Articles
Analisis Tata Ruang Penyimpanan Berkas Rekam Medis dan Informasi Kesehatan di Rumah Sakit X Kota Bandung 2020
Ain Sodikin, Risma Nurul;
Sari, Irda
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 9 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i9.191
Latar Belakang: Rekam medis dilaksanakan oleh unit rekam medis yang salah satunya yaitu filing yang merupakan penyimpanan berkas rekam medis yang berfungsi untuk menyimpanan, penyiapan dan pelindung kerahasiaan berkas rekam medis. Penyimpanan berkas rekam medis akan berjalan dengan baik apabila adanya fasilitas yang memadai seperti rak penyimpanan yang memadai agar berkas tertata dengan baik dan juga dapat pula mempermudah petugas untuk pencarian berkas dan pengambilan serta penyimpanan kembali berkas rekam medis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa tata ruang penyimpanan berkas rekam medis meliputi tinggi rak, panjang rak, lebar rak, jarak antar rak dan luas ruangan rekam medis. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif. Desain penelitian yang digunakan adalah observasi atau pengamatan langsung dan wawancara. Waktu penelitian ini dilaksanakan pada bulan april 2021 – juni 2021. Ruang filing di rumah sakit X kota bandung memiliki 14 rak yang panjang raknya berbeda – beda setelah di hitung dan memiliki rata – rata 192,5 cm, lebar 38cm, tinggi rak 2,50 cm, rata - rata jarak antar rak yaitu 74 cm dan luas ruang penyimpanan 102 m2. Hasil: Berdasarkan hasil perhitungan luas ruang penyimpanan berkas rekam medis di rumah sakit X kota bandung dari jarak antar rak 90 cm maka luas ruang penyimpanan yang di butuhkan untuk menyimpan 19 unit rak baru jenis kayu 62,78 m2. Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini bahwa analisa tempat penyimpanan yang baik di rumah sakit X kota bandung membutuhkan luas ruang 62,78 cm2..
Tingkat Kepuasan Pasien Peserta Bpjs Kesehatan Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan di UPTD Puskesmas Rawat Inap Ciranjang
Sapitri, Poni;
Sari, Irda
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i10.198
Latar Belakang: Kesadaran masyarakat tentang mutu pelayanan kesehatan tentunya juga dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan masyarakat itu sendiri, hal ini terbukti bahwa sejak BPJS kesehatan menjangkau untuk semua kalangan masyarakat, banyak berbagai masukan perbaikan, kritik, dan saran ditujukan kepada pelayanan kesehatan di Indonesia yang bertujuan agar mutu pelayanan kesehatan di Indonesia semakin meningkat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pasien peserta BPJS Kesehatan terhadap mutu pelayanan kesehatan di UPTD Puskesmas Rawat Inap Ciranjang. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan pada bulan April s/d Juni 2021 di UPTD Puskesmas Rawat Inap Ciranjang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 64 orang. Teknik sampling yang diambil adalah accidental sampling. Metode pengumpulan data penelitian dengan menggunakan kuesioner dan diukur dengan skala likert. Hasil: Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti dapat disimpulkan bahwa tingkat kepuasan pasien peserta BPJS Kesehatan terhadap pelayanan Kesehatan di UPTD Puskesmas Rawat inap Ciranjang sudah puas dengan nilai persentase kepuasan sebesar 80%. Kesimpulan: Kesimpulan penelitian ini adalah Tingkat Kepuasan Pasien Peserta BPJS Kesehatan Terhadap Mutu pelayanan kesehatan di UPTD Puskesmas Rawat Inap Ciranjang sudah tergolong Puas dengan persentase sebesar 80%. Berdasarkan hasil masing-masing dimensi yaitu dimensi Responsiveness 75%, Assurance 85%, Empathy 80%, Tangible 85%, dan Reliability 70%.
Pengaruh Pengisian Ekspedisi Terhadap Efisiensi Pendistribusian Rekam Medis Rawat Jalan di RSKIA Bandung
Solihah, Yayu Siti;
Sari, Irda
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i10.201
Latar Belakang: Beberarapa petugas yang tidak mengisi ekpedisi meskipun sudah berbasis computer untuk sarana prasarana peminjaman berkas rekam medis pasien, jadi pada saat unit lain akan meminjam berkas rekam medis, berkas rekam medis tersebut tidak ada di rak penyimpanan maupun di ekspedisi SIMRS, hal itu yang membuat bagian distribusi kesulitan mencari berkas rekam medis pasien yang akan di antarkan ke peminjam rekam medis. Tujuan: Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pengisian ekspedisi peminjaman terhadap proses pendistribusian rekam medis. Metode: Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif yaitu dengan cara menjawab beberapa pertanyaan/pernyataan peneliti, teknik yang dilakukan ialah dengan cara uji validitas, reliabilitas, regresi sederhana dan korelasi pearson 5% menggunakan bantuan SPSS, sedangkan tehnik pengumpulan data dengan cara angket (kuesioner) dengan penilaian likert 1-5. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian setelah dilakukan uji korelasi pearson 5% ternyata hasil nya memiliki korelasi atau hubungan yang lemah (korelasi lemah) karena nilai korelasi pearson nya ialah 0,40 = korelasi lemah, dapat disimpulkan bahwa variable X tidak berpengaruh besar pada variable Y. Kesimpulan: Setiap pernyataan/pertanyaan yang terdapat pada kuesioner/angket di uji validitas menggunakan SPSS 17.0 dinyatakan valid begitupun dengan reliabilitas atau kekonsistenan, tetapi pada saat diujikan regresi ternyata dapat dihasilkan hubungan antara variable X (ekspedisi) dan variable Y (distribusi) tidak berpengaruh namun memiliki hubungan yang positif.
Penerapan Nomor File dalam Manajemen Operasional Rekam Medis Berdasarkan Wilayah di Puskesmas Muka
Nurussyifa, Adinda Amalia;
Penti, Nisa Sri;
Sari, Irda
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i10.207
Latar Belakang: Proses penomoran berkas rekam medis di Puskesmas Muka Cianjur masih menggunakan cara manual sehingga berkas rekam medis tidak berurutan dan berantakan. Masalah tersebut terjadi karena keterbatasan sumber daya manusia, Puskesmas Muka hanya memiliki satu staf Rekam Medis dan tenaga non Rekam medis untuk memudahkan dalam pencarian dan penyimpanan berkas rekam medis maka diterapkan sistem penomoran file berdasarkan wilayah tempat tinggal pasien yang dibagi menjadi 3 kelompok daerah terdekat Puskesmas meliputi Kelurahan Muka, Kelurahan Bojong Herang, dan kelurahan Babakan Karet adapun khusus untuk pasien Luar Wilayah dari 3 kelurahan tersebut dimasukkan kedalam file “Luar Wilayah”. Tujuan: Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan nomor file bedasarkan wilayah tempat tinggal pasien. Metode: Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan fenomological kepada 3 orang staf dan karyawan Puskesmas Muka Cianjur. Hasil: Dari hasil penelitian yang kami temukan bahwa masih terdapat masalah, baik dari faktor internal maupun eksternal rekam medis di Puskesmas Muka. Masih terdapat berkas yang hilang di luar ruangan rekam medis, Penerapan Nomor File ini adalah untuk memudahkan setiap petugas untuk pengambilan ataupun pengembalian berkas. Kesimpulan: Penerapan Nomor file di Puskesmas Muka Cianjur ini diterapkan untuk memudahkan petugas untuk mencari berkas pasien yang berisi identitas pasien sesuai KTP/Surat tanda pengenal lainnya.
Tinjauan Pelaksanaan Pemusnahan Rekam Medis Rawat Jalan Terhadap Efektivitas Pelayanan di RS X
Azzaidi, Jihad;
Herlambang, Muhammad Bayu;
Sari, Irda
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 10 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i10.218
Latar Belakang: Semakin berkembangnya teknologi di Indonesia, maka semakin tipis pula batas antara informasi yang informatif dengan informasi yang non informative. Begitu juga di dunia kesehatan, semakin berkembang teknologi semakin transparan pula informasi mengenai kesehatan ke khalayak ramai. Bukan hanya mengenai tenaga kesehatannya tapi hingga ilmu kesehatannya pun sedang banyak diperbincangkan sekarang ini. Maka dari itu dibutuhkan penjelasan yang jelas mengenai kesehatan, seperti mengenai pemeliharaan kesehatan, pemeliharaan kesehatan merupakan suatu upaya penanggulangan, dan pencegahan gangguan kesehatan yang memerlukan pemeriksaan, pengobatan ataupun perawatan termasuk kehamilan, dan persalinan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pemusnahan rekam medis rawat jalan yang menunjang efektivitas pelayanan di Rumah Sakit X serta Upaya untuk Pemecahan Permasalahan Dalam Pelaksanaan Pemusnahan Rekam Medis Rawat Jalan di Rumah Sakit X. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan teknik pengumpulan data dengan cara observasi dan wawancara serta melakukan kajian pustaka yang berkaitan dengan pokok permasalahan. Hasil: Hasil dari penelitian, pelayanan yang diberikan dapat dikatakan efektif jika pelaksanaan pemusnahan rekam medis dilakukan secara tepat dan cepat sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian yang dilakukan, ditemukan beberapa permasalahan yaitu: (1) Adanya penumpukkan dokumen yang akan dilakukan penilaian rekam medis in aktif dikarenakan tidak ada ruangan khusus untuk menyimpan dokumen tersebut; (2) Belum adanya jadwal yang spesifik dari rumah sakit mengenai pelaksanaan retensi rekam medis.
Tinjauan Peminjaman dan Penyimpanan Rekam Medis Rawat Jalan Guna Menunjang Efektifitas Kerja
Raihanny Ali, Nabila Nur;
Sari, Irda
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i11.227
Latar Belakang: Pengelolaan rekam medis merupakan salah satu bentuk dari pelayanan penunjang medis, ketepatan waktu dalam penyediaan rekam medis merupakan suatu hal yang sangat penting untuk menunjang pelayanan yang baik untuk pasien, namun beberapa hal membuat penyediaan rekam medis menjadi terlambat Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor keterlambatan penyediaan rekam medis di Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung. Metode: Penulis menggunakan metode observasi dan wawancara, populasi dalam penelitian ini adalah 3 petugas rekam medis dan sampel berupa 20 dokumen rekam medis dari data yang didapatkan bahwa faktor penyebab keterlambatan dalam penyediaan rekam medis adalah rekam medis yang hilang, rusak, dan masih dalam peminjaman. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Standar Operasional Prosedur (SOP) belum sesuai. banyak ditemukan adanya dokumen rekam medis yang salah letak dan rak yang tidak dapat menyimpan rekam medis karena terlalu penuh dan map rekam medis yang mudah rusak. Hal ini dikarenakan kelalaian petugas dan kurangnya pengetahuan dan tidak adanya evaluasi yang dilakukan dalam melakukan penyimpanan dokumen rekam medis Kesimpulan: Rumah Sakit Muhammadiyah Bandung telah memiliki kebijakan tentang penyimpanan rekam medis yang diatur secara lengkap. Sehingga petugas dalam melaksanakan penyimpanan rekam medis memiliki pedoman yang sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan yaitu penyimpanan rekam medis menggunakan sistem sentralisasi dan penjajarannya secara terminal digit filing. Dari segi pelaksanaannya petugas sudah melakukan penyimpanan rekam medis sesuai dengan kebijakan yang telah dibuat.
Analisis Pelaksanaan Keselamatann Dan Kesehatan Kerja (K3) di Bagian Pendaftaran Klinik Pratama Green Care Kota Bandung di Masa Pandemi COVID-19
Ramadhan, Reno;
Hidayat, M Taofik;
Sari, Irda
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i11.230
Latar Belakang: Petugas pendaftaran tidak bisa lepas dari potensi-potensi berbahaya yang bisa menyebabkan kecelakaan kerja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepatuhan pegawai rekam medis bagian pendaftaran di klinik Pratama green care terhadap penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) Keselamatann dan Kesehatan Kerja (K3). Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek yang digunakan penelitian ini adalah petugas rekam medis di bagian pendaftaran Klinik Pratama Green care. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian berupa angket terbuka atau kuesioner dan wawancara semi struktur. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan didapatkan pengetahuan petugas pendaftaran akan SOP K3 di masa pandemi COVID-19 sudah mengetahui semua dan dalam pelaksanaan nya salah satu petugas masih kurang disiplin. Kurang nya pengawasan dari pihak manajemen klinik. Kesimpulan: Belum ada nya pelatihan dan pendidikan kepada petugas untuk pelaksanaan yang baik dan benar. Untuk penanganannya sudah berjalan dengan baik.
Pengaruh Kelengkapan Pengisian Formulir Resume Medis Terhadap Mutu Rekam Medis di RSKIA Kota Bandung
Saepudin, Shofia Nurjannah;
Sari, Irda
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i11.240
Latar Belakang: Kelengkapan pengisian rekam medis merupakan salah satu indikator untuk mengukur mutu rekam medis,kelengkapan berkas rekam medis dapat memudahkan tenaga Kesehatan lain dalam memberikan pelayanan kepada pasien. Salah satu formulir yang berperan penting adalah resume medis, apabila pengisian resume medis tidak lengkap maka akan mempengaruhi mutu rekam medis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kelengkapan pengisian resume medis terhadap mutu rekam medis di RSKIA Kota Bandung. Metode: Penelitian ini dilakukan pada 24 April – 26 Juni 2021. Penelitian yang digunakan penulis adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan 10 kuesioner pada dokter dan Perekam Medis dan Informasi Kesehatan di RSKIA Kota Bandung. Penelitian yang digunakan penulis adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. dan dalam menganalisis KPLCM penulis menentukan jumlah rekapitulasi kunjungan pasien pada bulan juni 2021 sebanyak 400 dan sampel analisis KLPCM sebesar 100 pasien. Pengumpulan data dilakukan dengan cara penyebaran kuesioner, observasi dan kajian pustaka dan menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil: Hasil uji hipotesis persentase penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kelengkapan pengisian formulir resume medis terhadap mutu rekam medis di RSKIA Kota Bandung. Kesimpulan: Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat ketidaklengkapan pengisian rekam medis terutama pada formulir resume medis disebabkan keterbatasan dokter dalam pengisian dan Mutu Rekam Medis di RSKIA Kota Bandung masih kurang berkualitas dikarenakan kurang sosialisasi antara petugas rekam medis dengan dokter tentang pentingnya mengisi rekam medis yang lengkap.
Analisis Data Kunjungan Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Haurngombong Periode Bulan Januari – Juli 2021
Maulidayanti, Rini;
sari, Irda
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 11 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i11.241
Latar Belakang: Data pasien adalah data yang diperoleh dari klien atau pasien yang dapat dijadikan dasar oleh tenaga kesehatan untuk melakukan tindakan atau pelayanan kesehatan. Rekam medis adalah berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Pelayanan kesehatan adalah upaya yang dilakukan oleh suatu organisasi baik secara sendiri atau bersama-sama untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan, mencegah dan menyembuhkan penyakit serta memulihkan perseorangan, kelompok dan ataupun masyarakat. Tujuan: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor apa yang mempengaruhi kunjungan pasien terhadap Puskesmas Hurngombong. Metode: Metode yang dilakukan Analisa Kuantitatif Deskriptif dengan menjelaskan data kunjungan pasien di Puskesmas Haurngombong Hasil: Menemukan beberapa faktor yang mempengaruhi peningkatan dan penurunan kunjungan pasien di Puskesmas Haurngombong. Kesimpulan: Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi peningkatan dan penurunan kunjungan pasien di Puskesmas Haurngombong itu sendiri terdiri dari virus COVID-19, kurangnya ketersediaan obat dan kecepatan pelayanan.
Perancangan Sistem Informasi Morbiditas Rawat Jalan di Rsia Limijati Bandung
Althof, Dzaki;
Sari, Irda
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 1 No. 12 (2021): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59141/cerdika.v1i12.259
Latar Belakang: 1Pengembangan sistem informasi dilakukan akan mendukung ketersediaan informasi kepada lembaga atau instansi yang saat ini semakin berkembang, tanpa kecuali di dunia kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk membuat rancangan sistem informasi morbiditas rawat jalan (RL-4b). Metode: Metode pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengambilan data yang dilakukan adalah dengan cara observasi, wawancara. subjek penelitian adalah petugas pelaporan sedangkan objek penelitian yaitu data morbiditas pasien rawat jalan (RL-4b). Penelitian ini dilakukan pada bulan April sampai dengan Juni 2021 di Rumah Sakit Limijati Bandung Hasil: Berdasarkan hasil penelitian di rumah sakit ibu dan anak limijati bandung, menunjukan bahwa proses pengolahan data morbiditas masih manual menggunakan microsoft excel sehingga pekerjaan menjadi lama dan sering terjadinya keterlambatan pelaporan. Kesimpulan: Guna membantu agar pelaporan/informasi selalu siap jika dibutuhkan maka rancangan sistem informasi morbiditas rawat jalan (RL-4b) menggunakan bahasa pemrograman Microsoft Visual Studio 2010. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah di lakukan pada rumah sakit ibu dan anak limijati, sistem informasi morbiditas yang dibuat memudahkan petugas untuk membuat laporan dengan informasi yang lebih lengkap, konsisten, efektif dan efisien.