Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Bahasa Indonesia Prima

THE APPLICATION OF THE TALKING STICK METHOD TO IMPROVE STUDENT'S SPEAKING SKILLS PRINCE ANTASARI MEDAN Depitaria Barus
Jurnal Bahasa Indonesia Prima (JBIP) Vol. 3 No. 2 (2021): Bahasa Indonesia Prima
Publisher : BIP: Jurnal Bahasa Indonesia Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.328 KB) | DOI: 10.34012/bip.v3i2.1960

Abstract

Abstrak-Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan berbicara dalam menanggapi cerpen siswa melalui penerapan metode tongkat berbicara (talking stick). Pelaksanaan penelitian ini berdasarkan permasalahan yang ada pada pembelajaran berbicara dalam menanggapi cerpen pada siswa yang masih tergolong rendah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan tindakan kelas yang mendeskripsikan keterampilan berbicara dalam menanggapi cerpen pada siswa secara klasikal dan keterampilan berbicara dalam menanggapi cerpen melalui metode tongkat berbicara (talking stick) dalam bentuk pelaksanaanya dua siklus yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini dilakukan dengan sampel bertujuan (purposive sample) pada 30 siswa kelas VII SMP Pangeran Antasari Medan. Hasil penelitian menunjukkan keterampilan berbicara dalam menanggapi cerpen siswa meningkat setelah menerapkan metode tongkat berbicara (talking stick). Pada pembelajaran prasiklus siswa memperoleh nilai rata-rata 52,33 dan persentase ketuntasan klasikal 20%. Setelah menerapkan metode tongkat berbicara (talking stick), hasil penilaian tes siswa pada siklus I memperoleh nilai rata-rata 69,5 dan meningkat menjadi 71,67 pada tes siklus II. Dilihat dari persentase ketuntasan klasikal siswa pada siklus I 66,67% meningkat pada siklus II 76,67%. Sehingga penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan metode tongkat berbicara (talking stick) dapat meningkatkan keterampilan berbicara dalam menanggapi cerpen pada siswa kelas VII SMP Pangeran Antasari Medan. Kata kunci: keterampilan berbicara, menanggapi cerpen, tongkat berbicara
The Role of Ki Hajar Dewantara in Instilling Character Education in Students: Peranan Ki Hajar Dewantara Dalam Menanamkan Pendidikan Karakter Pada Siswa Depitaria barus
Jurnal Bahasa Indonesia Prima (JBIP) Vol. 4 No. 2 (2022): Bahasa Indonesia Prima (BIP)
Publisher : BIP: Jurnal Bahasa Indonesia Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (539.85 KB) | DOI: 10.34012/jbip.v4i2.2935

Abstract

Penelitian ini membahas tentang peranan Ki Hajar Dewantara dalam menanamkan pendidikan karakter siswa yang terdapat dalam puisi Teratai karya Sanusi Pane. Kajian yang digunakan pada penelitian ini adalah hermeneutika pada sebuah puisi. Kajian ini digunakan karena kajian hermeneutika yang merupakan titik awal sebuah kajian sastra yang bersifat alternatif untuk memahami makna simbol-simbol dalam karya sastra. Jenis pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dan sumber data yang diolah merupakan hasil dari analisis dokumendan telaah pustaka. Kajian hermeneutika pada puisi “Teratai” karya Sanusi Pane ini mengacu pada perkembangan zaman dan kanonisasi sastra yang beraneka ragam. Seorang penyair atau penulis puisi pasti memiliki tujuan khusus dan persembahan dalam tulisan sastra, tidak terkecuali seorang Sanusi Pane yang membuat puisi “Teratai”. Sajak Sanusi Pane “Teratai” menyimbolkan Ki Hajar Dewantara yang menjaga bumi Indonesia dengan ajarannya yang bersifat edukatif dan menyentuh aspek kebangsaan dengan semangat keindonesiaan yang murni. Puisi ini berisi peranan dan sekaligus pujian terhadap Ki Hajar Dewantara sebagai tokoh yang pantas untuk diteladani dalam hal pundidikan untuk kehidupan sepanjang hayat. Ia dibandingkan dengan bunga yang tidak menonjolkan diri namun namanya terkenal di seluruh penjuru dunia. Kata kunci: kajian, puisi, hermeneutika, pendidikan, karakter.
Implementasi Penguatan Profil Pelajar Pancasila Sebagai Wujud Pendidikan Karakter di Sekolah Menengah Atas (SMA) Depitaria Br Barus; Perida Roma Siahaan; Izmawal Pebriani Nasution; Nova Mawar Hutabarat
Jurnal Bahasa Indonesia Prima (BIP) Vol. 6 No. 2 (2024): Bahasa Indonesia Prima (BIP)
Publisher : Bahasa Indonesia Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/bip.v6i2.5830

Abstract

This research is based on the existence of a government policy program in the Project for Strengthening Pancasila Student Profiles in Character Education. This policy cannot be separated from the hope that the nation's children will have character in accordance with Pancasila and the 1945 Constitution. This research uses descriptive qualitative methods. Data collection techniques use interview, observation and documentation methods. Furthermore, data analysis techniques use data reduction, data presentation, conclusion drawing, verification and data validation. The results of this research are 1). Helping schools adopt policies in realizing strengthening the profile of Pancasila as character education through learning, 2). The process of implementing the project to strengthen the profile of Pancasila students is based on the guidelines of the Minister of Education and Culture Decree No. 56 of 2022 Guidelines for Curriculum Implementation, 3). Efforts made to face obstacles include consistent evaluation, creation of modules, annual programs, semester programs adapted to follow-up programs, namely let's act.
THE APPLICATION OF THE TALKING STICK METHOD TO IMPROVE STUDENT'S SPEAKING SKILLS PRINCE ANTASARI MEDAN Silaban, Yolanda Novita; Barus, Depitaria
Jurnal Bahasa Indonesia Prima (BIP) Vol. 3 No. 2 (2021): Bahasa Indonesia Prima
Publisher : Bahasa Indonesia Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/bip.v3i2.1960

Abstract

Abstrak-Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan berbicara dalam menanggapi cerpen siswa melalui penerapan metode tongkat berbicara (talking stick). Pelaksanaan penelitian ini berdasarkan permasalahan yang ada pada pembelajaran berbicara dalam menanggapi cerpen pada siswa yang masih tergolong rendah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan tindakan kelas yang mendeskripsikan keterampilan berbicara dalam menanggapi cerpen pada siswa secara klasikal dan keterampilan berbicara dalam menanggapi cerpen melalui metode tongkat berbicara (talking stick) dalam bentuk pelaksanaanya dua siklus yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini dilakukan dengan sampel bertujuan (purposive sample) pada 30 siswa kelas VII SMP Pangeran Antasari Medan. Hasil penelitian menunjukkan keterampilan berbicara dalam menanggapi cerpen siswa meningkat setelah menerapkan metode tongkat berbicara (talking stick). Pada pembelajaran prasiklus siswa memperoleh nilai rata-rata 52,33 dan persentase ketuntasan klasikal 20%. Setelah menerapkan metode tongkat berbicara (talking stick), hasil penilaian tes siswa pada siklus I memperoleh nilai rata-rata 69,5 dan meningkat menjadi 71,67 pada tes siklus II. Dilihat dari persentase ketuntasan klasikal siswa pada siklus I 66,67% meningkat pada siklus II 76,67%. Sehingga penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan metode tongkat berbicara (talking stick) dapat meningkatkan keterampilan berbicara dalam menanggapi cerpen pada siswa kelas VII SMP Pangeran Antasari Medan. Kata kunci: keterampilan berbicara, menanggapi cerpen, tongkat berbicara
The Role of Ki Hajar Dewantara in Instilling Character Education in Students: Peranan Ki Hajar Dewantara Dalam Menanamkan Pendidikan Karakter Pada Siswa Br Barus, Depitaria; Ningsih, Wahyu; Astri, Nanda Dwi; Nasution, Izmawal Pebriani
Jurnal Bahasa Indonesia Prima (BIP) Vol. 4 No. 2 (2022): Bahasa Indonesia Prima (BIP)
Publisher : Bahasa Indonesia Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/jbip.v4i2.2935

Abstract

Penelitian ini membahas tentang peranan Ki Hajar Dewantara dalam menanamkan pendidikan karakter siswa yang terdapat dalam puisi Teratai karya Sanusi Pane. Kajian yang digunakan pada penelitian ini adalah hermeneutika pada sebuah puisi. Kajian ini digunakan karena kajian hermeneutika yang merupakan titik awal sebuah kajian sastra yang bersifat alternatif untuk memahami makna simbol-simbol dalam karya sastra. Jenis pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif dan sumber data yang diolah merupakan hasil dari analisis dokumendan telaah pustaka. Kajian hermeneutika pada puisi “Teratai” karya Sanusi Pane ini mengacu pada perkembangan zaman dan kanonisasi sastra yang beraneka ragam. Seorang penyair atau penulis puisi pasti memiliki tujuan khusus dan persembahan dalam tulisan sastra, tidak terkecuali seorang Sanusi Pane yang membuat puisi “Teratai”. Sajak Sanusi Pane “Teratai” menyimbolkan Ki Hajar Dewantara yang menjaga bumi Indonesia dengan ajarannya yang bersifat edukatif dan menyentuh aspek kebangsaan dengan semangat keindonesiaan yang murni. Puisi ini berisi peranan dan sekaligus pujian terhadap Ki Hajar Dewantara sebagai tokoh yang pantas untuk diteladani dalam hal pundidikan untuk kehidupan sepanjang hayat. Ia dibandingkan dengan bunga yang tidak menonjolkan diri namun namanya terkenal di seluruh penjuru dunia. Kata kunci: kajian, puisi, hermeneutika, pendidikan, karakter.
Implementasi Penguatan Profil Pelajar Pancasila Sebagai Wujud Pendidikan Karakter di Sekolah Menengah Atas (SMA) Br Barus, Depitaria; Siahaan, Perida Roma; Nasution, Izmawal Pebriani; Hutabarat, Nova Mawar
Jurnal Bahasa Indonesia Prima (BIP) Vol. 6 No. 2 (2024): Bahasa Indonesia Prima (BIP)
Publisher : Bahasa Indonesia Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/bip.v6i2.5830

Abstract

This research is based on the existence of a government policy program in the Project for Strengthening Pancasila Student Profiles in Character Education. This policy cannot be separated from the hope that the nation's children will have character in accordance with Pancasila and the 1945 Constitution. This research uses descriptive qualitative methods. Data collection techniques use interview, observation and documentation methods. Furthermore, data analysis techniques use data reduction, data presentation, conclusion drawing, verification and data validation. The results of this research are 1). Helping schools adopt policies in realizing strengthening the profile of Pancasila as character education through learning, 2). The process of implementing the project to strengthen the profile of Pancasila students is based on the guidelines of the Minister of Education and Culture Decree No. 56 of 2022 Guidelines for Curriculum Implementation, 3). Efforts made to face obstacles include consistent evaluation, creation of modules, annual programs, semester programs adapted to follow-up programs, namely let's act.