Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : dharma wiyata

PELATIHAN PERENCANAAN LAYOUT MESIN DAN PERALATAN PABRIK PADA HOME INDUSTRI TEPUNG TAPIOKA DESA BULU KEC. SEMEN- KEDIRI Dina, Nur; Ari Sumaryati, Sri
Dharma Wiyata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): Dhama Wiyata
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Pawyatan Daha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk memperoleh keberhasilan sesuai dengan tujuan dan arah yang ingin dicapai oleh suatu usaha diperlukan suatu perencanaan yang baik sehingga nantinya akan dapat menunjang pencapaian usaha. Salah satu perencanaan yang harus diperhatikan adalah mengenai perencanaan tata letak dan penempatan peralatan (layout) yang digunakan dalam proses produksi. Hal ini penting, karena suatu usaha yang kurang memperhatikan bagaimana sebaiknya penataan dan penempatan peralatan produksi yang baik maka akan berpengaruh pada kelancaran proses produksi. Perencanaan itu dapat meliputi bagaimana sebaiknya susunan yang akan digunakan agar sesuai dengan jenis proses produksinya . Tujuan utama yang ingin dicapai dalam perencanaan tata letak fasilitas pada home industri tepung tapioka adalah untuk meningkatkan efisiensi dalam proses produksi dan kenyamanan pada area kerja. Program PKM ini berupa penyusunan tata letak pada home industri tepung tapioka Selama ini tata letak peralatan yang ada di tempat tersebut kurang efisien hal ini terlihat pada tempat pengupasan singkong dan tempat penjemuran yang kurang tertata. Dengan penyusunan tata letak yang benar maka terjadi efisiensi yang mencakup penghematan waktu biaya dan tenaga.
PENDAMPINGAN PENDAFTARAN MEREK BAGI UMKM SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN DAYA SAING PRODUK MRAJAK KERAMIK DI DESA BANGUNJIWO KECAMATAN KASIHAN KABUPATEN BANTUL Anwar, Khoirul; Dina, Nur
Dharma Wiyata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 1 (2024): Dharma Wiyata
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Pawyatan Daha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dan strategis dalam pembangunan ekonomi nasional. UMKM memiliki keunggulan dalam beberapa faktor, yaitu kemampuan fokus yang spesifik, fleksibilitas nasional, biaya rendah, dan kecepatan inovasi. Dalam memperjualbelikan produk barang atau jasa pelaku UMKM harus memiliki merek atau tanda pengenal sebagai pembeda dengan produk yang sejenis. Mitra yang terlibat dalam program pengabdian ini adalah Camat Kasihan, Kabupaten Bantul. Data yang kami himpun melalui staf kecamatan bahwa terdapat beberapa pelaku UMKM yang belum mendaftarkan merek dagangnya karena kurangnya pemahaman yang dimiliki sehingga produk barang atau jasa yang dipasarkan kurang memiliki daya saing dipasaran. Selain itu, tingkat pendidikan yang masih rendah dan tidak diketahuinya prosedur pendaftaran merek sesuai aturan yang berlaku. Tim pengabdian bersama dengan mitra mengundang pelaku UMKM untuk melakukan pendampingan pendaftaran merek yang akan dilaksanakan dalam beberapa metode, di antaranya pre test, diskusi interaktif, pendampingan, dan post test. Kegiatan ini memberikan perubahan pemahaman yang signifikan terkait pentingnya pendaftaran merek bagi pelaku usaha. Hal ini sesuai dengan hasil Pre Test dan Post Test yang telah dilakukan, dimana terdapat peningkatan pemahaman dan keinginan untuk melakukan pendaftaran merek dagang dan jasa yang dimiliki agar mendapatkan perlindungan hukum dan memiliki daya saing di pasaran. Pemerintah daerah di Kecamatan Kasihan mengharapkan kegiatan ini dapat berkelanjutan agar pelaku UMKM lebih proaktif dalam melakukan pendaftaran merek terhadap produk yang mereka perjualbelikan.
SOSIALISASI HUKUM TENTANG PENDAFTARAN MEREK DAGANG BAGI PELAKU UMKM DI DESA BANGSONGAN KECAMATAN KAYEN KIDUL KABUPATEN KEDIRI Anwar, Khoirul; Dina, Nur; Prasetya, Yanto Budi; Irawan, Dhyan Andika; Rifai, Ahmad
Dharma Wiyata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): Dharma Wiyata
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Pawyatan Daha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Merek merupakan salah satu wujud karya intelektual yang digunakan untuk membedakan barang dan jasa yang diproduksi oleh perusahaan perseorangan dengan maksud untuk menunjukan ciri khas dan asal usul barang. Pentingnya merek untuk antisipasi kemungkinan melanggar merek pihak lain, meningkatkan daya kompetisi dan pangsa pasar dalam komersialisasi kekayaan intelektual, dapat dijadikan bahan pertimbangan dalam penentuan strategi penelitian, usaha dan industri. Dalam kegiatan ini, mencakup mengenai gambaran umum terkait merek, bagaimana prosedur pendaftaran merek, bagaimana tingkat kesadaran masyarakat terhadap merek, dan solusi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya merek. UMKM cukup antusias dalam mengikuti rangkaian kegiatan yang telah kami buat melalui kegiatan sosialisasi, layanan konsultasi dan pendampingan pendaftaran merek. Lokasi kegiatan dilaksanakan di balai desa bangsongan kecamatan kayen kidul kabupaten kediri. Diharapkan kegiatan ini dengan menggandeng pihak akademisi, baik dosen maupun mahasiswa sehingga memberikan dampak yang meluas bagi masyarakat khususnya UMKM untuk mengurus merek dagang sehingga memperbesar pangsa pasar produk yang dihasilkan.
PELATIHAN DIGITAL MARKETING BAGI PELAKU UMKM DESA BANGSONGAN KECAMATAN KAYEN KIDUL KABUPATEN KEDIRI Purwanti, Yuli; Dina, Nur; Budi Prasetya, Yanto; Devy Yulvia Ratna Sari, Clara; Rohma, Miptaqul
Dharma Wiyata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2024): Dharma Wiyata
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Pawyatan Daha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini merupakan luaran dari hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pelatihan digital marketing kepada para pelaku UMKM di desa Bangsongan Kecamatan Kayen kidul kabupaten Kediri yang dilaksanakan pada tanggal 9 Agustus 2024. Digital marketing sejatinya merupakan aktivitas promosi baik itu untuk sebuah brand ataupun produk menggunakan media elektronik (digital). Definisi lainnya adalah suatu usaha untuk mempromosikan sebuah merek dengan menggunakan media digital yang dapat menjangkau konsumen secara tepat waktu, pribadi, dan relevan, Puluhan tahun silam, media digital marketing sangatlah terbatas, sebutlah televisi atau radio yang hanya dapat menyampaikan informasi secara satu arah, dengan perkembangan teknologi digital yang sangat pesat serta penerimaan yang cukup luas dari hampir semua lapisan masyarakat, tak ayal membuat model pemasaran digital adalah salah satu channel utama. Pengenalan digital marketing ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan pendapatan keluarga dengan memperluas pasar. Antusias warga dapat dilihat dari semangat dan banyaknya pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan selama proses pelatihan. Kata kunci: digital marketing
SOSIALISASI DAMPAK PERNIKAHAN DINI DARI PERSPEKTIF HUKUM, EKONOMI DAN KESEHATAN Anwar, Khoirul; Farokah, Atik; Dina, Nur; Irawan, Dhyan Andika
Dharma Wiyata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2025): Dharma Wiyata
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Pawyatan Daha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pernikahan dini tidak hanya menjadi perhatian di Indonesia, namun juga menjadi kekhawatiran bagi masyarakat dunia. Kekhawatiran ini muncul dikarenakan adanya beberapa fakta bahwa praktik perkawinan di usia muda tentunya akan membatasi peluang serta pilihan anak. Praktik ini juga menimbulkan resiko terjadinya eksploitasi. Metode yang yang dipakai dalam menyampaikan materi adalah dengan menggunakan metode ceramah, diskusi dan tanya jawab. Apabila pernikahan dini tetap dilakukan berarti telah mengabaikan beberapa hukum yang telah ditetapkan berkaitan dengan kebijakan perlindungan anak (pasal 26 ayat 1) dan juga Undang- undang No. 21 Tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang. Melalui perbaikan perekonomian masyarakat maka masalah fenomena sosial akan menurun termasuk pernikahan usia dini Penyuluhan tentang dampak pernikahan dini terhadap kesehatan reproduksi wanita sangat efektif untuk mengatasi banyaknya remaja yang menikah pada usia dini dalam mencegah masalah terkait reproduksi.
SOSIALISASI INOVASI PRODUK DAN DESAIN PACKAGING DI DESA BANGSONGAN KABUPATEN KEDIRI Riyanah; Hanggondosari, Sri Utami; Dina, Nur; Kusuma, Hendra; Anwar, Khoirul; Andika Irawan, Dhyan; Rifai, Ahmad; Atiana, Sofyetin; Wahyu Ramadani Arrohim, Novi
Dharma Wiyata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2025): Dharma Wiyata
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Pawyatan Daha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mensosialisasikan inovasi produk dan desain packaging kepada masyarakat Desa Bangsongan, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri.. Target kegiatan sosialisasi ini adalah agar peserta memahami akan pentingnya meningkatkan produk, baik itu produk baru maupun modifikasi dari produk yang sudah ada untuk promosi dan pemasaran produk serta untuk meningkatkan daya saing pasar Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 20 Desember 2025. Setelah melakukan diskusi dengan masyarakat Desa Bangsongan sebelum sosialisasi dimulai, disepakati bahawa kegiatan dimulai dengan pre-test kepada peserta untuk mengetahui tingkat pemahaman sebelum dilakukan sosialisasi inovasi produk dan desain packaging dan di akhir sosialisasi dilakukan post-test. Peserta yang hadir sebanyak 27 orang. Ada beberapa peserta yang sudah mengenal tentang inovasi produk dan desain packaging dan ada yang mengaku belum tahu sama sekali. Kegiatan ini berjalan dengan lancar, efisien dan efektif serta sesuai target. Hasil pengabdian masyarakat ini adalah peserta mengakui menjadi lebih tahu dan paham tentang inovasi produk dan desain packaging. Hal ini ditunjukkan dengan jawaban peserta dari hasil post-test yang dilakukan, yaitu sangat paham sebesar 64% dan paham 36%.