Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : PESHUM

Evaluasi Program Pendidikan D1 Teologi Dalam Memperkuat Pembangunan Sumber Daya Manusia Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Madiun Krisnandya, Genta Akbar; Andi Kurniawan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i6.11788

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program pendidikan D1 Teologi yang diselenggarakan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Madiun serta menelaah kontribusinya dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia narapidana. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi terhadap petugas pembinaan dan narapidana yang mengikuti program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program D1 Teologi memberikan dampak positif dalam aspek kognitif, emosional, sosial, dan spiritual narapidana. Program ini juga mendorong transformasi moral serta kesiapan reintegrasi sosial. Namun, ditemukan beberapa kendala dalam pelaksanaan seperti rendahnya motivasi peserta, keterbatasan sarana pembelajaran daring, serta ketergantungan pada pihak eksternal. Meski demikian, upaya kolaboratif antara petugas dan pihak mitra mampu menjaga keberlangsungan program. Dengan demikian, program ini dapat dijadikan model pendidikan kepribadian berbasis keagamaan di lapas-lapas lain.
Evaluasi Kegiatan Konseling Menggunakan Model CIPP Dalam Menilai Kesehatan Mental Anak Binaan Di LPKA Kelas I Kutoarjo Cahyo, Dimas Aji Nur; Andi Kurniawan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i6.12839

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan konseling dalam menilai kesehatan mental anak binaan di LPKA Kelas I Kutoarjo, menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product) serta pendekatan teori kesehatan mental dari Veit dan Ware yang mencakup dimensi psychological distress dan psychological well-being. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan konseling memberikan dampak positif terhadap kondisi psikologis anak binaan, seperti penurunan tingkat stres, peningkatan interaksi sosial, dan tumbuhnya rasa percaya diri. Namun, pelaksanaan konseling masih menghadapi sejumlah hambatan, seperti keterbatasan tenaga profesional, tidak tersedianya ruang khusus konseling, serta ketergantungan terhadap mitra eksternal. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun konseling memiliki potensi besar dalam mendukung kesehatan mental anak binaan, perlu adanya perbaikan dari segi sumber daya manusia, fasilitas, dan dukungan anggaran agar layanan ini dapat dijalankan secara berkelanjutan dan lebih efektif.
Implementasi Program Pendidikan Tinggi Strata Satu Dalam Pemenuhan Hak Pendidikan Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Purwokerto Azis Imam Hidayat; Andi Kurniawan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.13726

Abstract

Hak atas pendidikan merupakan hak fundamental setiap warga negara, termasuk narapidana yang sedang menjalani masa pidana. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya implementasi pendidikan tinggi sebagai bagian dari pemenuhan hak pendidikan narapidana, khususnya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Purwokerto. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis implementasi serta mengidentifikasi kendala dalam pelaksanaan program pendidikan tinggi strata satu bagi narapidana di Lapas tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap petugas pemasyarakatan, pihak perguruan tinggi, dan narapidana peserta program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pendidikan tinggi yang dijalankan bekerja sama dengan Universitas Perwira Purbalingga telah memberikan dampak positif dalam pengembangan kapasitas akademik dan moral narapidana. Namun demikian, kendala seperti keterbatasan sarana prasarana, akses internet yang terbatas, dan rendahnya motivasi belajar sebagian narapidana menjadi hambatan utama. Berdasarkan teori implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn, keberhasilan program sangat dipengaruhi oleh standar kebijakan, komunikasi antar lembaga, sumber daya, serta disposisi pelaksana. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa meskipun program telah berjalan efektif secara substansial, keberlanjutan dan optimalisasinya memerlukan perhatian khusus pada aspek teknis, struktural, dan motivasional dari seluruh aktor pelaksana
Implementasi Pembinaan Kemandirian Anak Binaan Selama Efisiensi Anggaran Di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Jakarta Gilang Fadhilah Hidayat; Andi Kurniawan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.12087

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi pembinaan kemandirian anak binaan di LPKA Kelas II Jakarta pada masa efisiensi anggaran. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pembinaan tetap terlaksana, meskipun dengan penyesuaian intensitas yang tidak sepadat sebelumnya. LPKA berupaya menjaga keberlangsungan kegiatan melalui adaptasi dan kerja sama, sedangkan anak binaan tetap terlibat aktif. Hambatan utama meliputi keterbatasan anggaran, minimnya instruktur, masa pidana singkat, serta risiko kembali ke lingkungan lama
Implementasi Program Pembinaan Literasi Digital Dalam Rangka Peningkatan Kompetensi Narapidana Di Lapas Kelas IIA Pancur Batu Muhammad Baihaki Azis; Andi Kurniawan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.14249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program pembinaan literasi digital dalam meningkatkan kompetensi narapidana di Lapas Kelas IIA Pancur Batu. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program mampu meningkatkan keterampilan dasar digital narapidana, seperti mengetik, mengedit video, dan membuat konten digital. Kegiatan pembelajaran dilaksanakan secara mandiri dengan dukungan fasilitas terbatas, yaitu tiga unit komputer tanpa instruktur khusus. Antusiasme narapidana serta dukungan penuh dari petugas pembinaan menjadi faktor penguat keberhasilan program, meskipun pelaksanaannya masih menghadapi hambatan berupa keterbatasan sumber daya, belum adanya SOP dan kurikulum baku, minimnya sistem evaluasi formal, serta pola pengambilan keputusan yang bersifat top-down sehingga partisipasi narapidana terbatas sebagai pelaksana pasif. Secara keseluruhan, program ini dinilai relevan dengan kebutuhan narapidana untuk mempersiapkan diri menghadapi masa bebas dan memiliki potensi untuk terus dikembangkan secara lebih terstruktur dan inovatif.
Evaluasi Program Kerohanian Islam Dalam Meningkatkan Pembinaan Kepribadian Narapidana Di Lapas Kelas IIA Pematang Siantar Ditra Jati Mardomu Saragih; Andi Kurniawan
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.14256

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program pembinaan kerohanian Islam dalam meningkatkan pembinaan kepribadian narapidana di Lapas Kelas IIA Pematang Siantar. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari segi input, program telah didukung oleh tenaga pembimbing, sarana ibadah, kurikulum, serta regulasi, meskipun masih terdapat keterbatasan dalam jumlah pembimbing dan fasilitas. Dari sisi proses, kegiatan kerohanian dilaksanakan secara rutin melalui pengajian, shalat berjamaah, kajian keagamaan, serta peringatan hari besar Islam dengan tingkat partisipasi narapidana yang cukup tinggi. Dari sisi hasil, program ini mampu meningkatkan disiplin, kesadaran beragama, pengendalian diri, serta menciptakan suasana Lapas yang lebih kondusif. Namun demikian, hambatan berupa variasi kapasitas pembimbing, keterbatasan sarana prasarana, dan ketiadaan pedoman tertulis masih menjadi tantangan yang perlu segera diatasi agar tujuan pembinaan lebih optimal tercapai.