Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Mengabdi Bersama Untuk Pengembangan Bisnis Budidaya Ikan Di Kelurahan Kastela Kota Ternate Muchdar, Fatma; Syazili, Aras; Munaeni, Waode; Yuliana, Yuliana; Juharni, Juharni; Abdullah, Nursanti; Andriani, Rovina; Samadan, Gamal M.
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Provinsi Maluku Utara merupakan daerah kepulauan dengan potensi budidaya perikanan yang sangat besar. Salah satu daerah yang berpotensi adalah Desa Kastela Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Maluku Utara. Pengembangan budidaya ikan dengan sistem bioflok telah dikembangkan di Laboratorium Basah Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Khairun yang berlokasi Kelurahan Kastela, Kota Ternate. Kegiatan bina desa ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai potensi budidaya dengan memanfaatkan inovasi budidaya sistem bioflok sebagai upaya membangun bisnis perikanan budidaya di Kelurahan Kastela. Tahapan kegiatan bina desa ini meliputi: persiapan, pelaksanaan kegiatan, dan analisis data. Tahap persiapan yang dilakukan adalah melengkapi persyaratan administrasi izin dengan pemerintah Desa Kastela. Pelaksaanaan kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai potensi budidaya dengan memanfaatkan inovasi budidaya sistem bioflok dilakukan dengan metode ceramah (pemberian materi budidaya ikan). Untuk mengetahui keberhasilan kegiatan dilakukan tes berupa kuesioner sebelum dan setelah kegiatan. Materi yang diberikan mengenai potensi dan peluang perikanan budidaya, pengenalan budidaya sistem bioflok, manajemen kualitas air budidaya, serta manajemen kesehatan ikan. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta bina desa sebesar 64%. Dengan demikian, hasil kegiatan ini diharapkan mampu mendorong pengembangan budidaya perikanan di Kelurahan Kastela, Kota Ternate, Maluku Utara.
Peningkatan Kapasistas Masyarakat di Desa Ake Dotilou Melalui Budidaya Ikan Sistem Bioflok Malan, Sudirto; Munaeni, Waode; Samadan, Gamal M.; Syazili, Aras; Ahmad, Khamsiah; Suryani, Suryani; Darsan, Ismi Musdalifah; Aris, M. Aris; Tamrin, Tamrin; Murhum, Mufti Abdul; Daud, Asmar Hi
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 1.1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) SPECIAL ISSUE
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Peningkatan Kapasitas Masyarakat Melalui Budidaya Ikan Sistem Bioflok” dilaksanakan di Desa Ake Dotilou, Kecamatan Oba Tengah, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam budidaya ikan yang efisien dan berkelanjutan. Sistem bioflok dipilih karena teknologi ini memanfaatkan mikroorganisme untuk mengubah limbah menjadi sumber nutrisi tambahan bagi ikan, sehingga mendukung produktivitas budidaya dengan biaya yang lebih rendah dan ramah lingkungan. Kegiatan ini melibatkan pemberian materi dan diskusi interaktif. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai konsep dan penerapan sistem bioflok. Peserta secara aktif berdiskusi tentang kendala yang mereka hadapi, seperti manajemen kualitas air dan penggunaan pakan, serta solusi praktis yang ditawarkan oleh teknologi bioflok. Selain itu, pelatihan ini membuka wawasan masyarakat terhadap diversifikasi budidaya, termasuk potensi ikan lele dan komoditas lain yang sesuai dengan kondisi lokal. Kegiatan ini juga memotivasi masyarakat untuk memanfaatkan potensi sumber daya air di desa untuk mendukung keberhasilan budidaya. Selain itu, pemateri juga memaparkan peluang budidaya udang vaname menggunakan sistem bioflok, menekankan manfaat ekonomi dan tantangan teknis yang harus diatasi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong penerapan teknologi bioflok secara luas, meningkatkan produksi perikanan, serta mendukung kesejahteraan masyarakat Desa Ake Dotilou secara berkelanjutan.
Peningkatan Kapasitas Pembudidaya Ikan dan Udang Dengan Sistem Bioflok di Desa Tuada Kabupaten Halmahera Barat Muchdar, Fatma; Suryani, Suryani; Syazili, Aras; Abdullah, Nursanti; Munaeni, Waode; Yuliana, Yuliana; Juharni, Juharni; Darsan, Ismi Musdalifah; Malan, Sudirto; Adriani, Rovina; Aris, Muh.; Murhum, Mufti Abd; Daud, Asmar Hi; Tamrin, Tamrin; Samadan, Gamal M.
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.6267

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat khususnya kelompok pembudidaya ikan dan udang tentang budidaya ikan yang efisien dan berkelanjutan. S metode kegiatan pengabdian yaitu dengan memberikan materi dan diskusi aktif dengan peserta kegiatan, materi yang diberikan yaitu budidaya ikan dan udang dengan sistem bioflok. Sistem bioflok dipilih karena memiliki keuntungan dapat menghemat pakan karena mengandung protein dan lemak yang dapat dikonsumsi ikan sebagai tambahan nutrisi. Mengurangi pencemaran air karena limbah organik diubah menjadi biomassa dan sangat efisien dalam pemggunaan air karena tidak perlu sering mengganti air, cocok untuk daerah dengan keterbatasan air dan bisa digunakan dalam kepadatan tinggi karena kualitas air lebih stabil. metode kegiatan ini yaitu pemberian materi dan diskusi interaktif. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mereka mengenai konsep dan penerapan sistem bioflok. Peserta secara aktif berdiskusi tentang permasalahan yang mereka hadapi, seperti manajemen kualitas air dan penggunaan pakan, serta solusi praktis yang ditawarkan oleh teknologi bioflok. Kegiatan ini juga memotivasi kelompok pembudidaya ikan dan udang untuk memanfaatkan potensi sumber daya di desa untuk mendukung keberhasilan budidaya. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam mendorong penerapan teknologi bioflok secara luas, meningkatkan produksi perikanan, serta mendukung kesejahteraan masyarakat Desa Tuada secara berkelanjutan.
Effect of different stocking density on the growth performances of white leg shrimp (Litopenaeus vannamei) and milkfish (Chanos chanos) in polyculture system Gamal M. Samadan; Muhammad Irfan; Faisal Pitra; Muhammad Nur Findra; Supyan Supyan; Aras Syazili; Rovina Andriani
Depik Vol 13, No 3 (2024): DECEMBER 2024
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.13.3.36783

Abstract

Polyculture is a way of cultivating two or more types of organisms in the same container for the purpose of efficient use of land. The purpose of this study was to determine the effect of different stocking densities on the growth of white leg shrimp and milkfish by polyculture and to determine the stocking density that influences the growth of white shrimp and milkfish by polyculture in ponds. The study was designed using a completely randomized design (CRD), consisting of 3 treatments and 3 replications. The results showed that the specific growth rates in the three treatments, both white leg shrimp and milkfish varied. Similarly, the absolute weight growth between white leg shrimp and milkfish. Survival rate of white leg shrimp in treatment C, 85.56%, treatment B, 72.81%, and treatment A, 66.04%. While, the survival rate of milkfish in the three treatments was 100%. The feed conversion ratio in treatment A, 0.43, treatment C, 0.28, and treatment B, 0.17 grams. The different stocking densities of white leg shrimp and milkfish polycultures did not affect the absolute weight growth of white leg shrimp and their specific growth rate. However, there is an effect on the absolute weight growth of milkfishKeywords:shrimpmilkfishpolyculturestockingdensity
Effects of difference C/N ratio on water quality of white leg shrimp (Litopenaeus vannamei) cultivation Gamal M Samadan; Fatma Muchdar; Ismawati Ridwan
Depik Vol 12, No 3 (2023): DECEMBER 2023
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.12.3.25402

Abstract

Biotechnology is used to apply technology to the C/N ratio by stimulating the activities of heterotrophic microorganisms, which derive food from carbon and nitrogen substrates in a certain ratio. The goal of this research was to see how the optimal carbon-nitrogen ratio affected water quality and floc volume in white leg shrimp (Litopenaeus vannamei) farming. This study took place in the UPT Integrated Laboratory Unkhair in Ternate City in July and August 2021. A fully randomized design (CRD) with four treatments and three replications was used in this investigation. Different C/N ratios had an effect on ammonia, nitrite, nitrate, floc volume, and feed conversion ratio, according to the research. The water quality parameters are still suitable for white leg shrimp cultivation. In white leg shrimp culture, the addition of C-organic molasses (different C/N ratios) was able to reduce the concentrations of (NH3), (NO2), and (NO3), and also greatly increase the flock volume and streamline the feed conversion ratio.Keywords:C/N RatioVannameiWastewaterBiofloc
Analisis Parameter Pertumbuhan Udang Air Tawar Macrobrachium lar di Sungai Oha, Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan Siti Ramadhani; Supyan Supyan; Muhammad Nur Findra; Gamal M. Samadan
Moluccas Aquaticus Vol 2 No 1 (2026): MOLUCCAS AQUATICUS: Journal of Aquatic Management and Innovation
Publisher : Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/f6x0ap38

Abstract

Udang air tawar Macrobrachium lar merupakan salah satu sumber daya perikanan penting di perairan sungai Pulau Halmahera, namun informasi mengenai pola dan parameter pertumbuhannya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan panjang karapas dan berat serta mengkaji model pertumbuhan Von Bertalanffy M. lar di Sungai Oha, Kecamatan Gane Barat, Kabupaten Halmahera Selatan. Pengambilan sampel dilakukan secara langsung di lapangan, sedangkan pengukuran panjang karapas dan berat individu udang dilakukan di laboratorium. Analisis hubungan panjang–berat dilakukan menggunakan regresi linear, sedangkan parameter pertumbuhan dianalisis menggunakan model Von Bertalanffy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pertumbuhan M. lar bersifat allometrik negatif, baik pada jantan, betina, maupun gabungan, yang mengindikasikan bahwa pertambahan panjang lebih cepat dibandingkan pertambahan berat. Model pertumbuhan Von Bertalanffy menunjukkan nilai panjang asimtotik yang relatif tinggi dengan koefisien pertumbuhan yang tergolong cepat, menandakan bahwa M. lar di Sungai Oha mampu mencapai ukuran maksimum dalam waktu relatif singkat. Hasil penelitian ini memberikan informasi penting mengenai karakteristik pertumbuhan M. lar sebagai dasar ilmiah dalam pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya udang air tawar secara berkelanjutan di perairan sungai Pulau Halmahera.
Pengaruh Padat Tebar Yang Berbeda Terhadap Kinerja Pertumbuhan Udang Air Tawar (Macrobrachium lar) Yang Dipelihara Dalam Sistem Akuaponik Bioflok Fifi Ade; Gamal M Samadan; Fatma Muchdar
Moluccas Aquaticus Vol 2 No 1 (2026): MOLUCCAS AQUATICUS: Journal of Aquatic Management and Innovation
Publisher : Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/2zdf7450

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh padat tebar yang berbeda terhadap kinerja pertumbuhan udang air tawar Macrobrachium lar yang dipelihara dalam sistem akuaponik bioflok. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan empat perlakuan dan tiga ulangan, yaitu A = 20 ekor, B = 30 ekor, C = 40 ekor, dan D = 10 ekor. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan bobot mutlak, pertumbuhan panjang mutlak, laju pertumbuhan spesifik, tingkat kelangsungan hidup, rasio konversi pakan, dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa padat tebar berbeda berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan bobot mutlak dan laju pertumbuhan spesifik, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap tingkat kelangsungan hidup dan rasio konversi pakan. Perlakuan B menunjukkan kinerja terbaik dengan bobot mutlak 1,530 g dan laju pertumbuhan spesifik 2,77%, sedangkan perlakuan D menunjukkan hasil terendah. Sistem akuaponik bioflok mampu menjaga kualitas air pada kisaran yang masih layak selama pemeliharaan.
Effect of different stocking density on the growth performances of white leg shrimp (Litopenaeus vannamei) and milkfish (Chanos chanos) in polyculture system Gamal M. Samadan; Muhammad Irfan; Faisal Pitra; Muhammad Nur Findra; Supyan Supyan; Aras Syazili; Rovina Andriani
Depik Vol 13, No 3 (2024): DECEMBER 2024
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.13.3.36783

Abstract

Polyculture is a way of cultivating two or more types of organisms in the same container for the purpose of efficient use of land. The purpose of this study was to determine the effect of different stocking densities on the growth of white leg shrimp and milkfish by polyculture and to determine the stocking density that influences the growth of white shrimp and milkfish by polyculture in ponds. The study was designed using a completely randomized design (CRD), consisting of 3 treatments and 3 replications. The results showed that the specific growth rates in the three treatments, both white leg shrimp and milkfish varied. Similarly, the absolute weight growth between white leg shrimp and milkfish. Survival rate of white leg shrimp in treatment C, 85.56%, treatment B, 72.81%, and treatment A, 66.04%. While, the survival rate of milkfish in the three treatments was 100%. The feed conversion ratio in treatment A, 0.43, treatment C, 0.28, and treatment B, 0.17 grams. The different stocking densities of white leg shrimp and milkfish polycultures did not affect the absolute weight growth of white leg shrimp and their specific growth rate. However, there is an effect on the absolute weight growth of milkfishKeywords:shrimpmilkfishpolyculturestockingdensity
Effects of difference C/N ratio on water quality of white leg shrimp (Litopenaeus vannamei) cultivation Gamal M Samadan; Fatma Muchdar; Ismawati Ridwan
Depik Vol 12, No 3 (2023): DECEMBER 2023
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.12.3.25402

Abstract

Biotechnology is used to apply technology to the C/N ratio by stimulating the activities of heterotrophic microorganisms, which derive food from carbon and nitrogen substrates in a certain ratio. The goal of this research was to see how the optimal carbon-nitrogen ratio affected water quality and floc volume in white leg shrimp (Litopenaeus vannamei) farming. This study took place in the UPT Integrated Laboratory Unkhair in Ternate City in July and August 2021. A fully randomized design (CRD) with four treatments and three replications was used in this investigation. Different C/N ratios had an effect on ammonia, nitrite, nitrate, floc volume, and feed conversion ratio, according to the research. The water quality parameters are still suitable for white leg shrimp cultivation. In white leg shrimp culture, the addition of C-organic molasses (different C/N ratios) was able to reduce the concentrations of (NH3), (NO2), and (NO3), and also greatly increase the flock volume and streamline the feed conversion ratio.Keywords:C/N RatioVannameiWastewaterBiofloc
Kelimpahan dan Karakteristik Habitat Udang Sungai Macrobrachium lar di WPPNRI PD 413 Pulau Halmahera: Kelimpahan dan karakteristik habitat udang sungai Macrobrachium lardi WPPNRI PD 413 Pulau Halmahera Muhammad Nur Findra; Supyan Supyan; La Sara; Gamal M. Samadan; Evifatmawati Evifatmawati
Habitus Aquatica Vol 7 No 2 (2026): Habitus Aquatica : Journal of Aquatic Resources and Fisheries Management
Publisher : Department of Aquatic Resources Management, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/HAJ.7.2.102

Abstract

Inland waters within Fisheries Management Area of the Republic of Indonesia for Inland Waters (WPPNRI PD) play a crucial role in supporting biodiversity and sustainable fisheries resources. Halmahera Island, which is part of WPPNRI PD 413, is known for its high freshwater biodiversity, including the river prawn Macrobrachium lar. This study examined the abundance and habitat characteristics of M. lar in inland waters of Halmahera Island. Field surveys were conducted at three river systems representing western, central, and southern Halmahera. The highest relative abundance observed in southern Halmahera. The results indicate that variations in relative abundance are closely associated with habitat heterogeneity. Southern Halmahera was characterized by higher elevation, mixed sandy–rocky substrates, stable dissolved oxygen, suitable water temperature, and relatively dense tree canopy closure. These conditions likely provide favorable microhabitats, thermal stability, and reduced light intensity for M. lar. Overall, the findings demonstrate that the distribution and abundance of M. lar are strongly influenced by the integrated effects of physical, chemical, and structural habitat features. Maintaining the integrity of river habitats, particularly tree canopy cover along river corridors, is essential for sustaining freshwater prawn populations and supporting sustainable inland fisheries management within WPPNRI PD 413, Halmahera Island.