Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Developing entrepreneurial competence in emerging economies: co-creation, mutual learning, and immersion Umi Anisah , Hastin; Martaleni, Martaleni; Meidy Nur Hafidz, Muhammad
Journal of Innovation in Business and Economics Vol. 10 No. 01 (2026): Journal of Innovation in Business and Economics
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jibe.v10i01.40741

Abstract

The level of entrepreneurship in Indonesia remains relatively low despite its crucial role in driving economic growth and global competitiveness. One key constraint is the lack of direct exposure of students to real business practices, creating a gap between higher education and industry needs. This paper proposes the Co-creation, Mutual, and Immersive (CMI) Learning model as a structured framework to bridge this gap. Drawing on Service-Dominant Logic, Experiential Learning, Problem-Based Learning, and Constructivist theories, the model emphasizes collaborative engagement between students and entrepreneurs through knowledge sharing, joint problem-solving, and immersive business simulations. Our contributes to entrepreneurship education literature by addressing gaps in immersive learning applications in emerging economies and by offering a framework that integrates academic-industry collaboration for entrepreneurial ecosystem development.
Peningkatan Daya Saing Café Today Kopi Wonosalam melalui Pendampingan Strategi Pengembangan Usaha Martaleni, Martaleni; Utama, Bagus Ibnu; Putra, Oddi Soekarno; Bamulki, Yelkotipki Rumoldus
Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Mei 2024
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/kontribusi.v4i2.875

Abstract

Usaha kopi lokal di kawasan Wonosalam memiliki potensi besar sebagai produk unggulan berbasis sumber daya lokal. Namun demikian, pelaku usaha kopi masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan pengelolaan manajemen usaha, belum optimalnya pemanfaatan peluang pasar, serta lemahnya perencanaan strategis dalam menghadapi persaingan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi internal dan eksternal Usaha Kopi Wonosalam serta merumuskan strategi pengembangan usaha yang sesuai dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi observasi, diskusi partisipatif, dan pendampingan manajerial berbasis analisis SWOT yang diperkaya dengan Matriks IFE dan EFE. Kegiatan PKM membantu mitra memahami posisi usahanya secara lebih komprehensif dan merumuskan strategi penguatan daya saing yang realistis dan aplikatif. Pendampingan berbasis analisis strategis sederhana efektif sebagai pendekatan PKM untuk mendukung pengembangan usaha kopi lokal secara berkelanjutan.
Peran Teknologi Informasi dalam Meningkatkan Produktivitas dan Efisiensi Operasional UMKM Modest’Art Hadiyati, Ernani; Suswati, Endang; Febriani, Dwi; Rosi, Baiq; Martaleni, Martaleni; Astuti, Rini; Kurniawan, M. Yusuf; Ariyani, Fitria; Utama, Bagus Ibnu; Akbar, M. Taufik
Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): November 2024
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/kontribusi.v5i1.878

Abstract

Latar Belakang: UMKM eco-fashion memiliki potensi besar dalam mendukung ekonomi kreatif berbasis keberlanjutan, namun sering menghadapi kendala pada aspek digital marketing dan pengelolaan operasional berbasis data. UMKM Modest’Art sebagai usaha ecoprint di Yogyakarta mengalami keterbatasan dalam perencanaan konten digital dan sistem pencatatan usaha. Tujuan: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas manajerial dan daya saing usaha melalui pendampingan digital marketing berbasis eco-branding serta implementasi sistem pencatatan digital sederhana. Metode: Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan, perancangan solusi, implementasi pelatihan dan pendampingan partisipatif, serta evaluasi deskriptif berbasis total sampling (n=5) dengan pendekatan before–after. Hasil: Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman digital marketing, keterampilan pencatatan, serta efisiensi pengelolaan usaha. Engagement media sosial meningkat 35% dan omzet bertambah 18% pasca-pendampingan. Kesimpulan: Model pendampingan integratif berbasis digital marketing dan sustainability branding efektif memperkuat kapasitas UMKM eco-fashion secara aplikatif dan berkelanjutan.