Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH SENAM OTAK (BRAIN GYM) TERHADAP FUNGSI KOGNITIF PENDERITA DEMENSIA PADA LANSIA Alfiona, Meka; Saputra, Andre Utama; Rosadi, Erik; Romadhon, Muhammad
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 16, No 2 (2024): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v16i2.1272

Abstract

Latar belakang: Demensia disebabkan oleh fungsi tubuh pada lansia yang sudah mengalami penuaan dan sangat mempengaruhi kemampuan kognitif pada lansia. Upaya yang bisa dilakukan untuk menghambat kemunduran kognitif akibat penuaan dan sebagai bentuk stimulasi untuk meningkatkan kemampuan otak yaitu dengan melakukan senam otak. Tujuan: untuk mengetahui Pengaruh “Senam Otak” (Brain Gym) Terhadap Fungsi Kognitif Penderita Demensia Pada Lansia Di Panti Sosial Lanjut Usia Harapan Kita Kota Palembang 2024”. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan rancangan penelitian pre eksperimental design menggunakan pendekatan Cross Sectional dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling, maka ditentukan jumlah sampel yaitu 35 orang dari 54 populasi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, teknik pengumpulan data yang dipakai menggunakan kuesioner MMSE. Tanggal 11-18 Juli 2024 ada 35 lansia diberikan intervensi senam otak 1 kali sehari dalam seminggu. Hasil analisis dengan statistik Wilcoxon Sign Rank Test diperoleh nilai p-value 0,001. Hal ini secara statistik menunjukkan pemberian senam otak pada lansia di Panti Sosial Lanjut Usia harapan Kita Palembang signifikan dalam meningkatkan skor fungsi kognitif. Saran : Diharapkan bagi tenaga kesehatan meningkatkan penggunaan metode senam otak dalam program pelayanan kesehatan di panti harapan kita. Kata kunci: Lansia, demensia, fungsi kognitif, senam otak
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT KEPATUHAN PASIEN DALAM MERAWAT LUKA DIABETES MELITUS Utami, Eni; Saputra, Andre Utama; Harisandy, Alvian; Arsi, Ranida
Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan Vol 16, No 2 (2024): Babul Ilmi Jurnal Ilmiah Multi Science Kesehatan
Publisher : STIKES 'Aisyiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/bi.v16i2.1286

Abstract

Latar Belakang: Menurut American Diabetes Association Diabetes Melitus (DM) merupakan kelompok penyakit metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa dalam darah (hiperglikemia) yang disebabkan karena gangguan sekresi insulin, penurunan kerja insulin atau akibat dari keduanya. Tujuan: Penelitian ini Mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan pasien dalam merawat luka diabetes melitus di Puskesmas Karang Agung Ilir Tahun 2024. Metode: Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif dengan metode survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien Diabetes Melitus yang melakukan perawatan luka diabetik di Puskesmas Karang Agung Ilir Tahun 2023 yaitu berjumlah 47 orang. Sampel pada penelitian ini didapatkan 32 orang. Metode analisa data dengan cara analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian dari 32 responden menunjukkan ada hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan pasien dalam merawat luka diabetes melitus dengan nilai p value = 0,005. Kesimpulan bahwa ada hubungan antara dukungan keluarga dengan tingkat kepatuhan pasien dalam merawat luka diabetes melitus di Puskesmas Karang Agung Ilir Tahun 2024. Saran: Bagi petugas kesehatan diharapkan dapat meningkatkan kegiatan pendidikan kesehatan tentang penyakit diabetes melitus dan perawatan luka kepada masyarakat dengan penyuluhan dan konseling. Kata Kunci: Dukungan Keluarga, Pasien Diabetes Melitus, Tingkat Kepatuhan
The Effect of Health Education on Breast Self-Examination (SADARI) on Knowledge, Attitudes, and Actions of Adolescent Girls Andre Utama Saputra; Yulinda Ariyani; Suci Wahyuni; Ranida Arsi
Lentera Perawat Vol. 5 No. 2 (2024): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i2.345

Abstract

Breast cancer not only occurs in developed countries but also in developing countries such as Indonesia. Breast cancer ranks 8th out of all cancers in Indonesia. Breast cancer is also a major concern, because it is the most common type of cancer affecting women. This study aims to determine the effect of breast self-examination health education on knowledge, attitudes, and actions of adolescent girls at SMK Kader Bangsa Palembang. This research method uses a quasi-experimental design with pretest posttest. The population was adolescents with menstrual cycles to 7-10 days with a total sample of 26 respondents who met the inclusion criteria. The test used was the Wilcoxon Sign Runk Test with p<0.05 using a computer. The results showed that health education on breast self-examination (SADARI) had an effect on knowledge p value (0.000<0.05), attitude p value (0.003)<(0.05), action p value (0.004)<(0.05). Conclusion There is an effect of health education on breast self-examination (SADARI) on knowledge, attitudes, and actions of adolescent girls at SMK Kader Bangsa Palembang. Suggestions are expected to schoolgirls can be made as a stewardship of SADARI techniques to detect early signs and symptoms of breast cancer.
Effectiveness of Cognitive Function and Activity of Daily Living (ADL) on Elderly Independence Andre Utama Saputra; Nila Alfa Fauziah; Jupiter Eko Saputra
Lentera Perawat Vol. 5 No. 2 (2024): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i2.347

Abstract

Aging is a natural process followed by physical and behavioural changes. All individuals will experience the process of growing old and old age is the final stage of human life, where there is a gradual physical, mental and social decline. Actual deterioration occurs in the elderly will reduce muscle mass and flexibility, so it can affect the capacity of the elderly to meet their needs. The lack of elderly activities carried out independently in daily activities, elderly people aged 85 years and over have difficulty in managing daily activities, and deterioration of cognitive function. Objective: To determine the Effectiveness of Cognitive Function and Activity of Daily Living (ADL) on Elderly Independence at Panti Sosial Harapan Kita Palembang. Methods: This study used parametric statistics to determine the relationship between cognitive function and Activity Of Daily Living on independence with a sample of 36 respondents taken by total sampling technique. Results: The results of the statistical test obtained a p value of 0.766 means that there is no significant relationship between cognitive function and independence. As for the relationship between Activity of daily living and the independence of the elderly, the p value is 0.039, meaning that there is a significant relationship between Activity of Daily Living and independence. Conclusion: There is no significant relationship between cognitive function and independence and there is a significant relationship between Activity of Daily Living and the independence of the elderly at Harapan Kita Palembang social centre.
The Effect of Giving Soursop Leaf Decoction to Hypertension Patients at the Elderly Social Home Sasono Mardiono; Andre Utama Saputra; Rizqi Febriansyah
Lentera Perawat Vol. 5 No. 2 (2024): Lentera Perawat
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v5i2.378

Abstract

Hypertension is a condition where a person experiences an abnormal increase in blood pressure in systole and diastole. There are many ways to lower blood pressure, one of which is with soursop leaf decoction water. The purpose of this study was to determine the effect of soursop leaf decoction water on lowering blood pressure in patients with hypertension at Harapan Harapan Kita nursing home, Palembang city. This study used a one group pre-test post-test pre-experimental design. The sample in this study were 33 people with hypertension in our hope nursing home Palembang city. With purposive sampling technique. This study was conducted for 8 weeks with 2 times the administration of Soursop leaf decoction water. The data analysis used is the Paired Sample T test. The instruments in this study used SOP (standard operating procedures) observation sheets for measuring blood pressure Sphygmomanometer, and stethoscope. The results of this study indicate that the administration of soursop leaf decoction water has an effect on systole blood pressure values with a P-Value = 0.000 and diastole blood pressure values P-Value = 0.001 so it can be concluded that there is an effect of soursop leaf decoction water on lowering blood pressure in elderly people with hypertension. The results of this study indicate that soursop leaf cooking water can reduce blood pressure in people with hypertension. Because of the content of antioxidants, potassium ions, which can lower blood pressure in soursop leaves.
Effectiveness of RL preload hydration in preventing hypotension in post-spinal anesthesia patients Irwadi, Irwadi; Saputra, Andre Utama
International Journal of Health Science and Technology Vol. 6 No. 2 (2024): November
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/ijhst.v6i2.3908

Abstract

Hypotension often occurs in spinal anesthesia patients due to suppression of the autonomic nervous system, specifically the sympathetic nerve, leading to vasodilation. This study aims to evaluate the effectiveness of preloading RL in preventing hypotension. The design uses a quasi-experiment with a pretest-posttest design with a control group. A total of 50 respondents were selected by purposive sampling and divided into intervention and control groups. Blood pressure data was measured using a NIBP monitor and recorded on an observation sheet. The results showed that the average systolic and diastolic pressure in the intervention group was 125.20 mmHg and 81.24 mmHg, in the control group was 115.20 mmHg and 70.57 mmHg. The paired sample t-test showed a significant difference (p < 0.05). Preload RL is effective in preventing hypotension in spinal anesthesia.
PENGARUH PEMBERIAN JUS SEMANGKA TERHADAP PENURUNAN HIPERTENSI PADA KOMUNITAS PRA LANSIA Syahrial, Romi; Saputra, Andre Utama; Mardiono, Sasono; Parmin, Selamat
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 10, No 1: Februari 2025 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v10i1.1303

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi hipertensi menurut World Health Organization (WHO) tahun 2022 sebesar 22% dari total penduduk dunia. Tekanan darah tinggi dapat merusak bagian dalam arteri dan memungkinkan untuk terjadinya pembekuan darah Semangka mengandung asam amino sitrulin, kalium, air, vitamin C, vitamin A (karotenoid), vitamin K, sehingga semangka dapat digunakan sebagai pengobatan alternatif untuk hipertensi. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh jus semangka terhadap penurunan hipertensi pada komunitas pra lansia di Puskesmas 23 Ilir Kota Palembang. Metode: Desain penelitian menggunakan metode quasy eksperimen dengan rancangan non equivalent control group. Subjek dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang dilakukan pretest dan posttest, jumlah sampel yaitu 27 orang yang memenuhi kriteria inklusi, teknik pengumpulan data menggunakan chek list. Penelitian dilakukan pada bulan Mei-Juni 2024 di Puskesmas 23 Ilir Kota Palembang. Analisa bivariat menggunakan uji t-test. Hasil penelitian menunjukan Tidak ada perbedaan efektifitas penurunan frekuensi tekanan darah pada lansia di Puskesmas 23 ilir pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol didapatkan nilai (p = 0,831). Saran:  Perlu peningkatan program kesehatan dalam bidang lansia khususnya lanjut usia serta upaya peningkatan pengetahuan bahwa jus semangka sebagai minuman penurun tekanan darah yaitu melalui KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) yang berkesinambungan untuk meningkatkan pengetahuan tentang tekanan darah dan manfaat jus semangka dalam menurunkan tekanan darah. Kata kunci: Jus semangka, Hipertensi, Pralansia
THE EFFECT OF BOILED BITTER MELON FRUIT ON REDUCING BLOOD SUGAR LEVELS IN TYPE 2 DIABETES MELLITUS PATIENTS Maharani Eka Putri; Andre Utama Saputra; Erik Rosadi; Sasono Mardiono
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 10 No. 1 (2025): Cendekia Medika: Jurnal STIKes Al-Ma'arif Baturaja
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/cendekiamedika.v10i1.436

Abstract

Diabetes Mellitus is where the glucose level experiences an abnormal increase reaching above ≥ 200 mg/dl and there can be a risk of complications up to death. The aim of the study was to examine the effect of consuming bitter melon stew on lowering blood glucose for people with Type 2 Diabetes. In this analysis, a Quasy Experimental design was used using the Two Group method, involving an intervention group and a control group, and measurements were taken before (Pre-Test) and after (Post-Test) the intervention. The total number of samples in this study was 44 respondents. This study applies the Purposive Sampling technique in sampling selection and was carried out in the period 2 to 17 July 2024. This research analyzed data using the Paired T-Test and the Independent Samples T-Test. The impact of this study indicates that the p value = 0.000 < 0.05, which is intended to explain the existence of a substantial effect on blood glucose in people with Type II Diabetes after consuming bitter melon boiled fruit.
Pemberdayaan Melalui Teknik Nafas Dalam Dan Relaksasi Benson Terhadap Perubahan Kecemasan Pada Ibu Persalinan Kala I Elviani, Yeni; Hartati, Sri; Fatimah, Siti; Saputra, Andre Utama
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 4, No 3 (2025): Volume 4, Issue 3 2025
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15685010

Abstract

Pasien yang akan melahirkan biasanya mengalami masalah-masalah psikologis yang berupa reaksi emosi sebagai manifestasi gejala psikologis, sebab tindakan yang akan dilakukan baik pembedahan maupun tindakan pertolongan persalinan merupakan ancaman potensial maupun aktual pada integritas seseorang yang dapat membangkitkan stress fisiologis maupun psikologis, sehinggaTujuan dari kegiatan ini adalah dilakukannya pemberdayaan Ibu Persalinan melalui  pemberian  terapi  relaksasi  benson  untuk  menurunkan  kecemasan. Hasil wawancara dan observasi di dapatkan masalah Ibu persalian Kala I mengalami kecemasan. Ada 30 Orang yang mengikuti kegiatan terapi. Tempat Pengabdian masyarakat RSUD Lahat. Terapi diawali dengan memberikan materi mengenai terapi relaksasi benson mulai dari pengertian, manfaat, cara melakuan terapi benson tersebut dan diakhiri dengan mempraktekkan terapi tersebut. Dari hasil wawancara pada Ibu setelah diajarkan latihan relaksasi benson mereka mengatakan sangat senang dan akan berusaha menerapkan atau mempraktekan sendiri terapi tersebut, mereka juga menyampaikan  bahwa  mereka  antusias  menunggu  mahasiswa  berkegiatan  bersama  meraka  terutama  dalam melakukan terapi relaksasi benson sehingga keluhan kesehatan seperti kecemasan dapat menurun Kesimpulan dari kegiatan ini yaitu terapi relaksasi benson sangat baik diterapkan pada Ibu dengan masalah kecemasan dengan cara memberdayakan dan melatih ibu dengan kebiasaan baik yang salah satunya melakukan terapi ini secara mandiri untuk meningkatkan kualitas kesehatan ibu Persalian Kala I 
Pemberdayaan Ayah Asuh Cegah Stunting (CETING) Suprida, Suprida; Nursanti, Rina; Aprilina, Aprilina; Rohaya, Rohaya; Saputra, Andre Utama
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 4, No 3 (2025): Volume 4, Issue 3 2025
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15684933

Abstract

Stunting masih saja menjadi problem kesehatan mendasar di dunia, hingga tahun 2020 UNICEF mencatat kejadian stunting anak usia lima tahun sebanyak 149,2 juta. Sementara itu di Indonesia, prevalensi stunting pada tahun 2022 sebesar 21,6%. Pada tahun yang sama, kejadian stunting di Sumatera Selatan tercatat 18,6%. Menyusul kota Palembang dengan angka stunting 16,1% pada tahun 2022 (BKKBN). Berbagai program dan kebijakan pemerintah telah dilakukan untuk menurunkan angka kejadian stunting, meskipun demikian masih belum mencapai angka yang diharapkan, yaitu sebesar 14% di tahun 2024 (SSGI). Kecamatan Ilir Timur II merupakan wilayah kerja Puskesmas 11 Ilir dengan indeks status gizi balita pendek tertinggi di kota Palembang yaitu sebesar sebesar 6,6% atau 82  anak BALITA dengan TB/U (Profil Kesehatan Kota Palembang Tahun 2021). Pola asuh yang buruk di duga menjadi penyebab tingginya kasus anak dengan status gizi BALITA pendek. Selama ini, peran Ayah sebagai kepala keluarga belum terlibat banyak dalam pola asuh keluarga, sehingga tanggung jawab pengasuhan diambil alih oleh Ibu.Sehingga, solusi yang ditawarkan pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini adalah melalui kegiatan edukasi dan peningkatan keterampilan Ayah Asuh yang memiliki anak BADUTA melalui program MINDTING (Mindfulness Parenting) dengan tujuan meningkatkan kesadaran Ayah dalam pengasuhan. Kegiatan diawali dengan membentuk Kelas Ayah Asuh yang nantinya akan dipilih Duta Ayah Asuh sebagai role model dalam pengasuhan dan melanjutkan program MINDTING sebagai upaya pencegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas 11 Ilir. Dengan terbentuknya Kelas Ayah Asuh, diharapan dapat menjadi program unggulan Puskesmas 11 Ilir sebagai upaya pencegahan stunting.