Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

IMPLEMENTASI STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN (PENELITIAN STUDI KASUS PADA TINGKAT SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN GUNUNG MALIGAS KABUPATEN SIMALUNGUN Silalahi, Mardin; Sibuea, Bismar; Matondang, Marhaeni K D.; Silalahi, Tiodora Fermiska; Gultom, Sariaman; Sitinjak, Imman Yusuf
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.39666

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan kendala/permasalahan dalam penerapan standar nasional pendidikan pada tingkat sekolah dasar (SD) di Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun. Penelitian ini menerapkan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi dan wawancara. Analisis data menerapkan reduksi data, model/penyajian data, dan penarikan/ verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan beberapa kendala/permasalahan dalam implementasi delapan standar nasional pendidikan, yaitu: 1. Pergantian kurikulum sekali dalam lima tahun dan tidak disosialisaskan dengan cepat oleh Dinas Pendidikan, 2. Kurikulum yang diimplementasikan pada tingkat sekolah dasar (SD) bervariasi, 3. Penerapan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang sangat variatif di setiap sekolah yang mengakibatkan kaburnya skala penilaian pencapaian kompetensi siswa, 4. Guru masih cenderung copy paste untuk menyusun modul ajar atau rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), 5. Belum ada Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)/silabus untuk mata pelajaran muatan lokal, 6. Guru belum mampu mendisain media pembelajaran yang innovatif dan kreatif berbasis digitalisasi, 7. Akses internet belum memadai di setiap sekolah, 8. Penentuan kelulusan peserta didik ditentukan oleh pihak sekolah, 9. Pengadaan guru PJOK, guru Agama Kristen, guru Bimbingan dan Konseling (BK), dan guru Seni yang minim pada tingakat sekolah dasar, 10. Masih ada guru yang belum tamatan S-1, dan tidak linier dengan mata pelajaran yang diampuh, 11. Tidak merata pendistribusian sarana dan prasarana sekolah seperti ruangan kelas yang tidak layak pakai, buku paket, alat peraga, perpustakaan, laboratorium IPA, computer, dan Akses internet yang tidak memadai di setiap sekolah untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran, 12. Beberapa kepala sekolah tidak memiliki kemampuan manajemen dan kepemimpinan, 13. Sekolah tidak memiliki mitra untuk pengembangan kompetensi guru, kurikulum, dan sarana prasarana sekolah, 14. Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) yang diusulkan kepala sekolah cenderung tidak disetujui dan direvisi oleh Dinas Pendidikan sesuai keinginan mereka, 15. Dana BOS tidak mencukupi untuk pembiayaan operasional sekolah dan Dinas Pendidikan tidak memberikan kebebasan kepada pihak sekolah untuk pengelolaan Dana BOS sesuai kebutuhan sekolah, 16. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ikut berperan untuk pengadaan sarana dan prasarana sekolah, 17. Masih banyak guru/sekolah yang belum menguasai indikator dan instrumen penilaian.
PELATIHAN SENI MANAJEMEN KELAS BERBASIS KEARIFAN LOKAL KEPADA GURU SMA NEGERI 2 PAGURURAN Silalahi, Mardin; Sibuea, Bismar; Matondang, Marhaeni K D; Silalahi, Tiodora; Purba, Anita; Purba, Ridwin
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41382

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk merespon beberapa keluhan dari guru – guru disekolah SMA N 2 Pangururan yang mengalami beberapa kendala dalam mengelola kelas pada saat proses pembelajaran. Pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan beberapa strategi dan seni dalam manajemen kelas yang akan memudahkan guru – guru dalam mengelola kelas agar lebih kondusif dan menyenangkan untuk mendukung tercapainya capaian pembelajaran. Pengabdian ini juga menjadi ruang bagai Dosen dan Guru untuk saling berdiskusi terkait hambatan – hambatan yang ditemukan dikelas dewasa ini sekaligus menemukan strategi dan seni terhadap permasalahan – permasalahan dengan seni manajemen kelas berbasis kearifan lokal yang lebih mengena dengan permasalahan kontemporer dilapangan
IMPLEMENTASI STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN (PENELITIAN STUDI KASUS PADA TINGKAT SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN GUNUNG MALIGAS KABUPATEN SIMALUNGUN) Silalahi, Mardin; Sibuea, Bismar; Matondang, Marhaeni K D.; Silalahi, Tiodora Fermiska; Gultom, Sariaman; Sitinjak, Imman Yusuf
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.40189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan kendala/permasalahan dalam penerapan standar nasional pendidikan pada tingkat sekolah dasar (SD) di Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun. Penelitian ini menerapkan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi dan wawancara. Analisis data menerapkan reduksi data, model/penyajian data, dan penarikan/ verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan beberapa kendala/permasalahan dalam implementasi delapan standar nasional pendidikan, yaitu: 1. Pergantian kurikulum sekali dalam lima tahun dan tidak disosialisaskan dengan cepat oleh Dinas Pendidikan, 2. Kurikulum yang diimplementasikan pada tingkat sekolah dasar (SD) bervariasi, 3. Penerapan Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) yang sangat variatif di setiap sekolah yang mengakibatkan kaburnya skala penilaian pencapaian kompetensi siswa, 4. Guru masih cenderung copy paste untuk menyusun modul ajar atau rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), 5. Belum ada Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)/silabus untuk mata pelajaran muatan lokal, 6. Guru belum mampu mendisain media  pembelajaran yang innovatif dan kreatif berbasis digitalisasi, 7. Akses internet belum memadai di setiap sekolah, 8. Penentuan kelulusan peserta didik ditentukan oleh pihak sekolah, 9. Pengadaan guru PJOK, guru Agama Kristen, guru Bimbingan dan Konseling (BK), dan  guru Seni yang minim pada tingakat sekolah dasar, 10. Masih ada guru yang belum tamatan S-1, dan tidak linier dengan mata pelajaran yang diampuh, 11. Tidak merata pendistribusian sarana dan prasarana sekolah seperti ruangan kelas yang tidak layak pakai, buku paket, alat peraga, perpustakaan, laboratorium IPA, computer, dan Akses internet yang tidak memadai di setiap sekolah untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran, 12. Beberapa kepala sekolah tidak memiliki kemampuan manajemen dan kepemimpinan, 13. Sekolah tidak memiliki mitra untuk pengembangan kompetensi guru, kurikulum, dan sarana prasarana sekolah, 14. Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) yang diusulkan kepala sekolah cenderung tidak disetujui dan direvisi oleh Dinas Pendidikan sesuai keinginan mereka, 15. Dana BOS tidak mencukupi untuk pembiayaan operasional sekolah dan Dinas Pendidikan tidak memberikan kebebasan kepada pihak sekolah untuk pengelolaan Dana BOS sesuai kebutuhan sekolah, 16. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) ikut berperan untuk pengadaan sarana dan prasarana sekolah, 17. Masih banyak guru/sekolah yang belum menguasai indikator dan instrumen penilaian.
Peningkatan Potensi Destinasi Pariwisata Padangsidimpuan melalui Pelatihan dan Sosialisasi Implementasi Konsep Sapta Pesona bagi Masyarakat Lokal Harputra, Yuswin; Tambunan, Elissa Evawani; Hasibuan, Masnilam; Meidipa, Lisa Fitri; Ramadhani, Yulia Rizki; Sibuea, Bismar
KALANDRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2024): Januari
Publisher : Yayasan Kajian Riset Dan Pengembangan Radisi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55266/jurnalkalandra.v3i1.371

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk melaksanakan pelatihan dan sosialisasi mengenai implementasi Sapta Pesona dalam pengembangan destinasi pariwisata di Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara. Melalui program ini, masyarakat lokal diberikan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk mengelola destinasi pariwisata dengan lebih efektif dan berkelanjutan. Selain itu, terjadi sosialisasi yang mendalam mengenai pentingnya melestarikan budaya dan lingkungan dalam konteks pariwisata. Hasil dari pelaksanaan program ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat lokal dalam mengelola dan mempromosikan destinasi pariwisata mereka. Terbentuknya kerjasama yang erat antara masyarakat lokal, pemerintah daerah, dan pihak terkait lainnya juga menjadi salah satu hasil yang penting dari program ini. Dengan demikian, program pengabdian kepada masyarakat ini berhasil menciptakan dampak positif dalam pengembangan pariwisata lokal yang berkelanjutan dan berkualitas.
Pronunciation Errors in Reading Text Made By Students of English Language Education Department Silalahi, Mardin; Sibuea, Bismar; Silalahi, Tiodora Fermiska; Purba, Anita
Journal of English Language and Education Vol 10, No 6 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v10i6.1684

Abstract

The objective of this research is to find out the pronunciation errors in reading text made by students of English Language Education department of Simalungun University. This research applied the qualitative approach with content analysis method. The technique of collecting data used a recording, and data analysis by transcribing the students’ pronunciation from recording into the phonetic transcriptions, grouping the students’ errors in pronouncing English vowels and consonants into separate divisions, employing the percentage descriptive analysis to count all errors, and interpreting the result of the data analysis. The result of research is found on English Vowels and English Consonants error. The pronunciation error on English vowel, namely: /i:/, /æ/, /ə/, /ɜ:/, /ɔ:/, and /u:/. The vowel pronunciation error is commonly on pure vowel. It is on a long vowel sound and short vowel sound. While the pronunciation error of English consonants found: /ʧ/, /ʤ/, /θ/, /ð/, /ʃ/, /ʒ/. The consonant pronunciation error appears on voiceless and voice consonants. The other consonant pronunciation error is to pronounce the double consonant. The students assumed that every double consonant would be pronounced with double sounds. The pronunciation error on English vowels and English consonants were caused some factors. Factors of pronunciation error, namely; 1. Lack of understanding and knowledge. 2. Students are nervous. 3. Students are unable to distinguish between sounds that are almost the same. 4. Students lack practice. 5. Native language. 6. Lack of new vocabulary. 7. Lack of confidence.