Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

OPTIMALISASI PERTUMBUHAN RUMPUT GAJAH (Pennisetum purpureum) MELALUI PENAMBAHAN PUPUK KANDANG DI KECAMATAN SAWIT SEBERANG, KABUPATEN LANGKAT Ramadhan, Fahri; Kurniawan Sinaga
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 3: Agustus 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i3.8286

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk kandang yang berasal dari kotoran sapi, kotoran kambing dan kotoran ayam terhadap pertumbuhan rumput gajah (pennisetum purpureum) dengan konsentrasi yang berbeda beda.Penelitian ini menggunakan metode eksperimental kuantitatif metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan sehingga menghasilkan 24 satuan percobaan yaitu P0(Tanpa pemberian pupuk),P1(Pupuk kandang yang berasal dari kotoran sapi),P2(Pupuk kandang yang berasal dari kotoran kambing),P3(Pupuk kandang yang berasal dari kotoran ayam).Parameter Yang diamati adalah untuk mengetahui pengaruh pupuk kandang yang berasal dari kotoran sapi, kotoran kambing dan kotoran ayam terhadap pertumbuhan rumput gajah.
OPTIMALISASI PERTUMBUHAN RUMPUT PAKCHONG (PENNISETUM PURPUREUM CV THAILAND) MELALUI PENAMBAHAN PUPUK KANDANG YANG BERASAL DARI KOTORAN SAPI, KOTORAN KAMBING, DAN URINE KAMBING Nugraha, Dimas Tirta; Kurniawan Sinaga; Risdawati Ginting
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 3: Agustus 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i3.8288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pengaruh media tanam yang menggunakan pupuk kotoran sapi, kotoran kambing, dan urine kambing terhadap pertumbuhan dari tanaman rumput pakchong. Manfaat dari penelitian ini untuk memberikan informasi ilmu pengetahuan bagi pengembangan usaha peternakan untuk kepentingan kesejahteraan peternak. Sebagai bahan informasi untuk membudidayakan tanaman rumput pakchong dengan pemberian pupuk kandang. Penelitian ini dilaksanakam di daerah patumbak kabupaten deli serdang selama 8 minggu pada tanggal 26 februari 2024 sampai 26 april 2024. Pada penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok ( RAK ) dengan 4 perlakuan 6 ulangan. Perlakuan yang diberikan dengan menggunakan pupuk dari kotoran sapi 5 kg/plot , kotoran kambing 6kg/plot, dan urine kambing 7kg/plot. Pada penelitian ini terdapat 24 plot dengan masing-masing plot terdapat 6 bibit rumput pakchong. Parameter yang diamati adalah panjang daun, jumlah anakan, diameter batang, dan produktivitas segar. Hasil menunjukan bahwa pelakuan memberikan pengaruh berbeda tidak nyata (P>0,05) terhadap Panjang daun, jumlah anakan, diameter batang dan produktivitas segar. Sedangkan Tinggi tanaman dan lebar daun memberikan hasil berbeda nyata (P<0,05)
PENGARUH MEDIA TANAM PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN RUMPUT GAJAH ZANZIBAR (Pennisetum Purpureum Zanzibar) DI KECAMATAN STABAT KABUPATEN LANGKAT Putra, M. Aliansyah; Kurniawan Sinaga; Risdawati Ginting
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 3: Agustus 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i3.8386

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media tanam menggunakan pupuk kandang yang berasal dari kotoran sapi, kotoran domba dan kotoran ayam terhadap pertumbuhan rumput gajah zanzibar (pennisetum purpureum zanzibar). Penelitian dilaksanakan di Desa Banyumas Kec, Stabat Kab, Langkat, Provinsi Sumatera Utara pada bulan Januari sampai dengan Maret 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan yang di berikan yaitu P0 : Media tanah, P2: Media tanah + kotoran sapi 7kg /plot, P3 : Median tanah + kotoran domba 6 kg/plot, dan P4 : Media tanah + kotoran ayam 8kg/plot. Pada penelitian ini terdapat 24 plot dengan masing-masing plot terdapat 6 rumput zanzibar. Parameter yang diamati adalah jumlah anakan, tinggi tanaman (cm), lebar daun (cm), panjang daun (cm) dan produksi segar (g). hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk kendang kotoran ayam merupakan hasil terbaik dari semua parameter pengamatan.
EFFECT OF GIVING OVERRIPE TEMPE IN RANSUM ON QUAIL EGG PRODUCTION Pandia, Bagus Maulana; Kurniawan Sinaga
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 4: September 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i4.8527

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian tempe overripe dalam ransum terhadap produksi telur burung puyuh. Penelitian ini menggunakan Rancangan percobaan Acak Lengkap (RAL) non factorial yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan sehingga terdapat 20 plot kandang percobaan yang terdiri dari 5 ekor puyuh per plot nya. perlakuan yang diberikan yaitu P0: Kontrol (Ransum Komersil), P1: Ransum basal. P2: Ransum basal + Pemberian 5% tepung overripe tempe. P3: Ransum basal + Pemberian 10% tepung overripe tempe, dan P4: Ransum basal + Pemberian 15% tepung overripe tempe. Parameter yang diamati adalah Konversi Ransum, Konsumsi Ransum, Produksi telur, dan Bobot. Hasil penelitian menunjukan terjadi interaksi berbeda nyata pada parameter produksi telur, bobot telur, dan konversi ransum sedangkan konsumsi ransum menunjukan berbeda tidak nyata (P>0,05) pada perlakuan pemberian tempe overripe pada ransum. Hasil penelitian diperoleh bahwa konsumsi ransum tertinggi terjadi pada perlakukan P3 yaitu 185,36 gram, produksi telur tertinggi pada perlakuan P3 yaitu 18,56%, bobot telur sebesar 10,65 gram, dan konversi ransum terendah pada perlakuan P3 yaitu 3.76 gram.
PENGARUH PENAMBAHAN BAYAM TERHADAP MUTU ORGANOLEPTIK DAN KADAR SERAT DIMSUM AYAM Mutiara Salsabila Indah Ningtias; Kurniawan Sinaga
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 6: Nopember 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i6.8890

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan daun bayam ke dimsum ayam terhadap kualitas organoleptik dan Tingkat kesukaan dengan konsentrasi yang berbedabeda.Penelitian ini menggunakan metode experimental dengan Rancangan Acak Lengap (RAL) pola non factorial dengan 5 perlakuan 4 ulangan yaitu P0(0% Daun bayam), P1(10% Daun bayam), P2(20% Daun bayam), P4(30% Daun bayam) dan P5(40% Daun bayam). Parameter yang diamati adalah rasa,aroma,warna dan tekstur. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penambahan daun bayam pada dimsum ayam berpengaruh signifikan (P<0,05) terhadap kadar air, kadar abu, kandungan protein, kandungan serat kasar, kapasitas antioksidan, tekstur, dan sifat sensorik produk, namun tidak berpengaruh signifikan (P>0,05) terhadap kandungan lemak produk.
Analisis sensitivitas pengaruh liter air dan bumbu marinasi pada ayam broiler menggunakan mesin tumbling Pryanto, Edy; Putra, Andhika; Sinaga, Kurniawan; Purwosiswoyo, Purwosiswoyo
Journal of Pharmaceutical and Sciences Suppl. 1, No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v6i5-si.294

Abstract

Tumbling is a marination method that combines the process of stirring and homogenizing so that the taste of spice from the marinade is optimally distributed into the meat. Based on the advantages of the tumbling machine, which can stabilize the texture and increase the weight of the carcass that has been cut, this can occur well. So, the researchers wanted to measure the amount of remaining spices in the tumbling machine and measure the yield (weight) before and after marinating. The research method used was a completely randomized design method using five treatments. The results obtained in this research for the 10% increase treatment obtained good results for use; for the 10% decrease treatment, the results were not good for use; for the 20% increase treatment, the results were good for use; and for the 20% decrease treatment, the results were not good for use.
Analisis cemaran mikroba pada daging ayam broiler di beberapa pasar tradisional di Kota Binjai Surbakti, Junaidi Lapiga; Purwosiswoyo, Purwosiswoyo; Putra, Andhika; Sinaga, Kurniawan
Journal of Pharmaceutical and Sciences Suppl. 1, No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v6i5-si.431

Abstract

Broiler chickens are a source of protein consumed by the wider community, have relatively affordable prices and are very common in traditional markets. The city of Binjai has a high level of demand for broiler chicken meat, so it is important to know the level of safety in consuming broiler chicken meat in terms of microbial contamination. This research aims to analyze microbial contamination in broiler chicken meat in several traditional markets in Binjai City. This research uses a descriptive method to determine the presence of bacterial contamination in broiler chicken meat. Research parameters include observation of the number of microbial colonies and analysis of Salmonella sp. microbial contamination. and E. coli. The research results showed that the number of microbial colonies in the three markets met SNI requirements and was negative in the Salmonella sp. contamination test but contamination occurred in the Escherichia coli contamination test.
Evaluasi kualitas fisik dan mikrobiologi daging kambing yang dimarinasi dengan jus buah andaliman Amali, M. Rizky; Sinaga , Kurniawan
Journal of Pharmaceutical and Sciences JPS Volume 7 Nomor 3 (2024)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v7i3.502

Abstract

The ain of this research was to determine the effect of using andaliman fruit juice on pH, cooking loss, water holding capacity and microbiology in goat meat.The study used a non-factorial Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments and 5 replications, as well as descriptive methods.The data from the research will be processed statistically using analysis of variance and if there is a significant effect, it will be continued with the Duncan further test. Goat meat has become the main choice among the population because of its good nutritional profile. Data analysis showed that marination with andaliman fruit extract had no significant effect on the pH value, cooking shrinkage, and water binding capacity of goat meat. While microbiology research describes the characteristics of a population or a phenomenon that becomes the object of research that is trial and error. From the observation data analyzed by descriptive method as many as 4 samples of goat meat obtained from the traditional market of kampung lalang, it was found that marinated goat meat with andaliman fruit extract had an effect on P2 with a total of 162 colonies, and increased in P3 with 235 colonies.