Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Keterhubungan Trisenta Pendidikan Ki Hajar Dewantara Dengan Pembelajaran Literasi Permatasari, Dita; Anas Ahmadi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.13506

Abstract

Pendidikan literasi di era global menuntut pendekatan yang tidak hanya teknis, tetapi juga filosofis dan kontekstual. Trisenta Pendidikan Ki Hajar Dewantara — Ing Ngarsa Sung Tulada, Ing Madya Mangun Karsa, dan Tut Wuri Handayani — menjadi kerangka etis-pedagogis yang dapat memperkuat pembelajaran literasi di sekolah. Studi ini menggunakan metode studi pustaka dengan analisis terhadap dokumen kebijakan literasi, teori literasi, serta kontribusi pemikiran Prof. Anas Ahmadi dalam bidang sastra dan budaya lokal. Hasil kajian menunjukkan bahwa keteladanan guru dalam literasi, partisipasi siswa, serta dukungan emosional dari lingkungan sekitar sangat memengaruhi efektivitas pembelajaran literasi. Selain itu, pengintegrasian teks sastra dan folklor lokal memberi ruang bagi pendekatan literasi yang lebih humanis, kontekstual, dan membumi. Diperlukan sinergi antara nilai-nilai Trisenta dan strategi literasi nasional untuk membentuk generasi yang literat secara kognitif, emosional, dan budaya.
Nilai Pendidikan Gender yang Direpresentasikan Perempuan Islam dalam Tujuh Novel Karya Abidah El Khalieqy Sebagai Pembelajaran Sastra di Pesantren Widadatus Sa'adah; Ririe Rengganis; Anas Ahmadi
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 8 No. 1 (2025): Alfabeta: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v8i1.1397

Abstract

Abstrak Kajian mengenai perempuan banyak dibicarakan di seluruh dunia termasuk mengenai pendidikan gender. Adapun tujuan artikel ini adalah untuk mengeksplorasi nilai pendidikan gender yang direpresentasikan perempuan Islam dalam tujuh novel karya Abidah El Khalieqy sebagai pembelajaran sastra di pesantren. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif untuk menyajikan hasil secara deskriptif-interpretatif. Teknik dokumentasi sebagai instrumen pengumpulan data. Adapun teknik analisis data dilakukan melalui identifikasi data, klasifikasi, reduksi, dan analisis. Hasil penelitian menunjukkan pada ketujuh novel Abidah El Khalieqy terdapat nilai-nilai pendidikan gender yakni; 1) memperjuangkan keadilan dalam memperoleh pendidikan, 2) memperoleh keadilan dalam lingkup pendidikan, 3) mendapatkan pengajaran dan pendidikan yang tidak bias gender, 4) perlawanan terhadap kekerasan pada perempuan, dan 5) citra perempuan Islam yang cerdas, berani, dan mandiri. Kata kunci: Pendidikan Gender, Perempuan, Pembelajaran Sastra, Pesantren
Kriminalitas dalam Novel Bandung Menjelang Pagi Karya Brian Khrisna Karuniawan, Dwiky Yoga; Anas Ahmadi
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 8 No. 2 (2025): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v8i2.1767

Abstract

The aim of this research is to describe the forms of criminality depicted in the novel Bandung Menjelang Pagi by Brian Khrisna and to explore the underlying factors that contribute to the emergence of such criminal acts within the narrative. This research employs a qualitative approach with a descriptive-analytical research design. The data in this study consist of sentences in the novel that represent criminal actions and their causes. The primary data source is the novel Bandung Menjelang Pagi by Brian Khrisna, supported by secondary data in the form of books on literary sociology and relevant scholarly articles on the study of criminality. Data collection was carried out using observation and note-taking techniques by repeatedly reading the text to identify and mark relevant passages. The data were analyzed using content analysis combined with a literary sociology approach. The results of the study reveal three types of criminality portrayed in the novel: theft, physical violence, and drug trafficking. Furthermore, the study identifies economic conditions, social structural conditions, and environmental conditions as contributing factors to the criminal acts. Keywords: crime, society, novel, literary sociology
Acuan Pengembangan Media Pembelajaran Bahasa Indonesia Jenjang SMP Berbasis Filsafat Ilmu Lukman Hakim; Anas Ahmadi
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 3 No. 5 (2026): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Mei 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v3i5.1862

Abstract

The focus of this study is how to develop Indonesian language learning media based on the philosophy of science. Learning media play an important role in improving the quality, effectiveness, and efficiency of learning by making materials easier to understand, increasing students’ motivation, and providing data, references, and concrete supporting tools (such as modules, media, human resources, and the environment) that support learning objectives. Teachers must ensure that the materials are relevant, engaging, and aligned with students’ goals and needs when developing learning media. However, some teachers face difficulties in creating learning media due to limited facilities and infrastructure, lack of creativity in relating materials to real-life contexts, or the mismatch between the media and students’ characteristics. Therefore, this study provides guidelines for the development of learning media using theoretical foundations from various philosophical perspectives, including philosophical, psychological, technological, empirical, theoretical, practical, and productive aspects. The purpose of this study is to assist teachers in developing learning media, and these guidelines can serve as a basis before creating learning media by first understanding students’ characteristics and classroom conditions. This study employs a qualitative descriptive method, with data collection techniques including literature review, observation, and interviews. When applied properly, this philosophy-based learning media development plan can support the creation of effective learning media.
FILSAFAT PENDIDIKAN PESANTREN DI INDONESIA: STUDI MELALUI NOVEL KEMBARA RINDU KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY Yusuf Aliputro; Anas Ahmadi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.48858

Abstract

This study uses an educational philosophy approach to examine the philosophy of Islamic boarding school education in Habiburrahman El Shirazy's novel Kembara Rindu. The values of Islamic boarding school education, which are focused not only on imparting Islamic knowledge but also on helping students develop their morality, spirituality, and character, are embodied in the novel Kembara Rindu. In order to discover educational values based on an axiological perspective and their link to the disciplines of educational philosophy (ontology, epistemology, and axiology), this study employs a qualitative approach with a content analysis method on the novel text. Reduction methods, classification, and philosophical meaning interpretation are used to study data. The study's findings demonstrate that the novel "Kembara"'s Islamic boarding school education philosophy places a strong emphasis on the virtues of monotheism, sincerity, patience, manners, responsibility, and independence as the cornerstones for creating the ideal human being. The interaction between the students and the kiai (Islamic scholars), the tradition of knowledge, the practice of riyaḍah (religious devotion), and the social dynamics of the Islamic boarding school all reflect these ideals. The study's findings demonstrate that the novel "Kembara"'s Islamic boarding school education philosophy places a strong emphasis on the virtues of monotheism, sincerity, patience, manners, responsibility, and independence as the cornerstones for creating the ideal human being. The interaction between the students and the kiai (Islamic scholars), the tradition of knowledge, the practice of riyaḍah (religious devotion), and the social dynamics of the Islamic boarding school all reflect these ideals.
Tinjauan Aksiologis Media Pembelajaran Berbasis Web: Persepektif Ki Hajar Dewantara Siti Ummu Kulsum; Anas Ahmadi
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.49014

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka untuk menganalisis media pembelajaran berbasis web dengan perspektif aksiologis dari Ki Hajar Dewantara. Pendekatan sistematis diterapkan dalam pencarian dan identifikasi literatur yang relevan dari berbagai sumber akademik seperti Google Scholar dan basis data universitas. Artikel yang dianalisis dipilih berdasarkan kriteria inklusi, yaitu diterbitkan dalam 5 tahun terakhir, dalam bahasa Inggris atau Indonesia dan relevan dengan topik penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai-nilai aksiologis memainkan peran yang sangat penting dalam media pembelajaran web, baik dari segi nilai (estetika dan moral) untuk pembentukan karakter, maupun dari segi estetika dengan desain web yang menarik yang mempertahankan kearifan lokal dan karakteristik siswa. Menurut pemikiran Ki Hajar Dewantara, media pembelajaran web berfungsi sebagai sarana untuk mencapai kemandirian belajar siswa untuk mengembangkan potensi mereka sesuai dengan sifat alam dan sifat zaman. Temuan ini menekankan pentingnya peningkatan berkelanjutan dalam mendesain media pembelajaran berbasis teknologi dengan memasukkan nilai-nilai filosofis. Penelitian ini memberikan dasar untuk pengembangan penelitian lebih lanjut yang lebih interaktif dengan menerapkan nilai-nilai aksiologis Ki Hajar Dewantara yang dapat mengubah perilaku siswa dalam kehidupan sehari-hari.