Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Tabyin

Pengaruh Pembiasaan Shalat Dhuha terhadap Pembentukan Perilaku Disiplin Siswa Kelas VIII di SMPIT Al-Irsyad Al-Islamiyyah Karawang Hafidz Rifqi; Achmad Junaedi Sitika; Nurhasan; pengelola, pengelola
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 5 No 02 (2023): Desember
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v5i02.485

Abstract

Shalat dhuha adalah shalat yang dikerjakan pada saat matahari mulai meninggi seukuran tombak sampai sebelum zawwal, sekitar pukul 08 sampai dengan sebelum shalat dzuhur tiba. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan shalat dhuha siswa kelas VIII di SMPIT Al-Irsyad, untuk mengetahui perilaku disiplin siswa kelas VIII di SMPIT Al-Irsyad, untuk mengetahui pengaruh pembiasaan shalat dhuha terhadap pembentukan perilaku disiplin siswa kelas VIII di SMIT Al-Irsyad Al-Islamiyyah Karawang. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif dan jenis penelitian ini adalah korelasional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 95 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Analisis data menggunakan statistik deksriptif daninfrensial. Berdasarkan hasil analisis deskriptif pembiasaan shalat dhuha peserta didik kelas VIII di SMPIT Al-Irsyad Al-Islamiyyah Karawang berada pada kategori sedang sebesar 64%. Berdasarkan hasil analisis deskriptif pembentukan perilaku disiplin siswa kelas VIII di SMPIT Al-Irsyad Al-Islamiyyah Karawang berada pada kategori sedang sebesar 63%. Berdasarkan hasil analisis regresi sederhana dengan menggunakan aplikasi SPSS, uji persamaan regresi Ŷ = 21,617 + 0,954 X. Dan hasil uji signifikansi regresi diperoleh nilai signifikan sebesar 0,000 karena nilai signifikan lebih kecil dari atau (0,000 < 0.05), yang artinya Ha diterima dan H0 ditolak, maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh pembiasaan shalat dhuha terhadap pembentukan perilaku displin siswa. Dan nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,475 yang mengandung arti bahwa persentase sumbangan pembiasaan shalat dhuha terhadap pembentukan perilaku disiplin siswa sebesar 47,5%.22:43.
Pengaruh Kompetensi Kepribadian Guru Pedidikan Agama Islam Terhadap Minat Belajar Siswa Fauzi Tamami, Hanif; Junaedi Sitika, Achmad; Nurhasan; pengelola, pengelola
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 6 No 01 (2024): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tabyin.v6i01.601

Abstract

Kompetensi kepribadian adalah kompetensi yang berkaitan dengan perilaku pribadi guru itu sendiri yang kelak harus memiliki nilai-nilai luhur sehingga terpancar dalam perilaku sehari-hari. Minat belajar adalah aspek psikologi seseorang yang menampakkan diri dalam gairah, keinginan, dan perasaan suka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kepribadian guru Pendidikan agama islam kelas IX di SMPN 1 Karawang Barat, dan minat siswa dalam mengikuti pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas IX di SMPN 1 Karawang Barat, untuk mengetahui bagaimana pengaruh kepribadian guru terhadap minat siswa dalam mengikuti pelajaran Pendidikan agama islam kelas IX di SMPN 1 Karawang Barat. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif dan jenis penelitian ini adalah korelasional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 83 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Analisis data menggunakan statistik deksriptif dan infrensial. Berdasarkan hasil analisis deskriptif kompetensi kepribadian guru Pendidikan agama islam kelas IX di SMP Negeri 1 Karawang Barat berada pada kategori sedang sebesar 54%. Berdasarkan hasil analisis deskriptif minat belajar pendidikan agama islam peserta didik kelas IX di SMP Negeri 1 Karawang Barat berada pada kategori sedang sebesar 70%. Berdasarkan hasil analisis regresi sederhana dengan menggunakan aplikasi SPSS, persamaan regresinya yaitu: Ŷ = 47,256 + 0,229 X. Dan hasil uji signifikansi regresi diperoleh nilai signifikan sebesar 0.020, maka nilai sig. 0.020 < 0.05 yang berarti Ha diterima dan H0 ditolak, maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh kompetensi kepribadian guru terhadap minat belajar siswa. Dan nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,065 yang mengandung arti bahwa persentase sumbangan kompetensi kepribadian guru terhadap minat belajar sebesar 6,5%.