p-Index From 2021 - 2026
5.019
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Reaktor : Buletin Pengelolaan Reaktor Nuklir Wiraraja Medika: Jurnal Kesehatan JURNAL SOSIAL HUMANIORA (JSH) JPS Unimus Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Wiyata : Penelitian Sains dan Kesehatan JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Bunda Edu-Midwifery Journal (BEMJ) Jurnal SMART Kebidanan JURNAL MEDIA KESEHATAN Metafora: Education, Social Sciences and Humanities Journal Avicenna : Journal of Health Research Archives of The Medicine and Case Reports ALAYYA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Praniti Jurnal Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Journal of Creative Student Research Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Jurnal Manajemen dan Bisnis (JMB) Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Jurnal Anestesi: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kedokteran JUSTITIABLE - Jurnal Hukum Universitas Bojonegoro Jurnal Medika Nusantara Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vitalitas Medis : Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran Inovasi Kesehatan Global Prosiding Seminar Nasional Unimus Protein: Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan International Journal of Geography, Social, and Multicultural Education (IJGSME) Jurnal Bakti Humaniora Journal of Midwifery and Health Science of Sultan Agung Proceeding of The International Conference on Mathematical Sciences, Natural Sciences, and Computing Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Medica Majapahit JPKM Cahaya Negeriku Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
Claim Missing Document
Check
Articles

ESP AS AN APPROACH OF ENGLISH LANGUAGE TEACHING IN ITS Endang Susilowati
JURNAL SOSIAL HUMANIORA (JSH) Vol 1, No 1 (2008)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.745 KB) | DOI: 10.12962/j24433527.v1i1.680

Abstract

According to National Curriculum Preparation Guideline 2004 – 2009, teaching English in ITS is classified into General Studies ( MKU ) and distributed into “ Personality Development – Related subject “ ( MPK – Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian ). However, English as subject has been redundantly placed within the ITS curriculum. While under the curriculum preparation guideline the subject falls into the category of Personality – Development related  subjects, the course content involves a significant degree of skills that are required by the students during learning process at ITS. The teaching of English at ITS should therefore be designed to meet the demands for personality development, as well as  knowledge and skills improvement. In the attempt of meeting these demands, the English teaching staff have agreed to adopt the ESP approach.The popular principle of English for Specific Purposes ( ESP ) is “ Tell me what you need English for and I will tell you the English that you need”. This principle suggests that ESP is an approach to language teaching which is oriented to fulfil learners’needs. So teaching English at the tertiary level for non English Department such as in ITS is still mostly concentrated on the need for the capability of reading relevant text books. The teaching of English is focused on the reading skill specialized in relevant text books  which will  reinforce the mastery of basic vocabulary and grammar because mastering reading skill is determined mostly by those two elements. However, this shift to gives other study skills such as note taking, group discussion, presentation and academic writing.
SISTEM E-LEARNING DALAM PEMBELAJARAN iBT TOEFL (INTERNET BASE TEST OF ENGLISH AS A FOREIGN LANGUAGE) MENGGUNAKAN MEDIA VOIP (VOICE OVER INTERNET PROTOCOL) Muchammad Husni; Endang Susilowati
JURNAL SOSIAL HUMANIORA (JSH) Vol 4, No 2 (2011)
Publisher : Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (889.413 KB) | DOI: 10.12962/j24433527.v4i2.634

Abstract

Dengan semakin berkembangnya komunikasi internasional saat ini, seseorang dituntut untuk memiliki kemampuan berkomunikasi dalam bahasa global, diantaranya adalah bahasa Inggris. Salah satu alat untuk mengukur kemampuan berbahasa Inggris adalah dengan menggunakan TOEFL (Test of English as a Foreign Languge). iBT TOEFL ( Internet Base Test TOEFL)  mengukur kemampuan pembelajar untuk memahami, menggunakan dan mengerti bahasa Inggris ditingkat Universitas, disamping itu, test ini juga mengevaluasi seberapa baik pembelajar menggabungkan keterampilan mendengarkan/menyimak (listening), berbicara (speaking), membaca (reading), dan menulis (writing) dalam bahasa Inggris. Penelitian ini akan mengembangkan Sistem E-learning untuk pembelajaran (Pelatihan dan Tes) TOEFL menggunakan jaringan intranet yang dapat digunakan untuk mengukur kemampuan TOEFL pembelajar dengan memberikan hasil keluaran berupa kelemahan seseorang dalam menjawab soal-soal tes. iBT TOEFL terdiri atas  4 (empat) bagian tes yaitu Listening, Writting, Reading dan Speaking. Sistem E-learning ini akan disertai dengan soal-soal latihan yang disesuaikan dengan kelemahan kemampuan TOEFL dari pembelajar/pengguna. Dengan demikian diharapkan Sistem E-learning ini dapat membantu pembelajar untuk meningkatkan kemampuan TOEFL sehingga target nilai TOEFL yang diinginkan dapat tercapai. Dalam sistem E-learning ini juga disediakan jalur komunikasi suara antara pembelajar/pengguna dengan penilai (assessor) yang dikembangkan dengan teknologi VoIP untuk membantu pengguna dalam melatih teknik berbicara (speaking) dalam bahasa Inggris. 
PENERAPAN METODE JIGSAW DENGAN APLIKASI PADA MATERI PENGARUHKEPADATAN POPULASI MANUSIA TERHADAP LINGKUNGAN UNTUK PENINGKATAN PEMBELAJARAN KELAS VIIB SMPN 3 SEMARANG Endang Susilowati
JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG Vol 3, No 2 (2015): JURNAL PENDIDIKAN SAINS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SEMARANG
Publisher : Pendidikan Kimia Unimus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jps.3.2.2015.42-50

Abstract

Gerakan peningkatan mutu pendidikan, menuntut pendidik untuk mampu memenuhi tuntutan yang semakin meningkat, baik kualitas maupun beragam cara untuk mencapai tujuanpendidikan. Pembelajaran belum bermakna, kerjasama antar siswa dalam menyelesaikan tugasdi kelompok masih rendah, juga tanggungjawab yang masih kurang. Oleh sebab itu pendidikansaat ini menuntut menggunakan metode pembelajaran yang menarik, menyenangkan, siswatermotivasi aktif, tertantang dan rileks. Maka pembelajaran yang disampaikan menjadibermakna. Hakikat IPA terwujud, kerjasama dan tanggungjawab dalam kelompok meningkat,kualitas pembelajaran meningkat, hasil belajar tinggi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuanuntuk : mengetahui peningkatan hasil belajar, kreatifitas, dan keaktifan siswa melaluipenggunaan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw . Penelitian dimulai dengan pembuatanperangkat pembelajaran, meliputi :silabus, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), daftarpertanyaan untuk tugas pribadi maupun kelompok, tugas pribadi dan kelompok, kemudianpersentase, tugas untuk pribadi dan kelompok dipresentasikan berupa power point , evaluasihasil belajar siklus I dan siklus II. Pelaksanaan pembelajaran, siswa menilai keaktifan dankreativitas teman, ada rekaman video. Hasil penelitian (1) guru bersama teman sejawat berhasil membuat perangkatpembelajaran kemudian diteruskan untuk pengambilan data penelitian. (2) Pengaruhpenggunaan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw .Untuk keaktifan siklus I dari penilai antarteman rata-ratanya 80, 10%, siklus II dari penilaian antar teman rata-ratanya 80, 60%. Keaktifansiklus I dari observasi guru rata-ratanya 81, 57%, siklus II dari observasi guru rata-ratanya 81,60%. Kreatifitas siklus I dari penilaian antar teman rata-ratanya 81, 25%, siklus II dari penilaianantar teman rata-ratanya 85, 25%. Kreatifitas siklus I dari observasi guru rata-ratanya 79, 75%,siklus II dari observasi guru rata-ratanya 86, 75%. Keaktifan siswa siklus I dan siklus IImemiliki ketercapaianya baik karena berada pada 70%-85%. Kreativitas siswa memilikiketercapaianya baik sekali karena berada pada 86%-100%. Hasil belajar siswa siklus I dari hasilrata-rata UK 1 dan LK 1 sebesar 83, 36 ketercapaiannya baik karena berada pada 70% - 85%dan siklus II dari hasil rata-rata UK 2 dan LK 2 sebesar 84, 46 % ketercapaiannya siklus II baikkarena berada pada 70%-85%. Pembelajaran berpusat pada siswa dan terbangun suatukomunitas belajar yang kondusif sebagai upaya membangun kompetensi, sehinggapermasalahan yang dihadapi dapat diminimalkan. Kata Kunci : Pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, keaktifan, kreatifitas, hasil belajar siswa.
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU MENYUSUI TENTANG MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) DI DESA MRANAK KECAMATAN WONOSALAM KABUPATEN DEMAK TAHUN 2017 Endang Susilowati
Avicenna : Journal of Health Research Vol 1, No 1 (2018): MARET 2018
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.084 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v1i1.191

Abstract

Latar Belakang : Makanan pendamping dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan pangan bayi yang semakin meningkat. Makanan pendamping ASI dapat berupa bubur, tim, sari buah, biskuit. Pemberiannya baik jenis, porsi dan frekuensi tergantung usia dan kemampuan bayi. Dalam hal ini dibutuhkan peran aktif dari sang ibu untuk memberikan MP-ASI sesuai jenis dan usia bayi, karena jika pemberiannya tidak sesuai akan mengakibatkan beberapa dampak diantaranya resiko infeksi saluran pencernaan dan obesitas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu menyusui tentang makanan pendamping ASI di Desa Mranak Kecamatan Wonosalam Kabupaten Demak. Metode : Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah 55 responden. Instrumen penelitiannya menggunakan kuesioner tertutup. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 49 responden (89%). Pada kategori pendidikan mayoritas responden memiliki tingkat pendidikan menengah (SMA, SMK, MA, MAK) sebanyak 39 responden (70,9%) dengan mayoritas umur < 30 tahun sebanyak 34 responden (61,8%) dan mayoritas sebagai ibu rumah tangga yaitu sebanyak 33 responden (60%). Simpulan : Kesimpulan pada penelitian ini didapatkan tingkat pengetahuan responden baik, mayoritas responden berpendidikan menengah, berumur kurang dari 30 tahun, bekerja sebagai ibu rumah tangga. Ibu menyusui sebaiknya mengikuti penyuluhan yang berkaitan dengan gizi bayi dan balita, konsultasi ke tenaga kesehatan mengenai gizi bayi, memberikan ASI eksklusif sampai bayi berusia 6 bulan, memberikan MP-ASI dimulai saat bayi berusia 6 bulan dengan jenis makanan yang halus dan licin, serta memberikan MP-ASI sesuai jenis dan jadualnya. Kata Kunci : Pengetahuan, Ibu menyusui, Makanan pendamping ASI
Eksplorasi Ekstrak Etanol Beberapa Tumbuhan Berpotensi Sebagai Antiketombe Ernanin Dyah Wijayanti; Endang Susilowati
JRST (Jurnal Riset Sains dan Teknologi) Volume 1 No. 2 September 2017: JRST
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.586 KB) | DOI: 10.30595/jrst.v1i2.1671

Abstract

Abstrak Ketombe merupakan salah satu masalah rambut yang disebabkan oleh fungi Malassezia furfur sehingga untuk pengendaliannya diperlukan agen antifungi. Beberapa tumbuhan telah digunakan secara empiris untuk terapi antiketombe antara lain: inggu (Ruta angustifolia), bambu tali (Gigantochloa apus), johar (Senna siamea), jintan hitam (Nigella sativa), apukat (Persea americana), dadap serep (Erythrina lithosprema), nagasari (Palaquium rostratum), pisang (Musa paradisiaca), sidaguri (Sida rhombifolia), tomat (Solanum lycopersicum), kethuk (Alocasia macrorrhiza) dan komak (Dolichos lablab). Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan aktivitas antifungi ekstrak etanol tumbuhan uji dan menentukan nilai Kadar Hambat Minimum (KHM) dan Kadar Bunuh Minimumnya (KBM). Masing-masing simplisia tumbuhan uji diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70% selama 5 hari. Pengujian aktivitas antifungi terhadap Malassezia furfur menggunakan metode difusi sumuran, yang dilanjutkan dengan penentuan KHM dan KBM dengan metode dilusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua ekstrak etanol tumbuhan uji memiliki aktivitas antifungi yang bervariasi terhadap Malassezia furfur. Aktivitas yang kuat ditunjukkan oleh ekstrak etanol kulit buah pisang, daun bambu tali, daun komak, biji jintan hitam dan daun inggu. Nilai KHM masing-masing ekstrak antara lain: kulit buah pisang, daun bambu tali dan daun komak (10%), biji jintan hitam (20%), daun inggu (30%), daun dadap serep dan daun johar (50%), daun tomat (60%), daun apukat dan daun nagasari (70%). Ekstrak etanol daun sidaguri dan daun kethuk tidak memiliki nilai KHM. Semua ekstrak etanol tumbuhan uji tidak memiliki nilai Kadar Bunuh Minimum (KBM). Kata kunci: antifungi, ekstrak etanol, ketombe Abstract Dandruff is one of hair problem caused by Malassezia furfur, which can be controlled by antifungal agents. Empirically, some plants have been used as antidandruff treatment: rue (Ruta angustifolia), bamboo tali (Gigantochloa apus), blackwood cassia (Senna siamea), black cummin (Nigella sativa), avocado (Persea americana), Indian coral tree (Erythrina lithosprema), gutta percha (Palaquium rostratum), banana (Musa paradisiaca), cuban jute (Sida rhombifolia), tomato (Solanum lycopersicum), taro (Alocasia macrorrhiza) and lablab (Dolichos lablab). This research was aimed to observe antifungal activity, Minimum Inhibitory Concentration (MIC) and Minimum Fungicidal Concentration (MFC) of these 12 potential plants against Malassezia furfur. Each of plant simplisia was extracted by immersion in 70% ethanol  for 5 days. Antifungal activity assay against Malassezia furfur were conducted using agar well diffusion, followed by dilution method to determine MIC and MFC. The results showed that all of plant ethanolic extract have various antifungal activity against Malassezia furfur. Strong activity showed by banana peels extract, bamboo tali leaves extract, lablab leaves extract, black cumin seeds extract and rue leaves extract. MIC values obtained were 10 % for banana peels extract, bamboo tali and lablab leaves extract,  20% for black cumin seeds extract, 30% for rue leaves extract, 50% for Indian coral and blackwood cassia leaves extract, 60% for tomato leaves extract, 70% for avocado and gutta percha leaves extract. Whereas cuban jute and taro leaves extract did not show MIC values. All of plant ethanolic extracts did not show MFC values.  Key words: antifungal, dandruff, ethanolic extract
EFEKTIVITAS PENYULUHAN KB IUD TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN PADA PASANGAN USIA SUBUR (PUS) Is Susiloningtyas; Endang Susilowati; Fitri Nur Shofa
JURNAL MEDIA KESEHATAN Vol 15 No 1 (2022): Jurnal Media Kesehatan Poltekkes Kemenkes Bengkulu Volume 15 No 1 Juni 2022
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jmk.v15i1.753

Abstract

Problem: IUD family planning participants have increased in several countries. Nevertheless, there are still IUD KB acceptors who drop out, due to lack of knowledge about IUD KB so that acceptors are afraid to use it. One way that can be done to increase knowledge is by conducting counseling about IUD family planning using audiovisual media or leaflets. The Aim Of The Research: To determine the effectiveness of providing counseling to increase knowledge about IUD family planning in couples of childbearing age. Research Method: National and international literature is searched by means of electronic media using related keywords. The articles used are 5 national articles and 2 international articles. Each article concludes the effectiveness of providing IUD family planning counseling to the level of knowledge of EFA. The Results: counseling is effective in increasing mother's knowledge about IUD family planning. Conclusion: IUD family planning counseling is effective in increasing knowledge about IUD family planning. Keywords: Counseling, Knowledge level, Intra Uterine Device , EFA
Peningkatan Prestasi Belajar IPS Melalui Metode Permainan Pasang Pohon Berbuah Endang Susilowati
Metafora: Education, Social Sciences and Humanities Journal Vol. 3 No. 1 (2019): Education in New Competition Global Era
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/metafora.v3n1.p23-33

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa dalam pembelajaran IPS melalui metode Permainan Pasang Pohon Berbuah.  Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas di kelas VII A SMPN 2 Menganti Gresik yang dilakukan dalam 3 siklus. Siklus1, 2 , dan 3 masing-masing terdiri dari 2 pertemuan. Setiap siklus meliputi tahapan planning (rencana), action (tindakan), observation (pengamatan), dan reflection (refleksi). Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi dan dokumentasi. Instrumen pengumpul data yang digunakan berupa : 1) soal tes formatif ; 2) lembar observasi siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Permainan Pasang Pohon Berbuah terbukti dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran IPS pada babKerajaan Islam di Indonesia.
Pengaruh Profitabilitas Terhadap Struktur Modal Pada Perusahaan Bidang Pertanian Yang Terdaftar Di BEI Endang Susilowati
Jurnal Manajemen dan Bisnis (JMB) Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Mitra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57084/jmb.v1i1.305

Abstract

AbstractInfluence of profitability and capital structure of firm size in  agriculture company listed on the indonesia stock exchange (idx), used all ratio profitabilitasn, are: Gross Profit Margin, Net Profit Margin, Return On Asset, Return On equity, Return On invesment, and Earning pershare. The purpose of this study is to determine whether these ratio profitabilitasn affect capital structure of firm size in agriculture company listed on the indonesia stock exchange (IDX). There search sample was determined by the method of purposive sampling based on the criteria company, in order to obtain a sample 4 companies.with multiple linier regression test, F test and R2 test with error limit 5%=0,05. This results of this study showed multiple regressions Y=5,005 – 114X1 – 0,22X2 + 17X3 – 0,41X4 – 0,41X5 - 0,03X6. The results of research obtained correlation coeffecient value (R) equal to (696). Coeffecient of determination R2 is (485). This means that independent variables explain Gross Profit Margin, Net Profit margin, Return On equity, Return on asset, Return on Invesment, Earning pershare impact on capital structure of 48,5% the remaining 51,5% influenced by other factors. Based on the results of  F test with Fcount value of 2,024 then it can be Gross Profit Margin have positive significant impact on the capital structure. Net profit margin have a positive significant impact on capital structure, Return On Equity  have positive significant impact on capital structure. Return On asset have positive significant impact on capital structure. Return On Invesment have positive significant impact on capital structure and Earning Per Share not have positive significant impact on capital structure.Keyword :Profitability, Capital Structure.
A Pelaksanaan Kelas Ibu Hamil Di Desa Kedungoleng Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes Endang Susilowati; Himatul Khoeroh
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol 4 No 1 (2022): Vol.4 No. 1 April 2022
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v4i1.724

Abstract

Pregnant women class is a study group for pregnant women through education or health education with a gestational age of 4 weeks to 36 weeks. The purpose of the class for pregnant women is to increase knowledge, change attitudes and behavior of mothers to understand pregnancy, body changes and complaints during pregnancy, pregnancy care, childbirth, postpartum care, postpartum family planning and newborn care. The class for pregnant women is given at least 3 times during pregnancy, a maximum of 10 people per class, husband or family participates at least 1 meeting. The method used is one day one service, namely with one meeting for class services for pregnant women with a total of 3 meetings during pregnancy. The steps taken include screening pregnant women first. The next stage is the implementation of the first meeting the facilitator delivers material about discomfort and changes that occur in pregnant women, healthy lifestyles and balanced nutrition and danger signs. The second meeting was about the danger signs of childbirth, preparation for delivery and signs of delivery, while the third meeting was about caring for newborns, postpartum mother care and post-partum family planning and ended with role play exercises for pregnancy. The results of the class activity for pregnant women, 90% of pregnant women are willing to take part in the activity and understand the materials that have been delivered by the facilitator, it is only recommended to participate in the husband or family so that they are more prepared to participate in maintaining health together.
EFEKTIVITAS PENYULUHAN KB IUD DENGAN MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP PASANGAN USIA SUBUR (PUS) DI DESA PUCUNG KABUPATEN PEKALONGAN fitri nur shofa; Is Susiloningtyas; Endang Susilowati
JURNAL MEDIA KESEHATAN Vol 16 No 1 (2023): Jurnal Media Kesehatan Poltekkes Kemenkes Bengkulu Volume 16 No 1 Juni 2023
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jmk.v16i1.906

Abstract

ABSTRACT Problems: The IUD is a long-term contraceptive method that has a very high effectiveness of 0.6-0.8 pregnancies of 100 women in the first year with 1 failure in 125 to 170 pregnancies. The aim of the research: Knowing the effectiveness of IUD family planning counseling with animated video media on increasing the knowledge and attitudes of Couples of Reproductive Age (PUS) in Pucung Village, Pekalongan Regency. Research methods: The design of this research is pre experiment with one group pretest-posttest. The number of samples used was 86 respondents in Pucung Village, Pekalongan Regency using the Purposive Sampling technique. The data analysis used was Univariate and Bivariate analysis using the Wilcoxon Test. Results: Counseling on IUD family planning with animated video media is effective in increasing the knowledge and attitudes of PUS mothers in Pucung Village, Pekalongan Regency. Asymp value. Sig 0.000p<0.05. Conclusion: Counseling on IUD family planning with animated video media is effective in increasing the knowledge and attitudes of PUS mothers in Pucung Village, Pekalongan Regency. Suggestion: It is hoped that the people of Pucung Village, Pekalongan Regency, will continue to provide information, either through individual or group counseling Keywords: Animation Video Media Counseling, KB IUD, PUS