Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Analisis Faktor yang Mempengaruhi Minat Menjadi Guru pada Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Untirta Amalia, Siti Dita Nurul; Kudus, Wahid Abdul; Lindawati, Yustika Irfani
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi minat mereka menjadi guru setelah lulus dari Program studi Pendidikan Sosiologi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian sebanyak 218 responden dengan sampel sebanyak 142 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat menjadi guru pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa berada pada kategori berminat dengan persentase pada mahasiswa angkatan 2020 yaitu 62%, pada mahasiswa angkatan 2021 yaitu 72%, dan pada mahasiswa angkatan 2022 yaitu 52%. Indikator paling tinggi pada angkatan 2020 adalah indikator aspek afektif 67%, angkatan 2021 indikator aspek kognitif 62%, dan angkatan 2022 indikator lingkungan sosial 58%. Hasil penelitian menunjukan faktor yang mempengaruhi minat menjadi guru mahasiswa Program studi Pendidikan Sosiologi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa terdapat pada indikator aspek kognitif, aspek konasi dan lingkungan sosial dengan implementasi Theory of Planned Behaviour.
Analisis peran guru dalam proses pembelajaran daring dimasa pandemi Covid-19 Apriansyah, Rifky; Lindawati, Yustika Irfani
Educenter : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Educenter : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/educenter.v2i1.206

Abstract

Pembelajaran daring merupakan suatu pembelajaran yang harus dipersiapkan dengan baik dari mulai dari segi perencanaan, pelaksanaan, hingga kepada evaluasi pembelajaran. Hal ini mendorong peneliti untuk melakukan kajian mengenai bagaimana peran guru dalam proses pembelajaran daring dilihat dari proses pembelajarannya. Fokus pada penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran-peran guru dalam proses pelaksanaan pembelajaran daring. Penelitian ini menggunakan model penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Kabupaten Tangerang dengan subjek penelitiannya adalah guru, dan siswa dalam hal ini peneliti melakukan wawancara mengenai beberapa indikator dari peran guru, (1) peran guru sebagai sumber belajar, dalam pembelajaran daring guru memberikan sumber belajar, seperti E-book dan beberapa video pembelajaran (2) peran guru sebagai motivator, guru memberikan motivasi kepada peserta didik (3) peran guru sebagai evaluator, disini guru berperan untuk memberikan evaluasi untuk mengetahui sejauh mana peserta didik menguasai suatu materi pembelajaran.
The Correlation between the Culture of Islamic Boarding Schools and Student Behavior Lindawati, Yustika Irfani; Siregar, Herlina; Indriyani, Lemi
Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Vol. 5 No. 3 (2023): Pendidikan Islam dan Multikulturalisme
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/scaffolding.v5i3.2508

Abstract

The focus of the research is to analyze the correlation between the culture of the Salaf Islamic Boarding School and the student behavior in Wewengkon Citorek. The approach used in this research was quantitative research with correlation type of research. Data collection used a questionnaire. Primary data is collected through questionnaires that are distributed directly to respondents. Secondary data obtained from the library, previous research reports, monthly reports of Islamic boarding schools, recapitulation condition of Islamic boarding schools, as well as other supporting data in section administration. Data analysis techniques include validity testing, reliability testing, and hypothesis testing with test criteria. If ρ empirical > ρ table, then reject H0 and accept H1. Likewise, if empirical ρ < ρ table, then reject H1 and accept H0. The population of this study consisted of 1513 students of Wewengkon Citorek from 24 Islamic boarding schools, and the criteria for male students were 1019 and female students were 494. Those samples were counted by a random sampling technique that used the table by Isaac and Michael for an error rate of 5%. Sampling in this study was carried out by the technique of disproportionate stratified random sampling. The total population is 1513, consisting of 1019 male students and 494 female students, so the sample calculation results obtained as many as 307 respondents. The distribution was for male students, as many as 207 respondents, and female students, as many as 100 respondents. The results of this study were as follows: Based on the calculation of the SPSS software version 25, it shows that the calculation of the normality test of the data is normally distributed because the significance value is 0.200, or it can be said that 0.200 ≥ 0.05. The linearity test calculation shows a linear pattern because the significance value is 0.298, or it can be said that 0.298 ≥ 0.05. Based on the correlation test of the Salaf Islamic boarding school culture using the product moment correlation technique, the value is 0.421. It can be said that the null hypothesis (Ho) is rejected, and the research hypothesis (H1) is accepted. The rxy value that has been obtained is 0.421, and it is located between 0.40 – 0.59 in the product-moment correlation index. The results of testing the hypothesis show that there is a positive relationship between the culture of the Salaf Islamic boarding school (X) and the behavior of students (Y) on the strength of the relationship that is moderate or sufficient.
POLA ASUH ORANG TUA KELAS MENENGAH DALAM MEMBANGUN PERILAKU SOSIAL ANAK USIA REMAJA Apriani, Reni; Widiansyah, Subhan; Lindawati, Yustika Irfani
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 13, No 1 (2022): Edisi April 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j-psh.v13i1.51453

Abstract

The purpose   of   this study   is   to describe   and   analyze in-depth   about   parenting patterns   in   building social   behavior   of adolescents   in   Banjarsari   Subdistrict   Cipocok   Jaya   Serang   City.   The   research   conducted   is   qualitative   field   research,   where   this   research   produces   analytical   procedures   that   do   not   use   statistical   analysis   procedures   or   other   quantification   methods.The   method   used   in   this   study   is a descriptive   method.   Data   collection   techniques   are   conducted   among   others:   interviews,   observations   and   documentation.   Interviews   are   conducted   on   parents   and   children.   Observations   are   carried   out   to   see   the   parenting   patterns   given   to   the   child.   And   documentation   is   done   in   order   to   obtain   information   and   written   sources   or   documents   when  conducting   research.Parenting Patterns in Adolescent Social Behavior Development In Banjarsari Village, Cipocok Jaya District, Serang City, no parents are involved in raising their children, and only one parenting pattern is used in educating and caring for them.  
Peran Hidden Curriculum dalam Menumbuhkan Prestasi Belajar Siswa di SMAN 1 Ciruas Sajdan Salman Fasha; Lindawati, Yustika Irfani; Widiansyah, Subhan
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.13564

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran hidden curriculum dalam menumbuhkan prestasi belajar siswa di SMAN 1 Ciruas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif pasif, dan dokumentasi.. Hasil penelitian menunjukkan tiga dimensi utama hidden curriculum berkontribusi pada prestasi siswa. Pertama, crowd menciptakan kebersamaan dan persaingan sehat melalui interaksi kelas, OSIS, ekstrakurikuler, hingga lomba antar kelas, yang mendorong motivasi kolektif untuk berprestasi. Kedua, praise berupa pujian, pengumuman prestasi, dan penghargaan sederhana memperkuat rasa percaya diri, motivasi individual, sekaligus membangun budaya apresiatif di sekolah. Ketiga, power melalui tata tertib, teguran, dan relasi guru-siswa menumbuhkan disiplin, tanggung jawab, serta motivasi internal untuk mempertahankan prestasi. Temuan ini menegaskan bahwa prestasi siswa tidak hanya lahir dari kurikulum formal, melainkan juga dibentuk oleh praktik pendidikan tersembunyi yang berkesinambungan.
Dialektika Kontrol Pribadi dan Kontrol Sosial dalam Membentuk Kepatuhan Tata Tertib Siswa Sekolah Menengah Atas Rahmayani, Harni; Setiawan, Rizki; Lindawati, Yustika Irfani
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 8 No. 2 (2026): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v8i2.3288

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana kontrol pribadi dan sosial yang ada berfungsi untuk memelihara ketertiban sekolah. Berdasarkan teori kontrol sosial Albert J. Reiss, ketertiban sosial dipandang sebagai hasil dari keseimbangan antara kontrol pribadi dan kontrol sosial yang kuat. Penelitian ini juga mengeksplorasi kegagalan kontrol yang mengakibatkan terganggunya ketertiban sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari delapan informan, yaitu lima siswa, satu guru BK (Bimbingan dan Konseling), wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, dan wali kelas SMAN 1 Padarincang. Penelitian ini menggunakan triangulasi teknik dan sumber, serta member check untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua kelompok kepatuhan terhadap tata tertib, yaitu kelompok kepatuhan pribadi dan kepatuhan situasional. Kepatuhan mandiri yaitu kelompok siswa yang memiliki kontrol pribadi yang kuat, sehingga kontrol sosial pun berjalan dengan baik pada kelompok ini karena kontrol pribadinya sudah kuat, sehingga kepatuhannya berasal dari diri sendiri, bukan karena pengawasan. Sedangkan kelompok kepatuhan situasional, yaitu kelompok siswa yang memiliki kontrol pribadi yang masih lemah, sehingga kepatuhannya bersifat situasional atau patuh ketika ada pengawasan dan takut akan sanksi sekolah. Kebaruan dari penelitian ini yaitu mengisi celah pada kontrol pribadi siswa yang pada penelitian sebelumnya belum dibahas.