Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Relationship Between Elderly Perception of Posyandu Service Quality and Elderly Satisfaction Level in Air Besar Public Health Center Work Area In 2025 Mufidah Mufidah; Elpira Asmin; Genevieva E. Tanihatu; Ritha Tahitu; Grace Latuheru; Lidya B. E. Saptenno
PROMOTOR Vol. 9 No. 3 (2026): JUNI
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v9i3.1753

Abstract

Posyandu for the elderly is a community-based primary health care service aimed at improving the quality of life of the elderly through routine health monitoring, education, and basic check-ups. In the Air Besar Community Health Center working area, this program has been running, but the participation rate is still low. Of the 1,275 elderly registered, only 120 (9.4%) were recorded as utilizing this service. This low number of visits indicates the need to evaluate the elderly's perceptions of the quality of Posyandu services and their relationship with their level of satisfaction. This study aims to determine the relationship between the elderly's perceptions of service quality and their level of satisfaction. This study design was quantitative analytical with a cross-sectional approach and used a consecutive sampling technique on 98 elderly respondents. The instrument was a questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data were analyzed using the Spearman Rank correlation test. The results showed that the elderly's perception of service quality was in the good category. The empathy dimension had the highest correlation with satisfaction (r = 0.535), followed by assurance (r = 0.428), reliability (r = 0.420), responsiveness (r = 0.415), and tangible (r = 0.394). In conclusion, the quality of integrated health post (Posyandu) services is positively related to elderly satisfaction. Recommendations include increased promotion, personalized approaches to reach male elderly, training new cadres, and mobile Posyandu visits for elderly with physical or geographical limitations.
Hubungan Kualitas Pelayanan Kesehatan Dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Puskesmas Hila Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2024 Juen Carla Warella; Nur Qalby Selayar; Nathalie E. Kailola; Ritha Tahitu; Yosepina Mainase; Lidya B. E. Sapteno; Presli Glovrig Siahaya
Jurnal Kesehatan Terpadu Vol 17 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32695/jkt.v17i`.558

Abstract

Health services are a form of service that is a basic need for every human being, because health is the main thing in supporting daily activities. Data from the World Health Organization (WHO) 2018 shows that 5.7 to 8.4 million people die due to low quality health services every year. This study aims to determine the relationship between the quality of health services and the satisfaction of outpatients at the Hila Community Health Center. This research is a quantitative analytical research. The data source comes from primary data using a cross sectional approach with Univariate and Bivariate analysis. The research results showed that on average respondents responded well to the tangible, reliability, responsiveness, assurance and empathy variables obtained during the examination at the Hila Community Health Center. The results of bivariate analysis using the chi-square test showed a P value = 0.000 (p<0.05), which means there is a relationship between the quality of health services and outpatient satisfaction at the Hila Community Health Center, Central Maluku Regency.
Pencegahan, Pengendalian Kecacingan dan Deteksi Dini Anemia Anak di Dusun Hurnaladua dan Rupaitu Negeri Tulehu Kabupaten Maluku Tengah Tahun 2025 Theresia Natalia Seimahuira; Elpira Asmin; Nathalie Elischeva Kailola; Ritha Tahitu; Christiana Rialine Titaley; Josepina Mainase; Michelle Wilda Pattiwaellapia; Anggita Rumata; Tiara Dewi Prawira; Zechaniah Marciela Maelissa; Thristy Tandililing; Ayu Lestari; Siti Nur Aisyah Sehol; Mahajum Tuakia; Muhammad Uly Algiffari Hasibuan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran Vol 5, No 2 (2026): May 2026
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/abdimasku.5.2.99-107

Abstract

Penyakit kecacingan dan anemia masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, khususnya pada anak usia dini. Kedua kondisi ini saling berkaitan karena infeksi cacing dapat mengganggu penyerapan zat besi, yang berujung pada anemia. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan informasi kepada ibu yang memiliki anak mengenai pencegahan dan pengendalian penyakit kecacingan dan anemia, serta melakukan deteksi dini anemia pada anak di Dusun Hurnaladua dan Rupaitu, Negeri Tulehu, Kabupaten Maluku Tengah. Metode: Kegiatan dilakukan pada 23 September 2025 dengan sasaran 47 anak (bayi 0–11 bulan dan balita 12–59 bulan). Metode pelaksanaan mencakup penyuluhan kesehatan mengenai sanitasi, kebersihan diri, pencegahan infeksi kecacingan pada ibu, serta pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb) menggunakan alat Hemocue. Ibu yang memiliki anak dengan anemia ringan mendapat konseling gizi, sedangkan anemia sedang–berat dirujuk ke puskesmas. Hasil: Dari 47 anak, 20 (42,55%) laki-laki dan 27 (57,45%) perempuan; 38 (80,43%) berusia 12–59 bulan. Hasil pemeriksaan menunjukkan 21 anak (44,68%) mengalami anemia ringan, dan 26 anak (55,32%) memiliki kadar Hb normal. Kegiatan edukasi memberikan informasi kepada ibu-ibu mengenai perilaku hidup bersih dan sehat, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin. Kesimpulan: Program edukasi, pemeriksaan anemia, dan pemberian obat cacing massal efektif meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan kecacingan dan anemia. Kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkala untuk menurunkan prevalensi kedua penyakit ini di wilayah endemikWorm infections and anaemia remain public health issues in Indonesia, particularly among young children. These two conditions are interlinked because worm infections can interfere with iron absorption, leading to anaemia. Objective: This initiative aims to provide education and information to mothers with children regarding the prevention and control of parasitic worm infections and anaemia, as well as to conduct early detection of anaemia in children in the hamlets of Hurnaladua and Rupaitu, Tulehu Village, Central Maluku Regency. Methods: The activity was conducted on 23 September 2025, targeting 47 children (infants aged 0–11 months and toddlers aged 12–59 months). The implementation methods included health education on sanitation, personal hygiene, and the prevention of worm infections in mothers, as well as haemoglobin (Hb) level testing using the Hemocue device. Mothers with children suffering from mild anaemia received nutritional counselling, whilst those with moderate–severe anaemia were referred to the community health centre. Results: Of the 47 children, 20 (42.55%) were male and 27 (57.45%) were female; 38 (80.43%) were aged 12–59 months. The examination results showed that 21 children (44.68%) had mild anaemia, and 26 children (55.32%) had normal Hb levels. The educational activities provided information to mothers regarding clean and healthy living practices, as well as the importance of regular health check-ups. Conclusion: The educational programme, anaemia screening, and mass deworming were effective in raising community awareness of the importance of preventing intestinal worm infections and anaemia. Similar activities need to be carried out periodically to reduce the prevalence of these two diseases in endemic areas.
Intervensi Kesehatan Mata pada Siswa SMA Negeri 8 Ambon: Pemeriksaan Tajam Penglihatan dan Edukasi Penggunaan Gadget yang Aman Filep Marfil Tarangi; Ritha Tahitu
ABDIKESMAS MULAWARMAN : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol.6 No.1 (2026) : ABDIKESMAS MULAWARMAN
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/h3v7k877

Abstract

Penurunan tajam penglihatan dan keluhan mata lelah menjadi masalah yang sering dialami oleh siswa yang terlalu lama menggunakan perangkat digital. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan intervensi kesehatan mata pada siswa SMA Negeri 8 Ambon, melalui pemeriksaan tajam penglihatan dan edukasi tentang penggunaan gadget yang aman. Pemeriksaan tajam penglihatan dilakukan untuk mendeteksi potensi gangguan penglihatan pada siswa, sementara edukasi difokuskan pada dampak penggunaan gadget yang berlebihan terhadap kesehatan mata. Kegiatan ini melibatkan 56 siswa yang menjalani pemeriksaan dan mendapatkan edukasi mengenai cara-cara menjaga kesehatan mata, seperti mengatur jarak pandang yang tepat, menghindari penggunaan gadget terlalu lama, dan melakukan istirahat mata secara teratur. Hasil kegiatan ini memberikan dampak positif bagi siswa dengan meningkatkan kesadaran mereka akan pentingnya menjaga kesehatan mata, terutama dalam hal ini penggunaan gadget yang semakin masif. Melalui pemeriksaan tajam penglihatan, siswa dapat mengetahui kondisi kesehatan mata mereka dan mengambil langkah preventif jika ditemukan penurunan penglihatan. Secara keseluruhan, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan mata, tetapi juga mendorong mereka untuk mengadopsi kebiasaan yang lebih baik dalam penggunaan teknologi.
Co-Authors Abbas, Mutmainnah Amanda Gracia Manuputty Anggita Rumata Ayu Betzia Mangosa Ayu Lestari Bandjar, Fitri Kadarsih Bertha Jean Que Christiana R Titaley Christiana Rialine Titaley Christiana Rialine Titaley Christiana Rialine Titaley Christiana Rialine Titaley Dewi Aryanti M. Rusdin Djoko, Sri Wahyuni Eka Astuty Eka Astuty Elpira Asmin Elpira Asmin Filep Marfil Tarangi Genevieva E. Tanihatu Grace Latuheru Hana Jamaludin Hasibuan, Andrian Bayo Arif Hataul, Is Asma’ul Haq Hehanussa, Zubaidah Josepina Mainase Juniler Rumahloine Kailola, Nathalie E. Kamoda, Tri Puspa Rini Dusung Kusadhiani, Indrawanti Lapu, Petrus Lidya B. E. Saptenno Lidya B. E. Sapteno Lidya Saptenno Liyani Sartika Sara Loppies, Cindy R M Loppies, Cindy RM, Lumbantobing, Ruth Magdalena Mahajum Tuakia Mailera, Damara Herlis Mainase, Josepina Melda Yunita Melfan El Shaday Sule Merlin M Maelissa Metekohy, Meilani Michelle Wilda Pattiwaellapia Mufidah Mufidah Muhammad Uly Algiffari Hasibuan Muhammad Zaid Wakano Mus, Rosdiana Nadya R. J. Riry Nahumarury, Salmin Nathalie E Kalilola Nathalie E. Kailola Nathalie Elischeva Kailola Nathalie Kailola Nur Qalby Selayar Pagaya, Joseph Pangestu, Juan Felix Paringotan Y Silalahi Pelupessy, Thesia Ramla, Razita Roni, Syamsah Ruth Magdalena Lumbantobing Savitri, Imelda K E Seimahuira, Theresia Setha, Beni Shafira Chairani Chatib Siti Nur Aisyah Sehol Soumena, Rifah Zafarani Suay Anabella Wattimena Syamsah Roni Tanamal, Rita Taufik Zuneldi Theresia Natalia Seimahuira Thesia Pelupessy Thristy Tandililing Tiara Dewi Prawira Titaley, Christiana R. Titaley, Christiana Rialine Vanessa Tjandi Vebiyanti Tentua Warella, Juen Carla Yosepina Mainase Yudhie Djuhastidar Tando Yudhie Djuhastidar Tando Yulia, Ceriana Putri Zechaniah Marciela Maelissa Zuneldi, Taufik