Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Penerapan Teknologi Filter Air Sederhana sebagai Upaya Edukasi Sanitasi Air Bersih pada Siswa Kelas IV SDN 2 Setiamulya Kota Tasikmalaya Muslim, Faza Yu’thika; Wulandati, Azka Zikra Andini; Maura, Shakila Safa; Amelia, Amelia; Ar-Rachman, A Aulliya Az-Zahra; Nugraha, Fahruniaji; Suhada, Berliana Nabilla; Suci , Denisa; Septia, Mohamad Fajar; Faturahman, Muhamad Wilza; Salsabila, Nurmaya; Putri, Nydia Raisya; Huda, Inarotul; Annashr, Nissa Noor; Dewi, Bella Kusuma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 2 No. 6 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v2i6.209

Abstract

Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang esensial bagi kesehatan masyarakat, terutama anak-anak sekolah dasar yang rentan terhadap penyakit yang ditularkan melalui air. Penelitian ini dilakukan di SDN 2 Setiamulya dengan tujuan mengevaluasi efektivitas teknologi filter air  sederhana sebagai solusi peningkatan kualitas air sekolah sekaligus media edukasi sanitasi bagi siswa. Metode penelitian meliputi pembuatan dan penerapan filter air sederhana oleh siswa dengan penyusunan lapisan filter secara berurutan terdiri dari batu, kerikil, pasir, arang, tisu, dan kapas. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa efektivitas filtrasi sangat dipengaruhi oleh ketepatan dan kerapian penyusunan lapisan filter. Penerapan teknologi ini tidak hanya meningkatkan kualitas air, tetapi juga meningkatkan pemahaman serta kesadaran siswa akan pentingnya sanitasi air bersih. Program ini memberikan kontribusi edukatif dan teknis yang mendukung perilaku hidup sehat di lingkungan sekolah.
PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA TANI TERATAI MELALUI INOVASI PANGAN LOKAL BERGIZI UNTUK MENDUKUNG PROGRAM GIZI POSYANDU Az zahra, Qiny Shonia; Annashr, Nissa Noor; Mutmainah, Lu'liyatul; Andani, Listia; Fikrinnisa, Rizka
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i3.35279

Abstract

ABSTRAKDi Kabupaten Tasikmalaya, 32 kecamatan dan 159 desa memiliki angka stunting tinggi. Selain, itu, Kabupaten Tasikmalaya masih dalam kondisi rawan pangan.Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan anggota KWT (Kelompok Wanita Tani) Teratai dan keterampilan mereka dalam melakukan pengolahan talas menjadi muffin, sebuah inovasi olahan dari bahan pangan lokal. Kegiatan ini dilakukan dengan 2 tahap yaitu : 1) Sosialisasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 17 Juli 2025 bertempat di sekretariat KWT Teratai. Dalam kegiatan ini telah disampaikan  tujuan, manfaat, dan rencana kegiatan pengabdian, 2) Pelatihan, 3) Monitoring dan evluasi. Kegiatan pelatihan ini dilakukan dalam dua tahap yaitu pertama, edukasi kepada anggota KWT Teratai, melalui penyuluhan mengenai manfaat, zat gizi talas serta cara pengolahan talas yang dilaksanakan pada tanggal 7 Agustus 2025. Sebelum diberikan edukasi, peserta diminta mengisi pre-test mengenai pengetahuan, kemudian peserta diminta mengisi post-test. Setelah diberikan edukasi, terdapat peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari pre-test (54,453) ke post-test (91,087). Tahap kedua adalah praktik pengolahan talas menjadi muffin. Setelah diberikan pelatihan berupa praktik pengolahan talas menjadi muffin, anggota KWT Teratai memiliki keterampilan dalam mengolah talas menjadi muffin. Kesimpulan dari kegiatan Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Teratai melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan pengoahan talas menjadi muffin terbukti telah meningkatkan pengetahuan anggota KWT Teratai dan keterampilan mereka dalam melakukan pengolahan talas menjadi muffin. Kata kunci: Kelompok wanita tani; pangan; gizi. ABSTRACTIn Tasikmalaya Regency, 32 subdistricts and 159 villages had high stunting rates. In addition, Tasikmalaya Regency is still in a state of food insecurity. The purpose of this activity was to increase the knowledge of KWT Teratai members and their skills in processing taro into muffins, an innovative product made from local food ingredients. This activity was carried out in two stages, namely: 1) Socialization. This activity was held on July 17, 2025, at the KWT Teratai secretariat. During this activity, the objectives, benefits, and plans for the community service activity were presented. 2) Training. The training activity was carried out in two stages, namely, first, education for KWT Teratai members through counseling on the benefits and nutritional content of taro and how to process taro, which was held on August 7, 2025. Before receiving education, participants were asked to fill out a pre-test on their knowledge, then participants were asked to fill out a post-test. After the education session, there was an increase in the average knowledge score from the pre-test (54.453) to the post-test (91.087). The second stage was the practice of processing taro into muffins. After receiving training in the form of practical processing of taro into muffins, the members of KWT Teratai acquired the skills to process taro into muffins. The conclusion of the Teratai Women Farmers Group Empowerment program through socialization and training activities on processing taro into muffins has proven to have increased the knowledge of Teratai WFG members and their skills in processing taro into muffins. Keywords: Women farmers' groups; food; nutrition.
The Level of Knowledge and Participation of Lestari Waste Bank and Sugema Waste Bank Annashr, Nissa Noor; Muharry, Andy; Yogaswara, Dadan; Rahim, Adzillah Himayati; Ardaya, Putri Maulidiani; Nifiyanti, Useu
Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA) Vol. 7 No. 2 (2025): Volume 7 Nomor 2 Agustus 2025
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/jika.v7i2.1286

Abstract

Lestari Waste Bank was founded in 2022 and started operating in January 2023, located in Tamanjaya Village, Tasikmalaya City and is not yet registered as an active waste bank. One of the waste banks that is active in Tasikmalaya City is the Sugema Waste Bank. The aim of this research was to analyze differences in the level of knowledge and participation among customers of Lestari Waste Bank and Sugema Waste Bank. This research used a cross sectional design. The population was all Lestari Waste Bank customers, totaling 44 people and all customers of Sugema Waste Bank, totaling 110 people. The sampling technique used total sampling for Lestari Waste Bank customers. Meanwhile, simple random sampling was used for Sugema Waste Bank customers, involving 95 people. The independent variable was the type of waste bank. The dependent variables were knowledge and level of customer participation. Data were collected through an interview process with a questionnaire instrument. Data analysis was carried out using univariate and bivariate analysis. Differences in mean of knowledge were analyzed using the Mann-Whitney test. Differences in customer participation levels were analyzed using the chi-square test. The results of the research showed that there was a difference in the mean knowledge of Sugema Waste Bank and Lestari Waste Bank customers (p value <0,05). There was a significant relationship between the type of waste bank and the level of customer participation (p-value <0,05). The conclusion obtained was that the knowledge and level of participation Sugema Waste Bank customers were better than Lestari Waste Bank customers.
UPAYA PENINGKATAN CAKUPAN MINUM TABLET TAMBAH DARAH DAN GERAKAN SADAR GIZI PADA REMAJA DENGAN MEDIA KOMIK KESEHATAN Annashr, Nissa Noor; Sarofah, Riska; Astriani, Aveny Septi; Yanuar, Reyhandra Habib; Yanti, Krisna
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 6 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i6.27119

Abstract

Abstrak: Data Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya menunjukkan Puskesmas Purbaratu memiliki prevalensi anemia 31,96%, dimana remaja putri yang minum TTD (Tablet Tambah Darah) hanya 51,86% pada tahun 2023. Angka tersebut paling rendah di Kota Tasikmalaya. SMA N 3 Tasikmalaya adalah SMA yang berlokasi di wilayah kerja Puskesmas Purbaratu. Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap positif siswi mengenai manfaat TTD dan pentingnya memiliki kesadaran gizi. Mitra kegiatan ini adalah SMA N 3 Tasikmalaya. Peserta kegiatan adalah siswi kelas XI sebanyak 104 orang. Metode pelaksanaan kegiatan melalui pengisian soal pre-test sebanyak 10 soal pengetahuan dan 8 soal sikap, pendistribusian komik kesehatan, penayangan video, edukasi kesehatan menggunakan metode ceramah dan power point di ruang aula SMAN 3, serta tahap evaluasi meliputi pengisian soal post-test sebanyak 10 soal pengetahuan dan 8 soal sikap. Kegiatan pengabdian masyarakat menghasilkan adanya peningkatan proporsi siswi yang memiliki pengetahuan dengan kategori baik dari 12,5% pada pre-test menjadi 80,8% pada post-test. Selain itu terdapat peningkatan skor sikap dari 15,3750 pada pre-test menjadi 18,1538 pada post-test.Abstract: Data from the Tasikmalaya City Health Office showed that the Purbaratu Health Center had an anemia prevalence of 31.96%, where adolescent girls who take TTD (Iron Supplement Tablets) were only 51.86% in 2023. This figure was the lowest in Tasikmalaya City. SMA N 3 Tasikmalaya is a high school located in the Purbaratu Health Center work area. The purpose of this community service activity was to increase the knowledge and positive attitudes of female students regarding the benefits of TTD and the importance of having nutritional awareness. The partner for this activity s SMA N 3 Tasikmalaya. The participants of the activity were 104 grade XI female students. The method of implementing the activity was through filling in pre-test questions of 10 knowledge questions and 8 attitude questions, distributing health comics, showing videos, health education using lecture and power point methods in the hall OF SMA 3 and the evaluation stage included filling in post-test questions of 10 knowledge questions and 8 attitude questions. Community service activities resulted in an increase in the proportion of female students who had good knowledge from 12.5% in the pre-test to 80.8% in the post-test. In addition, there was an increase in attitude scores from 15.3750 in the pre-test to 18.1538 in the post-test.
Co-Authors Abd Rahman Adelia, Kyra Rayna Adwitiya, Najwa Septi Agustira, Delia Aini, Wulan Nur Al Fitri, Bunga Alfariza, Mochamad Nizar Rosidi Amelia Amelia Andani, Listia Andik Setiyono Andri Ulus Rahayu Andy Muharry Anissa Permata Sari Ar-Rachman, A Aulliya Az-Zahra Ardaya, Putri Maulidiani Arfad, Muhammad Ziyan Asep Suryana Abdurrahmat Astriani, Aveny Septi Ayunigtyas, Salsabila Az Zahra, Salwa Fathia Azra, Raya Ghefira Baili, Ilham Imam Damayanti, Sintia Deswita, Anita Dyah Dewi, Bella Kusuma Dewi, Nur Haliza Dian Saraswati Dika, Nidya Elpara Dinh, Hoa Thi Phuong Edvin Priatna Fadilah, Yulis Ramdhan Fadillah, Fahri Yanti Fajwah, Farsya Devana Fatikah Fakhrulloh, Rifan Haqqi Faturahman, Muhamad Wilza Fauziah, Lafida Nisa Felicya, Yusya Hira Fikrinnisa, Rizka Genta Nazwar Tarempa Gifari, Agi Ahmad Gustaman, Rian Arie Haerunnisa, Nurma Hakim, Farhan Nurul Handriani, Rini Hapsari, Aliya Nindy Huda, Inarotul Hudmawan, Zalfa Azzachra Icca Stella Amalia Indriani Indriani Jatnikawati, Nabila Jeremy, Joel Guruh Martin Julia, Dhea Julian, Fransiska Kamil, Adzkia Nailatul Khoerunisa, Nisa Laksmini, Puji Lu'liyatul Mutmainah Lubis, Adella Silvany Madini, Mima Nurtsalis Martini, Dini Maura, Shakila Safa Muldani, Muhammad Defrian Muslim, Faza Yu’thika Naim, Nidar Nadrotan Nastiti, Hanum Dwi Neni, Neni Nicholas , Kevin Nifiyanti, Useu Noorikhsan, Faisal Fadilla Nugraha, Fahruniaji Nugrahaeni, Meita Tyas Nuraeni, Mala Nuraini, Yasmina Zahra Nurfitri, Ninda Salma Nurmala, Diska Maoli Nurohman, Taufik Nurul Hiron, Nurul Nuryantini, Puput Oktaviani, Ersya Sri P.H., Margaretha Yessa Poetri, Marisha Adzani Pratama , Ruli Mulya Prihastani, Denna Puspita, Syifa Aulia Puspitasari, Luvita Putri, Azka Megistriani Putri, Nydia Raisya Qiny Shonia Az Zahra Rahim, Adzillah Himayati Rahmadhani , Adis Anindya Rahmadi, Fathi Muhamad Rahmat, Ilma Amaliyyah Rahmat, Nazwa Kanaya Malika Rakhman, Sonia Ramdani, Sahrul Rindani, Aulia Nuri Najmi Riska Sarofah, Riska Rusdiana, Ari Safitri, Devina Tiara Salsabila, Nurmaya Salsabila, Salwa Sephianti, Salwa Hilwana Septia, Mohamad Fajar Setiabudi, Azmi Setyawan, Panji Shahla, Alzena Kevina Siahaan, Irna Helena Simanjuntak, Lista Gefarani Siti Fatimah Sri Maywati Suci , Denisa Sugiandika, Tri Retno Suhada, Berliana Nabilla Tsani, Mutiara Verawati, Esty Wahidah, Syifa Nurlaeli Wardiani, Dinar Puji Wulan Tri Yutanti Wulandati, Azka Zikra Andini Yanti, Krisna Yanuar, Reyhandra Habib Yogaswara, Dadan ‘Ula, Nasfa Sabilatul