Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN TINGKAT STRESS DAN GAYA HIDUP TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA PASIEN HIPERTENSI Siregar, Maya Ardilla; Muthia Deliana; Dedi; Putri Purnama Sari
Jurnal Keperawatan Dirgahayu (JKD) Vol 6 No 2 (2024): October
Publisher : Unit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, STIKES Dirgahayu Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52841/jkd.v6i2.464

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi dimana terjadi peningkatan tekanan darah secara kronis (dalam kurun waktu yang lama) yang dapat menyebabkan kesakitan pada seseorang dan bahkan dapat menyebabkan kematian. Seseorang dapat disebut menderita hipertensi jika didapatkan tekanan darah sistolik >140 mmHg dan diastolik >90 mmHg. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat stress dan gaya hidup terhadap Kualitas Tidur Pada Pasien Hipertensi Di RSU Mitra Medika Tanjung Mulia Medan 2023. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode Survei Analitik dengan pendekatan Cross Sectional, menggunakan uji chi- square. Populasi dalam penelitian ini adalah Pasien penderita hipertensi dirawat di RSU Mitra Medika Tanjung Mulia, dengan jumlah populasi 514 orang , sedangkan sampel yang digunakan adalah Purvosive Sampling dengan rumus Slovin yaitu sebanyak 83 responden. Berdasarkan hasil peneliti analisa dengan menggunkan uji chi-square memperlihatkan bahwa terdapat hubungan faktor gaya hidup terhadap kualitas tidur (p value=0,00). Dan terdapat hubungan faktor tingkat stres terhadap kualitas tidur (p value=0,01). Kesimpulan: ada hubungan antara tingkat stress dan gaya hidup terhadap kualitas tidur pada pasien dengan hipertensi
Hubungan Nyeri dengan Kualitas Tidur pada Pasien Post Operasi di Rumah Sakit Mitra Medika Tanjung Mulia Medan Muharani Syaftriani, Afina; Hijrah Hanim Lubis; Maya Ardilla Siregar
Jurnal Pembaruan Kesehatan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): JANUARY
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/rt62cs02

Abstract

Operasi merupakan prosedur invasif dengan melewati tiga fase yaitu pre operasi, intra operasi, dan post operasi. Keluhan yang dialami oleh pasien post operasi salah satunya adalah nyeri yang akan mempengaruhi kualitas tidur pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk  menganalisis hubungan antara nyeri dengan kualitas tidur pada pasien post operasi di Rumah Sakit Mitra Medika Tanjung Mulia Medan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional menggunakan uji chi-square dengan populasi sebanyak 285 dan sampel 74 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian, mayoritas responden mengalami nyeri sedang sebanyak 33 responden (44,6%) dan mengalami kualitas tidur buruk sebanyak 54 responden (73,0%). Berdasarkan  hasil  uji Chi-Square Test,  didapatkan hasil bahwa p-value sebesar 0,000 dimana nilai tersebut lebih kecil dari nilai α sebesar 0,05. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukan bahwa secara statistik ada hubungan yang signifikan antara nyeri dengan kualitas tidur pada pasien post operasi di Rumah Sakit Mitra Medika Tanjung Mulia Medan. Disarankan bagi tenaga kesehatan khususnya perawat dapat meningkatkan kualitas pelayanan melalui edukasi cara mengurangi rasa nyeri post operasi dengan menggunakan terapi non farmakologi seperti terapi manajemen nyeri komplementer.
Penerapan Algoritma Metaheuristik untuk Optimasi Nilai K Pada K-NN dalam Pengelompokan Faktor Penyebab Stunting Aritonang, Mhd Adi Setiawan; Ardilla Siregar, Maya; Ani Arnomo, Sasa; Farasalsabila, Fidya
Jurnal Pustaka AI (Pusat Akses Kajian Teknologi Artificial Intelligence) Vol 5 No 3 (2025): Pustaka AI (Pusat Akses Kajian Teknologi Artificial Intelligence)
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakaai.v5i3.1367

Abstract

Stunting is a health issue that has a negative impact on people's quality of life and the development of a bangsa. Finding the cause of stunting accurately is a crucial step in developing effective mitigation strategies. K-Nearest Neighbor (K-NN) is one machine learning algorithm that is frequently used for classification and data analysis, but its performance is greatly impacted by the choice of an ideal K parameter. This study highlights the use of metaheuristic algorithms, such as genetic algorithms (GA) and particle swarm optimization (PSO), to optimize K in K-NN in order to identify the stunting factor. This method uses the kekuatan eksplorasi and eksploitasi algoritma metaheuristik to determine parameter K that yields optimal accuracy. Based on the results of the metaheuristic algorithm, it is concluded that without optimization, K-NN only achieves an accuracy of roughly 63%, highlighting the importance of choosing a suitable K value. When GA is used in K-NN optimization, the accuracy increases significantly, reaching 73%, indicating its ability to effectively explore the solution space. On the other hand, PSO also increases accuracy to 74%. It is hoped that the results of this study will provide significant contributions to the development of a more reliable model for analyzing the factors that contribute to stunting, thereby enhancing the use of data-based decision-making in attempts to address the stunting problem holistically.
Penerapan Diabetes Self Management Education bagi Lansia yang Mengalami Diabetes Mellitus Afina Muharani Syaftriani; Maria Haryanti Butar-butar; Sri Lasmawanti; Yuniati Yuniati; Maya Ardilla Siregar
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 3 (2021): November: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v1i3.2602

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a complex disease that affects especially the elderly. Efforts to control DM are the aim of controlling the impact of complications. One management that can be carried out by nurses as health workers is to provide continuous health education (education). One educational program that can be carried out is Diabetes Self Management Education (DSME). The aim of implementing this community service is to provide education to the elderly regarding the implementation of Diabetes Self Management Education (DSME). The method used in implementing this community service is by providing counseling through lectures and giving leaflets containing outreach material in Hamlet 1B Wampu, Pantai Gemi Village, Stabat District, Langkat Regency, North Sumatra. The targets for implementing the activity are elderly people with DM in Hamlet 1B Wampu, Pantai Gemi Village, Stabat District, Langkat Regency, North Sumatra. The results of this community service have had a positive impact on the parties involved, especially for the elderly with DM in Hamlet 1B Wampu, Pantai Gemi Village. Elderly people with DM can increase their knowledge, skills and improve their ability to carry out optimal self-care. Apart from that, elderly people with DM can also improve their self-management in managing DM more effectively by checking blood sugar regularly, eating a healthy diet, doing physical activity, taking medication according to the doctor's prescription, and dealing with stress caused by DM.
Gambaran Tingkat Pengetahuan, Sikap Dan Keterampilan Keluarga Tentang Perawatan Penderita Tuberculosis Paru Hafsani, Yaumil; Siregar, Maya Ardilla; Syanif, Anggi Hanafiah
Journal of Nursing Update Vol 7, No 2 (2025): Desember
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v7i2.6842

Abstract

Latar Belakang : Pentingnya pengetahuan, sikap dan keterampilan dari keluarga penderita TB Paru dalam merawat anggota keluarga yang sakit dalam mendukung proses pengobatan secara rutin agar pengobatan bisa berhasil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran tingkat pengetahuan, sikap dan keterampilan keluarga tentang perawatan pada penderita TB Paru di 4 wilayah kerja Puskesmas Pekauman Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Metode penelitian menggunakan penelitian deskriptif/survei, sampel pada penelitian ini berjumlah 70 responden yang diperoleh melalui random sampling yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian didapatkan pengetahuan keluarga berada pada kategori cukup (50.0%), sikap keluarga berada pada kategori cukup (55%) dan sebagian besar keterampilan keluarga berada pada kategori cukup (62.5%). Kesimpulan diketahui karakteristik dan Tingkat pengetahuan, sikap dan keterampilan keluarga tentang perawatan pada penderita Tuberculosis (TBC) di 4 wilayah kerja Puskesmas Pekauman. Saran Pentingnya dukungan dan dorongan dari keluarga penderita TB Paru dalam merawat anggota keluarga yang sakit dalam hal mengingatkan kepada keluarga untuk minum obat, mengingatkna selalu pakai masker, menyiapkan kebutuhan penderita dan bahkan lebih aktif untuk mengantar pasien untuk kontrol ke pelayanan kesehatan secara teratur
Hubungan Karakteristik Responden Dengan Pelaksanaan Dietary Approaches To Stop Hypertension Pada Pasien Hipertensi Di Rsu Mitra Medika Tanjung Mulia Bakti, Agus Surya; Muflih, Muflih; Rahmadhani, Ani; Siregar, Maya Ardilla
Journal of Nursing Update Vol 7, No 2 (2025): Desember
Publisher : LPPM Institut Kesehatan Helvetia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33085/jnu.v7i2.6884

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi didefinisikan sebagai tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan/atau tekanan diastolik ≥ 90 mmHg, di asia tenggara menempati urutan ke-3 tertinggi dengan prevalensi sebesar 25% dari total populasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Karakteristik Responden Dengan Pelaksanaan Dietary Approaches To Stop Hypertension Pada Pasien Hipertensi Di RSU Mitra Medika Tanjung Mulia. Metode :Desain penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dengan pendekatan Cross Sectional Study dan uji chi-square. Populasi terdiri dari 401 pasien Hipertensi, dan sampel di bulatkan menjadi 80 responden menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang valid, dan dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil : Dari hasil analisa data menggunakan uji statistik chi-square yang menggunakan aplikasi SPSS di dapat kan dari karakteristik jenis kelaminnilai p-value 0,032, umur nilai p- value 0,972, pendidikan nilai p-value 0,809, pekerjaan nilai p-value 0,214, agama nilai p-value 0,537, suku nilai p-value 0,095 yang berarti p- value 0,05. Kesimpulan : hal ini menunjukan bahwa Ho di tolak Ha di terima sehingga dapat di simpulkan bahwa selain jenis kelamin, tidak terdapat hubungan antara Karakteristik Responden Dengan Pelaksanaan Dietary Approaches To Stop Hypertension Pada Pasien Hipertensi Di RSU Mitra Medika Tanjung Mulia Tahun 2025. Saran : Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara Karakteristik Responden Dengan Pelaksanaan Dietary Approaches To Stop Hypertension Pada Pasien Hipertensi Di RSU Mitra Medika Tanjung Mulia
THE RELATIONSHIP BETWEEN STRESS LEVELS AND THE QUALITY OF LIFE OF NURSES AT MITRA MEDIKA TANJUNG MULIA HOSPITAL MEDAN IN 2025 Afina Muharani Syaftriani; Maya Ardilla Siregar; Hizrah Hanim Lubis; Dedi; Siti Aisyah; Andika Herlina Marda Prawata
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 5 No. 1 (2025): DECEMBER
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijset.v5i1.1533

Abstract

Occupational stress is a common problem experienced by nurses due to high job demands, heavy workloads, and responsibility for patient safety. Poorly managed stress can negatively impact nurses' physical and psychological health, ultimately affecting their quality of life. Therefore, research is needed to determine the relationship between stress levels and the quality of life of nurses in hospitals. The purpose of this study was to determine the relationship between stress levels and the quality of life of nurses at Mitra Medika Tanjung Mulia Hospital, Medan, in 2025. This study used a quantitative design with a correlational approach and cross-sectional methods. The study population was all 175 nurses working at Mitra Medika Tanjung Mulia Hospital, Medan, with a sample size of 64 respondents determined using the Slovin formula and quota sampling techniques. Data collection was conducted using a stress questionnaire and the WHOQOL-BREF questionnaire to measure quality of life. Data analysis included univariate and bivariate analyzes using the chi-square test with a significance level of α = 0.05. The results showed that the majority of respondents experienced mild and moderate stress (31 respondents (48.4%), respectively), and the majority of nurses (40 respondents (62.5%) reported a good quality of life. Bivariate levels analysis revealed a significant relationship between stress and nurses' quality of life. Medika Tanjung Mulia Hospital, Medan.
KONDISI PSIKOLOGIS PASIEN DAN PENYAKIT KRONIS : LITERATURE REVIEW Agustiani, Sirli; Ardilla Siregar, Maya; Bagus Edy Santoso, Raden; Devi, Ratna
Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Vol 17 No 1 (2026): Jurnal Riset Keperawatan dan Kesehatan
Publisher : Institut Teknologi dan Kesehatan Muhammadiyah Kalimantan Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54630/jk2.v17i1.612

Abstract

Background: Chronic diseases require long-term management, are persistent in nature, and may lead to various problems, including psychological issues. Objective: This study aimed to identify the psychological conditions of patients with chronic diseases. Methods: A literature review was conducted using PubMed and Google Scholar databases. Inclusion criteria were full-text articles in English published between 2021 and 2025 discussing psychological conditions in patients with chronic diseases, with participants aged ≥18 years. Articles that were not original research were excluded. Results: A total of 1,658 articles from PubMed and 17,600 from Google Scholar were identified; however, only 5 articles met the inclusion criteria. The findings indicate that patients with chronic diseases experience psychological problems such as depression, anxiety, fear, and stress, which affect social and economic aspects and contribute to feelings of helplessness. Conclusion: Psychological problems in patients with chronic diseases are predominantly characterized by depression, accompanied by anxiety, fear, and helplessness, leading to decreased treatment motivation and quality of life.