Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Peran Keluarga Dalam Pengawasan Menelan Obat Pada Pasien Tuberkulosis Paru Mardiono, Sasono; Saputra, Andre Utama; Romadhon, Muhammad
JURNAL KESEHATAN TERAPAN Vol 10 No 1 (2023): Jurnal Kesehatan Terapan
Publisher : LPPM Universitas Kader Bangsa Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54816/jk.v10i1.569

Abstract

Tuberculosis is one of infectious chronic disease which still becomes society healt problem inthe word ,includes indonesia.drinking medicine obedience number of tuberculosis patient in Opi Healt center has not fulfilled the national target yet,and tends to dectease ever year .the medication to Tuberculosis patient can be done using some medicine combination that intended to exaterminate the germ.WHO recommends medication strategy,DOTS.that patient drink medicine supervised by drinking medicine supervisor.the research is aimed to know the relation of DMS (Drinking Medicine Supervisor) to drinking medicine obedience of Tuberculosis. The purpose of this study has been known factors related to the incidence of typoid fever. in Poli Rawat patient can be doneand Inpatient Room Kayuagung Hospital. This research is quantitative using analytical survey methods, and accidental sampling techniques.while the reseach place was conducted in the Opi Palembang health center on agust 21-28,2021.the population in the study was all patient who experienced Tuberculosis 2020some 40 people,and for the sample of 40 respondents. The results of the study were obtained based on the Chi-Square test have a relationship between educationand the role of families inthe supervision of swallowing drugs in the Tuberculosis education with a p-value of 0.001, there is a link between work and the role of families in drug swallowing supervision in high health Tuberculosis patient with a p-value of 0.001, there was a correlation between the level of knowledge was with the role of family supervisory draught swallow drugs on Tuberculosis patent with a p-value of 0.003
PENYULUHAN DAN PELATIHAN PENANGANAN CHOKING DI LINGKUNGAN SEKOLAH SDN 31 PASIE KANDANG KOTA PADANG Irwadi, Irwadi; Saputra, Andre Utama
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.26769

Abstract

Kejadian Kegawatdaruratan ini dapat terjadi dimana saja, kapan saja, dan menimpa siapa saja termaksuk di sekolahan. Angka kejadian cedera di sekolah secara nasional sebesar 6,5% sedangkan cedera usia 5-14 tahun sebesar 1,2%. Sedangkan menurut World Health Organization (WHO) sekitar 1.737 anak berusia sekolah dirawat karena tersedak (Choking) sebesar 59,5% terkait makanan, 31,4% benda asing. Guru adalah orang yang terdekat sebagai pendidik, pendamping anak disekolah menjadi bagian penolong pertama bagi mereka. Sehingga penting untuk guru mengetahui dan mampu melakukan cara penanganan jika terjadi Choking pada anak di sekolah. Metode yang dilakukan pada kegiatan ini adalah penyuluhan dan pelatihan dilakukan agar para guru memiliki dasar pengetahuan yang cukup serta mampu dalam melakukan penanganan. Untuk membantu dan sebagai pengingat guru akan diberikan modul panduan dalam melakukan penaganan Choking pada anak. Evaluasi yang dilakukan untuk menilai keberhasilan kegiatan ini terdiri dari evaluasi awal, evaluasi proses, dan evaluasi akhir dengan menggunakan pre-test dan post-test. Berdasarkan data hasil pengamatan pre-test, sebagian besar guru cukup paham akan cara penaganan Choking sebesar 53,2%. Dari hasil post-test menunjukan adanya peningkatan guru memiliki pengetahuan dan paham tentang penaganan Choking sebesar 69,3%. Simpulan, terdapat peningkatan pengetahuan dan pemahaman guru cara penaganan awal kejadian Choking di lingkungan sekolah SDN 31 Pasie Kandang Kelurahan Pasie Nantigo Kota Padang.
EDUKASI DETEKSI KANKER PAYUDARA SEBAGAI UPAYA PROMOSI KESEHATAN WANITA PASANGAN USIA SUBUR Saputra, Andre Utama; Ariyani, Yulinda; Arsi, Ranida; Afdhal, Fitri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2024): Volume 5 No. 4 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i4.29511

Abstract

Kanker payudara (carcinoma mammae) adalah suatu keadaan dimana sel-sel telah kehilangan kendali dan mekanisme normalnya, sehingga terjadi pertumbuhan jaringan payudara yang tidak normal, cepat dan tidak terkendali.(B et al., 2022). Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan Edukasi tentang deteksi dini kanker payudara dengan tehnik SADARI pada wanita usia subur sehingga dapat menjadi upaya promosi kesehatan dalam pencegahan kanker payudara. Metoda pelaksanaan Program Pengabdian Masyarakat ini adalah pendidikan masyarakat dalam bentuk penyuluhan kesehatan, di evaluasi dengan pre test dan post test dengan analisis kuantitatif. Jumlah peserta wus yang hadir 50 orang, 2 orang mahasiswa, dan 5 orang kader kesehatan. Kegiatan dimulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, hingga penyusunan laporan. Hasil kegiatan ada perubahan dalam pengetahuan dengan rata-rata pre test 90,5% pengetahuan peserta berada di kategori kurang dan hasil post test 95,5% berada dikategori baik. Dalam aspek keterampilan, seluruh peserta wus yang hadir (100%) dapat mempraktekan kembali tehnik SADARI. Kesimpulan. Kegiatan Edukasi tentang deteksi dini kanker payudara dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan promosi kesehatan WUS dalam pencegahan dan pengendalian kanker payudara melalui deteksi dini dengan tehnik SADARI. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi strategi promosi kesehatan wus dalam pencegahan dan pengendalian kanker payudara. Perlu adanya sosialisasi lanjutan dan evaluasi berkala dari petugas kesehatan dalam beberapa program kesehatan berbasis masyarakat sehingga seluruh pelayanan kesehatan dapat tersosialisasikan dengan baik.
Penyuluhan Kesehatan Tentang Asi Ekslusif Dalam Rangka Meningkatkan Kesuksesan Pemberian Asi Di Desa Gunung Menang Arsi, Ranida; Afdhal, Fitri; Saputra, Andre Utama; Rahmawati, Ulva
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3659

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan asupan penting pada pertumbuhan dan perkembangan bayi. ASI adalah cairan bergizi tinggi yang diproduksi oleh payudara ibu dan menjadi asupan paling ideal bagi bayi baru lahir hingga berumur 6 bulan. Kandungan gizi dalam ASI sangat melimpah, dan memberikan ASI secara eksklusif kepada bayi dapat mengurangi risiko kematian. Bayi yang menerima ASI secara eksklusif menunjukkan aspek kecerdasan dan memiliki gizi berkualitas tinggi. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan informasi yang akurat dan mendalam kepada masyarakat khususnya pada ibu hamil maupunu ibu menyusui tentang ASI ekslusif, serta bagi keluarga yang berperan penting dalam merawat lansia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 21 Februari 2025 di Balai Desa Gunung Menang Kab. Pali. Metode dalam kegiatan pengabdian ini menggunakan metode penyuluhan ataupun edukasi berbasis diskusi ceramah dengan menggunakan leaflet mengenai mengenai ASI ekslusif untuk meningkatkan kesuksesan pemberian ASI ekslusif di Desa Gunung Menang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan ASI Ekslusif berdampak positif dalam menambah pengetahuan ibu untuk memberikan ASI ekslusif selama 6 bulan. Peserta yang mengikuti kegiatan ini menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai ASI, manfaat ASI, faktor-faktor ASI, akibat jika tidak diberikan ASI dan teknik menyusui yang benar. Pelaksanaan pengabdian ini dimulai dari pemberian materi, pembagian leaflet, pengisian pre-test dan post-test, sampai sesi diskusi berjalan dengan lancar dan kondusif, peserta aktif dalam memberikan pertanyaan, dan saling membagikan pengalamannya dalam memberikan ASI selama 6 bulan pertama kehidupan bayi.
Edukasi Bahaya Asap Rokok Menggunakan Alat Peraga Berbasis Audio Visual Pada Remaja di Wilayah Kerja Polkes 02.10.04 Karang Endah, Gelumbang, Muara Enim Ranida Arsi; Fitri Afdhal; Andre Utama Saputra
Jurnal Abdimas BSI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jabdimas.v8i2.7843

Abstract

Asap rokok mengandung zat-zat berbahaya yang dapat mengakibatkan berbagai penyakit serius, termasuk kanker dan gangguan pernapasan. Pada tahun 2020 jumlah perokok dunia berusia ≥ 15 tahun sebanyak 991 juta orang. Penyebaran tembakau banyak memakan korban mencapai 8 juta jiwa per tahun-nya. Pengaruh buruk dari rokok bagi remaja adalah dapat membuat remaja menjadi tidak fokus saat belajar, daya tangkap kurang maksimal, gangguan axienty, hingga depresi ringan. Dampak rokok bagi remaja tidak berhenti sampai disitu saja, perkembangan paru-paru juga dapat terganggu selain itu juga, dapat menyebabkan insomnia, kanker mulut, kanker esophagus, kanker faring, laring dan kanker pancreas. Kesadaran para remaja akan bahaya rokok pada usia dini tidak akan selesai apabila pengetahuan remaja tidak ditingkatkan. Oleh karena itu, tim pengabdian masyarakat perlu melakukan pengabdian masyarakat berupa edukasi guna meningkatkan pengetahuan remaja terkait bahaya asap rokok. Kegiatan edukasi kesehatan diikuti oleh 14 remaja yang sering terpapar dengan asap rokok. Edukasi dilaksanakan dengan metode ceramah menggunakan media alat peraga. Sebelum pelaksanaan edukasi kesehatan, Remaja yang memiliki tingkat pengetahuan rendah sebanyak 70%, tingkat pengetahuan sedang sebanyak 43% dan tingkat pengetahuan tinggi sebanyak 07%. Setelah pelaksanaan edukasi kesehatan, Remaja yang memiliki tingkat pengetahuan sedang menjadi 35% dan yang memiliki tingkat pengetahuan tinggi bertambah menjadi 64%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa edukasi yang dilakukan dengan media alat peraga berbasis audio visual dapat meningkatkan pengetahuan remaja. Edukasi kesehatan selanjutnya yang dapat diberikan pada remaja dapat berupa edukasi bahaya merokok dan kiat untuk berhenti merokok bagi remaja.
Pengaruh Edukasi Perdini Terhadap Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Tahun 2023 Yeni Elviani; Sri Hartati; Miskiyah Miskiyah; Andre Utama Saputra
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.30351

Abstract

Pernikahan dini adalah pernikahan yang salah satu atau kedua mempelai berusia di bawah 16 tahun untuk perempuan dan 19 tahun untuk laki-laki. Pernikahan dini masih menjadi fenomena yang hidup di masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah pedesaan dan pedalaman (masyarakat adat). Pendidikan kesehatan mengenai dampak pernikahan dini terhadap sistem reproduksi generasi muda merupakan suatu keharusan. terus dilakukan agar angka pernikahan dini tidak meningkat khususnya di pedesaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pelatihan Perdin terhadap kesehatan reproduksi remaja di wilayah kerja Puskesmas Pagar Agung Kabupaten Lahat Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 50 responden. Seluruh remaja Desa SP VI Sari Bungamas mengikuti penelitian ini dengan menggunakan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket, sedangkan analisis data menggunakan uji Chi Square dengan ?= 0,05. Berdasarkan hasil uji Chi Square untuk analisis data diperoleh hasil signifikan secara statistik sebesar 0,043, berada di bawah taraf signifikansi 5% (nilai ?=0,000<0,05), sehingga terdapat pengaruh awal. Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Pagar Agung. Kabupaten Lahat pada tahun 2023. Saran bagi tenaga kesehatan dapat berupa penyuluhan anak usia dini dan program kesehatan reproduksi berkelanjutan bagi generasi muda.
Pengaruh Teknik Nafas Dalam Dan Relaksasi Benson Terhadap Perubahan Kecemasan Pada Ibu Persalinan Kala I Yeni Elviani; Andre Utama Saputra; Suprida Suprida; Bambang Soewito; Ranida Arsi
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.37943

Abstract

Pasien yang akan melahirkan biasanya mengalami masalah-masalah psikologis yang berupa reaksi emosi sebagai manifestasi gejala psikologis, sebab tindakan yang akan dilakukan baik pembedahan maupun tindakan pertolongan persalinan merupakan ancaman potensial maupun aktual pada integritas seseorang yang dapat membangkitkan stress fisiologis maupun psikologis, sehingga tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Teknik Nafas Dalam Dan Teknik Relaksasi Benson Terhadap Perubahan Kecemasan Pada Ibu Persalinan Kala I Di Ruang Rawat Inap Kebidanan RSUD Lahat Tahun 2019. Penelitian ini Menggunakan metode adalah Penelitian dengan desain intervensi Quasy Eksperiment One Group With Pretest & Postest Control Group Design. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah kecemasan persalinan kala I dan variabel bebas adalah Teknik Nafas Dalam dan Relaksasi Benson. Besar sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 orang. Uji T Test Dependent menunjukan hasil yang signifikan p = 0,00. Hal ini menunjukan ada pengaruh Teknik Nafas Dalam Dan Teknik Relaksasi Benson Terhadap Perubahan Kecemasan Pada Ibu Persalinan Kala
Systematic Review : Metode Dan Media Pendidikan Kesehatan Program Pencegahan Kanker Payudara Terhadap Pengetahuan, Sikap Dan Tindakan Remaja Tentang Sadari Rosdiana Rosdiana; Andre Utama Saputra; Tety Septiani; Ranida Arsi
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.40664

Abstract

Kanker payudara adalah salah satu penyakit yang memiliki persentase kematian yang cukup tinggi terutama pada wanita. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis keefektifan beberapa metode Pendidikan Kesehatan program pencegahan kanker payudara terhadap pengetahuan, sikdap dan Tindakan remaja tentang SADARI. Metode penelitian ini dimulai dari pencarian data menggunakan lima database yaitu Science Direct, Taylor & Francis Online (Tandfonline), PubMed, DOAJ dan SAGE dengan rentang tahun 2015-2020 dengan jumlah 1361 artikel. Artikel dicari dengan kata kunci “actions” and “attitudes” and “breast cancer” and “breast self-examination” and “Health Education” and “knowledge” and “Youth Adolescents” or “ Teenager” and “demonstrations” and “ lectures” and “seminars” and “peer education.”. Ditemukan 16 artikel memenuhi kriteria yang dinilai menggunakan the JBI critical appraisal tools. Keseluruhan artikel menyebutkan bahwa beberapa media efektif terhadap pengetahuan, sikap dan tindakan dalam pencegahan kanker payudara terutama pada remaja putri. Penggunaan metode pendidikan kesehatan yang efektif digunakan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap dan tindakan yaitu ceramah dan demonstrasi. Kesimpulan dari telaah artikel ini adalah metode Pendidikan Kesehatan terbukti efektif terhadap pencegahan kanker payudara dalam hal pengetahuan, sikap dan Tindakan remaja tentang sadari..
Ball-grip exercise to improve fine motor function in a patient with non-hemorrhagic stroke: A nursing case study Diski, Diski; Romadhon, Muhammad; Saputra, Andre Utama; Rimbawati, Yazika
Lentera Perawat Vol. 7 No. 1 (2026): January - March
Publisher : School of Health Sciences Al-Ma'arif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v7i1.678

Abstract

Background: Non-hemorrhagic stroke frequently results in upper extremity motor impairment, which limits patients’ functional independence and quality of daily living. Fine motor dysfunction commonly occurs due to neuromuscular damage affecting coordination and muscle strength. Rehabilitation interventions that are simple, accessible, and feasible in nursing practice are essential to support early motor recovery. Ball-grip exercise represents a low-cost rehabilitative approach that may enhance muscle strength through repetitive hand stimulation. Objective: This study aimed to analyze the effect of ball-grip exercise on improving fine motor function in a patient with non-hemorrhagic stroke through a nursing case study approach. Methods: A descriptive case study design was conducted at Bhayangkara Moh. Hasan Hospital Palembang in June 2025. Two adult patients diagnosed with non-hemorrhagic stroke were selected using purposive sampling based on upper limb weakness, stable consciousness, communication ability, and willingness to participate. The intervention consisted of ball-grip exercise performed for 10–15 minutes twice daily over four consecutive days alongside standard pharmacological therapy. Muscle strength was assessed using Manual Muscle Testing (MMT), supported by observation, interviews, physical examination, and medical record documentation. Data were analyzed descriptively by comparing pre- and post-intervention motor function. Results: The patient receiving combined pharmacological therapy and ball-grip exercise demonstrated improvement in muscle strength from MMT score 3 to 4 within four days, accompanied by increased functional independence, particularly in holding a spoon and eating independently. Conversely, the patient receiving pharmacological therapy alone showed no significant improvement in muscle strength or fine motor function during the same observation period. These findings indicate that ball-grip exercise may accelerate fine motor recovery in patients with non-hemorrhagic stroke. Conclusion: Ball-grip exercise is a practical and feasible nursing rehabilitation intervention that may enhance fine motor recovery in non-hemorrhagic stroke patients. Integration of simple rehabilitative exercises with pharmacological therapy may optimize functional outcomes. Healthcare providers are encouraged to incorporate structured hand exercises into routine nursing care, and further research with larger samples and longer observation periods is recommended to strengthen clinical evidence.
Kemampuan Mobilisasi Dini Dan Tingkat Nyeri Pasien Post Sectio Caesarea Dengan Metode ERACS Di RSIA Azzahra Palembang Ranida Arsi; Annisa Rizkiyani; Eka Rora Suci Wisudawati; Andre Utama saputra
Jurnal Ilmiah Keperawatan STIKES Hang Tuah Surabaya Vol 20 No 2 (2025): October Edition
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30643/jiksht.v20i2.420

Abstract

The ERACS method is the latest birthing method resulting from innovation and development of the ERACS (Enhanced Recovery After Caesarea Section) concept. With the ERACS method, patients can mobilize as early as possible and also overcome post-operative pain. Mobilization is a person's ability to move freely and is a prominent factor in accelerating recovery after surgery and anesthesia. While post-operative pain is something that is feared by patients, pain also causes patients to be afraid to move and do activities, especially in the first 24 hours after surgery. The purpose of this study was to determine the ability of early mobilization and pain in post-cesarean section patients with the ERACS method at RSIA Azzahra Palembang in 2024. This study used a descriptive analytical design with a cross-sectional approach. The sample collected was 77 respondents with the accidental sampling technique. The data analysis carried out was Univariate Analysis where out of 77 patients, 74 respondents were able to mobilize early and 3 patients were unable to mobilize early while for pain from 77 respondents, 72 respondents experienced mild pain and 5 respondents experienced moderate pain. From the results of this study, it can be concluded that patients are able to perform early mobilization and are free from post-cesarean section pain using the eracs method at RSIA Azzahra Palembang.