Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmiah SOSIO AGRIBIS

SUMBANGAN SEKTOR PERTANIAN KOMODITI JAGUNG PADA PERTUMBUHAN EKONOMI INDONESIA Feri Setiawan Santoso; Nugrahini Susantinah Wisnujati; Endang Siswati
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 20, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 20 No 1
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.036 KB) | DOI: 10.30742/jisa.v20i1.972

Abstract

ABSTRAKSektor pertanian merupakan sektor primer dan memegang peranan penting bagi perekonomian Indonesia. Dalah satu hasik sektor pertanian adalah jagung yang merupakan makanan pokok kedua bagi masyarakat Indonesia dan salah satu sektor strategis yang sedang berkembang oleh pemerintah Indonesia.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh secara silmutan dan pasrsial Gross Domestic Product (GDP), Foreigen Direct Investment (FDI), Ekspor, Produktifitas, Harga jagung, Konsumsi Jagung.dan sedangkan devisi terhadap Gross Domestic Product (GDP) dengan periode tahun 1991-2017.Alat analisis yang di gunakan adalah analisi regresi linier dengan metode spss 24. Hasil Penelitian menunjukan bahwa secara silmutan dan variabel Foreigen Direct Investment (FDI) dan Produkrifitas berpengaruh signifikan terhadap Gross Domestic Product (GDP). Secara parsial variabel eskpor, harag jagung dan konsumsi jagung berpengaruh negative dan tidak signifikan terhadap Gross Domestic Product (GDP).Kata Kunci: Gross Domestic Product (GDP), Foreigen Direct Investment (FDI), Ekspor, Produktifitas, Harga jagung, Konsumsi Jagung. ABSTRACTThe agricultural sector is the primary sector and plays an important role for the Indonesian economy. One of the fruits of the agriculture sector is corn which is the second staple food for the people of Indonesia and one of the strategic sectors that is being developed by the Indonesian government.The purpose of this study was to determine the silmutant and passive effect of Gross Domestic Product (GDP), Foreigen Direct Investment (FDI), Exports, Productivity, Corn Prices, Corn Consumption, and while the division of Gross Domestic Products (GDP) for the period 1991- 2017.The analytical tool used is linear regression analysis with the SPSS 24 method. Research shows that silmutaneously and Foreigen Direct Investment (FDI) and Productivity variables significantly influence Gross Domestic Product (GDP). Partially the export variables, the price of corn and the consumption of corn have a negative and not significant effect on the Gross Domestic Product (GDP). Keywords: Gross Domestic Product (GDP), Foreigen Direct Investment (FDI), Exports, Productivity, Corn Prices, Corn Consumption.
ANALISIS PRODUKSI DAN PRODUKTIVITAS CABAI RAWIT (Capsicum frutescens L) di INDONESIA Alunia Dwi Zahara T; Nugrahini Susantinah Wisnujati; Endang Siswati
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 21, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 21 No 1
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.134 KB) | DOI: 10.30742/jisa21120211345

Abstract

Komoditas holtikultura yang mempunyai nilai ekonomi dan harga jual tinggi adalah Cabai rawit (Capsicum frutescens L). Menurut para ahli, komoditas holtikultura pada komoditi cabai rawit memiliki tingkat kebutuhan yang tinggi seperti sebagai bumbu masakan, industry makanan dan obat-obatan. Semua itu meningkat juga oleh kenaikan tingkat permintaan yang komoditi cabai rawit pernah mengalami harga jual yang fluktuasi paling tinggi di Indonesia. Maka dari itu Indonesia harus mengembangkan produksi dan produktivitas cabai rawit agar semakin meningkat. Tujuan penelitian ini adalah (1) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi cabai rawit di Indonesia, (2) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produktivitas cabai rawit di Indonesia.Data yang digunakan adalah data sekunder dan sumber data diperoleh melalui Basis Data dan Kementrian Pertanian. Metode analisis yang digunakan adalah metode Analisis regresi linier berganda. Hasil uji hipotesis Pada uji R square faktor produksi 81,6% dan uji F sebesar 13,292. Secara parsial (Uji t) menunjukkan pengaruh signifikan antara luas lahan dan penting terhadap produksi cabai rawit di Indonesia, dan tidak ada pengaruh signiftikan antara ekspor dan konsumsi terhadap produksi cabai rawit di Indonesia. Selanjutnya faktor produktivitas pada uji R square sebesar 69,4% dan ujia F sebesar 10.224. Dalam pengujian secara parsial (Uji t) menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan terhadap lahan terhadap produktivitas cabai rawit di Indonesia.Metode analisis yang digunakan adalah metode Analisis regresi linier berganda. Hasil uji hipotesis Pada uji R square faktor produksi 81,6% dan uji F sebesar 13,292. Secara parsial (Uji t) menunjukkan pengaruh signifikan antara luas lahan dan penting terhadap produksi cabai rawit di Indonesia, dan tidak ada pengaruh signiftikan antara ekspor dan konsumsi terhadap produksi cabai rawit di Indonesia. Selanjutnya faktor produktivitas pada uji R square sebesar 69,4% dan ujia F sebesar 10.224. Dalam pengujian secara parsial (Uji t) menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan luas lahan terhadap produktivitas cabai rawit di Indonesia. Metode analisis yang digunakan adalah metode Analisis regresi linier berganda. Hasil uji hipotesis Pada uji R square faktor produksi 81,6% dan uji F sebesar 13,292. Secara parsial (Uji t) menunjukkan pengaruh signifikan antara luas lahan dan penting terhadap produksi cabai rawit di Indonesia, dan tidak ada pengaruh signiftikan antara ekspor dan konsumsi terhadap produksi cabai rawit di Indonesia. Selanjutnya faktor produktivitas pada uji R square sebesar 69,4% dan ujia F sebesar 10.224. Dalam pengujian secara parsial (Uji t) menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan luas lahan terhadap produktivitas cabai rawit di Indonesia. Secara parsial (Uji t) menunjukkan pengaruh signifikan antara luas lahan dan penting terhadap produksi cabai rawit di Indonesia, dan tidak ada pengaruh signiftikan antara ekspor dan konsumsi terhadap produksi cabai rawit di Indonesia. Selanjutnya faktor produktivitas pada uji R square sebesar 69,4% dan ujia F sebesar 10.224. Dalam pengujian secara parsial (Uji t) menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan luas lahan terhadap produktivitas cabai rawit di Indonesia. Secara parsial (Uji t) menunjukkan pengaruh signifikan antara luas lahan dan penting terhadap produksi cabai rawit di Indonesia, dan tidak ada pengaruh signiftikan antara ekspor dan konsumsi terhadap produksi cabai rawit di Indonesia. Selanjutnya faktor produktivitas pada uji R square sebesar 69,4% dan ujia F sebesar 10.224. Dalam pengujian secara parsial (Uji t) menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan luas lahan terhadap produktivitas cabai rawit di Indonesia.Kata Kunci: Produksi, pengaruh, Produkstivitas, Impor, Ekspor, regresi linier berganda
PENYUSUNAN INDEKS PEMBERDAYAAN GENDER DAN INDEKS PEMBANGUNAN KABUPATEN BOJONEGORO Nugrahini Susantinah Wisnujati
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 20, No 2 (2020): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 20 No 2
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.823 KB) | DOI: 10.30742/jisa20220201224

Abstract

Penelitian ini dengan judul Penyusunan Indeks Pemberdayaan Gender dan Indeks Pembangunan Kabupaten Bojonegoro. Tujuan Penelitian ini antara lain mengetahui perkembangan capaian indeks pembangunan gender beserta indeks kompositnya di Kabupaten Bojonegoro dan mengetahui perkembangan capaian indeks pemberdayaan gender beserta indeks kompositnya di Kabupaten Bojonegoro.Data yang digunakan dalam studi ini adalah data sekunder. Adapun data sekunder yang akan digunakan dalam penelitian ini diantaranya data kependudukan, pendidikan dan ekonomi.Data-data yang sudah diuraikan dimuka akan dikumpulkan dari berbagai sumber yang dapat dipertanggungjawabkan, yaitu: Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bojonegoro, Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bojonegoro.Hasil Penelitian menunjukkan berdasarkan nilai sex ratio Kabupaten Bojonegoro 2019 sebesar 101 artinya peran penduduk perempuan menjadi modal pembangunan yang sangat potensial. Tren pembangunan gender di Kabupaten Bojonegoro semakin meningkat dari tahun ke tahun. Peningkatan juga terjadi di tahun 2020. Capaian IPG Kabupaten Bojonegoro pada tahun 2020 adalah 91,78 dengan pertumbuhan sebesar 1,9 poin dari tahun 2019. Namun demikian masih ada pekerjaan rumah untuk pemerintah Kabupaten Bojonegoro, yakni gap pembangunan manusia untuk laki-laki dan perempuan yang masih terpaut 4,25 poin. Trend pemberdayaan gender di Kabupaten Bojonegoro sejak tahun 2017 terus mengalami penurunan. Dimana perolehan pada tahun 2017 adalah 59,30 selanjutnya pada tahun 2018 mencapai 57,62 dan terakhir pada tahun 2019 kembali turun menjadi 55,44. Untuk tahun 2020, indeks pemberdayaan gender di proyeksikan mengalami peningkatan capaian dari tahun lalu, yakni yang berada di angka 56,11.Kata kunci : Gender, Pembangunan, Pemberdayaan.
PENGEMBANGAN KAWASAN AGROPOLITAN KECAMATAN KRUCIL KABUPATEN PROBOLINGGO TAHUN 2020 Markus Patiung; Nugrahini Susantinah Wisnujati; Sri Rahayu Margaretna Jajuk Hanafie; Hary Sastrya Wanto; Ernawati Ernawati
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 20, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 20 No 1
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.97 KB) | DOI: 10.30742/jisa2012020977

Abstract

ABSTRAKPengembangan kawasan agropolitan dengan tujuan untuk menganalisis kondisi eksisting, perkembangan potensi dan realitas sentra-sentra produksi sarana dan prasarana pengembangan Kawasan Agropolitan di Kecamatan Krucil Kecamatan Krucil selama 5 tahun yang akan datang. Metode analisis yang digunakan adalah SWOT. Hasil dari penelitian ini bahwa tidak ada perubahan komoditas selama 5 tahun, komoditas unggulan di lokasi agropolitan susu sapi, jagung, kopi, kelapa, cengkeh, jahe, durian, sapi potong, ayam buras dan alpukat. Wisata air terjun candi kedaton, arung jeram dan tubing. Kota tani utama (mainland) di desa krucil sedangkan desa lainnya menjadi desa hinterland. Kata Kunci : Pengembangan, Kawasan, Agropolitan, mainland, Hinterland. ABSTRACTDevelopment of Agropolitan area with the aim to analyze existing conditions, development of potential and reality of production centers and infrastructure for the development of Agropolitan area in District Krucil Krucil District for 5 years to come. The method of analysis used is SWOT. The result of this study that there was no commodity change over the past 5 years, the excellent commodity at the location of Agropolitan milk of cows, corn, coffee, coconut, clove, ginger, durian, beef cattle, chicken range and avocado. Tourism Waterfall of Kedaton temple, rafting and tubing. The main farm town (mainland) in the village of Krucil, while other villages become hinterland villages. Keywords: development, region, Agropolitan, mainland, Hinterland. 
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA BUNGA POTONG KRISAN DI PASAR BUNGA KAYOON SURABAYA Fritty Fatma Rochmatul Izza; Nugrahini Susantinah Wisnujati; Koesriwulandari Koesriwulandari
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 21, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 21 No 2
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (56.534 KB) | DOI: 10.30742/jisa21220211346

Abstract

Persaingan bisnis yang semakin ketat, pelaku bisnis wajib mengembangkan strategi bersaing dan berkembang di pasar. Permintaan bunga potong krisan musiman, pada hari besar permintaan tinggi, pada hari biasa permintaan sedang. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor - faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pemasaran bunga potong krisan dan menganalisis strategi pengembangan pemasaran bunga krisan di Pasar Bunga Kayoon Surabaya. Responden dalam penelitian ini adalah 30 pedagang yang ditentukan dengan teknik random sampling. Dengan menggunakan metode Analisis SWOT di peroleh hasil, faktor internal pemasaran bunga potong krisan yaitu kualitas bunga potong krisan  grade A, lokasi pasar bunga kayoon sangat strategis , pendapatan  bunga potong krisan relatif tinggi, terdapat konsumen tetap, minat konsumen pada bunga potong krisan rangkai relatif tinggi, pedagang mengetahui perkembangan penjualan bunga potong,  hanya 5 varian bunga krisan yang diminati konsumen, dalam pemasaran bunga potong krisan tidak adanya skill khusus, modal untuk persediaan (stok)  bunga potong krisan relatif mahal, biaya tenagakerja  sama antar karyawan,  biaya transportasi relatif mahal. Pada faktor eksternal, terdapat variasi bunga potong krisan yang dipasarkan cukup banyak, stand yang digunakan milik sendiri, biaya transport ke konsumen cukup mahal, pedagang telah melakukan promosi produk secara online, bunga potong krisan menjadi bunga dominan pada rangkaian, kerjasama petani dengan pedagang, pada hari besar omzet penjualan meningkat, pesaing bunga potong krisan cukup banyak, pembayaran dari konsumen  sering telat, saat ini stok bunga potong krisan menipis akibat covid – 19, terdapat kepercayaan pada pedagang tentang hari pantangan yang membuat turunnya penjualan. Strategi usaha bunga potong krisan berada pada kuadran I (satu) yaitu dengan melakukan Strategi kombiasi Strenghts(Kekuatan) dan Oppourtunity(Peluang) meliputi : melakukan kerjasama bersama mitra lain untuk memperluas usaha, Penggunaan e- commers agar usaha dapat diketahui oleh seluruh konsumen diluar daerah, Menjaga kerjasama antara petani dan pedagang untuk jangka yang berkepanjangan, Meningkatkan kualitas pelayanan yang baik terhadap konsumen, meningkatkan promosi, pengembangan keterampilan pemasaran, mengupayakan pengadaan stok bunga potong krisan, meningkatkan daya saing produk dengan mempertahankan ciri khas bunga potong krisan. Kata Kunci : bunga potong krisan, SWOT, strategi usaha
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI TOMAT DI DESA CLAKET, KECAMATAN PACET, KABUPATEN MOJOKERTO Herman Yosep Koisine; Markus Patiung; Nugrahini Susantinah Wisnujati
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 19, No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 19 No 1
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.269 KB) | DOI: 10.30742/jisa1912019687

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Tomat di Desa Claket, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah benih, pupuk KCL, pestisida bio insektisida, pestisida bio-fungsi, biaya pengolahan lahan, biaya pemeliharaan dan biaya pasca panen terhadap produksi tomat di Desa Claket, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data dan analisis data statistik. Responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah 30 petani tomat.Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel benih, pupuk kcl, pestisida bio-insektisida, pestisida bio-fungsi, biaya pengolahan lahan, biaya pemeliharaan dan biaya pasca panen secara simultan berpengaruh signifikan terhadap produksi tomat, sedangkan sebagian benih variabel, pupuk kcl, pestisida bio-insektisida, pestisida bio fungisida, biaya pemrosesan lahan dan biaya pemeliharaan, secara parsial memiliki pengaruh signifikan terhadap produksi tomat, tetapi pada variabel biaya pasca panen secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap produksi tomat.Kata kunci: Tomat, Mojokerto, Produksi.
ANALISIS EKSPOR PISANG RAJA DI PASAR INTERNASIONAL Fernanda Iman Mahendra; Nugrahini Susantinah Wisnujati; Endang Siswati
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 20, No 1 (2020): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 20 No 1
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.025 KB) | DOI: 10.30742/jisa2012020973

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini berjudul Analisis Ekspor Pisang Raja di Pasar Internasional, Indonesia merupakan salah satu negara penghasil pisang di ASEAN. Berdasarkan data dari BPS pada tahun 2017, ekspor pisang raja di Indonesia sebesar 18.176.619 kg. Adanya peningkatan pada tahun 2018 untuk ekspor pisang raja Indonesia sebesar 30.372.955 kg. Untuk nilai ekspor pisang Indonesia pada tahun 2017 sebesar US$8.868.111 dan meningkat di tahun 2018 sebesar US$14.609.697 atau ada peningkatan 64,74%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1. Menganalisis pengaruh indeks RCA pisang raja terhadap ekspor pisang raja di pasar internasional. 2. Menganalisis pengaruh produksi pisang raja terhadap ekspor pisang raja di pasar internasional. 3. Menganalisis pengaruh nilai tukar terhadap ekspor pisang raja di pasar internasional. 4. Menganalisis pengaruh populasi penduduk terhadap ekspor pisang raja di pasar internasional. 5. Menganalisis pengaruh harga pisang raja ditingkat petani terhadap ekspor pisang raja di pasar internasional.Metode penelitian yang digunakan metode pangkat kuadrat terkecil biasa atau Ordinary Least Square (OLS). Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan komputer dengan software Excell dan IBM SPSS statistic version 25. Metode Ordinary Least Square (OLS) untuk mengestimasi suatu garis regresi dengan jalan meminimalkan jumlah kuadrat kesalah setiap observasi terhadap garis tersebut.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat tiga variabel yang berpengaruh signifikan terhadap ekspor pisang raja di pasar Internasional yaitu variabel produksi, nilai tukar, dan harga ditingkat petani. Sedangkan pada taraf tertentu variabel indeks RCA dan populasi penduduk secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap ekspor pisang raja di pasar internasional. Kata kunci: Ekspor, RCA, Pasar Internasional. ABSTRACTThis research is titled The Exports of Plantain analysis in the international market, Indonesia is one of the banana producing countries in ASEAN. Based on data from BPS in 2017, exports of plantains in Indonesia amounted to 18,176,619 kg. The increase in the year 2018 for the export of Indonesian plantains amounted to 30,372,955 kg. For the value of the export of Indonesian bananas in 2017 for US $8.868.111 and increased in the year 2018 for US $14.609.697 or there is an increase of 64.74%.The research aims to know: 1. Analyzing the influence of the banana King RCA index against the export of plantains in the international market. 2. Analyzing the influence of plantains production against the export of plantains in international markets. 3. Analyzing the influence of exchange rate on the export of plantains in international market. 4. Analyzing the influence of population population on the export of plantains in international markets. 5. Analyzing the influence of the price of plantain to the farmer's exports to plantains in international markets.The research method used is the smallest usual quadratic rank method or Ordinary Least Square (OLS). The analysis tool used in this study is using a computer with Excell software and IBM SPSS statistic version 25. The Ordinary Least Square (OLS) method to estimate a regression line with the road minimizes the number of squares in each observation of the line.The results showed that there are three variables that have significant effect on the export of plantains in the international market, namely the production variable, exchange rate, and the price of the farmer. While certain levels of the RCA index variables and population populations partially have no significant effect on the export of plantains in the international market. Keywords: exports, RCA, international markets.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI BERAS DI DESA MULYOAGUNG, KECAMATAN SINGGAHAN, KABUPATEN TUBAN Robig Subagio; Nugrahini Susantinah Wisnujati; Markus Patiung
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 19, No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 19 No 1
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.269 KB) | DOI: 10.30742/jisa1912019691

Abstract

ABSTRAKTanaman pertanian utama di Indonesia adalah padi. Padi adalah tanaman pangan yang menghasilkan beras sebagai sumber makanan pokok bagi sebagian besar penduduk Indonesia.Tujuan penelitian adalah: (1) Untuk mengetahui pengaruh benih terhadap produksi padi di Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban. (2) Untuk mengetahui pengaruh pupuk urea terhadap produksi padi di desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Tuban (3) Untuk mengetahui pengaruh pupuk petroorganik terhadap produksi padi di desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Tuban (4) Untuk menentukan pengaruh NPK terhadap produksi padi di Desa Mulyo Agung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban. (5) Untuk mengetahui pengaruh pestisida terhadap produksi padi di desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban. (6) Untuk mengetahui pengaruh tenaga kerja terhadap produksi beras di Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban.Hasil penelitian: (1) Benih tidak berpengaruh signifikan dengan nilai koefisien (-0,541), (2) Pupuk urea secara parsial tidak berpengaruh signifikan dengan koefisien regresi (0,006), (3) Pupuk petroganik secara parsial berpengaruh signifikan terhadap nilai koefisien (0,150), yang berarti bahwa jika penggunaan petroganik ditambahkan 1 kg, produksi beras berkurang 150 kg. (4) Pupuk NPK secara parsial berpengaruh signifikan terhadap koefisien regresi (0,008), (5) Pestisida berpengaruh signifikan terhadap koefisien regresi (0,023), (6) Tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap koefisien regresi tenaga kerja (- 0,004). Kata kunci: Produksi Beras di Desa Mulyoagung, Kecamatan Singgahan, Kabupaten Tuban, Faktor-Faktor yang Mempengaruhi
ANALISIS EKSPOR KOMODITI KAKAO INDONESIA Moch Makruf Faris; Nugrahini Susantinah Wisnujati; Koesriwulandari Koesriwulandari
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 19, No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 19 No 2
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (557.03 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh produksi kakao, nilaitukar, harga kakao domestik, harga kakao dunia dan konsumsi kakao Indonesiaterhadap ekspor kakao Indonesia menggunakan data sekunder dari FAO tahun 1991-2017. Metode analisis yang digunakan adalah metode ekonometrika denganmenggunakan analisis regresi linier.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel konsumsi dan produksikakao Indonesia berpengaruh pada taraf kepercayaan 0,01 dan 0,02. Adapun variabeltidak signifikan adalah variabel nilai tukar, harga domestik, harga dunia tidakberpengaruh terhadap ekspor kakao pada taraf 0,978, 0,211 dan 0,47.Kata kunci : Produksi, Konsumsi, Kakao.
Analisis Trend dan Prediksi Produksi dan Konsumsi Komoditas Sayuran Sawi (Brassica Juncea L) di Indonesia Tahun 2020 s/d 2029 Dedi Hermansyah; Markus Patiung; Nugrahini Susantinah Wisnujati
Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 21, No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Sosio Agribis Vol 21 No 2
Publisher : Study Program of Agribusiness, Faculty of Agriculture, University of Wijaya Kusuma Surabay

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.401 KB) | DOI: 10.30742/jisa21220211383

Abstract

ABSTRAK             Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui trend estimasi produksi dan konsumsi sawi di Indonesia 10 tahun kedepan 2020 s/d 2029. Penelitian ini dilakukan di Indonesia dengan menggunakan data sekunder, dengan analisis menggunakan metode kuadrat terkecil (Least Square). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa  prediksi trend estimasi produksi komoditas sayuran sawi (Brassica juncea L) di Indonesia tahun 2020 s/d 2029 menunjukan pergerakan garis lurus dari kiri bawah ke kanan atas, bahwa untuk produksi sawi mengalami kecenderung meningkat, dengan rata-rata pertumbuhannya adalah 0,989 persen pertahun dimulai dari tahun 2020 sejumlah 649 ton, tahun2021 sejumlah 664,54 ton, tahun 2022 sejumlah 664,08 ton, tahun 2023 sejumlah 671,62 ton, tahun 2024 sejumlah 679, 16 ton, tahun 2025 sejumlah 686,7 ton, tahun 2026 sejumlah 694,24 ton, tahun 2027 sejumlah 701,78 ton, tahun 2028 sejumlah 709,32 ton, dan tahun 2029 sejumlah 716,86 ton. Prediksi trend estimasi konsumsi sayuran sawi (Brassica juncea L) di Indonesia tahun 2020 s/d 2029 menunjukan pergerakan garis lurus dari kiri bawah ke kanan atas, bahwa untuk konsumsi sawi mengalami kecenderungan meningkat, dengan rata-rata pertumbuhannya adalah 1,144 persen per tahun mulai dari tahun 2020 sejumlah 636,73 ton, tahun 2021 sejumlah 645,37 ton, tahun 2022 sejumlah 654,01 ton, tahun 2023 sejumlah 662,65 ton, tahun 2024 sejumlah 671,29 ton, tahun 2025 sejumlah 679,93 ton, tahun 2026 sejumlah 688,57 ton, tahun 2027 sejumlah 697,21 ton, tahun 2028 sejumlah 705,85 ton, dan tahun 2029 sejumlah 714,49 ton.Kata kunci: sawi, produksi, konsumsi, trend, estimasi.
Co-Authors Abdul Razak Munir Achmadi Susilo Ahmad Junaidi Ahmadi Susilo Alunia Dwi Zahara T Angelina Saingio Anindya Prastiwi Setiawati Ardian Kardiono Ausat, Abu Muna Almaududi Azlina Idris Che Zalina Zulkifli Dedi Hermansyah Diah Tri Hermawati Didit Darmawan Endang Siswati Erna Haryanti Ernawati Ernawati Feri Setiawan Santoso Fernanda Iman Mahendra Fritty Fatma Rochmatul Izza Hary Sastryawanto Hary Sastrywanto Herman Yosep Koisine Hidayat, Savitri Winawati Inti, Ristani Widya Issalillah, Fayola Istifadhoh, Emilia Iva Evry Robiyansah Jamalus, Jamalus Kamal, Mohammed Kardio, Bana Kardiono, Ardian Karim, Sarbaini A. Kaswadi Kaswadi Ken Sari Nimas Pramhesti Khan Khayru, Rafadi Koesriwulandari Koesriwulandari Koesriwulandari Koesriwulandari Koesriwulandari, Koesriwulandari Lestari, Hasti Wuri Lusy Tunik Muharlisiani Marjuki Marjuki Markus Patiung Markus Patiung Marsha, Dhevi Aprilia Maulana Sudrajat, Prama Hasta Aditya Moch Makruf Faris Moch. Thohiron Monissa Citrahayu Sumawardhani Mulya, Fitra Nainggolan, Ananda Fitria Nia Saurina Nina Ari Wahyuni Paiman Paiman Patiung, Markus Permana, Vebri Dwi Prama Hasta Pratiwi Dwi Karjati Pratiwi Dwi Karyati Rafadi Khan Khayru Rahindra, Hendy Arsyad Reni Rachmawati Ristani Widya Inti Rizki Ramadhan, Mohammad Akbar Rizky Junianto Robig Subagio Rochmad Zulfikar Sastrya Wanto, Hary Sastryawanto, Hary Siswati, Endang Siti Rokhmi Fuadati Solehodin Sri Rahayu Margaretna Jajuk Hanafie Sri Rahayu MJH Suhara, Ade Suryaningsih, Dwie Retna Suwandi S. Sangadji Syaiful, Putri Kalifatun Syamsu Rijal Syamsuddin Syamsuddin Tanti Handriana Trisadini Prasastinah Usanti Vita Magdalena Wensislaus Arman Ndau Widyatmike Gede Mulawarman Yosua, Relansius