Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Muhammadiyah Journal of Geriatric

Sarcopenia dan Risiko Jatuh pada Pasien Geriatri Setiorini, Anggi
Muhammadiyah Journal of Geriatric Vol 2, No 1 (2021): Muhammadiyah Journal of Geriatric
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.203 KB) | DOI: 10.24853/mujg.2.1.10-16

Abstract

Latar Belakang: pada pasien geriatri terjadi perubahan besar yang terkait dengan penuaan manusia yaitu penurunan massa otot secara progresif, yang dapat mengakibatkan terjadinya penurunan kekuatan dan fungsionalitas tubuh. Sarcopenia dapat menjadi salah satu faktor risiko jatuh pada lansia disamping faktor bertambahnya usia, penggunaan obat, gangguan kognitif dan defisit sensorik. Tujuan mengetahui gambaran sarcopenia dan risiko jatuh pada pasien geriatri. Metode pencarian literature melalui Pubmed dan Google Scholar didapatkan 26 artikel mengenai sarcopenia dan risiko jatuh pada pasien geriatri. Hasil: Sarkopenia merupakan penurunan massa otot rangka yang terkait dengan usia yang diikuti dengan adanya penurunan kekuatan dan/atau fungsi otot. Usia semakin lanjut akan menurunkan massa otot akibatnya bisa menyebabkan meningkatkan risiko jatuh dan sarcopenia. Sebanyak sepertiga dari lansia akan mengalami kejadian jatuh setidaknya sekali selama setahun. Kondisi sekunder dari kejadian jatuh dapat meningkatkan risiko dari cedera akibat jatuh (misalnya, patah tulang pinggul dan cedera kepala). Salah satu cara yang cukup efektif untuk menurunkan angka kejadian jatuh adalah dengan mempraktikkan gaya hidup sehat, menghindari stress, melakukan kegiatan latihan fisik. Simpulan: Sarcopenia yang diperparah dengan adanya penurunan aktivitas fisik, dapat menyebabkan penurunan fungsi organ tubuh secara keseluruhan yang dapat mengakibatkan terjadinya kejadian jatuh pada lansia.
Angka Kejadian Hipertensi Pada Pemetik Teh Lansia di Kemuning, Karanganyar Setiorini, Anggi; Agustiningsih, Denny; Yunus, Junaedy
Muhammadiyah Journal of Geriatric Vol 2, No 2 (2021): Muhammadiyah Journal of Geriatric
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/mujg.2.2.49-54

Abstract

Latar belakang: hipertensi mengakibatkan banyak masalah seperti penyakit kardiovaskular. Hipertensi dapat menurunkan kualitas kinerja seseorang dan mengganggu kualitas hidup. Hipertensi dapat terjadi pada semua usia tetapi paling banyak pada usia lansia karena lansia mengalami penurunan elastisitas pembuluh darah. Tujuan: tujuan penelitian ini untuk mengetahui angka kejadian dan hubungan hipertensi pada pemetik teh lansia yang berada di Perkebunan Teh Kemuning, Karanganyar meliputi umur, masa kerja, waktu kerja dan Indeks Masa Tubuh. Metode: cross sectional dengan sampel sejumlah 30 orang pemetik teh yang sudah berusia lansia, bekerja lebih dari 5 tahun, bekerja pada area kemiringan 450. Variabel yang diukur adalah hipertensi, masa kerja, waktu kerja, pendidikan, berat badan dan tinggi badan pemetik teh.Uji bivariat menggunakan Chi Square. Hasil: penelitian ini menunjukkan angka kejadian hipertensi ringan sebanyak 83,3% dan hipertensi sedang sebanyak 16,7%. Simpulan: penelitian ini adalah terdapat hubungan antara kejadian hipertensi baik ringan dan sedang terhadap umur dan masa kerja tetapi tidak terdapat hubungan antara waktu kerja dan IMT dengan kejadian hipertensi baik ringan maupun sedang karena pada sampel didapatkan bahwa IMT normal banyak.