Claim Missing Document
Check
Articles

Relationship of Lipid Profiles to Stroke Patients: Systematic Review Nurhayati Puspita, Uci; Septianingrum, Yurike; Wijayanti, Lono; Soleha, Umdatus
Journal of Applied Nursing and Health Vol. 6 No. 2 (2024): Journal of Applied Nursing and Health
Publisher : Chakra Brahmanda Lentera Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55018/janh.v6i2.207

Abstract

Background: Stroke is the second leading cause of death and a major contributor to disability worldwide, with the highest prevalence in developing countries. Ischemic stroke is the most common type, caused by blood flow obstruction due to blood clots or fatty plaque accumulation (atherosclerosis). Hemorrhagic stroke, on the other hand, occurs due to blood vessel rupture and bleeding in the brain. This systematic review aims to explore the relationship between lipid profiles and stroke incidence. Methods: This study employed a systematic review approach using the PRISMA methodology. Articles were sourced from databases including Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, and Cochrane Library, focusing on publications from 2019 to 2024. Keywords used for the search included "lipid profile," "stroke," "ischemic stroke," and "hemorrhagic stroke." A total of 2,556 articles were identified, and after screening and selection, 9 relevant articles were included for review. Results: The systematic review findings indicate a significant relationship between lipid profiles and the occurrence of stroke. Elevated lipid levels, particularly abnormal cholesterol and triglyceride levels, are associated with an increased risk of ischemic and hemorrhagic strokes. Conclusion: This systematic review confirms a significant association between lipid profiles and stroke incidence. Elevated lipid levels increase the risk of both ischemic and hemorrhagic strokes. Early screening and management of lipid profiles through lifestyle changes and appropriate treatments are essential for stroke prevention. Further research should evaluate the effectiveness of targeted lipid-lowering strategies in reducing stroke risk.
Rehabilitation With Bridging Exercise In Stroke Patients: Systematic Review Fauziah Rochmah, Ardianti; Septianingrum, Yurike; Lono Wijayanti; Umdatus Soleha
Journal of Applied Nursing and Health Vol. 6 No. 2 (2024): Journal of Applied Nursing and Health
Publisher : Chakra Brahmanda Lentera Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55018/janh.v6i2.209

Abstract

Background: Stroke is a neurological disease that can result in weakness in part or all of the body, emphasizing the importance of early mobilization in post-stroke recovery. One of the fundamental physical exercises recommended is the bridging exercise. This article evaluates the impact of bridging exercises on stroke patients through a systematic review approach, focusing on their potential to improve rehabilitation outcomes. Methods: The methodology involved a systematic review of studies from 2020 to 2024, using journal databases such as Google Scholar, Science Direct, and PubMed. Keywords like "Bridging exercise," "Stroke," "Stroke patients," "Rehabilitation," "Muscle strength," and "Body balance" guided the search. Articles included in the review were in English and selected based on PRISMA guidelines, resulting in seven eligible studies for analysis. Results: The results of this review highlight that bridging exercises significantly improve muscle strength and body balance among stroke patients. The exercises demonstrated a positive influence on patients' rehabilitation progress, contributing to better physical and functional health outcomes. Conclusion: In conclusion, bridging exercises serve as an effective intervention in stroke rehabilitation, promoting early mobilization and improving post-stroke recovery. Encouraging stroke patients to incorporate these exercises into their rehabilitation routines could enhance overall health and functional capabilities.
Efektivitas Senam Bugar Tehadap Insomnia Pada Lansia di Kelurahan Tambak Sawah Sidoarjo Rohmawati, Riska; Sari, Ratna Yunita; Faizah, Imamatul; Soleha, Umdatus
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 15 No 1 (2020): March Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30643/jiksht.v15i1.86

Abstract

As we get older, the need for sleep in most elderly people tends to decrease. The purpose of the study is to analyze the effect of yoga exercises on insomnia in the elderly in the Sidoarjo Add Sawah Village. This type of research uses a pre-experimental design with one group pretest - posttest design, using a sampling technique that is a total sampling of 30 respondents. 15 groups and 15 intervention groups. Giving fit exercise is done three times a week, in the morning. Data was collected using insomnia rating scale questionnaire before it was done and after the intervention. Then the data were analyzed by Willcoxon and Mann Whitney tests. The results showed that fit exercise was significant in insomnia levels. The results of the test analysis obtained p count of 0.002 in the intervention group and 0.317 in the control group. This means that fit exercise three times a week can reduce insomnia levels in the elderly in the village of Tambak Sawah Sidoarjo. The conclusion of the research shows that fit exercise can reduce insomnia level, for that reason, it should be better in Tambak Sawah village in Sidoarjo to do fitness fit so that the elderly do not experience insomnia.Keywords: Insomnia, Exercise Fitness, Elderly
PENINGKATAN AWARENESS KESEHATAN REPRODUKSI SANTRIWATI AL HIKAM BANGKALAN MENUJU WANITA SEHAT BERKUALITAS Nadatien, Ima; Anggraini, Rahayu; Damawiyah, Siti; Soleha, Umdatus
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37407

Abstract

Problem kesehatan reproduksi remaja menjadi salah satu yang bisa menjadi ancaman yang serius khususnya bagi santriwati di Pondok Pesantren Al Hikam Bangkalan Madura. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara didapatkan santriwati yang mengalami keputihan serta belum terbukanya masyarakat santriwati untuk berbicara terkait kesehatan reproduksi. Dalam pengabdian ini dilakukan pemeriksaan kesehatan reproduksi melalui tes urine lengkap untuk mengetahui ada tidaknya tanda infeksi reproduksi pada santri serta melakukan penyuluhan untuk mencegah infeksi pada saluran reproduksi. Metode penyuluhan yang digunakan dengan memaparkan materi terkait Flour Albus (Keputihan), pencegahan Infeksi Saluran Reproduksi dan pengetahuan bacterial vaginosis guna meningkatkan awareness dalam penanggulangan resiko kanker serviks di masa depan, kemudian dilakukan sesi tanya jawab serta pre-post test untuk mengetahui tingkat pemahaman maupun awareness santriwati terhadap materi penyuluhan kesehatan reproduksi. Hasil pengabdian yang dilakukan terhadap 25 santriwati di ponpes Al Hikam didapatkan minimnya keterbukaan terhadap Kesehatan reproduksi, keterbatasan sarana dan prasarana, dan kurangnya dukungan dari pihak pelayanan kesehatan terkait reproduksi remaja. Dari hasil pemeriksaan urine lengkap didapatkan rendahnya personal hygiene santri sehingga ditemukan infeksi saluran kencing. Maka dari itu, perlu adanya pengayaan materi terkait kesehatan reproduksi, memaksimalkan peran poskestren, perlu ditata kelembagaan dan koordinasi dengan berbagai pihak agar peningkatan awareness santriwati terhadap Kesehatan reproduksi dapat terwujud.
IMPLEMENTASI PROGRAM MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA: STUDI DI UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Hartatik, Sri; Putra, Riyan Sisiawan; Soleha, Umdatus; Amalia, Rizki; Budiarti, Rizqi Putri; Sulistiyani, Endang
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 9 No. 2 (2022)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v9i2.594

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsipkan bagaimana implementasi MBKM yang ada program studi non kesehatan di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya dan untuk mengetaui dampak dari implemntasi MBKM terhadap pembelajaran di program studi. Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitif deskripstif dengan metode wawancara kepada program studi yang ada di Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya dan metode survey dengan responden 3956 terdiri dari mahasiswa sebanyak 3623 responden. Intrumen yang digunakan adalah angket dan wawancara tidak terstruktur. Responden penelitian ini adalah para kaprodi di prodi-prodi non Kesehatan Unusa dan seluruh civitas akademika yang ada di universitas baik tendik, dosen maupun mahasiswa. Hasil dari penelitian ini adalah Prodi-prodi non Kesehatan yang ada di Unusa tersebut rata-rata melaksanakan 5-6 Kegiatan dari 8 kegiatan MBKM. Implementasi program MBKM ini memberikan dampak terhadap proses pembelajaran mahasiswa. Proses Pembelajaran mahasiswa mengalami peningkatan yang baik dan sangat bermanfaat dalam peningkatan tujuan capaian pembelajaran yang ada di program studi. Peran serta tenaga dosen dan tendik dalam melaksanakan program MBKM, adapun bebrapa peran dosen maupun tendik yaitu berkontribusi langsung dalam rapat, diskusi dalam mempersiapkan kegiatan MBKM dan sebagai tim yang mempersiapkan kegiatan MBKM.
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat untuk Mencegah Penularan Tuberkulosis Paru Setiyowati, Eppy; Wardani, Erika Martining; Soleha, Umdatus; Nurjanah, Siti
Madaniya Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.953

Abstract

Permasalahan terkait dengan peningkatan penyakit menular yang seringkali disebabkan oleh adanya faktor lingkungan juga disebabkan oleh pola perilaku hidup bersiha dan sehat yang belum dilaksanakan oleh masyarakat. Hal tersebut terbukti dengan masa setelah kejadian wabah besar covid 19, warga masyarakat terutama lansia kurang lagi memperhatian new normal behavior pasca covid 19. Berdasarkan hasil analisis masalah yang terjadi pada warga emas di Selangor Malaysia, maka tim pengabdi UNUSA khususnnya prodi S2 Keperawatan terapan Fakultas Keperawatan dan Kebidanan berupaya untuk bekrja sama dengan tim Pengabdi dari UiTM Selangor Malaysia. Terkait hal tersebut sangat perlu untuk dilakukan edukasi, pendampingan dan evaluasi terhadap new normal behavior bersama dengan warga emas di Selangor Malaysia guna membudayakan perlaku hidup bersih dan sehat pasca covid 19. Hasil yang didapatkan dari kegiatan tersebut adalah cucitangan merupakan salah satu faktor terjadinya penularan penyakit, selain itu juga kondisi lingkungan dengan jumlah penghuni melebihi kapasitas, sinar matahari ke dalam rumah, suhu didalam lembab dan ventilasi udara.
Individual and Environmental Factors Associated with Pulmonary Tuberculosis: A Cross-Sectional Study in an Urban Community Zahroh, Chilyatiz; Sudarianik, Sudarianik; Ainiyah, Nur; Setiyowati, Eppy; Soleha, Umdatus; Mulyadi, Mulyadi
Journal of Applied Nursing and Health Vol. 7 No. 3 (2025): Journal of Applied Nursing and Health
Publisher : Chakra Brahmanda Lentera Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55018/janh.v7i3.286

Abstract

Background: Tuberculosis is a contagious disease caused by the bacterium Mycobacterium tuberculosis. TB cases have increased at the Balongsari Health Center in recent years. The research aims to analyze individual and environmental factors related to pulmonary tuberculosis incidence at the center. Methods: This study applied the STROBE guidelines. It was an analytical observational study using a cross-sectional design. The study population comprised 152 tuberculosis (TB) patients and TB suspects registered at the Balongsari Health Center between January and December 2022. The sample consisted of pulmonary TB patients (TCM+) and TB suspects (TCM−) in a 1:1 ratio, selected through simple random sampling. The variables assessed included age, sex, HIV/AIDS status, diabetes mellitus, nutritional status, smoking history, lighting conditions, and housing occupancy density. Data were analyzed using the Chi-Square test. Results: The analysis showed that the factors significantly associated with the incidence of pulmonary tuberculosis at the Balongsari Health Center were age (p = 0.01), diabetes mellitus (p < 0.001), nutritional status (p < 0.001), smoking history (p < 0.001), and lighting conditions (p < 0.001). In contrast, gender (p = 0.15), HIV/AIDS status (p = 0.08), and occupancy density (p = 0.10) were not significantly associated with the incidence of pulmonary tuberculosis. Conclusion: Factors associated with the incidence of pulmonary tuberculosis included age, diabetes mellitus, smoking history, nutritional status, and lighting conditions. Conversely, gender, HIV infection, and occupancy density were not associated with pulmonary tuberculosis incidence.
The Potential of Walnut Oil with Massage Effleurage to Prevent Grade 1 Decubitus Wounds of Bed Rest Patients Iis Noventi; Umdatus Soleha; Siti Nur Hasina
Journal of Ners and Midwifery Vol 8 No 3 (2021)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v8i3.ART.p309-314

Abstract

The main problem in decubitus patients is the risk of damage to skin integrity related to factors: immobility, decreased sensory perception, decreased tissue perfusion, decreased nutritional status, friction and pulling force, advanced age, and increased humidity. The decubitus is a problem faced by patients with chronic diseases, weak conditions, and patients who experience paralysis. This study aimed to analyze the potential of walnut oil in preventing grade 1 decubitus Wounds of bed Rest Patients. This study used a Quasi-Experimental design (pretest-posttest control group). The sample was 20 people, divided into 2 groups; treatment and control. The treatment group received effleurage massage with walnut oil given twice a day for 7 days, while the control group received pressure ulcers prevention treatment according to the SOP applied in the hospital. A total of 10 patients who received massage using walnut oil showed a p-value of 0.04 (<0.05), which meant that walnut oil massage was affected significantly in preventing pressure ulcers. In conclusion, decubitus wounds can be prevented by effleurage massage with walnut oil which is given regularly twice a day.
MENINGKATKAN KEMANDIRIAN, KESEHATAN PSIKOLOGIS DAN KESEJAHTERAAN SPIRITUAL LANSIA PENDERITA DIABETES MELLITUS (DM) TIPE 2 DENGAN SPIRITUAL GROUP THERAPY (SGT) Hasina, Siti Nur; Soleha, Umdatus; Shodiq, M.; Wulandari, Mei; Ikhsan, Muhamad Nur; Ilmi, Miftachul
Jurnal Pepadu Vol 6 No 3 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i3.7859

Abstract

Diabetes Mellitus Tipe 2 tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga memberikan tekanan psikologis dan spiritual yang signifikan. Lansia dengan DM sering kali menghadapi stres, depresi, dan kecemasan akibat pengelolaan penyakit yang kompleks dan berkelanjutan. Kondisi psikospiritual yang terganggu dapat memperburuk pengendalian kadar gula darah, meningkatkan risiko komplikasi seperti penyakit jantung, gagal ginjal, dan neuropati, serta menurunkan kualitas hidup secara keseluruhan. Tujuan pengabdian masyarakat ini meningkatkan kemandirian lansia dalam mengelola penyakit mereka sekaligus memperkuat kemandirian dan kesehatan psikologis serta kesejahteraan spiritual mereka melalui pendekatan partisipatif berbasis komunitas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Posyandu Lansia Mahatma RW.03 Manukan Kulon Surabaya. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk edukasi berupa sosialisasi dan penyuluhan, demonstrasi dan pelatihan terkait . Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini didapatkan peningkatan pemahamaan, ketrampilan, kesadaran dan peningkatan jumlah kunjungan posyandu. Serta terbentuknya aplikasi SGT DM Corner yang rancang khusus untuk pasien lansia dengan Diabetes Mellitus Tipe 2 khususnya serta lansia lain yang lebih luas. Diperlukan edukasi dan sosialisasi terstruktur agar lansia dapat patuh dalam pengobatan dan terhindar dari komplikasi Diabetes Mellitus tipe 2. Perlu peningkatan skill dan kemampuan kader posyandu khususnya dalam hal kesehatan. Sehingga menjadi rujukan dasar dalam palitif care di Posyandu Lansia. Posyandu lansia terstruktur  baik akan berdampak pada kesehatan lansia khususnya dalam hal Kemandirian, Kesehatan Psikologis dan Kesejahteraan Spiritual Lansia.
Range of Motion Therapy to Improve Physical Mobility in an Ischemic Stroke Patient: A Case Study Fadlilah, Nur; Septianingrum, Yurike; Wijayanti, Lono; Soleha, Umdatus
International Journal of Health Concord Vol. 1 No. 2 (2025): International Journal of Health Concord
Publisher : Lembaga Chakra Brahmanda Lentera (Chakra Brahmanda Lentera Institute) [CANDLE]

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55018/ihc.v12.14

Abstract

Background: Stroke is a neurological disease caused by an occlusion or hypoperfusion in the cerebral blood vessels, leading to neurological deficits and resulting in disability or death. Objective: The purpose of this case study is to describe nursing care in addressing impaired physical mobility needs by implementing Range of Motion (ROM) exercises in stroke patients, from initial assessment to evaluation Methods: This study adopted a descriptive single-case study design and was reported in accordance with the CARE (Case Report) guideline. The sampling frame consisted of one postoperative orthopedic patient who met predefined inclusion criteria, namely stable vital signs, the ability to communicate and cooperate with examination procedures, and no contraindication to range-of-motion (ROM) exercises. Data were collected through interviews, physical examination, structured observation, and review of clinical records. Functional status and motor impairment were assessed using the standardized muscle strength grading scale (Medical Research Council [MRC] scale, 0–5), along with clinical monitoring sheets to document changes in movement capacity. The intervention protocol consisted of prescribed ROM exercises—including passive-assisted and active movement techniques—administered twice daily over the observation period, with progression based on clinical tolerance and patient feedback. Result: At baseline assessment, the patient demonstrated unilateral left-sided weakness, with muscle strength graded at 3/5 for both upper and lower extremities based on the Medical Research Council (MRC) scale, indicating movement against gravity but not resistance. After three consecutive days of prescribed ROM intervention, follow-up assessment showed improvement to 4/5 in both extremities, reflecting increased capability to move against moderate resistance. Measurements were conducted by the same trained clinician using the same standardized scale to enhance reliability, although potential subjective scoring bias inherent to manual muscle testing cannot be fully excluded. Conclusion: There was an increase in muscle strength between before and after the intervention. It is expected that ROM therapy can be applied as an intervention to overcome physical mobility impairment in stroke patients.
Co-Authors -, SITI NURJANAH Abdul Muhith Achmad Hidayatullah, Achmad Achsan Tudhonny Afiyah, R. Khairiyatul Agustin, Dian Rahmawati Ah Yusuf, Ah Algristian, Hafid Amanda Indrika, Elke Amansyah Tohari, Delly Andini, Ary Anisah, Choirun Aprilian, Arvino Babo, Leticia Freitas Bambang Edi Suwito Budi Prasetyo Budiarti, Rizqi Putri Nourma Budury, Syiddatul Chatarina Umbul Wahyuni Choirun Anisah Damawiyah, Siti Danny Irawan Delly Amansyah Tohari Diana Mufidati Diana Mufidati Difran Nobel Bistara Endang Sulistiyani Erika Chandra Dewi Ernawati, Yayuk Fauziah Rochmah, Ardianti Fifi Khoirul Fitriyah Firdaus Firnanda Erindia Fitriasari, Andikawati Heris Santy, Wesiana Hidaayah, Nur Ikhsan, Muhamad Nur Ilmi, Miftachul Imamatul Faizah Ira Trio ISKANDAR Ismatika Ismatika Ismatika, Ismatika Kadir, Afrizal Nur Kamariyah, Nurul Khamida Khamida Khamida, Khamida Khusnah, Hidayatul Latifatul Muna Lya Marliana M. Shodiq Mawarda Hatmanti, Nety Meidyta Sinantryana W Milaningrum, Kartika Misutarno, Misutarno Mufidati, Diana Muhammad Bagus Qomaruddin Muhammad, Akbar Reza Mulyadi Mulyadi Muna, Latifatul Nadatien, Ima Noer Farakhin Noventi, Iis Nur Ainiyah Nur Fadlilah, Nur Nurhayati Puspita, Uci Nurjanah, Siti - Nursalam Nursalam Nyoto Nyoto Nyoto Nyoto, Nyoto Putri, Dini Firdiana Putri, Rahmadaniar Aditya Rahayu Anggraini Ratna Yunita Ratna Yunita Sari RatnaYunita Sari Riyan Sisiawan Putra Rizki Amalia Rizki Amalia Rohmawati, Riska RR Dian Tristiana S.Pd. M Kes I Ketut Sudiana . Sari, Ratna Yunita Septianingrum , Yurike Septianingrum, Yurike Setiawan, M. Arif Helmi Sharoni, Siti Khuzaimah Ahmad Sigit Mulyono Singgih Singgih Siti Hardiyanti SITI NURJANAH Siti Nurjanah SITI NURJANAH - Sri Hartatik Sri Hartatik Sudarianik, Sudarianik Sulaiha, Siti Sulistiyani, Endang Sulistiyawati, Sri Tamarah, Elok Taufiq, Isa Umi Hanik Umi Hanik Wahyu Pranoto Wardani, Erika Martining Wijayanti, Lono Winawati Eka P Winoto, Priyo Mukti Pribadi Wulandari, Maharani Suci Wulandari, Mei Yanis Kartini Zahroh, Chilyatiz zahrotul jannah