Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

ANALSIS PERBANDINGAN MEDIA PEMADAMAN API (FIRE BLANKET, APAR DRY POWDER DAN AIR) TERHADAP WAKTU PEMADAMAN Amaliah, Suci; Rahmiharti, Nirmala; Pribadi, Amiroel
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.48264

Abstract

Kebakaran dikategorikan sebagai bencana jika menyebabkan kematian, yaitu jika mengakibatkan kematian lima orang atau lebih terjadi di pemukiman, serta kematian tiga orang atau lebih jika terjadi di bangunan atau properti non-struktural, termasuk kebakaran pada kendaraan dan di area antara perkotaan dan pedesaan. Dampak kebakaran sangat merugikan, baik dari segi materiil maupun korban jiwa. Sifat kebakaran yang dapat terjadi tanpa diduga dan di mana saja, seperti yang konsisten disebutkan dalam berbagai sumber menunjukkan bahwa momen-momen awal kebakaran sangatlah krusial. Apabila tindakan cepat tidak diambil, api kecil dapat dengan cepat membesar menjadi bencana yang tidak terkendali, sebagaimana terlihat dari insiden di mana upaya pemadaman mandiri gagal karena api membesar dengan cepat. Oleh karena itu, pemahaman mendalam tentang berbagai media pemadam api dan efektivitasnya, khususnya dalam konteks waktu pemadaman, menjadi sangat krusial. Pemilihan alat pemadam yang tepat pada tahap awal insiden kebakaran sangat penting untuk meminimalkan penyebaran api dan kerusakan yang diakibatkannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk secara komparatif mengevaluasi efektivitas fire blanket, APAR dry powder, dan air sebagai media pemadam api. Fokus utama akan diberikan pada perbandingan waktu pemadaman. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Penelitian ini menunjukkan bahwa secara rata-rata, APAR Dry Powder memadamkan api lebih cepat dibanding Fire Blanket dan Air. Namun, hasil uji statistik menggunakan Welch’s ANOVA menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan secara statistik antara ketiga media pemadam tersebut (p = 0,060 > 0,05). Artinya, meskipun APAR Dry Powder terlihat paling efektif secara rata-rata, tidak bisa disimpulkan secara statistik bahwa perbedaannya benar-benar signifikan.
PENERAPAN LOCK OUT TAG OUT TRY OUT (LOTOTO) AREA RAW MIL NAR 1 DI PT. SOLUSI BANGUN INDONESIA, Tbk–PLANT NAROGONG BOGOR –JAWA BARAT Yanasari, Yanasari; Madhona, Yenny Frisca; Amaliah, Suci; Rahman, Arif
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.49353

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) telah menjadi perhatian di kalanganpemerintah dan bisnis sejak lama. Faktor keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi penting karena sangat terkait dengan kinerja karyawan dan pada kinerja perusahaan. Salah satu hal yang diperhatikan adalah tentang LOTO. LOTO merupakan sistem yang bersifat preventif terhadap terjadinya kecelakaan pada saat pemeliharaan dan perawatan mesin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa program, prosedur dan implementasi Lock Out Tag Out di PT Solusi Bangun Indonesia, Tbk – Plant Narogon dengan menggunakan metode kualitatif berupa observasi lapangan dan wawancara dengan SHE di perusahaan, didukung dengan data-data dari perusahaan, teori dan peraturan perundang-undangan yang berlaku seperti aturan standar yang berlaku. Program yang dilaksanakan untuk Lock Out Tag Out (LOTO) adalah persiapan, pelatihan, serta monitoring dan evaluasi telah dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 50 tahun 2012 tentang penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja pasal 9 ayat (3)(b). Prosedur di PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Plant Narogong telah menetapkan langkah-langkah 12 prosedur mengenai isolasi & penguncian Lock Out Tag Out Try Out (LOTOTO). Pelaksanaan Lock Out Tag Out (LOTO) tidak sesuai dengan OSHA 29 CFR 1910.147(f)(3)(ii)(D). Implementasi Lock Out Tag Out Try Out (LOTOTO) di PT. Solusi Bangun Indonesia Tbk Plant Narogong seperti Persiapan, Pemasangan, Monitoring, dan Pelepasan Lock Out Tag Out Try Out (LOTOTO) telah sesuai dengan standar OSHA 29 CFR 1910 tentang pengendalian energi berbahaya.
Pembekalan Materi Penulisan Artikel Ilmiah bagi Mahasiswa Baru Jurusan Bahasa Inggris Universitas Negeri Makassar Sakkir, Geminastiti; Amaliah, Suci; Wahyuni, Ika Yuli; Dollah, Syarifuddin; Munir, Munir
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Axiology: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Jurusan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penulisan artikel ilmiah merupakan keterampilan penting bagi mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan akademik dan berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan. Artikel ini membahas pelaksanaan program pembekalan mahasiswa baru bertajuk “Pembekalan Materi Penulisan Artikel Ilmiah bagi Mahasiswa Baru Jurusan Bahasa Inggris Universitas Negeri Makassar.” Program ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dasar mengenai penulisan artikel ilmiah kepada mahasiswa baru, melalui dua tahapan utama yaitu pemberian materi oleh dosen dan sesi tanya jawab. Pada tahap pertama, dosen menyampaikan materi tentang struktur artikel ilmiah, teknik pengutipan, dan penggunaan bahasa akademik yang tepat. Hasil observasi menunjukkan peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap komponen artikel ilmiah dan teknik-teknik penulisan yang sesuai. Tahap kedua, yaitu sesi tanya jawab, memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperdalam pemahaman dan mengatasi kendala praktis yang sering dihadapi dalam penulisan ilmiah. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa metode pembekalan ini efektif dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa baru tentang penulisan artikel ilmiah. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa memiliki dasar keterampilan yang kuat untuk menghasilkan karya ilmiah berkualitas, serta mampu berkontribusi secara aktif dalam lingkungan akademik.
PENINPENINGKATAN PENGETAHUAN MENGENAI MANFAAT MINYAK JELANTAH SEBAGAI PRODUK EKONOMIS PADA MASYARAKAT DESA BABAR LAYAR KABUPATEN INDRAMAYU GKATAN PENGETAHUAN MENGENAI MANFAAT MINYAK JELANTAH SEBAGAI PRODUK EKONOMIS PADA MASYARAKAT DESA BABAR LAYAR KABUPATEN INDRAMAYU Amaliah, Suci; Agriandita, Isnani; Sodikin
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 2 (2024): AGUSTUS 2024
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v8i2.27355

Abstract

Kebanyakan orang membuang minyak jelantah langsung ke tempat sampah atau bahkan langsung ke wastafel. Hal ini disebabkan kurangnya infrastruktur atau pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan lingkungan dan kesehatan minyak jelantah. Berdasarkan informasi tersebut, diperlukan inovasi dalam pemurnian atau daur ulang minyak jelantah menjadi produk yang bernilai ekonomis. Berdasarkan observasi awal, masih banyak masyarakat di Desa Babar Layar yang belum mengetahui manfaat minyak jelantah dan belum mengolahnya dengan baik. Minyak jelantah mereka umumnya dibuang sembarangan ke saluran air atau dicampur dengan tanah, sehingga dapat mencemari lingkungan. Sebagian besar masyarakat menganggap minyak jelantah hanya sebagai limbah yang tidak memiliki nilai guna. Tujuan dari penelitian ini adalah menambah wawasan dan meningkatkan kesadaran  masyarakat  mengenai manfaat minyak jelantah  sebagai  produk  ekonomis  terutama  untuk masyarakat  di  Desa Babar Layar Kabupaten Indramayu, Jawa Barat secara  luring  khususnya  Ibu Pembinaan Kesejahteraan keluarga. Metode penelitian yang digunakan adalah Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pra-eksperimental, dalam penelitian ini hanya menggunakan satu kelas saja yaitu kelas eksperimen. Berdasarkan hasil pemberian edukasi terjadi peningkatan pengatahuan mengenai manfaat minyak jelantah  sebagai  produk  ekonomis ini dapat dilihat dengan dominasi responden yang mendapat nilai dengan kriteria tinggi sebanyak 8 responden dari 15 reponden dengan pesentasi yaitu 53%. Hal ini dapat dijadikan acuan pentingnya pemberian edukasi seperti tersebut di atas bagi para responden agar mengenai manfaat minyak jelantah  sebagai  produk  ekonomis.
The Integration of Digital Tools in EFL Grammar Instruction in Indonesia’s Digital Age: Prospects and Challenges La Sunra, La Sunra; Amaliah, Suci; Syamsuddin, Muhammad Rifqi; Mansyur, Mansyur
Journal of Language and Literature Studies Vol. 5 No. 4 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/4n0c6g86

Abstract

Digital technologies are transforming grammar instruction within English as a Foreign Language (EFL) programs. However, limited knowledge exists regarding their implementation in Indonesian higher education, where access disparities and varying levels of instructor preparedness pose significant challenges. This research endeavours to bridge that gap by examining the opportunities and obstacles associated with digital grammar teaching across three undergraduate English education curricula. Employing a sequential explanatory mixed?methods approach, the study surveyed 180 undergraduate students (S1) to gather insights on their interactions with mobile grammar applications, artificial intelligence-based grammar checkers, and online quizzes. Subsequently, semi?structured interviews were conducted with ten English faculty members to contextualize the quantitative findings. The results indicate that 72?% of students experienced increased motivation when engaging with digital tools for grammar learning, 69?% reported greater autonomy in their practice, and 65?% perceived enhancements in accuracy. Nonetheless, 31?% of students relied on instructors to interpret automated feedback, and 41?% accepted corrections uncritically, reflecting an overdependence on technological solutions. The qualitative interviews revealed that while digital tools fostered greater engagement and facilitated differentiated assignments, concerns persisted regarding feedback reliability, unequal access to devices, and the necessity for instructor oversight. These findings imply that digital tools have the potential to bolster motivation, autonomy, and precision in Indonesian EFL grammar education when thoughtfully integrated within supportive infrastructural and professional development frameworks. The study underscores the critical need for equitable access, comprehensive instructor training, and deliberate curricular integration to maximize the benefits of digital grammar instruction.
TINGKAT PENGETAHUAN SISWA/SISWI TERHADAP PENGUASAAN KOSA KATA “PREPOSITIONS OF PLACE” DI MTS DARUL FALAH KEPOLO INDRAMAYU Anton, Muhammad; Rahmiharti, Nirmala; Amaliah, Suci; Marfiana, Pipit; Pribadi, Amiroel
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7871

Abstract

Sampai saat ini penguasaan bahasa inggris masih dianggap penting dan perlu untuk siapa saja di era global ini. Dalam penguasaan bahasa inggris tidak luput dari pemahaman untuk menguasai kosakata (Vocabulary) karena penguasaan vocabulary yang baik dianggap penting untuk komunikasi yang lancar dan pemahaman yang mendalam, kemampuan ini mencakup kemampuan untuk menyebutkan, menuliskan, mengartikan, dan menggunakan kosakata dengan benar saat menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Salah satu cara yang bisa ditempuh untuk menambah kosakata adalah dengan bermain permainan (Game), Bermain game dapat meningkatkan motivasi dalam belajar dan membuat belajar jadi lebih menyenangkan dan tidak monoton. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui penguasaan kosa kata bahasa inggris siswa dan siswi MTS Darul Falah Kepolo Indramayu dan untuk membantu siswa untuk menambah kosa kata dan memahami Noun, To be (simple present tense) dan basic prepositionsof place dalam bahasa inggris. Metode yang digunakan adalah Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan rancangan Pre-Eksperimen (Pre-Experimental Design), dalam penelitian ini hanya menggunakan satu kelas yaitu kelas eksperimen. Pemberian materi mengenai Noun, to be khususnya simple present tense, dan basic prepositions of place. Tingkat pengetahuan kosakata prepositions of Place siswa mendapatkan peningkatan yang signifikan berdasarkan hasil perhitungan, diperoleh nilai mean N-Gain score sebesar 0,702786221 yang termasuk dalam kategori tinggi.
EFEKTIVITAS EDUKASI BERBAGAI TEKNIK PEMADAMAN API PADA GURU DAN PENGURUS PESANTREN Amaliah, Suci; Pribadi, Amiroel; Marfiana, Pipit; Anton, Muhammad; Harmiharti, Nirmala
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i2.10188

Abstract

Fire safety is a crucial aspect in the educational environment. Teachers and Islamic boarding school administrators are a vulnerable group to fire risks because many of them lack knowledge about the steps to take when a fire breaks out. This study evaluates the effectiveness of an educational program that teaches teachers and administrators of the Darul Falah Indramayu Islamic Boarding School how to use various fire extinguishing methods, such as fire extinguishers (APAR), fire blankets, and manual isolation methods. This experimental research implements a one-group pretest-posttest design. The data analysis applied to assess the effectiveness of the treatment is the gain normality test (N-Gain). The results showed an increase in respondents' knowledge before and after the material presentation. The average pretest score of 36.31 increased to 85.26 in the posttest. An average N-Gain score of 0.77 was obtained, which falls into the high category. In addition, the N-Gain effectiveness assessment reached 77.21%, which is included in the effective category. It can be concluded that education and training on early fire extinguishing techniques successfully and significantly increased the knowledge of teachers and boarding school administrators. ABSTRAK Keselamatan kebakaran merupakan aspek krusial di lingkungan pendidikan. Para guru dan pengurus pesantren merupakan kelompok yang rentan terhadap risiko kebakaran karena banyak di antara mereka yang tidak memiliki pengetahuan tentang langkah-langkah yang harus diambil ketika api berkobar. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas program edukasi yang mengajarkan guru dan pengurus pesantren Darul Falah Indramayu cara menggunakan berbagai macam metode pemadaman api, seperti APAR, fire blanket, dan metode isolasi manual. Penelitian eksperimental ini menerapkan desain one-group pretest-posttest. Analisis data yang diterapkan untuk menilai keefektifan perlakuan adalah uji normalitas gain (N-Gain). Hasil penelitian memperlihatkan adanya kenaikan pengetahuan responden sebelum dan sesudah pemaparan materi. Nilai rata-rata pretest sebesar 36,31 meningkat menjadi 85,26 pada posttest. Didapatkan skor rata-rata N-Gain sebesar 0,77 yang masuk dalam kategori tinggi. Selain itu, penilaian efektivitas N-Gain dalam bentuk persentase mencapai 77,21% yang termasuk dalam kategori efektif. Disimpulkan bahwa edukasi dan pelatihan teknik pemadaman api dini berhasil meningkatkan pengetahuan guru dan pengurus pesantren secara signifikan.
Human‑AI Feedback for EFL Writing Revision: Accuracy, Agency, and Integrity Amaliah, Suci; Sakkir, Geminastiti
Journal of Excellence in English Language Education Vol 5, No 2, April (2026): Journal of Excellence in English Language Education
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FBS UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/joeele.v5i2, April.84061

Abstract

This mixed‑method study investigates how human-AI collaborative feedback influences the revision of English as a Foreign Language writing. Three research questions examine whether combined feedback improves accuracy and complexity more than AI-only, human-only or minimal feedback; how hybrid feedback shapes learners’ revision agency; and what integrity issues arise. A quasi-experimental design randomly assigned 120 Indonesian undergraduates to four conditions: AI feedback, human feedback, hybrid feedback (AI followed by human) and a control group. Over eight weeks, participants wrote weekly essays; ChatGPT (GPT‑4) provided suggestions on grammar and vocabulary, while experienced lecturers provided holistic comments on organization and argumentation. Writing quality was assessed pre‑ and post‑intervention using an analytic rubric, and participants completed a revision agency questionnaire. Semi‑structured interviews explored perceptions of accuracy, agency and ethical concerns. Quantitative analysis showed that the hybrid group achieved the largest gains, with mean improvements of 20 points in accuracy, 15 points in lexical diversity, and 18 points in organizational coherence. AI-only and human-only groups improved by around 13 points; the control group by six points. An ANOVA confirmed significant differences among groups (p < .05, η² = 0.28). The hybrid condition also yielded the highest agency scores (M = 4.5, SD = 0.3); AI-only feedback promoted autonomy but sometimes overwhelmed learners. Qualitative findings indicated that students valued AI’s immediacy and comprehensive corrections but depended on teachers for higher-order organization and critical thinking. Participants emphasized the need for balanced guidance to avoid over-reliance on AI and to uphold academic honesty. Overall, combining human and AI feedback enhanced writing quality, fostered learner agency and mitigated integrity concerns, yet successful implementation requires ethical training and feedback literacy. These results contribute to EFL feedback research by demonstrating the synergy between AI and human feedback and by highlighting the importance of scaffolding and ethics training for sustainable practice overall.
Flipped Classroom in Grammar Courses: Examining University Students’ Engagement in Indonesian EFL Contexts Murdia, *Murdia; Nur, Rizki Israeni S; Amaliah, Suci
International Journal of Learning and Instruction (IJLI) Vol 8, No 1 (2026): April 2026 Volume 8 Number 1 2026 (in-press)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/ijli.v8i1.105274

Abstract

AI-enhanced problem-based learning framework: Integrating ChatGPT as adaptive scaffolding to advance critical thinking and personalized learning La Sunra, La Sunra; Amaliah, Suci; Radhiyani, Fitri
JEELS (Journal of English Education and Linguistics Studies) Vol. 13 No. 2 (2026): JEELS November 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil, Kediri, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/jeels.v13i2.7039

Abstract

As educational institutions increasingly adopt artificial intelligence technologies, understanding how generative AI can be integrated into student-centered pedagogical frameworks has become an important area of contemporary educational research. This study examines an AI-Enhanced Problem-Based Learning (AI-PBL) Framework that integrates ChatGPT as adaptive scaffolding to improve critical thinking and support personalized learning. Using an explanatory sequential mixed-methods design, the study involved 120 eighth-grade students from four junior high schools in Ujung Pandang District, Makassar City, Indonesia. Quantitative data were collected through pre- and post-tests of critical thinking, while qualitative data came from classroom observations, ChatGPT interaction logs, and interviews. The overall critical thinking score increased from 60.3 (SD = 9.7) to 73.5 (SD = 10.4), t(119) = 9.64, p < .001, d = 1.00, with notable gains in analysis, inference, and bias detection. Qualitative analysis showed four patterns: ChatGPT supported idea exploration, strengthened verification habits, enhanced reflection and metacognitive monitoring, and did not lead to passive dependence. These findings indicate that generative AI can function as a learning partner when it is embedded in structured PBL and guided by teachers. The study offers practical evidence for integrating ChatGPT in secondary classrooms without reducing student agency.