Claim Missing Document
Check
Articles

Kondisi Sosial Ekonomi Pedagang Pasar Pasca Revitalisasi Pasar Induk Cibitung Kabupaten Bekasi Wikanti, Wardah Alivia; Hayat, Nurul; Afrizal, Stevany
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar merupakan penggerak perekonomian yang di dalamnya terdapat pedagang yang menggantungkan hidupnya. Tak hanya sebagai tempat transaksi jual beli, pasar juga erat kaitannya dengan aspek sosial. Revitalisasi membuat pasar kondisi pasar berubah dan berpengaruh terhadap kondisi sosial ekonomi pedagang. Tujuan penelitian ini yakni mendeskripsikan kondisi sosial ekonomi yang dialami pedagang pasca revitalisasi Pasar Induk Cibitung. Metode yang digunakan yakni pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara serta dokumentasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa kondisi sosial ekonomi pedagang pasar pasca dilakukannya revitalisasi yaitu (1) tempat penampungan sementara yang kurang memadai, (2) harga komoditas yang naik turun, (3) terbentuknya organisasi pedagang, (4) penurunan pendapatan dan pembeli, 5) ukuran los yang berubah. Berdasarkan analisa dari teori struktural fungsional Talcott Parsons, sebuah sistem harus menjalankan keempat fungsi AGIL.
Pola Adaptasi Pedagang Toko Kelontong Tradisional dalam Menghadapi Persaingan Ritel Modern di Desa Benda Irawan, Bagus Fajar; Hayat, Nurul; Tesniyadi, Dema
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.31177

Abstract

Pola adaptasi pedagang toko kelontong tradisional dalam menghadapi persaingan ritel modern di desa benda. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta mengidentifikasi bagaimana pola adaptasi yang dilakukan pedagang toko kelontong tradisional dalam menghadapi persaingan dengan ritel modern di desa benda. Selain itu, juga penelitian ini fokus menganalisis pola adaptasi yang dilakukan para pedagang toko kelontong dalam bersaing dengan ritel modern. Pada penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori modal sosial Farancis Fukuyama. Lokasi penelitian dilakukan di Desa benda Kabupaten Tangerang. Hasil penelitian ini menunjukan temuan, bahwa terdapat keharusan bagi pedagang toko kelontong tradisional untuk beradaptasi terhadap keberadaan ritel modern di Desa Benda. Bagi mereka keberadaan ritel modern ini menimbulkan persaingan antara toko kelontong tradisional dan ritel modern.
Self-concept Perempuan Pekerja Pemulung (Studi Kasus Perempuan Pekerja Pemulung Kota Harapan Indah) Reniati, Isni; Setiawan, Rizki; Hayat, Nurul
DIALEKTIKA: Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial Vol 8 No 2 (2023): Dialektika : Jurnal Ekonomi dan Ilmu Sosial
Publisher : Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/dialektika.v8i2.3258

Abstract

Women waste pickers in Kota Harapan Indah, despite facing social stigma and social discrimination, can still show resilience in overcoming challenges and problems in their work. The self-concept of women waste pickers is formed through social and personal perceptions, social relationships, and self-experiences that ultimately form the basis for understanding how they adapt to challenging environments. This study aims to find out and describe the self-concept of women scavenger workers. This research uses a qualitative approach with a case study method. The study data were collected through participatory observation, semi-structured interviews, and documentation. The results showed that women waste pickers in Kota Harapan, Indonesia, experienced a negative social perception from the community regarding their work. This social stigma influences the formation of self-concept in the imagination through shadows of self-appearance, judgment, and emotional feelings. In addition, social interaction, both with family, fellow waste pickers, and the surrounding community, has an important role in shaping the self-concept of women scavenger workers. Positive feedback from the social environment can increase the self-confidence and self-acceptance of women scavengers. This research shows that the self-concept of women scavengers is influenced by people's perceptions, social relationships, and personal experiences. This self-image is the result of complex interactions between individuals and their environment. The conclusions in this study show how social and self-perceptions, social relationships, and self-experiences have a significant role in shaping the self-concept of women scavenger workers.  
KEKUASAAN DALAM ORGANISASI POLITIK (STUDI KASUS: KELURAHAN JAMBU KARYA) Hayat, Nurul; Hardiansyah, Muhammad Agus; Rojak, Abd; Destiana, Amelia Wahyu; Yulianti, Amelia; Zahra, Marisatu; Mulyani, Sri Tika
Jurnal Kajian Pembelajaran dan Keilmuan Vol 7, No 1 (2023): APRIL 2023
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jurnalkpk.v7i1.63920

Abstract

This research was based on the fact that the village of Jambu Karya, Rajeg District, Tangerang Regency, Banten, Indonesia is harmonious, peaceful and peaceful, has no criminal problems and social problems that exist in other communities. This research on power in political organizations was carried out with the aim of describing the power that exists in the Jambu Karya sub-district, Rajeg District, Tangerang Regency, Banten, Indonesia. This research was conducted at the Jambu Karya village office, Rajeg District, Tangerang Regency, Banten, Indonesia. The participants in this study were the village heads of Jambu Karya Village, Rajeg District, Tangerang Regency, Banten namely Mr. Suherman. The techniques used in this study were direct observation and interviews with the help of question sheets. Based on the observation, the authors reported that political organisations in that area have run well and have followed and complied with the regulations made by the government, so that the villagers can live in peace and harmony.
Pengaruh Kepercayaan Konsumen terhadap Jasa Pengiriman J&T Expres Kabupaten Dompu Tahun 2021 Hayat, Nurul
Journal of Education Research Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v4i1.124

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan penelitian yang dilakukan pada masyarakat yang menjadi konsumen pengguna jasa pengiriman barang di wilayah Kecamatan Dompu, dengan menggunakan alat skala likert untuk mengukur kepercayaan, jasa. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengguna jasa pengiriman barang pada J and T Express Kabupaten Dompu. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik accidental Sampling. Peneliti membatasi jumlah sampel sebanyak lima puluh sampel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel kepercayaan terhadap jasa pengiriman J and T Express Kabupaten Dompu pada tahun dua ribu dua puluh satu. Berdasarkan uji t menunjukkan bahwa kepercayaan berpengaruh secara signifikan terhadap jasa pengiriman J and T Express Kabupaten Dompu dapat dilihat dari tabel hasil uji t untuk variabel kepercayaan yaitu di ketahui bahwa terdapat bahwa kepercayaan konsumen berpengaruh terhadap jasa pengiriman J and T Express Kabupaten Dompu.
KERAWANAN EKOLOGI DAN TANTANGAN SOLIDARITAS MASYARAKAT PEDESAAN Arofah, Iin; Hayat, Nurul
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 7 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i7.2024.2788-2797

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi argumentatif seberapa jauh partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan dan merawatnya.  Dengan melihat interaksi dan prilaku antara individu dan kelompok masyarakat dalam memenuhi kebutuhan kehidupanya dari segi ekonomi dan sumber daya alam dengan lebih mendalami tantangan pembentukan solidaritas dalam masyarakat pedesaan. Dengan menggunakan pemikiran Mayerfeld (1998) keberhasilan solidaritas berdasarkan interaksi terdapat  dua faktor kunci yang saling mempengaruhi dan mendukung, yaitu solidaritas kepentingan dan solidaritas sentiment (realisme ideal). Kepentingan keduanya akan terpengaruhi melalui interaksi yang berlangsung di antara mereka, Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan melakukan analisis berdasarkan data primer dan data sekunder. Akan tetapi penelitian ini memiliki batasan bagaimanapun hak pemilik tanah dan pengelolaan sepenuhnya tergantung pada sang pemilik. Hasil dari penelitian ini adalah untuk mencapai dialog solidaritas maka harus melihat dari tiga bidang yaitu perilaku masyarakat membentuk kondisi lingkungan dengan penelitian ini dapat dilihat perilaku manusia mengakibatkan kerawanan ekologi. Kemudian dilihat dari ideologi dan hubungan sosial serta praktik menuju keadilan lingkungan. 
Relasi Kuasa dalam Kontestasi Pemilihan Umum Raya Mahasiswa di FKIP Untirta tahun 2024 Husaeni, Bilkis Shifa; Haryono, Haryono; Hayat, Nurul
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.12302

Abstract

Pemilihan Umum Raya Mahasiswa (Pemira) di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa tahun 2024 merefleksikan dinamika demokrasi kampus yang dipengaruhi relasi kuasa antara pasangan calon dan tim sukses. Fenomena penarikan berkas pencalonan dan keterlibatan tim sukses dalam strategi kampanye menunjukkan bahwa praktik politik mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh visi-misi pasangan calon, melainkan juga oleh kuasa yang mengarahkan jalannya kontestasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana relasi kuasa terbentuk dan bekerja dalam Pemira FKIP Untirta 2024 dengan menggunakan teori Michel Foucault mengenai wacana dan kekuatan disiplin. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif metode Fenomenologi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan pasangan calon, tim sukses, serta mahasiswa, dan didukung dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi kuasa bersifat dominatif sekaligus kolaboratif. Tim sukses tidak hanya mengatur strategi teknis, tetapi juga membentuk identitas politik pasangan calon melalui wacana serta mekanisme pengawasan, normalisasi, dan evaluasi. Relasi ini melahirkan subjek politik yang disiplin dan terarah, namun juga memperlihatkan dinamika dominasi terselubung. Penelitian ini menegaskan pentingnya memahami Pemira bukan sekadar proses pemilihan, melainkan arena pembentukan subjek politik mahasiswa dan cerminan demokrasi kampus yang kompleks.
Relasi Kuasa dalam Kontestasi Pemilihan Umum Raya Mahasiswa di FKIP Untirta tahun 2024 Husaeni, Bilkis Shifa; Haryono, Haryono; Hayat, Nurul
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.12302

Abstract

Pemilihan Umum Raya Mahasiswa (Pemira) di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa tahun 2024 merefleksikan dinamika demokrasi kampus yang dipengaruhi relasi kuasa antara pasangan calon dan tim sukses. Fenomena penarikan berkas pencalonan dan keterlibatan tim sukses dalam strategi kampanye menunjukkan bahwa praktik politik mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh visi-misi pasangan calon, melainkan juga oleh kuasa yang mengarahkan jalannya kontestasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana relasi kuasa terbentuk dan bekerja dalam Pemira FKIP Untirta 2024 dengan menggunakan teori Michel Foucault mengenai wacana dan kekuatan disiplin. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif metode Fenomenologi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan pasangan calon, tim sukses, serta mahasiswa, dan didukung dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi kuasa bersifat dominatif sekaligus kolaboratif. Tim sukses tidak hanya mengatur strategi teknis, tetapi juga membentuk identitas politik pasangan calon melalui wacana serta mekanisme pengawasan, normalisasi, dan evaluasi. Relasi ini melahirkan subjek politik yang disiplin dan terarah, namun juga memperlihatkan dinamika dominasi terselubung. Penelitian ini menegaskan pentingnya memahami Pemira bukan sekadar proses pemilihan, melainkan arena pembentukan subjek politik mahasiswa dan cerminan demokrasi kampus yang kompleks.
Analisis Struktur Sosial Masyarakat Nelayan Desa Pangandaran Kecamatan Pangandaran Hayat, Nurul; Lazuardi, Fauzan; Pambudi, Gigih Adhi; Apriansyah, Rifky
ALSYS Vol 2 No 4 (2022): JULI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (376.533 KB) | DOI: 10.58578/alsys.v2i4.426

Abstract

This study examines the social structure of the fishing community in Pangandaran Village, Pangandaran District, Pangandaran Regency. This study uses a qualitative descriptive method, with a literature study approach, namely research whose main source comes from the literature as the main source such as books, journals, articles, and other documents related to the research conducted. The results show that there is a stratification or grouping of people in the fishing community in Pangandaran, there are two groups of fishermen in the Pangandaran fishing community, namely Owner Fishermen (Juragan) and Labor Fishermen (ABK/Jonggol), owner fishermen are fishermen who have all the facilities and infrastructure in catching fish while labor fishermen are fishermen who do not have the facilities and infrastructure to catch fish. In addition, there is also a grouping of fishermen based on their field or occupation, such as tourism fishermen and non-tourism fishermen. Based on the results of research that has been carried out by researchers regarding the analysis of the social structure of the Pangandaran fishing community, there is a patron-client pattern that has an impact on the division of coastal community groups.