Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

ANALISIS SISTEM KEPERCAYAAN FAMILY RESILIENCE PADA ORANG TUA YANG MEMILIKI BALITA STUNTING Munadi, Muhammad Cholil; Flora, Rostika; Zulkarnain, Mohammad; Fajar, Nur Alam; Yuliana, Indah; Tanjung, Risnawati; Martini, Sri; Aguscik, Aguscik
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.789

Abstract

Latar Belakang: Kondisi perkembangan anak yang tidak sesuai harapan dapat menjadi sebuah stresor bagi orang tua. Stunting merupakan salah satu kondisi permasalahan tumbuh kembang anak. Untuk mengatasi stresor tersebut, orang tua butuh respon keluarga untuk mengatasinya. Bagaimana respon keluarga dalam menghadapi situasi sulit tersebut disebut dengan family resilience. Dalam konsep family resilience, sistem kepercayaan merupakan salah satu upaya intervensi dan pencegahan permasalahan dalam keluarga salah satunya stunting. Penelitian ini bertujuan Untuk menganalisis domain sistem kepercayaan family resilience pada orang tua yang memiliki balita stunting di Kabupaten Muaro Jambi.Metode : Penelitian Kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dengan menggunakan metode wawancara mendalam, Focus Group Discussion dan observasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis taksonomi. Validitas data menggunakan metode triangulasi. Informan pada penelitian ini sebanyak 18 orang tua yang memiliki balita stunting di Kabupaten Muaro Jambi.Hasil: Berdasarkan hasil penelitian pada domain sistem kepercayaan diketahui bahwa hampir semua orang tua dan keluarga balita stunting di Kabupaten Muaro Jambi memaknai stunting sebagai tantangan yang harus diatasi bersama. Pandangan positif dari keluarga dapat menciptakan transendensi pada keyakinan, sehingga menghasilkan resilience yang kuat dalam mengatasi permasalahan. Konstruk kepercayaan yang positif, bahwa kejadian stunting yang dialami balita mereka merupakan suatu tantangan yang harus diatasi bersama dapat menciptakan resilience yang lebih kuat.Kesimpulan: Peran sistem kepercayaan pada family resilience membantu para keluarga balita stunting di Kabupaten Muaro Jambi dalam memaknai stunting sebagai cobaan dan transendensi yang harus diatasi bersama, sehingga dapat menciptakan pandangan positif dengan keyakinan yang menghasilkan ketahan lebih baik dan lebih fokus dalam mengatasi permasalahan stunting.
Terapi Oksigen Pada Pasien PPOK Dengan Gangguan Pertukaran Gas Di Ruang Intesif Care Unit (ICU) M Valent Diansyah; Rumentalia Sulistini; Aguscik Aguscik
JKM : Jurnal Keperawatan Merdeka Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Keperawatan Merdeka
Publisher : Jurusan Keperawatan, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jkm.v6i1.3813

Abstract

characterized by progressive airflow limitation and impaired gas exchange caused by long-term exposure to harmful particles such as cigarette smoke. This study aimed to describe the implementation of oxygen therapy in patients with COPD and gas exchange disorders in the intensive care unit. Methods: This study used a descriptive case study design. Data were collected through interviews, physical examinations, and monitoring of oxygen saturation and arterial blood gas values. The subjects were two COPD patients who experienced dyspnea and were treated in the ICU. Oxygen therapy was administered using a non-rebreathing mask, combined with the Fowler position, for three consecutive days. Results: The study results showed different responses in the two patients. The first patient experienced an increase in oxygen saturation and improved blood gas analysis values (pH 7.39, pCO₂ 39.6 mmHg, pO₂ 98.5 mmHg), with SpO₂ approaching 98%. In contrast, the second patient showed a decline in oxygenation, characterized by a decrease in SpO₂ to 87% and unstable blood gas analysis values (pH 7.19, pCO₂ 55.9 mmHg, pO₂ 49.8 mmHg). Conclusion: Oxygen therapy combined with postural management can help improve gas exchange impairment in COPD patients; however, the therapeutic response may vary among patients depending on their clinical condition. Therefore, continuous monitoring of patients with gas exchange impairment is necessary, combining independent nursing interventions with collaborative care.