Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Studi Tentang Hubungan Kekuatan Otot Tungkai dan Kemampuan Sepak Sila Siswa Kelas VIII SMP Negeri 3 Kupang Tengah: Penelitian Matheos J. Boru; Carles Nyoman Wali; Uly Jonthan Riwu Kaho
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5746

Abstract

Olahraga sepaktakraw merupakan salah satu olahraga permainan yang digemari oleh masyarakat dan sudah memasyarakat terutama di kalangan generasi muda. Hal tersebut merupakan modal utama untuk mengembangkan dan meningkatkan prestasi olahraga sepaktakraw. Terutama mengenai kondisi fisik dan teknik-teknik dasar dalam permainan sepaktakraw khususnya teknik sepak sila. Adapun tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar “hubungan kekuatan otot tungkai dan kemampuan sepak sila siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Kupang Tengah".Jenis Penelitian yang digunakan oleh peneliti ialah jenis penelitian korelasional. Penelitian yang dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara kedua atau beberapa variabel. Metode yang digunakan adalah survei dengan teknik pengumpulan data menggunakan tes dan pengukuran. Dianalisis menggunakan analisis Pearson product moment. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa latihan kekuatan otot tungkai mempengaruhi kemampuan sepak sila dalam permainan sepaktakraw bagi siswa kelas VIII SMP N 3 Kupang Tengah.
Sosialisasi Metode Pengobatan Tradisional Berbasis Tumbuhan Lokal dalam Pemberdayaan Masyarakat di Desa Tesabela Kabupaten Kupang: Penelitian Uly J Riwu Kaho; Carles Nyoman Wali; Joritha Naisanu; Jhon Liem; Tenga A.N. Riwo Kaho
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6108

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tumbuhan obat lokal serta meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pemanfaatannya secara tepat, aman, dan berkelanjutan di Desa Tesabela, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang. Permasalahan yang dihadapi masyarakat meliputi belum terdokumentasinya secara sistematis jenis tumbuhan obat yang tersedia, keterbatasan pengetahuan mengenai pengolahan yang higienis dan dosis yang tepat, serta belum optimalnya pengelolaan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui observasi lapangan, wawancara, diskusi kelompok terarah (FGD), penyuluhan, pelatihan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa teridentifikasi beberapa jenis tumbuhan obat yang umum dimanfaatkan masyarakat, seperti sirih, kunyit, jahe, jambu biji, sambiloto, lidah buaya, kelor, dan kumis kucing. Program edukasi dan pelatihan meningkatkan pengetahuan masyarakat dengan kenaikan nilai rata-rata lebih dari 25% pada aspek pengenalan jenis tanaman, cara pengolahan higienis, serta dosis dan keamanan penggunaan. Selain itu, terbentuknya kebun TOGA dan praktik pembuatan ramuan herbal sederhana menunjukkan adanya perubahan perilaku masyarakat menuju pemanfaatan sumber daya lokal yang lebih optimal. Kegiatan ini menegaskan bahwa pendekatan. partisipatif efektif dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan pelestarian pengetahuan etnobotani lokal
Pengenalan Bela Diri Shorinji Kempo pada Mahasiswa PJKR UPG 1945 NTT Carles Nyoman Wali
Journal Social Science And Technology For Community Service Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6, Nomor 2, September 2025
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v6i2.857

Abstract

Salah satu olahraga bela diri saat ini yang semakin pesat memperlihatkan perkembangannya adalah Shorinji Kempo. Usaha untuk mencari bibit-bibit atlet, maka perlu adanya pengenalan pada generasi muda, di antara generasi muda yang sangat tepat adalah para mahasiswa PJKR UPG 1945 NTT, pengenalan shorinji kempo tidak terlepas dari perkembangan shorinji kempo di NTT. Tidak hanya pengenalan berbasis teori namun tim pengabdian juga melakukan pelatihan bela diri shorinji kempo di UPG 1945 NTT. Sebagai langkah awal memperkenalkan bela diri shorinji kempo tentang teknik dasar dari pada bela diri dimaskud. Dari kegiatan pengenalan ini, diharapkan dapat menarik minat dari para mahasiswa untuk memngikuti bela diri shorinji kempo. Adapun pelatihan yang akan diikuti oleh para mahasiswa akan tercipta calon kenshi di beladiri Shorinji Kempo yang ke depan dapat mengharumkan nama universitas hingga nama daerah bahkan negara tercinta Indonesia. Dari seluruh rangkaian kegiatan pengenalan di mahasiswa PJKR UPG 1945 NTT ini memberikan hasil yang cukup baik, rata-rata sebagian besar mahasiswa memahami secara teori tentang sejarah dan filosofis bela diri Shorinji Kempo serta yang paling utama adalah sebagian besar peserta bisa melakukan rangkaian gerakan teknik dasar Shorinji Kempo.
Peningkatan Pemahaman Aktualisasi Diri dan Pengobatan Tradisional melalui KegiatanEdukasi pada Mahasiswa PJKR Semester II UPG 1945 NTT Carles Nyoman Wali; Matheos J. Boru; Martina D. Lengo; Jolis A. Djami; Paulus N. Ngga’a; Lukas D. Bili; Gregorius G. Jado; Galih Dwi Pradipta; Delorens L. N. Bessie; Uly J. Riwu Kaho; Firman F. K. Selan
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM) Vol. 7 No. 2 (2026): Juli (2026)
Publisher : PJKR Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v7i2.867

Abstract

Aktualisasi diri dan pengobatan tradisional merupakan dua pengetahuan yang sangat penting bagi siswa untuk memahami dan mengetahui fungsi serta manfaat dari kedua ilmu tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang aktualisasi diri dan pengobatan tradisional menggunakan berbagai tanaman. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Penelitian Aksi Partisipatif (PAR), dengan melakukan pretest dan posttest untuk mendapatkan hasil akhir kegiatan ini. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa kegiatan ini memberikan dampak yang efektif pada peserta, dibuktikan dengan peningkatan pemahaman peserta berdasarkan perbedaan hasil pretest dan posttest, hasil pretest dengan nilai rata-rata 65,50 hal posttest dengan nilai rata-rata 89,30 pada aktualisasi diri dengan rata-rata peningkatan (gain) sebesar 20,8 poin. Sedangkan hasil pretest sebesar 65.20 dan posttest sebesar 90.20 pada metode pengobatan tradisional. Dengan demikian, kami menyimpulkan bahwa dua aspek yang kami berikan kepada seluruh peserta dalam kegiatan mengalami peningkatan dan efektif dalam mengubah pemahaman peserta.