Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI TEKNIK MODELING UNTUK MEMINIMALISASI PERILAKU BERMASALAH OPPOSITIONAL DEFIANT PADA ANAK KELOMPOK B ., Luh Eka Repita; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7635

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak perilaku bermasalah oppositional defiant pada anak kelompok B di TK Ceria Asih yang semakin minim dengan implementasi teknik modeling melalui cerita bergambar. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah 12 anak kelompok B1 di TK Ceria Asih semester II Tahun Ajaran 2015/1016. Penelitian ini menggunakan metode observasi dan instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi. Data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada prasiklus persentase perilaku bermasalah oppositional defiant adalah 36.46%. Terjadi penurunan pada siklus I menjadi 30.46% dan siklus II menjadi 24.46% pada siklus II. Hal tersebut menandakan bahwa semakin minimnya atau terjadi penurunan pada anak kelompok B1 di TK Ceria Asih dari prasiklus ke siklus I dan ke siklus II sebesar 10%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa implementasi teknik modeling dapat meminimalisasi perilaku bermasalah oppositional defiant pada anak kelompok B1 di TK Ceria Asih Semester II Tahun Ajaran 2015/2016.Kata Kunci : teknik modeling, perilaku bermasalah oppositional defiant, kelompok B This study was aimed to investigate the impact behavior have problem oppositional defiant of kindergarten children in group B1 Ceria Asih which progressively degredation with modelling technique implementation through pictorial story. This study was conducted in two cycles. Each cycle consists of four phases: planning, implementation, observation / evaluation and reflection. The subjects were 12 children in the group B1 in kindergarten Ceria Asih second semester of academic year of 2015 / 1016. This study used observation method and collecting data instrument which used was observation sheet. The data in this study used descriptive statistic analysis and descriptive quantitative. These results indicate that at behavioral percentage pre cycle have problem oppositional defiant is 36.46%. Happened degradation the first cycle become 30.46% and second cycle become 24.46% the second cycle. The mentioned designate that progressively its minim or happened degradation of kindergarten children in group B1 Ceria Asih the pre cycle to the first cycle and the second cycle of 10%. It can be concluded that modelling technique implementation can degrade behavior have problem oppositional defiant in the group B1 in kindergarten Ceria Asih second Semester of academic Year of 2015 / 2016. keyword : modelling technique, behavioral have problem oppositional defiant, group B
PENGARUH METODE PEMBELAJARAN EKSPERIMEN TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS PADA ANAK KELOMPOK B DI TK KARTIKA VII-3 Singaraja ., Ketut Setia Adi Agustini; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7638

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan proses sains anak usia 5–6 tahun di TK Kartika VII-3 Singaraja. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh metode pembelajaran eksperimen terhadap keterampilan proses sains anak. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan ”post test only control group design”. Populasi penelitian ini adalah anak kelompok B di TK Kartika VII-3 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 50 anak. Sampel penelitian ini yaitu seluruh populasi anak kelompok B di TK Kartika VII-3 Singaraja. Data hasil keterampilan proses sains dikumpulkan menggunakan lembar observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan proses sains antara anak yang mendapat treatmen metode pembelajaran eksperimen dengan anak yang tidak mendapat treatmen metode pembelajaran eksperimen. Perbandingan perhitungan rata-rata persentase keterampilan proses sains pada kelompok eksperimen adalah 88,85% lebih besar dari rata-rata persentase keterampilan proses sains kelompok kontrol adalah 64%. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran eksperimen berpengaruh terhadap keterampilan proses sains anak kelompok B di TK kartika VII-3 Singaraja.Kata Kunci : anak usia dini, keterampilan proses sains, metode pembelajaran eksperimen The problem in this research of this study was the low science process skills of 5-6 years old children in Kartika Kindergarten school VII-3 Singaraja. This study was examined the influence of experiment learning methods the science process skills of children. This research is a quasi experiment to draft a “post test only control group design”. The study population was children in group B at Kartika Kindergarten school VII-3 Singaraja 2015/2016 school year total 50 children. The research sample that is the entire population of children in group B at TK Kartika VII-3 Singaraja. Data were collected using science process skills of observation sheet, then, the data was analyzed by using descriptive statistics analysis and inferential statistics, t-test. The results of this study showed that there was difference in science process skills among children who received the treatments experiment learning methods with children who do not receive treatments experiment learning methods. Comparative calculation of the average percentage of science process skills of the experiment group was 88,85% greater than the average percentage of science process skills control group was 64%. Based on this it can be concluded that the experimental teaching methods influence the science process skills children in group B at Kartika Kindergarten school VII-3 Singaraja.keyword : early childhood, experiment learning methods, science process skills
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT KELEKATAN DENGAN KEMAMPUAN KEBERSIHAN DIRI PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI KELURAHAN BANYUNING KECAMATAN BULELENG ., Tri Gatari Ernawati; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7639

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan yang signifikan antara tingkat kelekatan dengan kemampuan kebersihan diri pada anak usia 5-6 tahun di Kelurahan Banyuning Kecamatan Buleleng. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional yang menggunakan pendekatan kuantitatif. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kelekatan dengan kemampuan kebersihan diri pada anak usia 5-6 tahun di Kelurhan Banyuning Kecamatan Buleleng. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling tabel Krejcie and Morgan dengan jumlah sampel sebanyak 66 subjek. Data dikumpulkan dengan metode kuesioner. Selanjutnya data tersebut dianalisis dengan analisis statistik korelasi Product Moment dengan memanfaatkan program SPPS 16.0 For Windows. Hasil menunjukkan besarnya koefisien korelasi sebesar r=0,63 dengan p=0,000 (p
MENINGKATKAN KEMAMPUAN SAINS MELALUI METODE EKSPERIMEN PADA KELOMPOK A DI TK SANDHY PUTRA SINGARAJA ., Ni Made Windhi Prastika Dewi; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7707

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan sains tentang pencampuran warna melalui penerapan metode eksperimen. Metode eksperimen merupakan proses belajar mengajar dimana siswa diberikan kesempatan untuk mengalami dan membuktikan dan menarik kesimpulan sendiri mengenai suatu objek. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research. Penelitian ini dilaksanakan dalam II siklus, Subjek dalam penelitian ini adalah kelompok A semester II TK sandhy Putra Singaraja tahun ajaran 2015/2016. Data kemampuan sains tentang pencampuran warna dikumpulkan dengan menggunakan metode observasi dengan instrumen berupa lembar format observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan teknik analisis statistik kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan sains tentang pencampuran warna dengan penerapan metode eksperimen, hasil penerapan pada siklus I sebesar 65,83 % yang berada pada kriteria sedang, dan hasil pada siklus II sebesar 85 % tergolong kriteria tinggi. Jadi, terjadi peningkatan kemampuan sains tentang pencampuran warna pada anak sebesar 19,17 %. Kata Kunci : Kata-kata kunci: Pencampuran Warna, Metode Eksperimen, Kemampuan Sains This Study was aimed to know the ability of science improvement about color mixing through the implementation of experimental method. Experimental method is a learning process where students are given the opportunity to experience and prove and draw their own conclusions about an object. This Study is classroom Action Research (PTK). The subjects of this study was a group A of second semester at TK Sandhy Putra Singaraja in academic year 2015/2016. The science capability datas of mixing the colours were collected by using the observation method through sheet observation form as the instrument. Datas were analyzed by using descriptive statistical analysis techniques and quantitative statistical analysis techniques. The result showed that there was science ability improvement of colur mixing capabilities through the implementation of the experimental method in the firs cycle of 65,83 % which was in the medium criteria had an increasement in the second cycle to be 85 %, it was high criteria. Thus, there was science ability improvement of color mixing in the children of 19,17 %.keyword : Color Mixing, Experimental Methods, Science Capabilities
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL TERHADAP KEMAMPUAN KOGNITIF DALAM MENGENAL KONSEP BILANGAN PADA ANAK KELOMPOK B ., Luh Wina Andriyani; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.; ., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7758

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kontekstual terhadap kemampuan kognitif anak dalam mengenal konsep bilangan. Jenis penelitian merupakan penelitian eksperimen semu. Desain penelitian yang digunakan Post Test Only Control Group Design. Populasi penelitian merupakan anak kelompok B semester II TK Kartika VII-3 Singaraja tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 50 anak. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil análisis data dengan menggunakan uji-t, diketahui thitung = 15.37 dan ttabel dengan taraf signifikasi 5% = 0.2021. Hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa thitung > ttabel, sehingga hasil penelitian adalah signifikan. Rata-rata M% pada kelompok eksperimen 88%, berada pada kategori tinggi dan dan pada kelompok kontrol sebesar 66% berada pada kategori rendah. Hasil ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajarn kontekstual terhadap kemampuan kognitif dalam mengenal konsep bilangan.Kata Kunci : Model Pembelajaran Kontestual, Kognitif, Konsep Bilangan This study aimed at finding out the effect of contextual learning towards students cognitive ability in getting to know numberial cencept. The type of experiment was namely quasi experiment. The used design was Post Test Only Control Group. The population of the study was the group of B students of the second semester of Kartika VII-3 kindergarten Singaraja in academic year 2015/2016. The total of students getting involved were 50 students. The collected data used observative form. The gained data by using descriptive statistic analysis and inferential statistic was t-test. The result of data analysis by using t-test was thitung = 15.37 and with ttabel significantly 5% = 0.2021 improved. The result of the calculation showed thitung > ttabel, that the result of the study was significant. The M% avarage on group experiment 88% which was in high catagory and on control group 66% which was in low catagory. The result proved that there was significant effect of contextual learning towards students cognitive ability in getting to know numerial concept.keyword : Contextual Learning Model, Kognitive, Numerial Concept
Penerapan Bermain Ular Tangga untuk Meningkatkan Kemampuan Kerjasama Kelompok B1 di TK Widya Sesana Sangsit ., Km Cahya Swastrini; ., Putu Aditya Antara, S.Pd.; ., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7764

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kerjasama melalui kegiatan bermain ular tangga pada anak kelompok B1 semester II tahun 2015/2016 di TK Widya Sesana Sangsit. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap rencana tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah 15 orang anak pada Kelompok B1 Semester II Tahun Pelajaran 2015/2016. Data penelitian tentang kemampuan kerjasama dikumpulkan dengan nenggunakan metode observasi dengan instrumen berupa lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis statistik kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan kerjasama anak kelompok B1 TK Widya Sesana Sangsit, setelah diterapkan metode bermain menggunakan media ular tangga sebesar 14,84%. Ini terlihat dari peningkatan rata-rata persentase kemampuan kerjasama anak pada siklus I sebesar 67,38% yang berada pada kategori sedang dan siklus II sebesar 82,22% yang berada pada kategori tinggi.Kata Kunci : metode bermain, media ular tangga, kemampuan kerjasama This study aims to determine the increase collaboration skills through play snakes and ladders on children in group B1 in the second semester of the 2015/2016 kindergarten Widya Sangsit Sesana. This research is a classroom action research conducted in two cycles. Each cycle consists of a stage plan of action, action, observation/ evaluation and reflection. Subjects in this study were 15 children in the group B1 Semester II Academic Year 2015/2016. Data collected research on the ability of cooperation with nenggunakan observation method with instruments such as observation sheet. The data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative statistical analysis methods. The result showed that there was an increase cooperation skills of children in group B1 TK Widya Sesana Sangsit, once implemented method using a media playing snakes and ladders of 14.84%. This is evident from the increase in the average percentage of cooperation skills of children in the first cycle of 67.38% which are in the moderate category and the second cycle of 82.22% which is at the high category.keyword : method of playing, media snake ladder, cooperation skills
PERBEDAAN TINGKAT KEMANDIRIAN ANAK USIA 5-6 TAHUN DILIHAT DARI STATUS PEKERJAAN IBU DI KELURAHAN BANYUNING KECAMATAN BULELENG ., Luh Suardani; ., Drs. Ketut Pudjawan, M.Pd; ., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7765

Abstract

Kemandirian anak perlu dikembangkan karena pada masa pra sekolah anak harus sudah mampu memisahkan diri dengan keluarganya terutama dengan sosok ibu. Banyak anak-anak sudah memiliki tingkat kemandirian sedang, itu merupakan dampak dari status ibu-ibu yang awalnya hanya sebagai ibu rumah tangga sekarang bergeser menjadi wanita karir. Salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat kemandirian anak adalah banyaknya ibu-ibu yang bekerja demi memenuhi kebutuhan sosial, ekonomi keluarga atau sekedar memenuhi tuntutan karier. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat kemandirian anak usia 5-6 tahun dilihat dari status pekerjaan ibu di kelurahan banyuning kecamatan buleleng. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah bahwa terdapat Perbedaan Tingkat Kemandirian Anak Usia 5-6 Tahun Dilihat Dari Status Pekerjaan Ibu Di Kelurahan Banyuning Kecamatan Buleleng. Penelitian ini merupakan jenis penelitian komparatif dengan menggunakan subjek anak usia 5-6 tahun yang diasuh oleh ibu yang bekerja dan ibu rumah tangga di kelurahan banyuning kabupaten buleleng. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling, subjek diambil berdasarkan karakteristik yang telah ditentukan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik skala. Sedangkan analisis data dalam penelitian ini menggunakan anava satu jalur. Berdasarkan hasil analisis anava satu jalur menunjukkan dapat diketahui bahwa nilai F = 3,022, sedangkan nilai Ftabel dengan taraf signifikansi 5% sebesar 2,84. Dengan demikian nilai F pada perhitungan ANAVA satu jalur lebih besar dari nilai Ftabel ( F = 3,022 >Ftabel = 2,84). Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis diterima. Jadi terdapat perbedaan tingkat kemandirian anak dilihat dari status pekerjaan ibu.Kata Kunci : Kemandirian Anak, Status Pekerjaan Ibu     The child's independence needs to be developed for the pre school child should have been able to separate himself with his family, especially the mother figure. Many children already have a moderate level of independence, it is the impact of the status of mothers who initially only as a housewife now shifted into a career woman. One of the factors affecting the level of the child's independence is the number of mothers who work to meet the needs of social, economic, family or just to meet the demands of a career. This study aims to determine differences in the level of independence of children aged 5-6 years seen employment status of mothers in the village Banyuning Buleleng districts. The hypothesis of this study is that there are differences Independence Childhood Level 5-6 Years Seen From Job Status In Sub Kelurahan Banyuning Kecamatan Buleleng. This study is a comparative research by using subject of children aged 5-6 years who was raised by a working mother and housewife in the village Banyuning Buleleng regency. The sampling method used in this research is purposive sampling, the subject is taken based on the characteristics that have been determined. Data collection techniques in this study using the technique of scale. While the analysis of the data in this study using ANOVA one lane. Based on the analysis ANOVA showed one path can be seen that the value of F = 3.022, while the value of F table with a 5% significance level of 2.84. Thus the value of F in the ANOVA calculation of the track is greater than the value Ftabel (F = 3.022> Ftabel = 2.84). This suggests that the hypothesis is accepted. So there are differences in the level of the child's independence views from maternal employment status.keyword : The Child's Independence, Maternal Employment Status
PENERAPAN METODE BERMAIN UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK KELOMPOK A TK KUNCUP HARAPAN SINGARAJA ., Kadek Dyah Pradnya Paramitha; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7767

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan kognitif dalam kemampuan pengenalan lambang bilangan setelah diterapkan metode bermain pada anak kelompok A semester II di TK Kuncup Harapan Singaraja kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 15 orang anak terdiri dari 8 anak perempuan dan 7 anak laki-laki. Data penelitian tentang perkembangan kognitif dalam kemampuan pengenalan lambang bilangan dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen berupa lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan perkembangan kognitif dalam kemampuan pengenalan lambang bilangan dengan penerapan metode bermain pada siklus I sebesar 65% yang berada pada kategori sedang ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 85,8% yang tergolong pada kategori tinggi. Jadi, terdapat peningkatan perkembangan kognitif dalam kemampuan pengenalan lambang bilangan pada anak setelah diterapkan metode bermain sebesar 20,8%. Kata Kunci : metode bermain, perkembangan kognitif, anak usia dini This study aimed at investigating cognitive development of the ability in recognizing numbers after the application of Play-way Method in second semester students of group A in TK Kuncup Harapan Singaraja, Buleleng, in the academic year of 2015/2016. The present study is a classroom action based research which was conducted in two cycles. The subject were fifteen students consisted of eight females and seven males. The data of the study about the cognitive development of the ability in recognizing numbers were collected by using observation with observational note as the instrument. The result of the data collected were analyzed using descriptive statistics analysis and quantitative descriptive analysis method. The result of data analysis showed that there was 65% improvement of cognitive development of the ability in recognizing numbers after the application of Play-way Method in the first cycle that was categorized as mediocre. Then, it improved further in second cycle to be 85.8% that was categorized as high. In conclusion, there was 20,8% improvement of cognitive development of the students’ ability in recognizing numbers after the application of Play-way Method.keyword : Play-way Method, cognitive development, early childhood
PENERAPAN METODE BERCERITA BERBASIS KEARIFAN LOKAL UNTUK MENGEMBANGKAN EMPATI ANAK KELOMPOK B1 ., Ni Made Sintia Wati; ., Drs. Ignatius I Wayan Suwatra,M.Pd; ., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7795

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan empati anak dengan menerapkan metode bercerita berbasis kearifan lokal. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan selama dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B1 TK Widya Kumarasthana tahun pelajaran 2015/2016 pada semester II yang berjumlah 20 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dengan instrumen berupa lembar observasi. Data penelitian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dan teknik analisis destriptif. Hasil analisis data pra-siklus menunjukkan rata-rata presentase kemampuan empati anak sebesar 59,37%. Pada siklus I kemampuan empati anak meningkat menjadi 75,83% yang berada pada kategori sedang, setelah dilanjutkan dengan perbaikan penerapan metode bercerita berbasis kearifan lokal di siklus II, kemampuan empati anak meningkat lagi menjadi 81,66% yang berada pada kategori tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan metode bercerita berbasis kearifan lokal dapat meningkatkan empati anak kelompok B1 TK Widya Kumarasthana Banyuning.Kata Kunci : metode bercerita berbasis kearifan lokal, empati anak This study aims to determine the increase empathy child by applying local wisdom-based story-telling method. This research is a classroom action research (PTK), which was conducted over two cycles. Subjects in this study were children in group B1 Widya Kumarasthana kindergarten school year 2015/2016 in the second half of 20 people. Data collection methods used in this research is the method of observation with instruments such as observation sheet. Data were analyzed using descriptive analysis techniques and analysis techniques destriptif. The results of the pre-cycle analysis of the data shows the average percentage of children's capacity for empathy by 59.37%. In the first cycle of empathy abilities of children increased to 75.83%, which is in the category, after then revising the application of story-telling method based on local wisdom in the second cycle, the ability of empathy of children increased to 81.66%, which is in the high category. It can be concluded that the application of the method of storytelling based on local wisdom can increase empathy group B1 kindergarten children Widya Kumarasthana Banyuning.keyword : story-telling method, local wisdom, empathy child
PENGARUH PEMBELAJARAN EDUTAINMENT TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA AWAL (STUDI EKSPERIMENPADA ANAK KELOMPOK B TAMAN KANAK-KANAK GUGUS VIII KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2015/2016) ., Luh Winda Krisdayani; ., Putu Aditya Antara, S.Pd.; ., Luh Ayu Tirtayani,S.Psi.,M.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7798

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian adalah Untuk mengetahui perbedaan kemampuan membaca awal anak yang mendapatkan perlakuan pembelajaran edutainment dengan anak yang tidak mendapatkan perlakuan pada anak TK Kelompok B Gugus VIII Kecamatan Buleleng. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan sampel ditentukan melalui teknik random sampling. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah lembar observasi. Populasi berjumlah 311 orang. TK Dharma Kumara sebagai kelompok Eksperimen, TK Wisata Kumara sebagai kelompok Kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata skor hasil setelah diberikan perlakuan didapatkan post-tes kelompok eksperimen adalah 18,10 dan kelompok kontrol adalah 16,97, data dianalisis menggunakan uji-t, maka diperoleh hasil thitung yaitu (2,276) dengan taraf signifikansi a=5% diperoleh ttabel yaitu (2,00). Karena thitung>ttabel berarti H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga dinyatakan bahwa anak yang mendapatkan perlakuan pembelajaran edutainment ada perbedaan signifikan dengan anak yang tidak mendapatkan perlakuan terhadap kemampaun membaca awal anak. Disarankan bahwa pembelajaran edutainment dapat digunakan sebagai alternatif dalam pembelajaran. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pembelajara edutainment terhadap kemampuan membaca awal anak kelompok B. Kata Kunci : Pembelajaran Edutainment, Kemampuan Membaca Awal abstract The research objective was to determine differences in reading ability of children who receive treatment early learning edutainment children who do not get treatment in children TK Group B Cluster VIII District of Buleleng. This research is experimental samples was determined through random sampling techniques. The methods used in data collection are observation sheets. A population of 311 people. TK Dharma Kumara as a group experiment, Travel TK Kumara as the control group. The results showed that the mean score obtained the results after the treatment was given post-test experimental group was 18.10 and the control group was 16.97, the data were analyzed using t-test, the obtained results are tcount (2,276) with a significance level a = 5% obtained ttable namely (2.00). Because thitung> ttabel mean H0 rejected and H1 accepted. So it is stated that children who receive treatment edutainment learning is no significant difference with children who do not get treatment kemampaun early childhood reading. It is suggested that learning edutainment can be used as an alternative in learning. It can be concluded that there edutainment pembelajara influence on the ability to read the beginning of children in group B. keyword : Edutainment Learning, Early Reading Ability
Co-Authors ., A A Diah Kartika Sari ., DESY SINTIA DEWI. NI PUTU ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Drs. Made Putra, M.Pd. ., Elsa Shara Nabila ., IDA AYU MADE PUTRI ASTITI ., Ida Ayu Nyoman Lilis Trisnanti ., Kadek Desy Wahyuningsih ., Kadek Dyah Pradnya Paramitha ., Kadek Maya Puspa Dewi ., Kadek Sri Wuri Handayani ., Ketut Setia Adi Agustini ., Km Cahya Swastrini ., Komang Eva Mudita ., Luh Ade Vivi Anggraeni ., Luh Eka Repita ., Luh Putu Ria Kurniawati ., Luh Putu Widya Pramitha ., Luh Suardani ., Luh Wina Andriyani ., Luh Winda Krisdayani ., Made Nina Putri Agustina ., Michelle Natasha Lois ., Ni Kadek Dwi Ari Safitri ., Ni Kadek Eka Jayanti ., Ni Kadek Eva Megawardani ., Ni Luh Nita Kusuma Dewi ., Ni Luh Prihanjani ., Ni Luh Putu Purnama Dewi ., Ni Luh Yuni Sulaningsih ., Ni Made Laksani Ayu ., Ni Made Sintia Wati ., Ni Made Windhi Prastika Dewi ., Ni Made Wulan Sri Tarini ., Ni Nyoman Chintya Ari Putri ., Ni Nyoman Sriningsih ., Ni Putu Canis Sutaryani . ., Ni Putu Ratna Udyani Putri ., Ni Putu Suarningsih Eka Putri ., Ni Wayan Mulandini ., NI WYN EKA KLARISSA ., Putu Ayu Rima Chrismayanti ., Putu Diana Agustin Suardana Putri ., Ristauli Pintubatu ., SRI KARINA ELPRIDA ., Tri Gatari Ernawati A'isyah Nirna Wati A. A Putu Eka Sukmadewi Alifiani, Tita Anak Agung Gede Agung Annisa Taskia Ananda Arief Budi Setiawan Ariswari, Ni Kadek Rista Baehaqi Binti Zughoiriyah ., Binti Zughoiriyah Cintyani, Dewa Ayu Dania Ayuningthias, N. K. Desak Putu Parmiti Dewa Ayu Putu Ariska Dewi, Ida Ayu Nyoman Sintha Dewi, Kadek Rista Tirta Diantari, Ni Made Eva Didith Pramunditya Ambara Didith Pramunditya Ambara Drs. I Gusti Agung Oka Negara,S.Pd. M.Ke . Drs. I Wayan Darsana,M.Ed . Drs. Nyoman Wirya . Dwita Dewi Jesika Febriani, Nita Putri Fitri Noviani Fitri Noviani Galuh Andriasih, NKG Hudzaimah Nur Hidayah ., Hudzaimah Nur Hidayah I Gede Astawan I Gede Nurjaya I Gusti Ayu Dwi Gunayanti ., I Gusti Ayu Dwi Gunayanti I Kadek Rai Suwena I Ketut Adnyana Putra I Ketut Ardana I Ketut Gading I Ketut Resika Arthana I Komang Ngurah Wiyasa I Made Suarjana I Made Tegeh I Nengah Suadnyana I Nyoman Jampel I Nyoman Laba Jayanta I Wayan Sujana I Wayan Sujana I Wayan Suyadnya I Wayan Suyadnya, I Wayan I.G.A. Agung Sri Asri I.G.A.A. Wulandari Ida Ayu Bintang Arista Maharani Ida Bagus Gede Surya Abadi Ida Bagus Surya Manuaba Ignatius I Wayan Suwatra Indana, Nurul Indra Rini, Ni Made Krisnanda Kusuma Kadek Dwi Permata Sari ., Kadek Dwi Permata Sari Kadek Eva Krishna Adnyani Kartika Dewi, Berliana Ketut Pudjawan Ketut Triani . Komang Novitri Ardani . Lintangsari, Alies Poetri Lucky Ade Sessiani Luh Putu Dian Rosdiani . M.For. DB.KT.NGR. Semara Putra,S.Pd. . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. Gede Raga . Made Juniantari, Made Maria Goreti Rini Kristiantari Marlen Tehupeiory . Masrifah, Rista Umdah Masyuni, Ni Made Putri Mayresha, Putri Wulan Meliyani, Ketut Mutiara Magta Nandri Pratiwi, Ida Ayu Putu NI GUSTI AYU MADE YENI LESTARI, NI GUSTI AYU MADE YENI Ni Kadek Lia Ariani ., Ni Kadek Lia Ariani Ni Kd Desi Natalia ., Ni Kd Desi Natalia Ni Ketut Suarni Ni Komang Cintya Dewi Ni Komang Sri Wartini ., Ni Komang Sri Wartini Ni Luh Delvi Marlinda . Ni Luh Pudiarsini ., Ni Luh Pudiarsini NI LUH SUSILAWATI . Ni Luh Trada Pratiwi Ni Made Dewi Ratna Sari . Ni Nyoman Ganing Ni Putu Anik Dana Yanti Ni Putu Eka Maryuni Ni Putu Febryani . Ni Putu Laris . Ni Putu Novi Arini ., Ni Putu Novi Arini Ni Wayan Suniasih Ni Wayan Surya Mahayanti Nice Maylani Asril Nila, Ni Putu Nila Jayanti NKG Galuh Andriasih Novenanto, Anton Novitayanti, Lili Nur Shintya Isbayani ., Nur Shintya Isbayani Nurul Indana Nuryani, Astrida Fitri Oktavianty, Melya Nurul Pande Kadek Wida Ambarani ., Pande Kadek Wida Ambarani Pande Komang Ariesta Dewi ., Pande Komang Ariesta Dewi Paramita, Ni Made Maitri Pramita Sari, Ni Made Anom Pratiwi, Ni Kadek Anik Pratiwi, Ni Luh Trada Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Putu Aditya Antara Putu Aryani Putu Desy Wulandari . Putu Pustika Astrini . R, Ade Fitri Rahmawati, I Gusti Ayu Yulia Rendy Setyowahyudi Resika Arthana, S.T., M.Kom, I Ketut Saindra Santyadiputra, Gede Satya Dewi, Ni Putu Arika Suastariyani, Ni Ketut Nila Sukmadewi, A. A Putu Eka Sumiati, Ni Ketut Suwena, I Kadek Rai Syajuananda, Damba Putri Vijaya, Nafiis R. Vitasari, Unzilla Olivia Wirabrata, Dewa Gede Firstia Wisjnu Martani Wulandari, I.G.A.A. Yosefine Evigia Ayu Palupi