Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Game Edukasi Digital Topik Ekosistem Harmonis untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V SD Suputra, Kadek Agus Laksana; Agustiana, I Gusti Ayu Tri; Jayanta, I Nyoman Laba
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1054

Abstract

Transformasi digital dalam dunia pendidikan menuntut adanya inovasi media pembelajaran yang interaktif, namun rendahnya hasil belajar IPAS pada materi ekosistem di sekolah dasar masih menjadi problematika akibat dominasi media konvensional dan belum optimalnya pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media game edukasi digital pada materi ekosistem yang harmonis yang valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar kognitif siswa kelas V SD Negeri 3 Patas. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Kelayakan media dievaluasi melalui uji validitas ahli materi dan media, kepraktisan diuji melalui respon guru dan siswa (uji perorangan serta kelompok kecil), sementara efektivitas dianalisis menggunakan uji-t dan N-gain score. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas ahli materi memperoleh mean 3,86 dan validitas ahli media memperoleh mean 3,73 dengan kualifikasi sangat valid. Uji kepraktisan pada seluruh tahapan menunjukkan kategori sangat praktis untuk digunakan dalam pembelajaran. Hasil analisis efektivitas melalui uji-t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05) dan perolehan N-gain sebesar 64,69% yang berada pada kategori cukup efektif. Berdasarkan temuan tersebut, media game edukasi digital dinyatakan layak dan efektif sebagai solusi inovatif untuk meningkatkan hasil belajar IPAS pada materi ekosistem di sekolah dasar.
Pengembangan Media Komik Digital Pada Topik Energi Terbarukan Tenaga Surya Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas V SD Delima, Kadek; Werang, Basilius Redan; Agustiana, I Gusti Ayu Tri
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.1061

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS siswa kelas V sekolah dasar serta belum optimalnya pemanfaatan media pembelajaran digital yang sesuai dengan karakteristik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan validitas, kepraktisan, dan keefektivitas media pembelajaran komik digital pada topik energi terbarukan tenaga surya. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Desain penelitian menggunakan one group pretest–posttest. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket dan tes, sedangkan analisis data menggunakan teknik kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas media komik digital berada pada kategori sangat valid dengan skor rata-rata 4,83 dari ahli materi dan 4,83 dari ahli media. Kepraktisan media ditunjukkan melalui hasil uji coba perorangan sebesar 91,11%, uji kelompok kecil sebesar 93,33%, respon guru sebesar 98,22%, dan respon siswa sebesar 92,72%, sehingga media dinyatakan sangat praktis. Efektivitas media dibuktikan melalui uji t berpasangan (paired sample t-test) dengan nilai signifikansi 0,001 (< 0,05) yang menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa. Selain itu, hasil uji N-Gain Score sebesar 65% termasuk dalam kategori cukup efektif. Dengan demikian, media komik digital efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V sekolah dasar.
Media Fun Thinkers Digital untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa Tunarungu pada Materi Tempat Hidup Hewan dan Tumbuhan Muhammad Adnan Pramono; I Gusti Ayu Tri Agustiana; Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana
JURNAL PENA Vol 13 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/5jvkbj81

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan teknologi yang mendorong pemanfaatan media digital dalam pembelajaran, termasuk siswa berkebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media fun thinkers digital yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa tunarungu. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahapan Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 02 Bengkala dan SLB Negeri 01 Buleleng. Teknik pengumpulan data meliputi kuesioner analisis kebutuhan, lembar validasi ahli, kuesioner kepraktisan, dan tes pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media fun thinkers digital memiliki tingkat validitas tinggi dengan nilai sebesar 0,92 untuk ahli media dan 0,90 untuk ahli materi. Kepraktisan media juga berada pada kategori sangat tinggi dengan rata-rata persentase sebesar 92,39%. Uji efektivitas menunjukkan adanya perbedaan signifikan (p < 0,05) dan N-Gain sebesar 0,76 yang tergolong tinggi. Dapat disimpulkan bahwa media fun thinkers digital valid, praktis, dan efektif meningkatkan pemahaman konsep siswa tunarungu melalui pembelajaran visual dan interaktif sesuai dengan karakteristik mereka.
Enhancing Scientific Conceptualization and Responsibility in Deaf Learners Through Technology-Enhanced Learning: Development and Validation of a Digital Fun Thinkers Tool Agustiana, I Gusti Ayu Tri; Tika, I Nyoman; Sukmana, Adrianus I Wayan Ilia Yuda; Astawan, I Gede; Pahmi, Samsul; Bayuaji, Luhur
Journal of Educational Technology and Learning Creativity Vol. 3 No. 2 (2025): December
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jetlc.v3i2.2495

Abstract

Purpose of the study: This study aims to design, develop, and validate a culturally adapted Digital Fun Thinkers learning tool to enhance scientific conceptualization and learning responsibility among deaf and hard-of-hearing elementary students in Bengkala Village, Bali, Indonesia. Methodology: This study employed the ADDIE instructional design model and a one-group pretest–posttest quasi-experimental design. The Digital Fun Thinkers tool was developed as an interactive multimedia application. Data were analyzed using Aiken’s V, paired-sample t-test, and normalized gain (N-Gain). Main Findings: Expert validation indicated high validity (media experts: V = 0.9583; material experts: V = 0.9350) and very practical use (user satisfaction = 81.39%). Students’ scientific conceptualization improved significantly (t = -37.997, p < 0.001; N-Gain = 0.7338, large effect). Learning responsibility averaged 66.28 (very high category). Novelty/Originality of this study: This study introduces a culturally grounded digital learning tool integrating Kata Kolok sign language, gamified features, and local scientific contexts for deaf learners. It advances inclusive science education by providing empirically validated, technology-enhanced resources tailored to marginalized DHH communities in rural settings.
Media Pop-Up Book Subtema Keberagaman Budaya Bangsaku Muatan IPS Kelas IV SD Janatul Aliah; I Gusti Ayu Tri Agustiana
Jurnal Edutech Undiksha Vol. 10 No. 2 (2022): December
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jeu.v10i2.49656

Abstract

Siswa yang kesulitan dalam mempelajari IPS karena kurangnya media pembelajaran yang dapat memfasilitasi siswa belaja. Hal ini berdampak pada hasil belajar IPS yang rendah. Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan media pop-up book sub tema keberagaman budaya bangsaku muatan IPS kelas IV sekolah dasar. Jenis penelitian ini yaitu pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Subjek penelitian yaitu 2 ahli materi pembelajaran, 2 ahli media. Subjek uji coba produk meliputi 1 praktisi, dan 10 siswa. Dalam penelitian pengembangan ini metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan kuesioner. Instrument yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu rating scale. Teknik yang digunakan dalam menganalisis data yaitu analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian yaitu hasil penilaian dari ahli materi mendapatkan skor 94,5 % (sangat baik). Penilaian dari ahli media mendapatkan skor 94% (sangat baik). Berdasarkan hasil respon praktisi mendapatkan skor 96% (sangat baik). Berdasarkan hasil respon siswa mendapatkan skor 95,4% (sangat baik). Disimpulkan bahwa pop-up book yang dikembangkan valid dan layak digunakan dalam pembelajaran. Media pop-up book dapat membantu siswa belajar IPA pada sub tema keberagaman budaya bangsaku untuk kelas IV sekolah dasar.
Pengembangan Media Augmented Reality Materi IPAS untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Kelas V Ni Luh Putu Suci Nirmala; I Gusti Ayu Tri Agustiana; Alexander Hamonangan Simamora
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.638

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Augmented Reality pada materi IPAS untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian terdiri atas siswa kelas V sekolah dasar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Augmented Reality yang dikembangkan memiliki tingkat validitas yang sangat baik berdasarkan penilaian ahli materi dan ahli media. Selain itu, penggunaan media Augmented Reality mampu meningkatkan minat dan hasil belajar siswa pada materi IPAS. Siswa terlihat lebih aktif, antusias, dan mudah memahami materi pembelajaran melalui tampilan visual tiga dimensi yang interaktif. Dengan demikian, media Augmented Reality layak digunakan sebagai media pembelajaran IPAS untuk siswa kelas V sekolah dasar serta dapat menjadi alternatif inovatif bagi guru dalam menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan efektif.
Media Augmented Reality Berbasis Pendekatan Kontekstual Untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPAS SD Pada Topik Mitigasi Kekeringan I Wayan Satria Budiyana; I Gusti Ayu Tri Agustiana; Dewa Gede Agus Putra Prabawa
LOKAKARYA Vol 5, No 1 (2026): In Progress
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/lokakarya.v5i1.5435

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) diharapkan dapat membentuk peserta didik yang memiliki pemahaman holistik terhadap fenomena alam dan sosial, serta mampu berpikir kritis, kreatif, dan bertanggung jawab dalam menghadapi permasalahan kehidupan sehari-hari, untuk mencapai hasil belajar yang diharapkan maka guru sangat perlu menggunakan media pembelajaran yang lebih efektif dan inovatif. Peneltian ini dilatar belakangi oleh ditemukannya banyak permasalahan terkait hasil belajar siswa sekolah dasar dalam proses pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran IPAS. Hal ini disebabkan karena kesulitan siswa dalam memahami materi, khususnya pada topik mitigasi kekeringan. Media pembelajaran yang inovatif dan kreatif bisa diterapkan untuk mendukung dan mempermudah proses belajar IPAS. Penelitian ini bertujuan untuk menguji Menguji efektivitas media Augmented Reality Berbasis pendekatan kontekstual untuk meningkatkan hasil belajar IPAS kelas V SD Negeri 5 Karangasem. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE. Metode pengumpulan data Dalam penelitian pengembangan ini menggunakan beberapa jenis metode pengumpulan data, yang terdiri atas metode kuesioner dan metode tes. Tes yang digunakan pada penelitian ini diperoleh dari pemberian pretest dan posttest. Hasil penelitian ini meujukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar IPAS siswa sebelum dan sesudah menggunakan media Augmented Reality. Dengan kata lain, media Augmented Reality berbasis pendekatan kontekstual pada topik mitigasi kekeringan dinyatakan efektif dalam meningkatkan hasil belajar kognitif siswa kelas V.
Using Fun Thinkers Digital Media to Improve Understanding of the Benefits of Animals and Plants among Grade V Kolok Students Ni Putu Lira Kusumadewi; I Gusti Ayu Tri Agustiana; Rendy Setyowahyudi
Indonesian Journal of Instruction Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/iji.v7i1.110299

Abstract

The low level of conceptual understanding regarding the benefits of animals and plants among fifth-grade students is attributed to the dominance of teacher-centered, verbally oriented instructional methods, as well as the limited availability of interactive visual media based on the Indonesian Sign System (SIBI) for deaf students. This study aims to develop, validate, and evaluate the effectiveness of the Fun Thinkers Digital Media in enhancing conceptual understanding through a visual and interactive approach. This research employs a development method using the ADDIE model combined with a one-group pretest-posttest design. The subjects of the study include material experts, media experts, teachers, and students as primary users. Data were collected through expert validation questionnaires, user response questionnaires, and conceptual understanding tests. Data analysis techniques include qualitative descriptive analysis, validity testing, practicality assessment, normality testing, paired sample t-test, and N-Gain analysis. The results indicate that the developed media is highly valid, highly practical based on user responses, and effective in significantly improving students’ conceptual understanding. Therefore, the Fun Thinkers Digital Media facilitates active, visual, and inclusive learning and contributes to strengthening adaptive technology-based science learning practices for students with special needs.
Improving Fifth-Grade Elementary School Students’ Science Problem-Solving Skills through the Do–Talk–Record Learning Model Kadek Erna Lestari; I Gusti Ayu Tri Agustiana; Rendy Setyowahyudi, M.Pd.
Indonesian Journal of Instruction Vol. 7 No. 1 (2026): January
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/iji.v7i1.110815

Abstract

Developments in 21st-century learning require the implementation of strategies capable of developing students’ critical thinking and problem-solving skills. However, science education in elementary schools is still dominated by conventional approaches, resulting in students’ problem-solving skills not developing optimally. This study aims to analyze the improvement in students’ science problem-solving skills through the implementation of the Do Talk Record learning method. This study employs an experimental design with a posttest control group. The research subjects consisted of an experimental group that received Do Talk Record instruction and a control group that followed conventional instruction. Data were collected through a validated essay-based problem-solving test and analyzed using descriptive and inferential statistical techniques, including tests of normality, homogeneity, and differences in means. The results indicate that the problem-solving skills of students in the experimental group were higher than those in the control group. These findings suggest that the Do Talk Record learning method is effective in enhancing students’ ability to plan, implement, and evaluate problem-solving strategies, as well as to connect concepts with real-world phenomena. The conclusion of this study confirms that the Do Talk Record learning method contributes positively to the development of students’ problem-solving skills. The implications of this study suggest that the implementation of innovative learning models can support the strengthening of critical thinking skills, problem-solving, and 21st-century competencies in science education at the elementary school level.
Co-Authors Abhyasari, Ni Putu Adnyani, Ni Nyoman Trisna Adrianus I Wayan Ilia Yuda Sukmana Alexander Hamonangan Simamora Alexander Hamonangan Simamora Ambaraputri, I A Anggia Pramesty Devi Anggreni, Ni Made Dyan Ardika, Ngurah Putu Arsa Putra, Gede Yoga Mahardika Artini, Ni Nengah Nopi Astiwi, Kadek Perdinna Tri Astrayani, Ni Kadek Liana Ayu Ari Rahmayanti Basilius Redan Werang Buana Rosnata, Ni Putu Feby Mulia Cahyani, Ni Luh Paramita Chandan, Desak Gede Hari Gopi Cintia, Gusti Ketut Tri Pramana Crisiana, Ni Komang Winda Delima, Kadek Desak Putu Agung Yuliana Kasuma Dewi Desak Putu Parmiti Dewa Ayu Puteri Handayani Dewa Gede , Firstia Wirabrata Dewa Gede Agus Putra Prabawa Dewa Nyoman Sudana Dewe Gede Firstia Dewi, Ketut Ella Ariseptiani Fournica Dewi Dewi, Luh Monik Septiani Dewi, Ni Luh Wayan Rata Dharmayanti , Putu Ari Dr. I Nyoman Tika,M.Si . Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Dwi Arini, Ni Kadek Ayu Dwi Safitri, Meri Ery, Ni Kadek Dwi Gede Nugraha Sudarsana Gede Wira Bayu Giriani, Ni Putu Handayani, Ni Luh Putu Ayu Evi I Gde Wawan Sudatha I Gede Astawan I Gede Margunayasa I Gede Yoga Ariana I Gede Yoga Ariana I Kadek Suryaadnyana I Ketut Gading I Ketut Gading I Ketut Supir I Komang Adi Prayoga I Komang Wahya Sudhyatmika I Made Citra Wibawa I Made Ngurah Mahesa Pamayun I Nengah Arya Dana Putra I Nyoman Laba Jayanta I Wayan Satria Budiyana I Wayan Widiana Ibrahim, Musimin Ida Ayu A. Pratihari Nandini Ida Ayu Lingga Komala Sari Ida Ayu Made Indah Padmitasari Ida Ayu Made Indah Padmitasari Ignatius I Wayan Suwatra Ignatius I Wayan Suwatra Janatul Aliah Jummita Jummita Jummita Jummita Jummita, Jummita Kadek Ari Dwiarwati Kadek Erna Lestari Kadek Perdinna Tri Astiwi Kadek Suardani Kadek Suardani Ketut Gading Ketut Pudjawan Komang Sri Purniasih Krismantara, I Made Luh Putu Sri Lestari Luhur Bayuaji, Luhur M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . Mahendra, Dewa Gede Rai Megantari, Komang Ayu Muhammad Adnan Pramono Musimin Ibrahim Ngurah Putu Ardika Ni Kadek Arsita Tirtadewi Ni Kadek Ayu Dwi Arini Ni Kadek Riski Febriani Ni Ketut Kris Primayonita Ni Ketut Suarni Ni Ketut Suarni Ni Komang Sukerti . Ni Luh Ayu Nita Darmayanti Ni Luh Ayu Nita Darmayanti Ni Luh Pande Oki Wardani Ni Luh Putu Ayu Evi Handayani Ni Luh Putu Suci Nirmala Ni Luh Wayan Rata Dewi Ni Made Dwi Sukmawati Ni Made Sita Rahayu Ni Made Wiyasmei Gyanthi Ni Made, Gayatri Dewi Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Trisna Adnyani Ni Putu Giriani Ni Putu Lira Kusumadewi Ni Putu Yuliana Santini Putri Ni Wayan Martiningsih Ni Wayan Rati Ni Wayan Yuna Kharismayani Noviani, Ketut Ari Pahmi, Samsul Pranata, I Kadek Adi Pranyani, Ni Komang Ayu Indah Pratiwi, Ni Komang Tryani Darma Primayonita, Ni Ketut Kris Putri, Ni Putu Ikka Putu Aditya Antara Putu Ari Dharmayanti Putu Krisna Dewi Putu Rahayu Ujianti Rahayu, Desak Made Sri Rendy Setyowahyudi Rendy Setyowahyudi, M.Pd. Ribawa, I Gede Anyar Rosnata, Ni Putu Feby Mulia Buana Rudiana Agustini S.Pd. ., Putu Ari Dharmayanti, S.Pd. Saputra, I Made Arista Sastra Suputra, Kadek Agus Laksana Upadani, Ni Made Widani, Ni Kadek Tri Widani, Ni Kadek Tri Widiasmini, Ni Luh Eni Widyastika, Gede Eri Winawatiningsih, Gusti Ayu Wirabrata, Dewa Gede Firstia Wiradarma, Kadek Wulandini, Ni Putu Wina Yasa, I Ketut Dena Yuli, Ni Kadek Yulia Astuti Dewi, Ni Luh Putu