 – 40 hari.
PENGENALAN PENGENALAN MICROSOFT OFFICE DI TK KUSUMMA MULIA SUMBERREJO BADAS KABUPATEN KEDIRI
Saukani, Imam;
Rifai, Muhamad;
Astono, Guntur Yanuar;
Asti, Irfin Sandra;
Huda, Miftakhul;
Safitri, Hari Kurnia
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 2 (2024): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT 2024
Publisher : P3M Politeknik Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33795/abdimas.v11i2.6471
Integrated Primary Education (TK Kusuma Mulia) is a basic education activity that is organized by, for, and with the assistance of primary education officers. Therefore, TK Kusuma Mulia is a community-driven initiative in the field of basic education, with the village head as the responsible party. A.A. Gde Muninjaya (2002:169) states: "Basic education services are a form of integrated basic education services carried out in primary education. Currently, computers are tools used to process and create work reports, whether in the form of Word, Excel, or PowerPoint data. Up until now, TK Kusuma Mulia, located in the Sumberejo Badas Pare Village, Kediri Regency, still uses conventional manual typing machines for reporting, resulting in various limitations experienced by the TK in terms of administrative operations and data management."
Sistem Kontrol Suhu dan Kelembapan Dengan Metode Hysteris Untuk Proses Pembuatan Pupuk Kompos
Thobroni, Mukhammad Thoifuri;
Safitri, Hari Kurnia;
Fitri, Fitri
Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal Vol. 2 No. 5 (2024): Mutiara: Multidiciplinary Scientifict Journal
Publisher : Al Makki Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.57185/mutiara.v2i5.183
Sampah rumah tangga adalah jenis sampah yang dihasilkan oleh kegiatan sehari-hari di rumah tangga. Sampah ini terdiri dari berbagai jenis material atau bahan yang tidak lagi dibutuhkan dan tidak dapat digunakan kembali. Sampah rumah tangga biasanya dihasilkan dari kegiatan seperti memasak, makan, membersihkan, dan berbagai aktivitas sehari-hari lainnya. Pengelolaan sampah rumah tangga menjadi perhatian penting karena volume sampah yang dihasilkan oleh rumah tangga biasanya cukup besar dan dapat berdampak negatif pada lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Menurut data SIPSN (Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional) sumber sampah paling besar adalah sampah rumah tangga dengan presentase sebesar 38,2% dan untuk jenis sampah yang paling besar adalah sisa makanan dengan presentase sebesar 40,6%. (SIPSN 2022). Untuk itu akan berfokus pada pembuatan suatu alat yang dapat memproses sampah organik untuk menjadi pupuk kompos dimulai dari proses pencacahan sampah,pencapuran tanah dengan sampah higga proses menjadi pupuk kompos siap pakai. Prinsip kerja alat ini terdapat alat pengaduk yang di atur menggunakan RTC dan digerakkan oleh motor yang berfungsi untuk mengaduk media kompos agar merata, kemudian terdapat sensor suhu yang menggunakan metode histeris yang berfungsi untuk mengontrol suhu dan blower, serta sensor kelembapan yang berfungsi untuk mengontrol kadar kelembapan media pupuk dan keluaran air. Dengan menggunakan alat ini proses pembuatan pupuk kompos menjadi lebih cepat selama 21 hari daripada proses tanpa kontrol yang membutuhkan waktu 30 – 40 hari.
Implementasi Kontrol PID pada Pengaturan Kecepatan Motor DC Dalam Pengadukan Pupuk Organik Cair Berbasis Arduino
Paramitha, Tannia;
Fauziyah, Mila;
Safitri, Hari Kurnia
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 11 No. 2 (2024): Vol. 11 No.2 (2024) : Jurnal Elkolind Vol.11, No. 2, 2024 (Juli 2024)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33795/elkolind.v11i2`.3300
Penggunaan pupuk kimia sering kali menuai banyak masalah seperti merusak kualitas tanah, kelangkaan pupuk dan harga yang relatif mahal. Penggunaan pupuk organik dengan jenis pupuk organik cair merupakan bentuk inovasi yang harus dikembangkan guna mencukupi kebutuhan pupuk pertanian. Salah satu permasalahan utama dalam pembuatan pupuk organik cair adalah proses pengadukan guna membuat kontak antara mikroorganisme pengurai yaitu Effective Microorganism 4 dan bahan baku yaitu kotoran kambing di dalam tabung reaktor. Pengendalian kecepatan pengadukan penting untuk menjaga komunitas biotik tidak hancur karena gaya gesek yang ditimbulkan bilah pengaduk. Agar dapat mengatur kecepatan motor digunakan Motor DC 24 V dan gearbox untuk menambah torsi pengadukan. Metode kontrol kecepatan pengaduk pada tabung reaktor adalah menggunakan metode PID. Kontrol PID akan mengoreksi kesalahan kecepatan motor yang tidak sesuai dengan setpoint sehingga keepatan lebih stabil. Pada kontrol PID ini digunakan metode tuning Ziegler Nichols 2 untuk mendapatkan parameter PID yang sesuai. Hasil pengujian menggunakan metode Ziegler Nichols 2 mendapatkan nilai PID terbaik yaitu Kp=0.021, Ki=0.021, Kd=0.00525, dengan set point 1260 dan 1800 rpm atau setara dengan 20 dan 30 rpm setelah direduksi gearbox. Hasil fermentasi pupuk organic cair berbahan kotoran kambing terbaik menggunakan paddle agitator berdasarkan nilai pH dan ppm yaitu pH 6.59 dan TDS 6550 ppm.
Sistem Kontrol Nutrisi Otomatis pada Tanaman Aeroponik menggunakan PID berbasis IoT
Putri Esandi, Maria Fellisita;
Donny Radianto;
Hari Kurnia Safitri
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 11 No. 2 (2024): Vol. 11 No.2 (2024) : Jurnal Elkolind Vol.11, No. 2, 2024 (Juli 2024)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33795/elkolind.v11i2`.3304
Populasi manusia di dunia terus meningkat. Dengan adanya pertumbuhan populasi, kebutuhan pangan juga akan meningkat dan juga area pertanian semakin sedikit. Salah satu metode dalam mengatasi kekurangan tersebut adalah aeroponik. Aeroponik adalah teknologi bercocok tanam baru yang paling baik didefinisikan sebagai metode tanpa tanah untuk menanam tanaman di mana akarnya tersuspensi di udara. Sistem ini memiliki kelemahan yaitu sistem harus dipantau secara berkala. Meskipun begitu, aeroponik memiliki keunggulan yaitu ekosistemnya tertutup sehingga sistem dapat dimonitoring dari jarak jauh dan dapat menghasil kualitas tanaman dengan maksimal. Untuk mengontrol pemberian nutrisi pada tanaman aeroponik, digunakan metode PID dalam mikrokonroler. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan kontrol PID pada sistem kontrol nutrisi tanaman aeroponik menggunakan sensor TDS, pH, level, suhu, dan float switch. Metode PID digunakan untuk mengontrol pemberian nutrisi dengan membaca input dari sensor-sensor tersebut dan mengatur setpoint yang akan dicapai. Sistem ini juga dilengkapi dengan fitur Internet of Things (IoT) yang memungkinkan pemantauan dan pengendalian sistem secara jarak jauh melalui website. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensor-sensor dapat membaca nilai-nilai penting dengan baik dan kontrol PID mampu menjaga konsentrasi nutrisi sesuai dengan setpoint yang diinginkan. Meskipun terdapat error sebesar 4,7%, sistem kontrol ini tetap efektif dalam menjaga kualitas tanaman aeroponik. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan sistem kontrol nutrisi otomatis yang dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas tanaman aeroponik.
IMPLEMENTASI KONVERTER BERBASIS SEPIC PADA MODUL SOLAR PANEL DENGAN ALGORITMA FUZZY LOGIC
Pattria, Pattria Dwin Cahyawati;
Radianto, Donny;
Safitri, Hari Kurnia
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 10 No. 3 (2023): Jurnal Elkolind Vol. 10, No. 3, 2023 (September 2023)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33795/elkolind.v10i3.3513
Sumber energi matahari merupakan salah satu energi terbarukan yang ramah lingkungan dan dapat dijadikan sebagai energi alternatif. Dengan menggunakan modul solar panel, maka energi matahari dapat diubah menjadi energi listrik. Terdapat dua parameter yang mempengaruhi keluaran modul solar panel yaitu intensitas radiasi matahari dan temperatur yang mengakibatkan keluaran dari modul solar panel tidak stabil. Pada sistem pengisian aki memerlukan keluaran yang stabil pada 14 V, sehingga ketidak stabilan pada keluaran modul solar panel merupakan masalah yang dapat menyebabkan over voltage pada aki. Untuk itu, sistem ini menggunakan konverter berjenis SEPIC yang dapat menaikkan dan menurunkan tegangan. Agar keluaran lebih optimal, maka sistem menggunakan metode fuzzy logic kontrol. Dengan metode dan rangkaian konverter yang digunakan tersebut diharapkan tegangan output pada solar panel akan stabil untuk melakukan pengisian pada aki. Sedangkan waktu pengisian aki yaitu 3 jam dengan tenganan awal sebesar 11.5 V dan tegangan setelah pengisian sebesar 12.54 V. Pada saat proses pengisian aki, tegangan akan bertambah dan arus akan semakin kecil ketika aki penuh.
Integrasi Mesin Assembling dan Zelio untuk Peningkatan Efisiensi Produk
Pad Sin Mulato;
Hari Kurnia Safitri;
Donny Radianto
Jurnal Elektronika dan Otomasi Industri Vol. 12 No. 1 (2025): Vol 12 No 1 (Mei 2025): Jurnal Elkolind Vol 12 No 1 (Mei 2025)
Publisher : Program Studi Teknik Elektronika Politeknik Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33795/elkolind.v12i1.5927
Sistem auto reject berbasis Smart Relay Zelio bertujuan untuk meningkatkan efisiensi produksi pada mesin assembling. Sistem auto reject ini dirancang untuk mendeteksi dan memisahkan produk cacat secara otomatis, sehingga produk tidak mengkontaminaasi produk yang baik. Metodologi yang digunakan meliputi perancangan dan pengujian sistem auto reject yang terintegrasi dengan mesin assembling berbasis PLC Siemens S7-200. Proses perancangan mencakup identifikasi input dan output, pembuatan rangkaian elektronik, perancangan mekanik, serta pemrograman dengan bahasa pemrograman ladder menggunakan aplikasi Zelio Soft. Sistem diuji untuk mengevaluasi performa dan efektivitasnya dalam kondisi operasional sebenarnya. Hasil pengujian menunjukan peningkatan efisiensi waktu (downtime) sebesar 98.88% dari downtime total 18 detik. Sistem ini juga memberikan kemudahan dalam pengawasan dan pemeliharaan, serta fleksibilitas untuk pemrograman ulang sesuai kebutuhan produksi. Dengan demikian, implementasi sistem ini dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan produktivitas dan kualitas produk.
Sistem Kendali Pelontar pada Alat Pakan Ikan Otomatis Bertenaga Sel Surya
Kurniawan, Ravellingga Widi;
Safitri, Hari Kurnia;
Saukani, Imam
Metrotech (Journal of Mechanical and Electrical Technology) Vol 3 No 1: Januari 2024
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UNIRA Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33379/metrotech.v3i1.3437
Pemberian pakan ikan konvensional dengan cara ditebar menggunakan tangan masih sering diterapkan di Indonesia, yang mana sangat mempengaruhi persebaran pakan di kolam dan pertumbuhan pada ikannya. Alat pakan ikan otomatis yang ditemui pada umumnya hanya menjatuhkan pakan dan tidak menggunakan pelontar untuk menebar pakan. Pada penelitian ini, alat pakan ikan berfokus pada pelontaran menggunakan motor DC. Alat ini dilengkapi oleh RTC untuk memicu sistem agar bekerja pada waktu yang telah terjadwal. Alat ini juga menggunakan sensor loadcell untuk memantau berat pakan pada tangki dan takaran pakan ketika pakan keluar. Berdasarkan hasil pengujian alat, hasil pengujian terhadap panel surya 20 Wp didapatkan daya rata rata sebesar 9,46 Watt dengan estimasi pengisian daya baterai 7,2 Ah selama 9-10 jam. Selain itu, Hasil dari penakaran menggunakan loadcell untuk takaran pakan mode 1 seberat 250 gram dari 5 kali percobaan terdapat error dengan nilai error rata-rata sebesar 3,48% dan untuk takaran pakan mode 2 seberat 500 gram terdapat error rata-rata sebesar 2,68%. Sementara hasil pada sistem kendali pelontar menunjukan bahwa nilai duty cycle yang diatur menggunakan potensiometer dapat mempengaruhi terhadap kecepatan putar motor. Pada pengujian pelontar didapatkan hasil jika motor dapat melontarkan pakan hingga jarak 2-3 meter sesuai dengan permintaan mitra.
Implementasi Pengendalian Mesin Auger dan Tractor pada Silo Berbasis Arus
Alamsyah, Alfin Teddy;
Pracoyo, Agus;
Safitri, Hari Kurnia
Metrotech (Journal of Mechanical and Electrical Technology) Vol 3 No 1: Januari 2024
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UNIRA Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33379/metrotech.v3i1.3472
Pada industri manufaktur, terutama seperti industri pakan ternak pastinya memiliki sebuah silo. Penggunaan silo digunakan sebagai tempat penyimpanan bahan untuk membuat pakan ternak. Di dalam sebuah silo terdapat sebuah mesin auger yang menggerakkan screw conveyor. Screw conveyor berfungsi untuk memindahkan bahan semi padat berbentuk halus seperti jagung. Penggunaan screw conveyor memiliki gerakan yang konstan yang mana apabila aliran jagung meningkat akan menyebabkan kelebihan muatan. Pada penelitian ini, jika kelebihan muatan akan terjadi peningkatan arus pada mesin auger yang bisa mengakibatkan korsleting atau kebakaran yang bisa mengakibatkan gagal atau keterlambatan produksi. Agar produksi berjalan lancar diperlukan sebuah sistem untuk menghindari arus berlebih tersebut sehingga mesin auger tidak mengalami trip. Dengan menggunakan sensor PZEM-004T yang dapat membaca arus pada mesin auger dan arduino uno sebagai mikrokontroler dapat mengontrol pergerakan dari sebuah tractor agar bergerak sesuai kebutuhan dan tidak menambah beban yang semakin berlebih pada mesin auger. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor PZEM-004T memiliki error minimal sebesar 0% dan error maksimal sebesar 4% jika dibandingkan dengan clamp meter serta sistem yang dibuat sudah bisa mengatur jalannya tractor yang menggunakan lampu sebagai indikator sesuai arus yang ditentukan.