Claim Missing Document
Check
Articles

Tingkat Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kefarmasian Di Apotek Batam Sukoharjo Kabupaten Pringsewu Lampung Tahun 2025 Andika Wahyu Saputra; Wina Safutri; Iga Mayola Pisacha; Vicko Suswidiantoro
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3615

Abstract

Pelayanan kefarmasian merupakan bagian penting dari pelayanan kesehatan yang berorientasi pada pasien. Kepuasan pasien menjadi faktor krusial bagi keberlangsungan apotek, karena pelayanan yang memuaskan mendorong konsumen untuk kembali dan menjadi pelanggan tetap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pengunjung terhadap pelayanan di Apotek Batam Sukoharjo berdasarkan lima dimensi SERVQUAL, yaitu tangible, reliability, empathy, assurance, dan responsiveness. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling, sedangkan jumlah sampel ditentukan melalui perhitungan Lemeshow. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepuasan pengunjung berada pada kategori sangat tinggi pada semua dimensi. Dimensi reliability memperoleh nilai tertinggi sebesar 96,75%, diikuti tangible 96,70%, assurance 92,10%, empathy 91,58%, dan responsiveness 90,80%. Temuan ini mengindikasikan bahwa pelayanan apotek secara keseluruhan telah dilaksanakan dengan baik, terutama dalam hal keandalan petugas dan kondisi fisik apotek. Namun, aspek empathy dan responsiveness meskipun masih dalam kategori sangat puas, menunjukkan nilai relatif lebih rendah sehingga perlu menjadi perhatian utama untuk ditingkatkan. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa Apotek Batam Sukoharjo telah mampu memberikan pelayanan yang profesional, cepat, dan ramah, serta menjamin ketersediaan obat yang memadai, namun tetap diperlukan peningkatan pada kualitas komunikasi interpersonal dan kecepatan pelayanan guna memperkuat kepuasan konsumen.  
Formulasi Sediaan Lotion Fraksi Etanol Kulit Coklat (Theobroma cacao L) Sebagai Antioksidan Suci Humayroh; Afi Sania Rosanti; Diah Kartika Putri; Vicko Suswidiantoro
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3629

Abstract

ABSTRACT Kulit salah satu organ terluar tubuh yang rentan mengalami kerusakan akibat paparan radikal bebas dari sinar ultraviolet dan faktor lingkungan lainnya. Kondisi tersebut dapat memicu kerusakan kulit, penuaan dini hingga kanker kulit, sehingga diperlukan perlindungan kulit dengan senyawa antioksidan. Kulit coklat (Theobroma cacao L) diketahui mengandung flavonoid dan polifenol yang berpotensi sebagai antioksidan alami. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan sediaan lotion berbasis fraksi etanol kulit coklat serta menilai sifat fisik dan aktivitas antioksidan berdasarkan nilai IC50. Ekstraksi dilakukan melalui metode maserasi menggunakan etanol 96%, dan fraksinasi, kemudian diformulasikan dalam tiga konsentrasi, yaitu F1(0,05gr), F2(0,1gr), dan F3(0,2gr). Evaluasi mutu fisik mencakup uji organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, dan daya proteksi, sedangkan uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH. Hasil sediaan lotion fraksi etanol kulit coklat memenuhi semua syarat mutu fisik yang tidak memenuhi syarat mutu fisik pada uji proteksi F1&2. Hasil aktivitas antioksidan sediaan lotion fraksi etanol F1 sedang (126,6 ppm), F2 sangat kuat (48,55 ppm), dan F3 sangat kuat (36,67 ppm). Kesimpulan pada penelitian ini menunjukkan hasil bahwa F3 memenuhi semua kriteria mutu fisik sediaan lotion dan memiliki kandungan antioksidan terbaik, Penelitian ini juga menjadi Upaya pemanfaatan limbah kulit coklat (Theobroma cacao L) sebagai bahan baku kosmetik yang ramah lingkungan sehingga dapat menjadi dasar untuk pengembangan produk kosmetik herbal yang efektif dan aman. Kata Kunci: Antioksidan, DPPH, IC50, kulit coklat, lotion ABSTRACT The skin is one of the outermost organs of the body that is vulnerable to damage caused by free radicals from ultraviolet radiation and other environmental factors. Such conditions may trigger skin damage, premature aging, and even skin cancer, thus requiring protection with antioxidant compounds. Cocoa shell (Theobroma cacao L.) contains flavonoids and polyphenols that have potential as natural antioxidants. This study aimed to formulate a lotion preparation based on the ethanol fraction of cocoa shell and to evaluate its physical properties and antioxidant activity based on IC50 values. Extraction was carried out by maceration using 96% ethanol, followed by fractionation, and the fraction was then formulated into three concentrations: F1(0.05gr), F2(0.1gr), and F3(0.2gr). Physical evaluations included organoleptic test, homogeneity, pH, viscosity, spreadability, adhesion, and protection, while antioxidant activity was tested using the DPPH method. The results showed that all lotion formulations met physical quality requirements, except that F1 and F2 did not meet the criteria in the protection test. Antioxidant activity of the ethanol fraction lotion was classified as moderate for F1 (126.6 ppm), and very strong for F2 (48.55 ppm) and F3 (36.67 ppm). In conclusion, F3 fulfilled all physical requirements and had the best antioxidant activity. This study also represents an effort to utilize cocoa shell waste (Theobroma cacao L.) as an eco-friendly cosmetic ingredient and a foundation for the development of safe and effective herbal cosmetic products. Keywords: Antioxidant, DPPH, IC50, cocoa shell, lotion
Identifikasi Drug Related Problems (DRPs) Pasien Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) Pediatrik Di Rsud Pringsewu Tahun 2024 Annies Surya Utami; Mida Pratiwi; Vicko Suswidiantoro; Edy Syamsuri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.3698

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyakit menular pada saluran pernapasan atas maupun bawah yang disebabkan oleh virus atau bakteri, dan menjadi salah satu penyebab utama morbiditas serta mortalitas. Penggunaan obat pada pasien ISPA berpotensi menimbulkan Drug Related Problems (DRPs) seperti ketidaktepatan pemilihan obat, dosis, durasi, atau interaksi obat, yang dapat memengaruhi keberhasilan terapi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kejadian Drug Related Problems (DRPs) pada pasien Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) di RSUD Pringsewu periode 2024 berdasarkan Cipolle. Penelitian ini merupakan jenis penelitian non-eksperimental dengan menggunakan rekam medis dengan teknik pengambilan data berupa total sampling dan didapatkan 23 sampel yang sesuai dengan kriteria inklusi. Berdasarkan hasil penelitian ini, analisis DRPs menunjukkan bahwa pada kategori terapi obat yang tidak diperlukan terdapat 1 pasien (16,66%), kategori perlu terapi obat tambahan sebanyak 5 pasien (83,33%), sementara pada kategori terapi obat tidak efektif, dosis terlalu tinggi, dosis terlalu rendah, efek samping obat, dan ketidakpatuhan tidak ditemukan pada pasien ISPA pediatrik yang menjalani rawat inap di RSUD Pringsewu periode 2024. Kesimpulan penelitian ini yaitu, dari total 23 pasien ISPA pediatrik yang menjalani rawat inap di RSUD Pringsewu periode 2024, sebanyak 6 pasien (26,08%) pasien mengalami DRPs dan 17 pasien (73,91%) pasien tidak mengalami DRPs   ABSTRACT Acute Respiratory Tract Infection (ARTI) is a contagious disease of the upper and lower respiratory tract caused by viruses or bacteria, and is one of the leading causes of morbidity and mortality. The use of drugs in ARTI patients has the potential to cause Drug-Related Problems (DRPs), such as inappropriate drug selection, dosage, duration, or drug interactions, which may affect the success of therapy. This study aims to analyse the occurrence of Drug-Related Problems (DRPs) in patients with Acute Respiratory Tract Infections (ARTI) at Pringsewu Regional Public Hospital during the 2024 period based on Cipolle. This study is a non-experimental study using medical records with a data collection technique of total sampling, yielding 23 samples that met the inclusion criteria. Based on the results of this study, the DRPs analysis showed that in the category of unnecessary drug therapy, there were 1 patients (16,66%), while in the category of additional drug therapy, there were 5 patients (83,33%). While in the category of ineffective drug therapy, excessive dosage, insufficient dosage, drug side effects, and non-compliance were not found in paediatric ISPA patients admitted to Pringsewu General Hospital during the 2024 period. This study concludes that, out of a total of 23 paediatric ISPA patients admitted to Pringsewu General Hospital in 2024, 6 patients (26,08%) experienced DRPs and 17 patients (73,91%) did not experience DRPs. Keywords :  ARTI, DRPs, Pediatrics, Pringsewu Hospital, Cipolle
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Kepatuhan Pasien Rawat Jalan Tentang Penggunaan Antibiotik Di Rsud Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2025 Ahmad Zul Khoiri; Vicko Suswidiantoro; Mida Pratiwi; Diah Kartika Putri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4997

Abstract

Penyakit infeksi menjadi masalah kesehatan masyarakat yang penting khususnya di negara berkembang. Pengobatan lini pertama untuk mengatasi masalah tersebut adalah penggunaan antimikroba antara lain antibakteri/antibiotik, antijamur, antivirus, dan antiprotozoal.  Tujuan penelitian ini untuk  menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan pasien rawat jalan terhadap penggunaan antibiotik. Studi ini menggunakan  metode penelitian  deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional. Penelitian ini melibatkan 100 pasien rawat jalan di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung yang pernah mengonsumsi antibiotik. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur tingkat pengetahuan dan kepatuhan pasien dalam penggunaan antibiotik. Hasil penelitian menunjukan pasien dengan pengetahuan baik sebanyak 49% responden, pengetahuan cukup sebanyak 37% responden dan pengetahuan rendah sebanyak 14% responden. Pasien dengan kepatuhan tinggi sebanyak 14% responden, kepatuhan sedang sebanyak 23% responden dan kepatuhan rendah sebanyak 63% responden. Uji analisis hubungan pengetahauan dengan kepatuhan pengobatan dengan chi-square menunjukan terdapat hubungan yang signifikat antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan pengobatan pada pasien  rawat jalan dengan nilai p-value = 0,004 (p< 0,05).  
Uji Aktivitas Antioksidan Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Kersen (Muntingia calabura L.) Dan Daun Alpukat (Persea americana Mill.) Menggunakan Metode DPPH (2,2-Diphenyl-1-Picrylhydrazyl) Juliatika Kurniawati; Vicko Suswidiantoro; Diah Kartika Putri; Wina Safutri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radikal bebas merupakan molekul reaktif yang dapat menyebabkan stres oksidatif dan berperan dalam perkembangan berbagai penyakit degeneratif. Antioksidan berfungsi untuk menetralkan radikal bebas tersebut, salah satunya berasal dari tumbuhan yang kaya senyawa metabolit sekunder. Daun kersen (Muntingia calabura L.) dan daun alpukat (Persea americana Mill.) diketahui memiliki potensi aktivitas antioksidan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan kombinasi ekstrak etanol daun kersen dan daun alpukat menggunakan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl). Penelitian dilakukan melalui tahapan determinasi tanaman, pembuatan simplisia, ekstraksi dengan metode maserasi, skrining fitokimia, serta pengujian aktivitas antioksidan pada variasi perbandingan ekstrak (25 mg:75 mg), (50 mg:50 mg), dan (75 mg:25 mg). Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa kedua ekstrak mengandung flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, dan steroid. Nilai IC₅₀ kombinasi ekstrak berturut-turut sebesar 1,396 ppm; 0,533 ppm; dan 3,164 ppm, yang seluruhnya termasuk kategori antioksidan sangat kuat (<50 ppm). Kontrol positif vitamin C menunjukkan nilai IC₅₀ sebesar 7,214 ppm. Kombinasi ekstrak dengan perbandingan 50 mg:50 mg menunjukkan aktivitas antioksidan tertinggi. Dengan demikian, kombinasi ekstrak etanol daun kersen dan daun alpukat berpotensi dikembangkan sebagai sumber antioksidan alami yang efektif.
Co-Authors Abdul Mun&#039;ím Abdul Mun’im Adi Saputra Afi Sania Rosanti Ahmad Zul Khoiri Aini, Sarifatul Amanda Tirtasena ananda, ardini Andika Wahyu Saputra Anggun Fitria Annajim Daskar Annies Surya Utami Annisa Zahra Artadevy, Nadhila Fahira Audya Zahra Aulika Lestari, Fina Bastian, Arif Alexander Bayu Satriawan, Ahmad Clarissa Helmavicha Amanda Damayanti Abdul Karim, Dewi Daskar, Annajim Deswita, Dwi Diah Kartika Putri Diah Kartika Putri Dila Cindy Reptiana Dimas Thoriq Muhammad Iqbal Edy Syamsuri Eka Pratiwi Yunianti Eka Selviyana Elsya Azis Suryani Eva Nurul Baity Fadia Zahra, Alya Fadlina Chany Saputri Fikriya Ridlawati Gustianing, Defy Haikal Nur Islam Hazballah Asy Syifa Iga Mayola Pisacha Iga Mayola Pisacha iga mayola pisacha Indah Safitri Jelita Kartika Juliatika Kurniawati Kaka Widi Rahayu Kartika Putri, Diah Katika Putri, Diah Kiki Ariska Lestari, Fina Aulika Linatul Arifah M.Syarif Alhauri Mahendri, Adelia Citra Mayola Pisacha, Iga Mela Annisa Mela Kurniasari Mida Pratiwi Mida Pratiwi Miftah Khoirun Nissa Miftausakina, Taufiki Miko Nanda Kusuma Muhammad Ridwan Mun'im, Abdul Novi Ana Nurlaili Nurazizah, Amalia Siti Pisacha , Iga Mayola Pisacha, Iga Mayola Pratama, Dimas Feriza Pratama Puspita, Cici Chandra Putri, Diah Karika Putri, Diah Kartika Riesce Octa Verantika Riska Reza Novita Riza Dwiningrum Riza Dwiningrum Riza Dwiningrum, Riza Rosanti, Afi Sania Safitri, Indah Salsa Della Ananta Putri Saputra, Cahya Agung Sari, Yuhana Satriawan, Ahmad Bayu Septiana, Elen Suci Humayroh Sucipto, Ajeng Afriliana Sutomo, Ahmad Syaifurrahman, Amir Tanjung, Salsabila Adelia Tias Eka Rahmawati Triyani Anggun Sari Sari Turisma Alfi Arizona Vera Tri Anjani Wibowo, Catur Ari Wina Safutri Wina Safutri Wulan Cahya Indah Yanti, Erna Yeni Aryanti