Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Deep Learning Practices in the Merdeka Curriculum in Elementary Schools: A Field Study at SDIT Najaahan Susanti; Ayu Puji Rahayu; Hesti; Desya Candra Dewi
International Journal on Education Issues Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARY
Publisher : CV Kalimasada Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59966/jknjzz57

Abstract

Purpose – This study aims to investigate the practice of immersive learning in the implementation of Merdeka Curriculum in elementary schools, highlighting the learning process, assessment, and documentation as key aspects that still leave gaps in curriculum implementation. This study seeks to provide a deeper understanding of the dynamics of implementing immersive learning as a pedagogical practice in the context of elementary education. Design/Methodology/Approach – This study employed a descriptive qualitative approach with a field study design. Data were collected through triangulation of methods, including observation of the learning process, semi-structured interviews, and analysis of learning documents, including teaching modules, assessment instruments, and student project results. Data were analyzed using an analytical model encompassing data reduction, data presentation, and the drawing and verification of conclusions. Findings – The results indicate that the practice of immersive learning in the Merdeka Curriculum has been implemented effectively across aspects of the learning process and student learning outcomes, characterized by active student engagement, the use of tasks oriented towards higher-order thinking skills, collaboration, and the role of teachers as learning facilitators. However, this study also identified challenges with the consistency of portfolio documentation and the governance of learning projects, particularly in the upper grades, with implications for the ongoing monitoring of student learning progress. Originality/Value – This study offers an empirical perspective on deep learning as a pedagogical practice in the implementation of the Merdeka Curriculum in elementary schools. The findings broaden understanding of the importance of integrating learning processes, authentic assessments, and portfolio documentation in supporting meaningful and sustainable learning, and provide practical implications for schools and teachers in strengthening the implementation of the Merdeka Curriculum.
Pengembangan Strategi Branding dan Optimalisasi Pemasaran Digital pada Kapapah Jaya Catering untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM Dasmen, Rahmat Novrianda; Prasetyo, Abdi; Amelia, Astreet; Kartika, Entarisa Asma; Hesti; Anggraini, Tania
MAYARA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Januari-April
Publisher : Yayasan Miftahul Ulum Sangatta Kutai Timur (KEP. MENKUMHAM RI No. AHU-0014779.AH.01.04.Tahun 2018) bekerjasama dengan Jurusan Tarbiyah STAI Sangatta Kab. Kutai Timur.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71382/mayara.jurn.peng.masy..v4i1.338

Abstract

This community service activity aims to develop branding strategies and optimize digital marketing for Kapapah Jaya Catering, an SME in Palembang, in order to increase competitiveness. The activity was carried out through the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) internship program for 4 months (October 2024–January 2025), involving 5 students from various study programs. The method used was Participatory Action Research (PAR), which included situation analysis, participatory observation, in-depth interviews, and work program implementation. The work program implemented included visual identity redesign (rebranding), social media content optimization, product packaging design innovation, and the implementation of a Corporate Social Responsibility (CSR) program in the form of sharing activities in the surrounding environment. The results of the activity showed the creation of a new logo and consistent visual identity (color palette and font), which improved the professional image of the SMEs. This activity provided tangible benefits in the form of increased brand visibility and competitiveness of SMEs in the digital culinary market, while also proving that academic-business collaboration can be a concrete solution to the challenges of SME digitalization.
PERAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TERHADAP PENGELOLAAN SAMPAH 3R DI KOTA JAMBI Erris; Akhsin; Hesti
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sesuai Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 13 tahun 2012 Pasal 2 menyatakan Bank Sampah adalah tempat pemilahan dan pengumpulan sampah yang dapat di daur ulang dan/atau di guna ulang yang memilki nilai ekonomi. Bank sampah merupakan program pengelolahan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Pemberdayaan masyarakat bank sampah di wujudkan dalam bentuk kegiatan masyarakat. Urgensi perlu diadakannya penelitian mengenai program bank sampah adalah menganalisis pelaksanaan program bank sampah sebagai upaya pemberdayaan masyarakat, karena secara tidak langsung banyak masyarakat yang hanya melihat bank sampah dari sisi pemberdayaan lingkungannya semata, dimana pengelolaan sampah berkaitan erat dengan perilaku masyarakat yang menghasilkan sampah itu sendiri. Sebagai contoh yaitu kurang baiknya perilaku mereka dalam pemeliharaan kebersihan lingkungan, sehingga tindakannya berakibat negatif terhadap lingkungan. Misalnya sampah ditumpuk begitu saja atau di buang pada area yang terbuka, sehingga dapat mengakibatkan terjadinya tempat sarang nyamuk dan ini sebagai akibat dari berbagai permasalahan pada masyarakat diataranya kurangnya pengetahuan masyarakat tentang dampak resiko sampah dalam kehidupan lingkungan sekitarnya. Jenis penelitian ini adalah Analisa bivariat yaitu analisis yang dilakukan untuk membuktikan ada atau tidak efektifitas antara variabel bebas dengan variabel terikat. Uji yang digunakan adalah uji t-test Dependen dengan Confident Interval (CI) 95%, alpha = 0,05 dan jika P value ≤ 0,05 disimpulkan adalah ada pengaruh. Sampel adalah pimpinan pengelola TPS 3R (reduce, reuse, recycle) beserta pelaku pengelola sebanyak 55 orang, 2 orang dari Dinas Lingkungan Hidup kemudian 11 orang dari kelurahan tempat TPS 3R dan 22 orang dari ibu ibu pengguna TPS 3R sehingga total sampelnya sebanyak 90 orang. Hasil Penelitian adalah peran pemerintah dalama melakukan pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah dengan cara 3R masih dominan kurang baik yakni 63 orang (70%); terlihat partisipasi nilai mean perbedaan antara pengukuran sebelum dan sesudah adalah 1,94 dengan standar deviasi 3,171; nilai motivasi mean perbedaan antara pengukuran sebelum dan sesudah adalah -4,2667 dengan standar deviasi 19,119; nilai pengalaman mean perbedaan antara pengukuran sebelum dan sesudah adalah -0,52 dengan standar deviasi 3,513; nilai pengetahuan mean perbedaan antara pengukuran sebelum dan sesudah adalah 3,989 dengan standar deviasi 0,420. Adapun yang menjadi simpulan Penelitian ini adalah masih rendahnya peran pemerintah daerah dalam pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah dengan cara 3R (reduce, reuse, recycle); Ada perbedaan partisipasi, motivasi, pengetahuan sebelum dan sesudah dalam pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah dengan cara 3R (reduce, reuse, recycle) sedangkan pengalaman Tidak ada perbedaan sebelum dan sesudah dalam pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah dengan cara 3R (reduce, reuse, recycle).
PENGARUH PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN, LOCUS OF CONTROL DAN KARAKTER WIRAUSAHA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI KEWIRAUSAHAAN UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR Hesti; Agus Syam; Mahmuddin; Sumiati Tahir; Muhammad Alfa Sikar
Widya Balina Vol. 11 No. 1 (2026): Widya Balina - Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ekonomi
Publisher : widya balina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53958/wb.v11i1.925

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pembelajaran kewirausahaan, Locus of control, dan karakter wirausaha terhadap minat berwirausaha mahasiswa Program Studi Kewirausahaan Universitas Negeri Makassar. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya peningkatan minat berwirausaha mahasiswa sebagai upaya mencetak lulusan yang mandiri dan berdaya saing di tengah tingginya tantangan dunia kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori dan melibatkan 207 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pembelajaran kewirausahaan berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha mahasiswa, namun dengan tingkat pengaruh yang relatif kecil. Locus of control terbukti berpengaruh positif dan signifikan, menunjukkan bahwa keyakinan mahasiswa terhadap kendali atas keberhasilan dirinya berperan penting dalam membentuk minat berwirausaha. Karakter wirausaha juga berpengaruh positif dan signifikan serta menjadi variabel yang paling dominan dalam meningkatkan minat berwirausaha mahasiswa. Secara simultan, pembelajaran kewirausahaan,  locus of control, dan karakter wirausaha berpengaruh signifikan terhadap minat berwirausaha mahasiswa, yang mengindikasikan bahwa peningkatan minat berwirausaha tidak hanya ditentukan oleh proses pembelajaran formal, tetapi juga oleh penguatan kepribadian dan karakter kewirausahaan mahasiswa.