Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : NALARs

PERAN PEMERINTAH DALAM UPAYA PELESTARIAN CAGAR BUDAYA SITUS GOA GAJAH DI GIANYAR, BALI Sathya Dharma IPSD; Ngakan Ketut Acwin Dwijendra
NALARs Vol 22, No 1 (2023): NALARs Volume 22 Nomor 1 Januari 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/nalars.22.1.9-16

Abstract

ABSTRAK. Pusaka atau warisan di Indonesia terdiri atas pusaka tangible (benda) dan intangible (tak benda). Goa Gajah ialah pusaka tangible (benda) yang terletak di Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali. Pemerintah mempunyai peran yang sangat penting didalam mengelola maupun melestarikan cagar budaya situs Goa Gajah selain adanya dukungan dari masyarakat sekitar. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan studi kasus (case study) di situs Goa Gajah. Dengan strategi studi kasus mengenai peran pemerintah dalam upaya pelestarian Cagar Budaya di situs Goa Gajah. Teknik observasi lapangan dan wawancara yang digunakan dalam pengumpulan data primer di situs Goa Gajah. Peran pemerintah dalam upaya pelestarian Cagar Budaya tidaklah terlepas dari kebijakan pemerintah. Dalam mengeluarkan peraturan atau payung hukum berupa peraturan daerah, dan undang-undang. Pemda Kabupaten Gianyar dan Balai Pelestarian Cagar Budaya Provinsi Bali (BPCB) sebagai pemegang peran penting dari pemerintah dalam pelestarian situs Goa Gajah. Perlindungan dilakukan dengan ditetapkannya situs Goa Gajah sebagai Cagar Budaya dengan No. SK 131/M/1998 yang ditetapkan pada tanggal 9 Juni 1998. Upaya perlindungan dalam pelaksanaan konservasi tersebut dilaksanakan oleh BPCB Bali. Pemanfaatan dan pengembangan situs Goa Gajah, sebagai cagar budaya yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Gianyar. Kata kunci: Goa Gajah, Peran Pemerintah, Pelestarian, Cagar Budaya ABSTRACT. Heritage in Indonesia consists of tangible and intangible heritage. Goa Gajah is a tangible heritage (object) located in Bedulu Village, Blahbatuh District, Gianyar Regency, Bali. The government has a significant role in managing and preserving the cultural heritage of Goa Gajah. This research uses a qualitative method with a case study at the Goa Gajah site. With a case study strategy regarding the government's role in preserving the Cultural Conservation at the Goa Gajah. The government's role in preserving Cultural Conservation is to issue regulations or legal umbrellas in the form of regional regulations and laws. The local government of Gianyar Regency and the Bali Provincial Cultural Heritage Preservation Center (BPCB) as the holders of essential roles in the government in preserving the Goa Gajah site. Protection is carried out by stipulating the Goa Gajah as a Cultural Conservation with No. SK 131/M/1998, which was enacted on June 9, 1998. BPCB Bali carries out efforts to protect the conservation implementation. The government carries out the utilization and development of the Goa Gajah as a cultural heritage. The role of the Gianyar Regency Tourism is to make Goa Gajah a destination. Keywords: Goa Gajah, Government Role, Conservation, Cultural Heritage
Co-Authors A.A.D.P. Dewi Agus Kurniawan Agustin, Selvia Noer Anak Agung Gde Djaja Bharuna S Anak Agung Gde Djaja Bharuna S Anak Agung Kresna Mahadhipa Arya Bagus Mahadwijati Wijaatmaja Astoeti, Dianisari Rinda Darma, I Putu Rizky Adhi Desak Made Sukma Widiyani, Desak Made Sukma Dewa Ketut Sudarsana Dewi, Anak Agung Diah Parami Frysa Wiriantari G.M.A. Sasmita Gusti Ayu Made Suartika Harimurti, I Gede I Dewa Gede Agung Diasana Putra I Gede Bintang Nararya Sena I Gede Indra Mahendra I Gusti Ngurah Anom Rajendra I Kadek Merta Wijaya I Made Adhika I Made Liga Wangsa I Made Mataram I Nyoman Gunantara I Nyoman Susanta I Nyoman Widya Paramadhyaksa I Putu Adi Widiantara I Putu Agus Jayendra Pratama I Wayan Candrapraleka Putra W I Wayan Jagat Wikarna Aji I Wayan Kastawan I.K.G. Harsana Ida Bagus Gede Wirawibawa Ida Bagus Idedhyana Ida Bagus Surya Suamba Ida Bagus Wirawibawa IGAGA Widiana Kepakisan Junior, Anggi Okta Golden Moses Kadek Suwi Yantari Krishna K, Dewa Ngakan Made Bagus Kusuma, I Gede Wahyu Made Agus Mahendra made dwipa arta Mahastuti, Ni Made Mitha Marthin Gunardhy Ngakan Putu Sueca Ni Ketut Agusintadewi Ni Ketut Ayu Siwalatri Ni Komang Armaeni Ni Luh Putu Dessy Dharmayanty Ni Luh Putu Meiasih Ni Made Yudantini Ni Putu Suda Nurjani Ni Wayan Meidayanti Mustika Noorwahyuni, Afriyanti Nyoman Budiartha Paramitha, I Gusti Ayu Intan Parwati, Luh Putu Gita Ari Putra , I Dewa Gede Agung Diasana Putri, Ni Nyoman Samitri Putu Ayu Mirah Sanjiwani Giri Putu Rumawan Salain S, I Gusti Ngurah Ady Putra Sanjaya, I Putu Ari Sathya Dharma IPSD siluh putu natha primadewi Syamsul Alam Paturusi Tri Anggraini Prajnawrdhi Widiastuti . Winastri K, Desak Ayu Krystina Yana, Anak Agung Gde Agung Yana, Anak Agung Gede Agung