Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Strategi Pengendalian Terpadu Penyakit Bulai pada Tanaman Jagung: Penyuluhan Terhadap Kelompok Tani Widara Cigasong Majalengka Suganda, Tarkus; Susanto, Agus; Yulia, Endah; Hersanti, Hersanti; Widiantini, Fitri; Natawigena, Wahyu Daradjat
Agrikultura Masyarakat Tani Vol 2, No 3 (2025): Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrimasta.v2i3.65476

Abstract

Penyakit bulai yang disebabkan oleh oomiset Peronosclerospora spp. merupakan salah satu penyakit utama pada tanaman jagung. Di Majalengka, pada musim tanam 2021/2022 serangannya mencapai sekitar 20% pertanaman jagung, dengan kehilangan hasil diperkirakan mencapai 40% pada lahan yang tidak dilakukan pengendalian. Untuk mengendalikan penyakit bulai diperlukan strategi pengendalian terpadu, yang menurut laporan Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) setempat, para petani masih kurang mendapatkan informasi tentang strategi pengendalian penyakit bulai yang benar. Satu kegiatan penyuluhan tentang strategi pengendalian terpadu telah dilaksanakan pada tanggal 3 Juli 2025 di Balai Desa Cigasong Majalengka. Kegiatan penyuluhan dilakukan dalam dua tahap, dimulai dengan pemaparan materi dan diskusi, kemudian dilanjutkan dengan kunjungan dan demonstrasi pengendalian di lapangan.  Hasil diskusi menunjukkan bahwa pengetahuan petani Kelompok Tani Widara tentang pengendalian penyakit bulai masih belum benar. Demonstrasi cara penanganan penyakit bulai di lapangan mendapat apresiasi dari petani dan diharapkan dapat menjadi acuan dalam praktik budidaya tanaman jagung yang benar untuk mengendalikan penyakit bulai.  Booklet panduan penanganan penyakit bulai yang dibagikan kepada petani, diharapkan menjadi pedoman berkelanjutan
Keefektifan Ekstrak Metanol Daun dan Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dalam Menekan Populasi Kutukebul (Bemisia tabaci Genn.) pada Tanaman Tomat Sudarjat, Sudarjat; Asyiva, Shabriena Almeira; Hersanti, Hersanti
Agrikultura Vol 36, No 3 (2025): Desember, 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/agrikultura.v36i3.68729

Abstract

Kutukebul (Bemisia tabaci Genn.) merupakan salah satu hama utama pada tanaman tomat. Pengendalian hama ini umumnya masih mengandalkan penggunaan pestisida sintetik. Namun, sebagai upaya pengendalian yang lebih ramah lingkungan, pestisida nabati kini semakin banyak mendapat perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi ekstrak metanol daun dan buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) yang tepat dalam menekan populasi kutukebul pada tanaman tomat. Percobaan ini dilakukan di laboratorium Pestisida dan Toksikologi Lingkungan, dan di rumah kaca Ciparanje Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran sejak bulan Juli hingga September 2024. Penelitian dilaksanakan dengan dua tahap pengujian yaitu uji toksisitas dan uji keefektifan. Penelitian ini menggunakan metode percobaan Rancangan Acak Kelompok yang terdiri atas sembilan perlakuan dan tiga ulangan, yaitu P1 (kontrol), P2 (LC50 daun belimbing wuluh), P3 (LC95 daun belimbing wuluh), P4 (2 × LC95 daun belimbing wuluh), P5 (3 × LC95 daun belimbing wuluh), P6 (LC50 buah belimbing wuluh), P7 (LC95 buah belimbing wuluh), P8 (2 × LC95 buah belimbing wuluh), P9 (3 × LC95 buah belimbing wuluh). Hasil penelitian didapatkan bahwa ekstrak metanol daun dan buah belimbing wuluh pada masing-masing konsentrasi terendah 3,2 g/L dan 3,4 g/L efektif dalam menekan kutukebul pada tanaman tomat dan menghasilkan panen yang lebih tinggi dibandingkan dengan kontrol.