Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

ADAPTASI GURU TERHADAP PENGGUNAAN PLATFORM MERDEKA BELAJAR (PENELITIAN STUDI KASUS TERHADAP GURU DI SDN CIPAKU 03 KECAMATAN PASEH) Haifarashin, Ridha; Lisnawati, Ai; Asyahidah, Nur Laeli; Sormin, Yeyen; Sutisna, M. Ridwan; Sudarmansyah, Ranu
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 04 (2024): Volume 09 No. 04, Desember 2024.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.21091

Abstract

Penelitian ini membahas adaptasi guru di SDN Cipaku 03 terhadap penggunaan Platform Merdeka Mengajar (PMM) dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dimana data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi ini sangat membantu guru muda, namun menjadi tantangan bagi guru senior yang kurang menguasai IT. Selain itu, keterbatasan infrastruktur seperti proyektor dan laptop juga menghambat optimalisasi PMM. Solusi yang diusulkan meliputi pelatihan, pendampingan, serta perbaikan infrastruktur. Dengan kolaborasi guru dan dukungan sekolah, PMM diharapkan meningkatkan kualitas pembelajaran sesuai prinsip Merdeka Belajar. Dukungan dari pihak sekolah, khususnya dari kepala sekolah, terhadap penggunaan PMM di SDN Cipaku 03 mendukung secara penuh.
INTERNALISASI NILAI KARAKTER BUDAYA SUNDA MELALUI IMPLEMENTASI PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA BERBASIS PERMAINAN TRADISIONAL Asyahidah, Nur Laeli; Anggraeni Dewi, Dinie; Sudarmansyah, Ranu
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10, Nomor 01 Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.22578

Abstract

This research examines the internalization of Sundanese cultural character values ​​through the implementation of P5 based on traditional games at SDN Cangkuang 02. This research is motivated by concerns about the fading of local culture and the emergence of character problems in schools, such as lack of manners, low level of concern, responsibility and interaction. social, as well as mutual cooperation in group activities. The focus of this research is on traditional Sundanese games such as congklak, bekel, sapintrong, sondah and ucing sumput. This game plays a role in preserving culture and at the same time teaches students character values. This game is considered effective in teaching important values ​​that are in line with the dimensions of the Pancasila Student Profile, namely having noble character, mutual cooperation and creativity. This research method uses descriptive qualitative methods. Data collection was carried out through observation, interviews, questionnaires and documentation of the principal, teachers and grade 4 students of SDN Cangkuang 02. The results of the research show that traditional games can help integrate Sundanese cultural values ​​into the learning process. This not only deepens students' understanding of local culture but also strengthens students' character according to the dimensions of the Pancasila Student Profile. This research is expected to contribute and understand that traditional games can be an effective means of teaching character values ​​to students.
Pengembangan Media Pembelajaran Quizwhizzer: Inovasi Interaktif untuk Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran IPA Putri, Frysca Amanda; Insani, Galuh Nur; Khoirunnisa, Salwa Cantika; Rostika , Deti; Sudarmansyah, Ranu
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 1 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i1.772

Abstract

Technology has become a crucial element in education, as evidenced by the emergence of various applications that support the learning process. One example of such applications is interactive games that use information and communication technology. In learning Natural Sciences (IPA), students often only follow the teacher's direction and use books as references, causing passive learning in the classroom. The main objective of this research is to explore and find out the application of Quizwhizzer learning media in science learning process. This research uses a qualitative method of literature study to analyze current sources of information. The research problem involves aspects such as network stability and potential student cheating that can affect the effectiveness of using Quizwhizzer. The results showed that the use of Quizwhizzer can increase student engagement behaviorally, emotionally, and cognitively, and provide positive results in student achievement. Nonetheless, the study also identified some drawbacks, such as network instability and potential student cheating. The conclusion of this study provides an in-depth look at the benefits and challenges of using Quizwhizzer in interactive learning, with implications for educators and educational technology developers to improve the learning experience through innovation and problem solving found
PEMANFAATAN ALGINAT PADA BATIK MALAM DINGIN MELALUI PROSES LITERASI VISUAL PENCIPTAAN MOTIF DAN CIRI KHAS KABUPATEN PANGANDARAN BAGI SISWA SD (PROGRAM SEKOLAH PROYEK KEWIRAUSAHAAN) Aljamaliah, S. Nailul Muna; Hidayah, Nurul; furnamasari, yayang furi; Kurniawati, Kurniawati; Sudarmansyah, Ranu
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 5 No. 2 (2023): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelestarian kebudayaan yang bersumber pada ciri khas kedaerahan seharusnya menjadi potensi yang besar yang bisa dikembangkan di wilayah Kabupaten Pangandaran. Daerah wisata yang tidak pernah sepi pengunjung merupakan nilai tambah pemanfaatan ciri khas daerah yang dibuat sebagai media pelestarian kebudayaan yang menjadi awal terbentuknya nilai perekonomian baru di Kabupaten Pangandaran. Salah satu contoh potensi yang belum ada di Kabupaten pangandaran adalah batik khas Pangandaran. Potensi ciri khas Kabupaten Pangandaran bisa menjadi sumber penciptaan motif batik Kabupaten Pangandaran. Perkembangan motif batik dengan karakter suatu daerah merupakan salah satu potensi pengembangan motif batik yang baru (kontemporer) melalui pengembangan motif kedaerahan. Selain itu, tujuan pembuatan karya batik ini dapat menjadi sebuah ajang pengenalan ciri khas wisata dari Pangandaran sebagai salah satu alternatif buah tangan di Kabupaten Pangandaran, sekaligus juga dapat melestarikan budaya batik dalam kancah dunia industri dan pariwisata. Upaya penciptaan batik terapan dan pengembangan desain batik merupakan langkah strategis dalam rangka memperkuat identitas dan keunggulan industri kreatif Indonesia sekaligus upaya melestarikan batik sebagai warisan budaya khususnya bagi siswa SD. Batik yang dibuat adalah batik yang ramah anak, bukan batik dengan mempergunakan malam canting yang bersifat panas yang memerlukan pengawasan orang dewasa melainkan batik dengan pemanfaatan alginat (rumput laut) yang banyak ditemui di Kabupaten Pangandaran sebagai alternatif malam dingin pembuatan batik dengan motif ciri khas Kabupaten Pangandaran. Batik alginat dengan motif ciri khas Kabupaten Pangandaran bukan hanya untuk kebutuhan dalam proses pembelajaran saja, melainkan langkah awal menuju sekolah proyek kewirausahaan sehingga bisa untuk dikembangkan menjadi sekolah percontohan usaha kreatif untuk memajukan perekonomian khususnya di Kabupaten Pangandaran bagi siswa SD.
Pemberdayaan Ekonomi Desa Cigadog Tasikmalaya melalui Integrasi Budidaya Lele-Kangkung dengan Akuaponik Drum Dewi, Dinie Anggraeni; Rakhmayanti, Fully; Aljamaliah, Syifa Nailul Muna; Rachmania, Setyaningsih; Sudarmansyah, Ranu; Hasanah, Anisa Rohmah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/jpkm.v6i1.3816

Abstract

Ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat pedesaan merupakan isu strategis yang perlu ditangani secara terintegrasi, khususnya di Desa Cigadog, Kabupaten Tasikmalaya, yang masih menghadapi keterbatasan lapangan kerja dan rendahnya produktivitas pertanian. Program pengabdian kepada masyarakat berjudul “Optimalisasi Akuaponik Drum: Integrasi Budidaya Ikan Lele dan Kangkung” bertujuan menawarkan solusi inovatif melalui penerapan sistem akuaponik drum sebagai model usaha produktif berbasis rumah tangga. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan dan potensi masyarakat, penyusunan modul pelatihan, kegiatan sosialisasi, pelatihan teknis, workshop aplikatif, serta pendampingan berkelanjutan agar masyarakat mampu mengoperasikan dan mereplikasi sistem secara mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman masyarakat terhadap konsep akuaponik, dari 32% sebelum program menjadi 87% setelah pelatihan, serta terbentuknya beberapa unit akuaponik sederhana sebagai percontohan produksi lele dan kangkung. Selain itu, program ini menghasilkan modul panduan, luaran publikasi ilmiah, serta perumusan strategi keberlanjutan berbasis kolaborasi dan penguatan kelembagaan lokal. Temuan ini menegaskan bahwa akuaponik drum efektif mendukung ketahanan pangan lokal sekaligus membuka peluang ekonomi alternatif yang berkelanjutan bagi masyarakat desa.
DEVELOPMENT OF EDUCATIONAL MONOPOLY WITH WEST JAVANESE CULTURAL CONTENT AS AN EFFORT TO CHARACTER EDUCATION Sudarmansyah, Ranu; Arifin, Muh. Husen; Kusnadi, Uus; Sutisna, M. Ridwan; Zahirah, Salwa Naurah; Apriyani, Nurhalizah
The Indonesian Journal of Social Studies Vol 8 No 2 (2025): December
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to develop an educational monopoly game containing West Javanese culture (Motekar) as an effort to build character, Sundanese cultural literacy, and financial literacy among the younger generation. The low level of understanding among the younger generation of local culture and the lack of awareness of the importance of financial literacy in everyday life form the background of this study. Monopoly games with local wisdom content are an educational and interactive learning medium that can hone students' cultural and financial literacy skills, thereby fostering positive character traits. Using the Research and Development (R&D) approach according to Borg and Gall, this research began with problem identification, literature review, product development, product testing, and product dissemination and implementation. The research questions cover the steps in developing the monopoly media, expert validation, and students' perceptions of the Motekar game. The Motekar game media is expected to not only improve students' understanding of Sundanese cultural and financial literacy but also encourage the formation of positive character in students through regional language and culture learning in line with the principles of education for sustainable development (ESD) in terms of education quality. In addition, Motekar media also has a novel concept and content. In terms of content, Motekar presents a variety of cultures from West Java, while in terms of concept, Motekar presents a strength-based approach so that in the game there are no negative rules such as “going to jail without a specific mistake”.