Claim Missing Document
Check
Articles

Afiksasi Pembentuk Verba Bahasa Sunda dan Bahasa Indonesia dalam Novel Baruang Kanu Ngarora Karya D.K. Ardiwinata Puteri, Nazwa Sabina; Rosidin, Odien
Jurnal Sasindo UNPAM Vol. 11 No. 1 (2023): Jurnal Sasindo UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/sasindo.v11i1.40-47

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan afiks pembentuk verba bahasa Sunda dan bahasa Indonesia dengan menentukan persamaan dan perbedaan, serta mengidentifikasi analisis kontrastif pada kedua bahasa yang terdapat dalam novel Baruang Kanu Ngarora karya D.K. Ardiwinata. Teknik analisis data dilakukan untuk mendapatkan data yang bermakna dalam proses penelitian. Penelitian ini juga dilakukan agar dapat memberikan manfaat yaitu, dapat membagikan pengetahuan baru terkait dengan proses pembentukan kata melaui proses afiksasi verba bahasa Sunda dan bahasa Indonesia khususnya dalam ilmu bahasa pada kajian analisis kontranstif dan morfologi. Analisis konstrastif adalah kegiatan membandingkan struktur B-1 dan B-2. Bahasa itu dinamis sehingga bahasa dapat terus-menerus berkembang dan mengalami perubahan yang cukup pesat. Data diperoleh dengan menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif, dengan teknik content analysis seperti menelaah, teknik mencatat. membaca, dan mengamati kata kerja baik dalam novel ataupun pendengaran yang diamati oleh peneliti. Teori penelitian ini yaitu analisis kontrastif. Berdasarkan penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa proses pembentukan kata serta mengubah pengimbuhan pada bentuk dasar, disebut sebagai penambahan afiks atau imbuhan kata adalah pengertian dari afiksasi.
Kajian Lanskap Linguistik Di Destinasi Wisata Banten Girang Bidari, Virgine Ayu; Rosidin, Odien; riansi, Erwin Salpa
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 1.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi fungsi, makna, dan variasi bahasa pada lanskap linguistik di destinasi wisata Banten Girang. Menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi dan pencatatan foto, penelitian ini menganalisis 17 data fungsi dan makna, serta 8 data variasi bahasa. Hasil menunjukkan dominansi fungsi informasional dan makna referensial, dengan sembilan jenis makna teridentifikasi dan variasi dari segi penutur, pemakaian, keformalan, serta sarana.
Tindak Tutur Direktif Dalam Film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (Nkcthi) Karya Angga Dwimas Sasongko Anggraeni, Ririn Dwi; Rosidin, Odien; Erwin Juansah, Dase
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 1.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyak ditemukannya tindak tutur direktif yang terdapat dalam film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) karya Angga Dwimas Sasongko. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan jenis dan fungsi tindak tutur direktif yang terdapat dalam film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) karya Angga Dwimas Sasongko. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif yang digunakan untuk memecahkan masalah dan mendeskripsikan jenis serta fungsi tindak tutur direktif yang terdapat dalam film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) karya Angga Dwimas Sasongko. Teknik dalam penelitian ini adalah teknik studi pustaka, teknik simak, dan teknik catat. Keabsahan data dilakukan dengan menggunakan teknik tringulasi. Data dalam penelitian meliputi jenis dan fungsi tindak tutur direktif dalam film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) Karya Angga Dwimas Sasongko. Hasil penelitian ini ditemukan 40 data tuturan yang mengandung tindak tutur direktif. Jenis perintah berjumlah 19 tuturan dengan fungsi menyuruh 15 tuturan dan fungsi memerintah 4 tuturan. Jenis permintaan 10 tuturan dengan fungsi meminta 5 tuturan dan fungsi menawarkan 5 tuturan. Jenis ajakan berjumlah 6 tuturan dengan fungsi mengajak berjumlah 6 tuturan. Jenis nasihat berjumlah 1 tuturan dengan fungsi mengarahkan 1 tuturan. Jenis kritikan berjumlah 3 tuturan dengan fungsi menegur 3 tuturan. Jenis larangan berjumlah 1 tuturan dengan fungsi melarang 1 tuturan.
Gangguan Berbicara Psikogenik Latah Di Kanal Youtube Trans7 Official Episode “Petjaah! Interogasi Gary Iskak Bikin Ngakak Lapor Pak!” Part 5 Ningsih, Nining Widiya; Rosidin, Odien; Ediwarman, Ediwarman
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 1.C (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis gangguan berbicara psikogenik latah serta faktor penyebab kemunculannya dalam tuturan Gary Iskak yang ditampilkan dalam video kanal YouTube Trans7 Official episode “Petjaah! Interogasi Gary Iskak Bikin Ngakak Lapor Pak!” Part 5. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa simak dan catat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gary Iskak mengalami empat jenis latah, yaitu ekolalia, ekopraksia, koprolalia, dan automatic obedience. Faktor penyebabnya meliputi pengondisian sosial, imitasi, kecemasan ringan, dan simpati sosial. Penelitian ini menunjukkan bahwa gangguan latah tidak hanya terjadi karena faktor neurologis, tetapi juga dipengaruhi oleh konteks sosial dan tekanan situasional.