p-Index From 2021 - 2026
5.989
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH SINKRONISASI INFORMASI PELAYANAN TERHADAP VOICE (EKSPRESI KETIDAKPUASAN) MASYARAKAT Rizalaidi Mahardika; Cahyo Sasmito
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.762 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i2.1479

Abstract

Abstract: Public service providers are required to provide good service. Start with the provision of a clear information about the procedures and fulfillment of requirements that must be completed so that misunderstanding can be avoided to gain public satisfaction regarding the clarity of information submitted. The type of research used descriptive quantitative. Data collection techniques were observation, questionnaires, and documentation. The result of research showed that service information which included accurate, on time, relevant, economical, and voice simultaneously had influence to voice (expression of dissatisfaction). The linear regression equation Y = 0.951+ (0.076) X1 + (0,546) X2 + (0.814) X3 + (0.274) X4 + (0,097) X5 + 4,260. From the results of F test showed that the dependent variable voice (expression of dissatisfaction) was influenced simultaneously to the independent variables of service information with a significance value of research results of 0.000. While the result of t test, all variables had significant influence to voice (expression of dissatisfaction) with significance level for accuracy equal to 0.870 (87%), on time 0.295 (29,5% 0), relevant 0.075 (75%), economical 0.537 (53.7%), and easy 0.798 (79.8%). From the five variables of service information respectively and jointly affected the voice (expression of dissatisfaction) about the requirements of making e-ID card. Keywords: Information, Service, Voice Abstrak: Penyelenggara pelayanan publik dituntut untuk dapat memberikan pelayanan yang baik. Diawali dengan diberikannya informasi jelas tentang tata cara dan pemenuhan persyaratan yang harus dilengkapi agar tidak terjadinya ketidaksepahaman yang mengakibatkan ketidakpuasan masyarakat mengenai kejelasan informasi yang disampaikan. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data dengan observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian yakni informasi pelayanan yang meliputi accurate, on time, relevant, economical, dan voice secara bersamaan mempunyai pengaruh terhadap voice (ekspresi ketidakpuasan). Adapun persamaan regresi linear Y = 0,951+(0,076)X1+(0,546)X2+ (0,814)X3+(0,274) X4+(0,097)X5+4,260. Dari hasil uji F menunjukan bahwa variabel terikat voice (ungkapan ketidakpuasan) dipengaruhi secara simultan terhadap variabel bebas informasi pelayanan dengan nilai signifikansi hasil penelitian sebesar 0,000. Sedangkan hasil dari uji t, semua variabel mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap voice (ekspresi ketidakpuasan) dengan tingkat signifikansi untuk accurate sebesar 0,870 (87%), on time 0,295 (29,5%0), relevant 0,075 (75%), economical 0,537 (53,7%), dan easy 0,798 (79,8%). Dari kelima variabel informasi pelayanan masing-masing dan secara bersama-sama mempengaruhi terhadap voice (ungkapan ketidakpuasan) tentang persyaratan pembuatan e-KTP. Kata kunci: Informasi, Pelayanan, Voice 
STRATEGI PEMERINTAH DESA DALAM PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI Adrianus Sodi Liwu; Cahyo Sasmito
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 4 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.081 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i4.1952

Abstract

 Abstrak: Strategi pemberdayaan yang dilakukan Pemerintah Desa terlebih khusus untuk kelompok tani merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), menguatkan potensi yang ada serta melindungi kelompok tani dengan membentuk dan merubah perilaku masyarakat melalui pengembangan potensi-potensi yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemerintah desa dalam meningkatkan pemberdayaan kepada masyarakat khususnya kelompok tani di Desa Pujon Lor Kecamatan Pujon Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif. Teknik penentuan informan yaitu purposive sampling. Data diperoleh melalui pendekatan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisa data melalui tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Untuk menjaga keabsahan data dilakukan  melalui tahap triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam menciptakan suasana untuk mengembangkan potensi desa khususnya kelompok tani, pemerintah telah mendatangkan pihak penyuluh untuk membantu dalam meningkatkan pemahaman kelompok tani agar dapat mengembangkan potensi yang ada. Selain itu, strategi pemerintah desa untuk meningkatkan kapasitas kelompok tani dengan memperkuat potensi yang ada dan melindungi kelompok tani dari berbagai persaingan yang terjadi pemerintah desa sudah melakukan monitoring dan sosialisasi dengan tujuan agar kelompok tani lebih sejahtera. Kata Kunci: Strategi, Pemberdayaan, Kelompok TaniAbstract: Empowerment strategies undertaken by the Village Government especially specifically for farmer groups are efforts to improve the quality of human resources (HR), strengthen existing potentials and protect farmer groups by forming and changing community behavior through developing their potentials. This study aims to determine the strategy of the village government in increasing empowerment to the community, especially farmer groups in Pujon Lor Village, Pujon District, Malang Regency. This study uses a qualitative description method. The technique for determining informants is purposive sampling. Data obtained through interviews, observation and documentation. Data analysis through the stage of data reduction, data presentation and drawing conclusions or verification. To maintain the validity of the data is done through the technique triangulation stage. The results showed that in creating an atmosphere to develop the potential of villages, especially farmer groups, the government had invited extension workers to help improve the understanding of farmer groups in order to develop the existing potential. In addition, the village government's strategy to increase the capacity of farmer groups by strengthening existing potentials and protecting farmer groups from various competitions that occur the village government has conducted monitoring and socialization in order to make the farmer groups more prosperous.Keywords: Strategy, Empowerment, Farmer Group
IMPLEMENTASI PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR JALAN DESA Mustafa .; Cahyo Sasmito
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 6, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.221 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v6i3.1462

Abstract

Abstract: Implementation of road infrastructure development is the most fundamental means to support the smoothness, distribution of goods, and human transportation network. Community welfare can be seen from the condition of a physical area about the facilities provided by the government. The research method is done with the type of qualitative approach, type and source of data covering primary and secondary data. Data collection through observation techniques, interviews, and documentation. The research instruments include the researcher himself, the interview guide and the field notes. Sampling technique using purposive sampling. Validity and use triangulation techniques. Analysis by reduction, presentation and conclusion. The result of this research is 1) how the implementation of the development of village road infrastructure in Tlontoraja Village is successful and done as expected. 2) inhibiting factors and supporting the implementation of village road infrastructure development is the access to the narrow location and less good resources so that the implementation of development is less optimal then the supporting factor is given to the freedom to participate and support the financial distribution in the implementation of the development of village road infrastructure implementation of road infrastructure development and done as expected. Keywords: Implementation, Development, Infrastructure Abstrak: Implementasi pembangunan infrastruktur jalan merupakan sarana yang paling mendasar yang bertujuan untuk mendukung kelancaran, distribusi barang, maupun jaringan transportasi  manusia. Kesejahteraan masyarakat dapat dilihat dari kondisi suatu fisik daerah tentang fasilitas-fasilitas yang disediakan oleh pemerintah. Metode penelitian dilakukan dengan jenis pendekatan kualitatif, jenis dan sumber data meliputi data primer dan sekunder. Pengumpulan data melalui tehnik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian meliputi peneliti sendiri, panduan wawancaradan catatan lapangan. Tehnik sampling menggunakan purposive sampling. Keabsahan dan menggunakan tehnik triangulasi. Analisis dengan reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hal ini hasil dari pada penelitian adalah 1) bagaimana implementasi pembangunan infrastruktur jalan Desa di Desa Tlontoraja adalah berhasil dan terlaksana sesuai yang diharapkan. 2) faktor penghambat dan pendukung implementasi pembangunan infrastruktur jalan Desa adalah  akses ke lokasi sempit dan sumber daya kurang baik sehingga pelaksanaan pembangunan kurang optimal kemudian faktor pendukungnya adalah diberikan ke bebasan berpartisipasi dan dukungan distribusi finansial dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan desa implementasi pembangunan infrastruktur jalan desa berhasil dan terlaksana sesuai yang diharapkan. Kata kunci: Implementasi, Pembangunan, Infrastruktur
PERAN PEMERINTAHAN DESA MENANGGULANGI KEMISKINAN DENGAN PROGRAM JALAN LAIN MENUJU MANDIRI DAN SEJAHTERA Cahyo Sasmito; Natalia Sopiana
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 9, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (119.01 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v9i1.2211

Abstract

Permasalahan kemiskinanmenjadi masalah utama pemerintahan pusat hingga pemerintahan daerah untuk menanggulangi kemiskinan tersebut, sampai akhirnya dibuatlah Progran Jalan Lain Menuju Mandiri Dan Sejahtera (JALIN MATRA) dengan kelompok sasarannya adalah kepala keluarga perempuan. Programpemerintahanpusat ini sesuai dengan ProgramPemerintahan Provinsi Jawa Timur untukmelaksanakan pembangunan berkelanjutan yang fokusnya rakyat miskin, sasarannyaadalah Kepala Rumah Tangga Perempuan.  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, Teknik Pengumpulan Data; observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik Penentuan  Informan:purposive sampling. Analisis Data:melalui  reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Teknik Menguji Keabsahan Data: triangulasi. Hasil Penelitian ini menunjukkan:Peran pemerintahan desa dalam menanggulangi kemiskinan  dengan melaksanakan Progran Jalan Lain Menuju Mandiri Dan Sejahtera (JALIN MATRA) yang didukung dengan pendanaan/anggaran, fasilitas sarana, dan prasarana berupa peralatan yang sesuai dengan usaha yang ditekuni oleh Kepala Rumah Tangga Perempuan yang menjadi kelompok sasaran program iniyang tujuan akhirnya memberdayakan kelompok sasaran program ini mencapai tarap hidup yang mandiri, dan sejahtera.
PELAKSANAAN INOVASI PELAYANAN PROGRAM 3 IN 1 DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK (STUDI PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA BATU) Viktoria Ndia; Cahyo Sasmito
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.062 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i2.1715

Abstract

Abstract:The condition of the regional government in carrying out public services has not been running well, and even seems to be far from the expectations of the people and the normative demands for regional autonomy (Mulyadi, Dedy. Et al. 2018: 58). From the data belonging to the Batu City Population and Civil Registration Service, only 40 percent of the residents had birth certificates. This study aims to determine the Implementation of the 3 In 1 Service Innovation Program in Improving the Quality of Public Services, Supporting Factors and Obstacle Factors. Qualitative research methods. Primary and secondary data sources. Data collection techniques: observation, interviews, and documentation. Informant Determination Technique: purposive sampling. The researcher's own instruments, interview guidelines, and field notes. Data Analysis: Data Reduction, Data Presentation, Draw Conclusions. Data robustness test uses technique triangulation. The results of the study show that the Implementation of Service Innovation in the 3 In 1 Program at the Dispendukcapil in Batu City has been able to run effectively and efficiently in supporting the improvement of the quality of public services. The inhibiting factor is that there are still many people who cannot access online and the biodata differences on the Family Card with the Marriage Certificate. While the supporting factors are adequate facilities and infrastructure and the competence of service providers is good, as well as cooperation between Dispendukcapil and Hospitals / Puskesmas in Batu City. Keywords: Quality of Public Service, Public Service Innovation, Service Program 3 In 1Abstrak: Kondisi pemerintah daerah menyelenggarakan pelayanan publik belum berjalan secara baik, bahkan terkesan masih jauh dari harapan masyarakat dan tuntutan normatif diberlakukannya otonomi daerah (Mulyadi, Dedy., dkk. 2018: 58). Dari data milik Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batu, baru mencatat 40 persen warga yang memiliki akta kelahiran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pelaksanaan Inovasi Pelayanan Program 3 In 1 Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik, Faktor Pendukung dan Faktor Penghambatnya. Metode penelitian kualitatif. Sumber Data  primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data: observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik Penentuan Informan:  purposive sampling. Instrumen penelitian peneliti sendiri, pedoman wawancara, dan catatan lapangan. Analisis Data: Reduksi Data, Penyajian Data, Penarikan Kesimpulan. Uji kebsahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan Pelaksanaan Inovasi Pelayanan Program 3 In 1 Pada Dispendukcapil Kota Batu sudah dapat berjalan dengan efektif dan efisien dalam menunjang peningkatan kualitas pelayanan publik. Faktor Penghambat adalah masih banyak masyarakat yang belum bisa mengakses secara online dan perbedaan biodata pada Kartu Keluarga dengan Akta Nikah. Sedangakan faktor pendukungnya adalah sarana dan prasarana yang cukup memadai dan kompetensi petugas pemberi pelayanan sudah baik, serta kerjasama antara Dispendukcapil dengan Rumah Sakit/Puskesmas di Kota Batu.                                               Kata Kunci: Kualitas Pelayanan Publik,  Inovasi Pelayanan Publik, Pelayanan Program 3 In 1
PENGARUH KEPEMIMPINAN, KEDISIPLINAN DAN KOMUNIKASI TERHADAP PELAYANAN PUBLIK DI PUSKESMAS KABUPATEN SAMBAS Aza Meitha; Cahyo Sasmito
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 5, No 3 (2016)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.608 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v5i3.255

Abstract

Abstract: Good leadership can push the creation of harmonious communication with subordinates and can increase the behavior of discipline in carrying out their respective duties. Leadership, discipline and good communication will have an impact to the public service, especially that are directly related to the basic needs of society in order to realize together prosperity. This research was conducted in Puskesmas (Community Health Center) Sambas, Tsyafiuddin Street, Village of Dalam Kaum, District of Sambas, West Kalimantan province in July - August 2016. Using the quantitative approach with data collection technique use questionnaire, interview and literature. This study is a population study or census because all populations were taken as sample. Testing the validity of the data used validity test, reliability and classical assumption test. The data analysis was conducted by descriptive analysis, regression analysis, infrensial analysis with approach path analysis and conclusion. The result of study: that each independent variable in this study has significant effect/impact the public service. Leadership contributes the effect the public service by 39%, discipline 66%, and communication 73%, and together the variables of leadership, discipline and communication have the effect to the public service by 77%. Keywords: Leadership, Discipline, Communications, Public Service Abstrak: Kepemimpinan yang baik dapat mendorong terciptanya komunikasi yang harmonis dengan bawahan serta dapat meningkatkan perilaku disiplin dalam menjalankan tugas masing-masing. Kepemimpinan, kedisiplinan dan komunikasi yang baik akan berdampak terhadap pelayanan publik, khususnya yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat guna terwujudnya kesejahteraan bersama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara dan, studi pustaka. Penelitian ini merupakan penelitian populasi atau sensus karena semua populasi diambil sebagai sampel. Pengujian keabsahan data menggunakan uji validitas, reliabilitas dan uji asumsi klasik.Analisa data dilakukan dengan analisis deskriptif, analisis regresi, analisis infrensial dengan pendekatan analisis jalur (path analysis) dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian; bahwa masing-masing variabel independen yang ada dalam penelitian ini memberikan pengaruh signifikan terhadap pelayanan publik. Kepemimpinan memberikan sumbangan berpengaruh terhadap pelayanan publik sebesar 39%, kedisiplinan 66%, dan komunikasi 73%, dan secara bersama-sama variabel kepemimpinan, kedisiplinan dan komunikasi berpengaruh terhadap pelayanan publik sebesar 77%. Kata Kunci: Kepemimpinan, Kedisiplinan, Komunikasi, PelayananPublik
EFEKTIVITAS PELAYANAN PUBLIK DIBIDANG KESEHATAN DALAM UPAYA MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT Maria Elis Sriani; Cahyo Sasmito
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.571 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v7i2.1427

Abstract

Abstrack: The demand of public service quality that gets bigger for year to year.  Meanwhile there is no practice of service providers that shown the significant changes. The purpose of this research is to bring services to the community more closer, and also to find out the effectiveness of the Integrated Service Unit (UPT) of Dau Health Center for improve public services in the health sector in order to realize community prosperity, and to find out the efforts of the Integrated Service Unit (UPT) of Dau Health Center in improving quality of public services.The result of the research that has been done about the effectivity of public healt service that aimed to realize the effort of publicwelfare in UPT (Unit Pelayanan Terpadu) of Puskesmas Dau, and the community that suports the effectivity of public services in accordance with the purpose of agencies that aimed to realize effort of the satisfaction and walfare of society can be seen from the arranged organizational work program of Puskesmas Dau. The Puskesmas Dau’s effort in realizing the satisfaction and walfare of society, can be seen from the innovation like (a service car and monitor screen for queue number retrieval). They have set up a 24-hour service car for public, and they also have a Homecare team that ready to give a service to the public. Keywords: Effectivity of public service, public welfare, public health Abstrak: Tuntutan terhadap kualitas pelayanan publik dari tahun ke tahun semakin besar oleh masyarakat. Sementara itu praktik penyelenggara pelayanan tidak mengalami perubahan yang berarti. Tujuan dari penelitian ini dilakukan adalah, mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, mengetahui sejauh mana efektivitas Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Puskesmas Dau meningkatkan pelayanan publik di bidang kesehatan dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat, serta untuk mengetahui upaya Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Puskesmas Dau dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Hasil penelitian sebagaimana sudah terlaksana semua tentang efektifitas pelayanan publik dibidang kesehatan dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Upt (Unit Pelayanan Terpadu) Puskesmas Dau, adapun masyarakat yang sangat mendukung efektifitas pelayanan publik sesuai dengan tujuan instansi dalam upaya mewujudkan kepuasan dan kesejahteraan masyarakaat dapat dilihat dari program kerja Puskesmas Dau sudah tersusun dalam struktur organisasi Pukkesmas Dau. Upaya Puskesmas Dau dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat juga sudah baik, hal ini dapat dilihat dari inovasi (mobil keliling dan layar monitor untuk pengambilan nomor antrian). Mereka sudah menyiapkan mobil pelayanan 24 jam untuk masyarakat, bahkan mereka juga mempunyai tim Homecareyang siap untuk melayani masyarakat untuk melakukan proses pelayanan. Kata kunci:Efektivitas pelayanan publik, kesejahteraan masyarakat, Kesehatan publik
INOVASI ANJUNGAN LAYANAN MANDIRI (ALM) DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK Bella Puspasari; Cahyo Sasmito
JISIP : Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.505 KB) | DOI: 10.33366/jisip.v8i3.1778

Abstract

Abstract: Service is one form of improving welfare towards society by the government. The government is trying to minimize the existing problems with make innovation in service. One of the innovations developed in the Blimbing Village is Website-based technological innovation namely http://registra.malangkota.go.id called ALM (Self Service Platform). This study uses a qualitative method. Data collection technique use interviews, observation, and documentation. The data obtained in the form of primary data and data secondary. The technique of determining sampling uses purposive sampling. After the data is obtained, data analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Test the validity of the data researchers used a technique triangulation method. The results of the Independent Service Platform Innovation research in improving public services in the Blimbing Kelurahan will be held from the end of December 2017 and can be said to be successful because there are already 4 factors that influence success implementation of innovation. Supporting factors are the advantages of the Independent Service Platform, quality of human resources, time efficient and infrastructure. While the inhibiting factor is an unstable internet network and there are no special employees as ALM guides. Keywords: Innovation; Self Service Platform; ServiceAbstrak: Pelayanan merupakan salah satu bentuk dalam meningkatkan kesejahteraan terhadap masyarakat oleh pemerintah. Pemerintah berupaya untuk meminimalisir permasalahan yang ada dengan membuat inovasi dalam pelayanan. Salah satu inovasi yang dikembangkan di Kelurahan Blimbing adalah inovasi teknologi berbasis website yaitu http://registra.malangkota.go.id yang dinamakan dengan ALM (Anjungan Layanan Mandiri). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh berupa data primer dan data sekunder. Teknik penentuan sampling menggunakan purposive sampling. Setelah data diperoleh, data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Menguji keabsahan data peneliti menggunakan cara triangulasi teknik. Hasil penelitian Inovasi Anjungan Layanan Mandiri dalam meningkatkan pelayanan publik di Kelurahan Blimbing diselenggarakan mulai akhir bulan Desember 2017 dan sudah bisa dikatakan berhasil karena sudah terdapat 4 faktor yang mempengaruhi keberhasilan penyelenggaraan inovasi. Faktor pendukungnya adalah keunggulan dari Anjungan Layanan Mandiri, kualitas sumber daya manusia, efisien waktu dan sarana prasarana. Sedangkan faktor penghambatnya adalah jaringan internet yang tidak stabil dan tidak terdapat pegawai khusus sebagai pemandu ALM.Kata Kunci : innovation; Self-service Platform; services
MANAJEMEN STRATEGI KEBIJAKAN PUBLIK SEKTOR PARIWISATA DI DESA PUJON KIDUL KECAMATAN PUJON KABUPATEN MALANG JAWA TIMUR PADA ERA INDUSTRI 4.0 Yohanes Handrianus Laka; Cahyo Sasmito
Referensi : Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.878 KB) | DOI: 10.33366/ref.v7i1.1347

Abstract

Sektor pariwisata adalah sektor yang signifikan untuk peningkatan pendapatan daerah. Untuk merelasisikan hal tersebut, dibutuhkan strategi manajemen kebijakan publik bidang sektor pariwisata yang dijalankan melalui upaya serius dari pemerintahan daerah. Desa wisata Pujon Kudul Kecamatan Pujon Kabupaten Malang adalah salah satu ikon penting pariwisata di wilayah tersebut. Tujuan penilitian ini adalah 1) Mengkaji strategi manajemen kebijakan publik yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Malang dalam mengelola desa wisata Pujon Kidul  2) Mencari model strategi manajemen terbaru untuk kebijakan publik sektor pariwisata berbasiskan revolusi industri 4.0 dalam pengelolan desa wisata pujon kidul. Metode penelitian dengan menggunakan analisis deskriptif kualtitatif dengan alat analisis SWOT. Temuan penelitian menunjukkan bahwa manajemen strategi kebijakan publik sektor pariwisata di desa Pujon Kudul sudah cukup signifikan dalam peningkatan PAD daerah, namun masih ditemukan hal-hal yang krusial dalam pengelolaan laporan dan sustainability aset desa pujon kidul yang masih tersentuh dengan model strategi berbasiskan revolusi industri 4.0. Dengan model baru yang ditawarkan dalam penelitian ini akan memberikan solusi yang efektif dalam setiap kinerja pengelolaan desa wisata melalui model integrated management public policy.
PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT DI PUSKESMAS SIMPANG TIGA KECAMATAN BANYUKE HULU KABUPATEN LANDAK Nopiani Nopiani; Cahyo Sasmito
Referensi : Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Unitri Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.041 KB) | DOI: 10.33366/ref.v7i1.1342

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana Pelayanan Kesehatan Masyarakat Di Puskesmas Simpang Tiga Kecamatan Banyuke Hulu Kabupaten Landak. Serta mengambarkan dan mendeskrifsikan pelaksanaan pelayanan kesehatan masyarakat. Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, dan diperoleh dari data sekunder yang di ambil dari publikasi resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelayanan Kesehatan Masyarakat Di Puskesmas Simpang Tiga Kecamatan Banyuke Hulu Kabupaten Landak belum optimal dalam pelaksanaannya. Dikarenakan belum adanya alat Rongent, belum adanya Tenaga Farmasi dan Tenaga Analis Kesehatan, masih ada yang kurang ramah, masih kurang mampu untuk menangani pasien secara cepat, masih kurang mampu untuk membuat masyarakat lebih percaya, kurang tanggap dan cepat melayani pasien dan bagi pihak Pemerintah harus lebih memperhatikan Puskesmas Simpang Tiga agar bisa memberikan pelayanan yang baik dan bisa di banggakan oleh masyarakat Kecamatan Banyuke Hulu Kabupaten Landak.
Co-Authors Abd. Rohman Adelvia Nabunome Adrianus Sodi Liwu Agung Suprojo Agustinus Ghunu Ahmad Nawawi Altianua Uamang Anchieta, Yosephina Andrianto Andrianto Anisa Purwaningsih Annisa Purwatiningsih Annisa Purwatiningsih Arif Citra Permana Asih Widi Lestari Awang Teja Satria Aza Meitha Basori Basori Bella Puspasari Bewa Dangu Wole Bimbi Bimbi Budi Santosa Budi Santosa Cakti Indara Gunawan Cakti Indra Gunawan Cakti Indra Gunawan Cakti ndra Gunawan Dema, Arnaningsih May Devi Ika Irawati Dody Feryanto Kurniawan Dyanasari Eka, Fransiska Eri Yusnita Eri Yusnita Eri Yusnita Arvianti Ertien Rining Nawangsari Eskayudha, Dimas Bahtera Fransiskus Wonda Mete Fransiskus Wonda Mete Gunawan, Cakti Indra Gunawan, Cakti ndra Handrianus Laka, Yohanes Haris Samsuddin Hendrison Nadeak Henry Rahmananto Heru Subagyo Ida Sugeng Suyani Ifo, Marselinus Indra Gunawan , Cakti Indra Gunawan, Cakti Indragunawan, Cakti Iskendar Iskendar Iwan Muliawan Khoirudin, Muh Hisyam Krinus Kum Larasati, Dewi Citra Lestari, Wulan Puji Maria Elis Sriani Marshell Ferdinand S Maryanto Maryanto Muhamad Rifa’i Muliawan, Iwan Murni, Hedy Mustafa . Nadeak, Hendrison Nanang Bagus Nanang Bagus, Nanang Natalia Sopiana Natalia Sopiana Nopiani Nopiani Nurhaeni Jaya Priatno, Dany Hendrik Pujiwat, Rutma Purwaningsih, Anisa Purwaningsih, Roosi Wahju Purwanto Rahmananto, Henry Ratna Setyo Rahayu Reni Febriani Reni Febriani, Reni Rini Rini Rizalaidi Mahardika Roro Merry Wulandari Samsuddin, Haris Sili, Aditya Peten Sopiana, Natalia Suhardi, Alfianus Suroto, Karunia Setyowati Suroto, Karunia Setyowati Susanto, Nadya Eka Putri Tirta Yoga Tri Sutrisno Viktoria Ndia Wahidyanti Rahayu Hastutiningtas Wahidyanti Rahayu Hastutiningtyas Waras Mulyono Warsono Warsono Widya Agustin Setyawati Willy Tri Hardianto Wole, Bewa Dangu Yohanes Handrianus Laka Yopina, Eliana Yulita Yulita, Yulita Zainol Arifin Zainol Arifin