Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Edukasi Nilai Nilai Lokal Wisdom untuk Pembentukan Karakter Cinta Damai pada Siswa Sekolah Dasar: Pengabdian Kamarudin; Akbar, Azaz; Kosilah; Masri; Syamsurijal; Manan; Sumantri, Sri; Suarti; Agusalim; Hadi Fahmi Bahari, Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 1 (Juli 2025 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i1.2284

Abstract

This article is the result of community service activities carried out collaboratively by students, teachers, and lecturers of the University of Muhammadiyah Buton through the School Field Introduction (PLP) 2 program at SD Negeri 1 Wameo. The purpose of this activity is to instill and internalize the values of local wisdom as the basis for the formation of peace-loving character in elementary school students. The implementation method includes three main stages, namely: (1) character development through an educational approach, (2) application of local values through interactive and contextual activities such as role-playing, and (3) strengthening and interpreting character through reflection and habituation. The local values raised are sourced from the Buton cultural philosophy, namely PO-5: Pomaamaasiaka (loving each other), Popiapiara (caring for each other), Pomaemaeka (mutual respect), Poangka-angkata (raising each other's dignity), and Pobincibinciki (caring for each other's feelings). The results of the activity showed that students not only understood grades cognitively, but were also able to experience them emotionally and socially in daily life. This activity proves that an approach based on local wisdom can be an effective strategy in strengthening character education in elementary schools.
Pengembangan Sistem Pengaturan Cahaya Lampu Celup Bagan Berbasis Bluetooth Satria Gunawan Zain; Syamsurijal; Arif Hidayat
Journal of Digital Technology and Computer Science Vol. 1 No. 1 (2023): November 2023
Publisher : Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/digitech.v1i1.20232

Abstract

Meteran Air adalah salah satu jenis alat ukur volume air pada jaringan perpipaan untuk melayani pemakai baik perorangan maupun kelompok dengan memperhatikan aspek teknis dan non teknis. Saat ini PDAM masih menggunakan sistem peralatan meteran air secara Analog. Petugas datang langsung ke rumah-rumah pelanggan untuk mengecek jumlah angka pada meteran air. Dengan memanfaatkan teknologi yang sudah ada bisa dirancang sistem perhitungan Pemakaian air PDAM yang lebih mudah dan efisien, yaitu Meter air digital dapat menampilkan keluaran data berupa debit air, tekanan air, dan volume air yang mengalir pada LCD (Liquid Crystal Display) sehingga masyarakat akan mengetahui jumlah penggunaan air setiap harinya. Dalam penelitian ini penulis Memodifikasi alat meteran air analog ke digital untuk pemantauan penggunaan air menggunakan sensor Optocoupler dan Microcontroller NodeMCU ESP8266 untuk memproses data mengolah hasil pengukuran debit air. Data akan diolah dan ditampilkan pada LCD 16X2.
EDUKASI BAHAYA PEROKOK PASIF DI KALANGAN REMAJA Muhalim; Andi Muhammad Fadlih; Nur Aeni; Syamsurijal; Fauzan Hari Sudding Sally
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 02 (2024): APRIL 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran tentang bahaya perokok pasif di kalangan siswa SMK melalui sosialisasi dan kampanye selama tiga hari. Pengabdian ini melibatkan para siswa SMK 1 Sinjai, Sulawesi Selatan. Metode yang digunakan meliputi presentasi, diskusi, lokakarya pembuatan poster, dan kampanye media sosial. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang dampak negatif perokok pasif, kreativitas dalam kampanye, serta rencana aksi yang konkret dan aplikatif. Evaluasi menunjukkan bahwa 90% peserta merasa kegiatan ini bermanfaat dan ingin terlibat dalam kegiatan serupa di masa depan. Dukungan dari institusi sekolah dan pemerintah terbukti penting dalam kelancaran kegiatan ini. Integrasi teknologi melalui media sosial meningkatkan jangkauan kampanye. Kegiatan ini memberikan dampak positif signifikan pada kesadaran peserta dan dapat menjadi model untuk program serupa yang lebih luas dan berkelanjutan.
Rekonstruksi Pemikiran Filsafat dan relevansinya dengan Pendidikan: Studi Literature Review Terhadap Konseptualisasi Pembelajaran Holistik dalam Konteks Indonesia Syamsurijal
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.33833

Abstract

Transformasi paradigma pendidikan kontemporer menuntut rekonstruksi fundamental dalam memahami hakikat pembelajaran yang sesungguhnya melalui integrasi dimensi filosofis yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan menganalisis rekonstruksi pemikiran filsafat dan relevansinya dengan konseptualisasi pembelajaran holistik dalam konteks sistem pendidikan Indonesia. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan literature review sistematis terhadap publikasi akademik periode 2015-2025 dengan analisis tematik untuk mengidentifikasi pola konseptual dalam integrasi berbagai aliran filsafat pendidikan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa rekonstruksi filosofis memerlukan sintesis antara konstruktivisme, pragmatisme, dan humanisme sebagai landasan epistemologis pembelajaran holistik yang mengintegrasikan dimensi kognitif, afektif, psikomotorik, sosial, dan spiritual. Implementasi Kurikulum Merdeka memberikan peluang transformatif melalui fleksibilitas perancangan kurikulum kontekstual, namun menghadapi tantangan kesenjangan antara konseptualisasi teoretis dengan aplikasi praktis. Model pembelajaran holistik berbasis digital mendemonstrasikan efektivitas dalam personalisasi pembelajaran yang adaptif terhadap keragaman kebutuhan individu. Rekonstruksi aliran filsafat pendidikan dalam konteks Indonesia menghasilkan pendekatan eklektik yang mempertahankan nilai-nilai Pancasila sambil mengintegrasikan standar global. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa konseptualisasi pembelajaran holistik berbasis filosofis berpotensi menciptakan ekosistem pendidikan berkelanjutan yang inklusif dan responsif terhadap kompleksitas abad ke-21.
Model of National Identity Construction: The Dynamics of National Identity Formation in Archipelagic Cultural Heritage Research Wuri, Handoko; Syamsurijal; Muh., subair; Frandus; Mu’jizah; Mukhamdanah; Hikmana Arafah , Wiryandara; Mukhammad , Isnaeni
PURBAWIDYA Vol. 14 No. 2 (2025): 14(2) November 2025
Publisher : Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/purbawidya.2025.12948

Abstract

The cultural heritage of Indonesia is a key component of the nation’s identity. Therefore, the nation's identity is characterized by its cultural heritage. This paper analyzes the results of research on the theme of cultural heritage conducted by the Literary Language Archaeology Research Organization, BRIN, covering the fields of archaeology, literary language, manuscripts, oral tradition, and religious and civilizational treasures. The research employs a mixed-methods approach, combining qualitative and quantitative methods. Data were collected through Focus Group Discussions (FGDs) and analytical reviews of 34 research reports. The research analysis shows that cultural heritage, in the form of tradition, art, language, religion, and other cultural values, plays an essential role in fostering a sense of pride, unity, and national identity. Thus, identity is constructed through a historical process involving various parties acting as members of the culture. The analysis also explains the current research model and provides conceptual frameworks for policy research, development and, basic research development, as well as for the development of measurable issues, which can inform the implementation of future research with a focus on cultural heritage and identity construction. The studies also emphasize the importance of preserving cultural heritage as a form of national identity, and as a principle of ecological ethics and social cohesion amidst global change dynamics.