Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

LANSIA SEHAT DAN MANDIRI: EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI DAN SENAM KEBUGARAN DI UPTD PSLU TRESNA WERDHA NATAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Septiani, Linda; Kusumaningtyas, Intan; Happy, Terza Aflika; Mulya, Ireniza Pradevi; Idris, Mohamad; Andrifianie, Femmy; Rosa, Emantis; Setyaningrum, Endah; Lusina, Septia Eva
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i1.3616

Abstract

Peningkatan jumlah lansia merupakan tantangan global dalam sistem pelayanan kesehatan masyarakat. Di Indonesia, tren ini terus meningkat setiap tahun, sehingga diperlukan strategi intervensi terpadu untuk menjaga kesehatan fisik dan mental serta meningkatkan kualitas hidup lansia. Salah satu aspek penting namun sering terabaikan dalam pelayanan kesehatan lansia adalah kesehatan reproduksi termasuk perubahan akibat menopause pada wanita dan andropause pada pria, yang dapat menimbulkan gangguan fisiologis dan emosional. Di sisi lain, rendahnya aktivitas fisik pada lansia juga memperbesar risiko penyakit degeneratif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan lansia tentang kesehatan reproduksi serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya senam kebugaran dalam menjaga kualitas hidup. Kegiatan dilaksanakan di UPTD PSLU Tresna Werdha Natar, Kabupaten Lampung Selatan, melalui dua pendekatan utama, yaitu edukasi interaktif tentang kesehatan reproduksi dan pelatihan senam bugar lansia. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, serta observasi langsung terhadap keterlibatan peserta dalam kegiatan senam. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman lansia mengenai kesehatan reproduksi sebesar 80% serta partisipasi aktif dalam kegiatan fisik senam kebugaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa edukasi yang dikombinasikan dengan latihan fisik sederhana dapat menjadi strategi efektif dalam mewujudkan lansia yang sehat dan mandiri. Kata kunci: lansia, kesehatan reproduksi, senam kebugaran, menopause, andropause
Phylogenetic and Transmission Patterns of Extended-Spectrum β- Lactamase –Producing Escherichia Coli among Neonatal's Gut Flora in Indonesia Sulistya, Rakhmatul Binti; Kuntaman, Kuntaman; Koendhori, Eko Budi; Happy, Terza Aflika; Setyarini, Wahyu
Folia Medica Indonesiana Vol. 57, No. 3
Publisher : Folia Medica Indonesiana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to explore the phylogenetic pattern of Extended-spectrum β-lactamase-producing Escherichia coli in the gut flora of neonatal into groups A, B1, B2, D and tracing the presence of spreading among the age group of neonatal. Multiplex PCR was conducted to classify the phylogenetic group of ESBL producing E. coli into groups of commensals (A, B1) and pathogen (B2, D). The spread of bacterial agents among the host (neonatal) was conducted by the RAPD-PCR method with two random primers. Among 34 bacterial isolates were identified among early neonatal group A (22,2%), B1 (11,1%), B2 (22,2%) D (33,3%) and postneonatal groups A (8%), B1 (4%), B2 (36%) D (40%). It was not a statistically significant difference (p=0.388). The dominance of pathogenic groups B2 and D as many as 70,6%. From 34 samples was found 34 types of RAPD indicated there were not any bacterial spread among neonatal. The ESBL producing E. coli among early neonatal and postneonatal were dominated by the pathogenic group of B2 and D (total=70,6%), but they were not statistically significant. There was not any spreading of bacterial agents among individual gut flora of neonatal.
The Risk Factors of Stress in Female Students on the Menstrual Cycles: A Literature Review sari, gustina wulan; imantika, efriyan; happy, terza aflika; rodiani
Jurnal Agromedicine Unila: Jurnal Kesehatan dan Agromedicine Vol. 12 No. 2 (2025): Jurnal Kesehatan dan Agromedicine
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jka.v12i2.pp75-85

Abstract

Menstruasi adalah saat lapisan rahim mengelupas dan mengeluarkan darah akibat tidak ada pembuahan. Stres adalah kondisi di mana tubuh dan pikiran merasa tertekan karena tuntutan dan perubahan dalam hidup. Menurut informasi World Health Organization (WHO) tahun 2020, sejumlah 45% wanita mengalami gangguan siklus menstruasi, dan di Indonesia, sekitar 13,7% perempuan mengalami ketidakteraturan siklus menstruasi dalam kurun waktu satu tahun dengan 5,1% disebabkan gangguan psikis dan beban pikiran. Stres bisa diartikan juga sebagai tekanan atau ketegangan yang mengganggu, biasanya berasal dari situasi di luar diri seseorang. Stres dapat memicu sistem yang mengatur hormon dalam tubuh kita, yaitu sumbu korteks hipotalamus-hipofisis-adrenal, yang menyebabkan tubuh memproduksi kortisol. Kortisol dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon-hormon lain, termasuk hormon reproduksi, yang berdampak pada siklus menstruasi. Tinjauan pustaka ini ditujukan untuk menganalisis faktor risiko stres dan siklus menstruasi, dengan merujuk pada literatur yang dipublikasikan antara tahun 2022-2025 di jurnal-jurnal baik nasional maupun internasional. Analisis terhadap 10 literatur menunjukkan bahwa terdapat keterkaitan yang kuat antara stres dengan siklus menstruasi pada remaja putri.
MEWUJUDKAN KEHAMILAN SEHAT MELALUI EDUKASI ANTE NATAL CARE DI BANJAR AGUNG KECAMATAN JATI AGUNG KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Happy, Terza Aflika; Septiani, Linda
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i2.3786

Abstract

Salah satu fokus utama dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) adalah penurunan angka kematian ibu dan bayi. Pelaksanaan pemeriksaan antenatal yang berkualitas dan dilakukan secara rutin selama masa kehamilan berperan penting dalam menentukan kondisi kesehatan ibu hamil serta bayi yang akan dilahirkan. Antenatal Care (ANC) merupakan program yang dirancang secara sistematis melalui kegiatan observasi, edukasi, serta pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, dengan tujuan mendukung proses kehamilan dan persalinan yang aman. Pengabdian maysrakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil melalui penyuluhan dan diskusi. Manfaat peningkatan pengetahuan, pemahaman, atau perubahan sikap ibu hamil terhadap ANC. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemberian materi dan diskusi. Sasaran kegiatan ini adalah 20 ibu hamil di Posyandu Melati Desa Banjar Agung Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung selatan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini dalah peningkatan pre test dari 40% peserta yang menjawab dengan benar menjadi 90% peserta yang menjawab dengan benar saat post test. Keberhasilan tersebut mencerminkan adanya perubahan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan
PEMANFAATAN POTENSI ALAMI SEBAGAI ANTIOKSIDAN Happy, Terza Aflika; Septiani, Linda; Graharti, Risti; Andrifianie, Femmy
Medula Vol 15 No 3 (2025): Medula
Publisher : CV. Jasa Sukses Abadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53089/medula.v15i3.1825

Abstract

Indonesia is one of the world’s most biodiverse countries and possesses a vast potential of medicinal plants as natural therapeutic resources. Many medicinal plants traditionally used by local communities are known to contain secondary metabolites with antioxidant properties. Antioxidants play an essential role in preventing oxidative stress associated with degenerative and infectious diseases. This article aims to review the potential of secondary metabolite compounds from Indonesian medicinal plants as antioxidant agents based on previous studies. This study was conducted using a literature review method by analyzing relevant national and international scientific publications. The results indicate that various medicinal plants, including sweet potato leaves, green tea, roselle, celery, and Peperomia pellucida, contain polyphenolic compounds such as flavonoids, tannins, and phenols, as well as other secondary metabolites including alkaloids, saponins, terpenoids, quinones, coumarins, and anthocyanins. These compounds exhibit antioxidant activity through free radical scavenging, hydrogen atom donation, and inhibition of lipid peroxidation processes. In conclusion, Indonesian medicinal plants demonstrate significant potential as natural sources of antioxidants and offer promising prospects for further development in pharmaceutical and health applications, particularly as raw materials for phytopharmaceutical products and supportive therapies.