Claim Missing Document
Check
Articles

Implementation of Brandt Daroff Exercise in Vertigo Patients at Sawah Lebar Community Health Center, Bengkulu City, 2025 Yulita, Wanti Marza; Pebriani, Emi; Aprianti, Delta
Multidisciplinary Journals Vol. 2 No. 4 (2025): Desember
Publisher : Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/mj.v2i4.1014

Abstract

Cases of vertigo at Sawah Lebar Community Health Center increased from 68 in 2022 to 84 in 2024, with pharmacological therapy as the main treatment. Brandt Daroff Exercise is a simple and safe technique proven to reduce headache intensity in vertigo patients. This study aimed to determine its effectiveness in lowering headache pain scales among vertigo patients in the Sawah Lebar Community Health Center, Bengkulu City. The research used a descriptive case study on one 38-year-old patient. The intervention was conducted for 10 consecutive days, three times daily, lasting 20–30 minutes per session. Pain intensity was assessed using the Numeric Rating Scale before and after each session. Results showed a consistent reduction in pain scale from 6 on the first day to 1 on the tenth day, with gradual improvement observed in all daily measurements. The findings indicate that Brandt Daroff Exercise effectively decreases headache levels and supports non-pharmacological management of vertigo. This exercise is easy to perform, cost-effective, and suitable for use in primary healthcare settings. It can also be taught as a home-based self-therapy for patients to improve symptom control and enhance their quality of life.
KOMPRES DAUN SIRIH PADA PASIEN SCABIES UNTUK MENGURANGI GATAL DENGAN PENDEKATAN TEORI KEPERAWATAN OREM DI LAPAS KELAS 2A KABUPATEN CURUP TAHUN 2022 Eli Tasni eli; Emi Pebriani Emi Pebriani; Meri Meri
Journal Of Midwifery And Nursing Studies Vol. 5 No. 1 (2023): Edisi Mei 2023
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57170/jmns.v5i1.103

Abstract

Skabies adalah penyakit kulit yang menular disebabkan oleh tungau Sarcobtes scabiei, penyakit ini cepat menular dikalangan orang-orang yang hidup berkelompok seperti panti asuhan, rumah-rumah susun, dan pesantren. Tujuan umum studi kasus ini adalah untuk menerapkan teori keperawatan Dorothea E Orem pada Pasien Scabies dengan memberikan kompres daun sirih untuk mengurangi gatal pada pasien. Penelitian ini juga dilakukan agar dapat diketahui apakah teori Orem dapat di Aplikasikan pada pasien Scabies yang diberikan kompres daun sirih. Metode penelitian studi kasus ini adalah metode kualitatif dengan strategi penelitian Case study research, dimana peneliti melakukan asuhan keperawatan pada dua pasien Scabies dengan mengaplikasikan teori model keperawatan Dorithea Orem dan pemberian kompres daun sirih. Hasil asuhan keperawatan pada pasien Scabies yang diberikan kompres daun sirih dengan pendekatan teori Orem antara lain: Diagnosa dan resep, tahapan ini mencakup pengkajian, analisa, menetapkan diagnosa keperawatan dan menyusun intervensi keperawatan. Diagnosa yang ditetapkan adalah ketidakmampuan pasien dalam memenuhi rasa nyaman karena gatal. Sedangkan intervensi keperawatan yang disusun diarahkan pada bantuan untuk menurunkan rasa gatal dengan pendekatan supportive educative. Teori Orem dapat diterapkan dan diaplikasikan dengan baik dalam perawatan berfokus pada kasus Scabies yang diberikan Tindakan kompres daun sirih. Saran untuk pasien dan keluarga agar tetap menjaga kesehatan baik kesehatan fisik, psikologis maupun pola makan untuk menjaga kualitas hidup.
RELAXASI OTOT PROGRESIF PADA PASIEN HYPERTENSI DENGAN MASALAH NYERI MELALUI APLIKASI TEORI KEPERAWATAN OREM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TALANG RIMBO LAMA KABUPATEN CURUP TAHUN 2022 Fitriana fitri; Emi Pebriani Emi Pebriani; Meri Meri
Journal Of Midwifery And Nursing Studies Vol. 5 No. 1 (2023): Edisi Mei 2023
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57170/jmns.v5i1.104

Abstract

Hipertensi merupakan pemicu berbagai penyakit apabila tidak ditangani dengan baik hipertensi akan mempunyai resiko yang besar karena dapat menimbulkan komplikasi kardiovaskular seperti stroke, jantung koroner, atau gagal ginjal. Pasien hypertensi sering mengeluh nyeri kepala, latihan relaxasi otot progresif bisa menjadi alternatif untuk mengurangi gejala nyeri dengan pendekatan teori keperawatan Orem. Tujuan umum studi kasus ini adalah untuk menerapkan teori keperawatan Dorothea E Orem pada Pasien Hypertensi dengan memberikan latihan relaxasi otot progresif untuk menurunkan rasa nyeri kepala pada pasien dan memberikan rasa nyaman, agar dapat diketahui apakah teori Orem dapat di Aplikasikan pada pasien hypertensi dengan pemberian latihan relaxasi otot progresif. Metode studi kasus ini adalah metode kualitatif dengan strategi penelitian Case study reseach. Jenis studi kasus saat melakukan asuhan keperawatan adalah Case study reseach dengan mengaplikasikan teori model keperawatan Dorithea Orem pada pasien yang menderita Hypertensi. Hasil asuhan keperawatan pada pasien hypertensi menggunakan teori Orem antara lain: Diagnosa dan resep, tahapan ini mencakup pengkajian, analisa, menetapkan diagnosa keperawatan dan menyusun intervensi keperawatan. Diagnosa yang ditetapkan adalah ketidakmampuan pasien dalam mengatasi nyeri kepala dan intoleran aktivitas. Sedangkan intervensi keperawatan yang disusun diarahkan pada bantuan untuk mengurangi nyeri kepala dengan latihan relaxasi otot progresif dengan pendekatan supportive edicative. Teori Orem ini dapat diterapkan dan diaplikasikan dengan baik dalam perawatan berfokus pada kasus hypertensi. Saran untuk pasien dan keluarga agar tetap menjaga kesehatan baik kesehatan fisik, psikologis maupun lingkungan untuk menjaga penularan kearea lain atau personal lain.
EDUKASI KESEHATAN BERBASIS FAMILY SUPPORT PADA ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK DENGAN PENDEKATAN TEORI OREM DI RUANG RAWAT INAP RSUD KABUPATEN CURUP TAHUN 2022 Meylani Fitriani Meylani Fitriani; Emi Pebriani Emi Pebriani; Meri Meri
Journal Of Midwifery And Nursing Studies Vol. 5 No. 1 (2023): Edisi Mei 2023
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57170/jmns.v5i1.105

Abstract

Gagal ginjal kronik merupakan kerusakan ginjal progresif ditandai dengan uremia, Bila ginjal tidak mampu bekerja sebagaimana mestinya maka akan timbul masalah kesehatan yang berkaitan dengan penyakit gagal ginjal seperti Kelebihan volume cairan. Hemodialisis merupakan salah satu terapi dialisis yang digunakan untuk mengeluarkan cairan dan mengeluarkan produk limbah dari dalam tubuh secara akut maupun kronis, Kepatuhan terhadap pengontrol diet dan pembatasan cairan merupakan faktor yang sangat penting dalam menentukan tingkat Kesehatan dan kesejahteraan pasien dengan hemodialisis kronis. Intervensi yang dilakukan dalam meningkatkan kepatuhan pada penderita gagal ginjal kronik, diantaranya edukasi Kesehatan. peneliti ingin melakukan intervensi lebih intensif terhadap pasien dengan GGK dalam pembatasan cairan dengan pendekatan edukasi Kesehatan yang melibatkan keluarga di Ruang Rawat Inap RSUD Kabupaten Curup. Tujuan umum studi kasus ini adalah untuk menerapkan teori keperawatan Dorothea E Orem pada Pasien Gagal ginjal Kronik dengan edukasi Kesehatan berbasis keluarga, agar dapat diketahui apakah teori Orem dapat di Aplikasikan pada pasien gagal ginjal kronik yang mengalami kelebihan volume cairan tubuh. Metode studi kasus ini adalah metode kualitatif dengan strategi penelitian Case study reseach. Jenis studi kasus saat melakukan asuhan keperawatan adalah Case study reseach dengan mengaplikasikan teori model keperawatan Dorithea Orem pada pasien yang menderita gagal ginjal kronis. Hasil asuhan keperawatan pada pasien pasca sacbies menggunakan teori Orem antara lain: Diagnosa dan resep, tahapan ini mencakup pengkajian, analisa, menetapkan diagnosa keperawatan dan menyusun intervensi keperawatan. Diagnosa yang ditetapkan adalah ketidakmampuan pasien dalam mengatur diet cairan. Sedangkan intervensi keperawatan yang disusun diarahkan untuk meningkatkan kepatuhan pasien dan keluarga dalam pengaturan atau diet cairan dengan pendekatan supportive edicative. Teori Orem ini dapat diterapkan dan diaplikasikan dengan baik dalam perawatan berfokus pada kasus Gagal ginjal kronik. Saran untuk pasien dan keluarga agar tetap menjaga kesehatan baik kesehatan fisik, psikologis maupun lingkungan untuk menjaga Kesehatan pasien.
LATIHAN BATUK EFEKTIF PADA PASIEN TB PARU SEBAGAI UPAYA BERSIHAN JALAN NAFAS DENGAN PENDEKATAN MODEL TEORI KEPERAWATAN OREM DI RUANG RAWAT INAP RSUD KABUPATEN CURUP TAHUN 2022 Widya Siska Widya Siska; Emi Pebriani Emi Pebriani; Meri Meri
Journal Of Midwifery And Nursing Studies Vol. 5 No. 1 (2023): Edisi Mei 2023
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57170/jmns.v5i1.106

Abstract

TB tetap menjadi salah satu penyakit menular paling mematikan di dunia. Setiap hari, lebih dari 4100 orang kehilangan nyawa mereka karena TB dan hampir 28.000 orang jatuh sakit dengan penyakit yang dapat dicegah dan disembuhkan ini. Upaya global untuk memerangi TB telah menyelamatkan sekitar 66 juta jiwa sejak tahun 2000. Pasien TB paru biasanya mengalami gangguan pola nafas karena adanya penumpukan secret di jalan nafas, perawat berperan pada pasien TB paru yakni melakukan tindakan keperawatan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar pada pasien dan membantu mengurangi keluhan yang dirasakan, batuk efektif bisa menjadi alternatif untuk mengurangi gejala nyeri dengan pendekatan teori keperawatan Orem. Tujuan umum studi kasus ini adalah untuk menerapkan teori keperawatan Dorothea E Orem pada Pasien TB Paru dengan melakukan dan mengajarkan batuk efektif untuk mengurangi penumpukan secret di jalan nafas dan memberikan rasa nyaman pada pasien saat jalan nafas efektif, penelitian ini juga dilakukan untuk mengetahui apakah teori Orem dapat di Aplikasikan pada pasien TB paru dengan pemberian yang diberi tindakan batuk efektif. Metode studi kasus ini adalah metode kualitatif dengan strategi penelitian Case study reseach. Jenis studi kasus saat melakukan asuhan keperawatan adalah Case study reseach dengan mengaplikasikan teori model keperawatan Dorithea Orem pada pasien yang menderita TB Paru. Hasil asuhan keperawatan pada pasien TB Paru menggunakan teori Orem antara lain: Diagnosa dan resep, tahapan ini mencakup pengkajian, analisa, menetapkan diagnosa keperawatan dan menyusun intervensi keperawatan. Diagnosa yang ditetapkan adalah ketidakmampuan pasien melakukan bersihan jalan nafas. Sedangkan intervensi keperawatan yang disusun diarahkan pada bantuan untuk mengurangi penumpukan secret dijalan nafas dengan batuk efektif melalui pendekatan supportive edicative. Teori Orem ini dapat diterapkan dan diaplikasikan dengan baik dalam perawatan berfokus pada kasus TB Paru. Saran untuk pasien dan keluarga agar tetap menjaga kesehatan baik kesehatan fisik, psikologis maupun lingkungan untuk menjaga penularan kearea lain atau personal lain.
INTERVENSI EDUKASI MANAJEMEN NYERI PADA PASIEN HYPERTENSI MELALUI PENDEKATAN TEORI KEPERAWATAN OREM Sri Haryati Sri Haryati; Meri Meri; Emi Pebriani Emi Pebriani
Journal Of Midwifery And Nursing Studies Vol. 5 No. 1 (2023): Edisi Mei 2023
Publisher : Akademi Kebidanan Tahirah Al Baeti Bulukumba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57170/jmns.v5i1.107

Abstract

Gaya hidup sehat merupakan kebutuhan fisiologis yang hierarki, kebutuhan manusia paling dasar untuk dapat mempertahankan hidup termasuk juga menjaga agar tubuh tetap bugar dan sehat serta terbebas dari segala macam penyakit. Hipertensi adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah diatas normal yang dapat mengakibatkan angka kesakitan (morbiditas) dan angka kematian (mortalitas). Hipertensi berarti tekanan darah didalam pembuluh-pembuluh darah sangat tinggi yang merupakan pengangkut darah dari jantung yang memompa darah keseluruh jaringan dan organ-organ tubuh (Dwi Sapta Aryantiningsih & Silaen, 2018). Data yang diperoleh penulis di Puskesmas Pasar Kepahiang, penyakit hipertensi pada Lansia yang mendapat pelayanan di Puskesmas Pasar Kepahiang tahun 2020 sebesar 3002 Kasus tahun 2021sebayak 2548 Kasus dan tahun 2022 januari s/d juli terdapat 880 Kasus. Salah satu gejala hypertensi adalah nyeri kepala, Nyeri secara umum, diartikan sebagai suatu keadaan yang tidak menyenangkan akibat terjadinya rangsangan fisik atau mental yang terjadi secara alami yang bersifat subjektif dan personal, Nyeri kepala merupakan gejala yang paling sering dikeluhkan penderita hipertensi karena peningkatan tekanan intra kranial (Potter & Perry, 2009). Tujuan umum studi kasus ini adalah untuk Memahami dan menerapkan asuhan keperawatan pada pasien Hypertensi dengan intervensi edukasi manajemen nyeri melalui pendekatan teori model self-care Orem. Metode penelitian studi kasus ini adalah metode kualitatif dengan strategi penelitian Case study research, dimana peneliti melakukan asuhan keperawatan pada dua pasien hypertensi melalui pendekatan teori model self-care Orem dengan pendekatan teori Orem antara lain: Diagnosa dan resep, tahapan ini mencakup pengkajian, analisa, menetapkan diagnosa keperawatan dan menyusun intervensi keperawatan.
Implementation Of Drinking Boiled Celery Leaf Water Therapy To Lower Blood Pressure In Hypertension Patients Through The Application Of The Florence Nightingale Theory Model In The Work Area Of The Jembatan Kecil Community Health Center In Bengkulu City In 2025 Yuspita , Serli; Pebriani, Emi
Jurnal Kesehatan Mitra Sekawan Vol. 2 No. 2 (2026): Maret
Publisher : Utami Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70963/jkmp.v2i2.507

Abstract

Indonesian Health Survey (2023) prevalence of hypertension in Indonesia based on doctor's diagnosis with estimated number of hypertension cases 638,178. men 321,060 women 317,118. based on age 25-34 years is the highest hypertension sufferer of 133,887. The purpose of this study is that researchers are able to reduce blood pressure in hypertensive patients through the application of the Florence Nightingale theory model in the Work Area of ​​the Jembatan Kecil Health Center, Bengkulu City in 2025. Nursing care used uses case study research by applying celery boiled water therapy in reducing blood pressure in patients with hypertension through the application of Florence Nightingale theory with the number of participants in this study 2 people with the same case, namely with hypertension nursing problems. The results of the application of celery boiled water therapy are very effective in reducing blood pressure through the application of Florence Nightingale theory. Florence Nightingale's theory can be applied and applied well in treatment focused on cases of hypertension patients. Researchers advise patients and their families to maintain their health, both physical, psychological and environmental, and to continue to follow the recommendations that have been given and to implement and apply everything that has been taught to help patients and their families achieve optimal health.
Edukasi Tanaman Obat Keluarga Bersama Sehat Terjamin (TOGA BERSALIN) diKampung Botol Bengkulu Masita, Era; Oktarina, Seri; Marete, Riste; Simangusong, Epipanias; Juita, Elva; Yunita, Euis Endah; Situmorang, Ronalen Br.; Pebriani, Emi; Susanti, Meri Epriana
Jurnal Dehasen Untuk Negeri Vol 5 No 2 (2026): April
Publisher : LPPJPHKI Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jdun.v5i2.10456

Abstract

Family Medicinal Plants (TOGA) are easy-to-apply household health resources that play an important role in promotive and preventive efforts, particularly for elderly individuals who are vulnerable to degenerative diseases. In Kampung Botol RT 05, the community owns home yards and several medicinal plants, but their use remains limited due to a lack of knowledge regarding plant types, health benefits, and processing methods. The TOGA BERSALIN program (Family Medicinal Plants Bersama Sehat Terjamin) is an educational innovation aimed at improving community understanding.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Motivasi Kerja SDM Kesehatan Di UPTD Puskesmas Kerkap Kabupaten Bengkulu Utara Pebriani, Emi; Azisah, Danur; Munte, Fitriana; Marlianto, Nuche; Anggraini, Gita Santi
Jurnal Dehasen Untuk Negeri Vol 5 No 2 (2026): April
Publisher : LPPJPHKI Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/jdun.v5i2.10606

Abstract

Motivation is the drive that arises within a person to do something in order to achieve organizational goals and fulfill needs. Nurse performance is influenced by a person's abilities, rewards, length of service, and relationships within the organization (Srsaid Suni, 2018). Nurse performance affects patient safety and satisfaction. This study aims to determine the factors that influence the work motivation of health human resources at the Kerkap Community Health Center UPTD. This study was conducted from June 23 to 25, 2025, using a cross-sectional design. The population in this study consisted of all human resources at the Kerkap Community Health Center UPTD in North Bengkulu Regency, totaling 56 respondents, using total sampling technique. Data were collected through questionnaires and analyzed using univariate and bivariate analysis with the chi-square test. The results showed that almost all respondents were over 30 years old, totaling 44 respondents (78.5%), almost all respondents were female (91.07%), almost half of the respondents were contract workers (42.85%), had a D3 education (87.8%), and had worked for more than 5 years (56.1%). In addition, 41.07% of respondents had low motivation, 60.71% received low rewards, and 53.57% showed poor performance.Recommendation:To improve supervision of human resources through monitoring and evaluation of all health service activities.
Between Maternal Knowledge and Infant Compliance with Basic Immunization in the Sidomulyo Community Health Center Work Area in Bengkulu City 2025 Rince Arifin; Emi Pebriani; Bella Anarkie
Student Scientific Journal Vol 4 No 2 (2026): April
Publisher : Universitas Dehasen Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37676/ssj.v4i2.10906

Abstract

According to the World Health Organization (WHO, 2023), immunization is a highly effective health intervention in reducing infant and toddler mortality. More than 1.8 million Indonesian children have not received complete routine immunizations over the past six years, from 2018 to 2023. This study aims to determine the relationship between maternal knowledge and compliance with basic immunizations in infants in the Sidomulyo Community Health Center (UPTD) Work Area, Bengkulu City, in 2025. The study used a cross-sectional design, with data collected by distributing questionnaires to 40 mothers with infants aged 12-59 months using a simple random sampling technique. Univariate analysis results showed that almost half of the respondents (17 (42.5%) in the Sidomulyo Community Health Center (UPTD) Work Area, Bengkulu City, had inadequate knowledge, and more than half (22 (55.0%) in the Sidomulyo Community Health Center (UPTD) Work Area, Bengkulu City, in 2025) were non-compliant with their infants' basic immunizations. Bivariate analysis revealed a significant relationship between maternal knowledge and infant compliance with basic immunizations in the Sidomulyo Community Health Center (Puskesmas) Work Area of Bengkulu City in 2025, with a p-value of 0.017. The Sidomulyo Community Health Center (Puskesmas) of Bengkulu City should enhance health promotion efforts through ongoing counseling and education regarding the importance of basic immunizations for infants. This education should not only emphasize the type and schedule of immunizations, but also the benefits, safety, and management of post-immunization side effects.
Co-Authors ADEP JUNIKA Ajeng Bela Dwi Pratiwi Amanda, Dea Susita Anggraini, Gita Santi Anisa Utami Annisa Yulianti Aprianti, Delta Arif Pirmansyah arif, yulastri Azisah, Danur Azissah , Danur Azissah, Danur Bella Anarkie Danur Azissah Danur Azissah Danur Azissah Roesliana Sofais Danur Azissah RS Danur Azizah Darmawansyah Darmawansyah Darmawansyah Darmawansyah DELTA APRIANTI Dennisa Novita Agustin Depi Kusmira Des Metasari Diana Caroline P Dilfera Dilfera Dilfera Hermiati Dilfera Hermiati Diokissti Eis Sian Nora Eli Tasni eli Elpina Elpina Erlina Panca Puti Erlina Panca Putri Erliza Erliza Erpina, Popi Fitriana Fitriana Handayani, Tita Septi Hasanah, Fikrah Mardatillah Helta Nurwahyuni Hidayat, Yance Ice Febriantami Indanitry , Destya Indanitry, Destya Jipri Suyanto Juita, Elva Kristina Elvira Lestari, Rapita Lestari. A, Sela Nova Leti Yolan Lisa Lestari Marete, Riste Masita, Era Meri Efriana Susanti Meri Epriana Meri Epriana Susanti Meri Meri Meylani Fitriani Meylani Fitriani Mira Damayanti Mira Susanti Monica Sella Mudrika, Riska Muhamad Ulga Alhusin Munte, Fitriana Murdalena, Reza Murwati Murwati Murwati Murwati Murwati Ningsih, Ropika Nopa Siptiani Nora Nur Indah Sari Nuche Marlianto NUCHE MARLIANTO Nurliana M Simbolon Oksidistri, Oksidistri Oktarina, Seri Olpi Merlia Op Shella Yolangga Permana, Didi Puput Adilla Putri Alam Putri Tri Taruri Qurratul A’yuni Rahmawati, Diyah Tepi Ramadanti, Nopita Dwi Ramlis, Ravika RAVIKA RAMLIS Reka Fitria Rika Meinita Rince Arifin Rohaiti, Eti RONALEN BR. SITUMORANG RS, Danur Azissah Rustandi, Handi Rustandi, Handi Salma Salma Samidah, Ida Sari , Lola Anma Saryulis Saryulis Sasteri Yuliyanti Selina Febriyanti Selvi Fitriani Sholihin, Rizki Simangusong, Epipanias Siti Sundari Situmorang, Ronalen Br. Sofais, Danur Azissah Roesliana Sri Haryati Sri Haryati Suci Rohima Janista Sulastri Sulastri Sulastri Sulastri Suryanto, Yanto SUSANTI, MERI EPRIANA Suyanto, Jipri Tiara Syifa Anabella Tranado, Hengki Tuti rohani Utami, Try Wemi Royana Wenny Adriyanti Widya Siska Widya Siska Wirani Nurhasanah Yance Hidayat Yanto Suryanto Yesi Putri Yulita, Wanti Marza Yuniarti , Pipi Yuniarti, Pipi Yunita, Euis Endah Yuspita , Serli Zantika, Ninalia