Claim Missing Document
Check
Articles

STUDI PERSEPSI GURU TERHADAP MATERI SULIT DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI SMA DI KOTA SEMARANG Nurwahyunani, Atip; Isnaeni, Wiwi; Alimah, Siti; Marianti, Aditya
Proceeding Seminar Nasional IPA 2025
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan persepsi guru Biologi SMA di Kota Semarang terhadap materi yang dianggap mudah dan sulit diajarkan, serta kendala dan strategi pembelajaran yang diterapkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui angket daring yang diisi oleh 34 guru Biologi dari berbagai SMA Negeri dan Swasta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi yang dianggap mudah diajarkan adalah keanekaragaman hayati, sistem pencernaan, pertumbuhan dan perkembangan, serta ekosistem. Sebaliknya, materi metabolisme, imunitas, evolusi, dan genetika dianggap sulit karena sifatnya yang abstrak dan kompleks. Kendala utama yang dihadapi guru meliputi konsep abstrak, istilah asing, keterbatasan media, kurangnya konsentrasi siswa, dan keterbatasan waktu. Untuk mengatasi hal tersebut, guru menerapkan strategi seperti Project-Based Learning (PjBL), Problem-Based Learning (PBL), dan Discovery Learning. Penelitian ini menyarankan perlunya dukungan pelatihan guru, media pembelajaran yang memadai, dan kolaborasi antar guru guna meningkatkan efektivitas pembelajaran Biologi di SMA.
KAJIAN NILAI TARI JAIPONG KREASI DEWI SARTIKA Alimah, Siti; Kasmahidayat, Yuliawan; Barnas, Beben
Ringkang : Kajian Seni Tari dan Pendidikan Seni Tari Vol 5, No 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Seni Tari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ringkang.v5i1.80875

Abstract

Improving Understanding of Students Digestive Concepts with PALED 3D Learning Media Muhamad Khanafi; Siti Alimah
Journal of Biology Education Vol. 14 No. 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ujbe.v14i2.30104

Abstract

The 3-dimensional LED board of the digestive system (PALED 3D-SD) is a learning media that was developed on the basis of analyzing the problems and needs of students. Based on the results of observations in the field, students still have difficulty in learning, especially in understanding the concept of the human digestive system material so that it has an impact on learning outcomes that are not optimal. This is due to the character of the material of the digestive system that cannot be sensed directly by the five senses of students. The learning media used so far have not optimally facilitated students' understanding of concepts. The availability of visual media (torso) of the human digestive system in schools has not been able to display a wide range of material, namely showing the flow of human digestive bioprocesses. This study aims to analyze the validity of the PALED 3D-SD media developed according to media experts and material experts, analyze the practicality of the media according to teachers and students, and analyze the effectiveness of the media in improving students' conceptual understanding through indicators of N-gain test results, class classical completeness, and average difference test. This research is a type of R&D (research & development) research using the ADDIE model through the analysis, design, development, implementation, and evaluation. The validity test of PALED 3D-SD media was obtained from the assessment of 2 media experts and 2 material experts. The practicality test of the media used samples from class XI MIPA 9 and teachers at SMA N 5 Semarang, while the media effectiveness test through a quasi-experimental design used samples from class XI MIPA 5 (control class) and XI MIPA 6 (experimental class) at SMA N 12 Semarang. The results of the media validity test show that the PALED 3D-SD media is very valid according to media experts and material experts. The results of the media practicality test show that the PALED 3D-SD media is considered very practical according to students and teachers. The results of the media effectiveness test show that PALED 3D-SD is effective in improving students' conceptual understanding based on the results of the N-gain test which is in the medium category, the results of classical class completeness are obtained by the percentage of completeness that has met the effective criteria and is higher than the control class, and the test results average difference statistic which shows that there is a difference in learning outcomes (concept understanding) between the group that learns to use PALED 3D-SD and the group that learns to use video. The conclusion based on this research is that the PALED 3D-SD media developed is valid, practical, and effective in improving students' conceptual understanding.
Penilaian Risiko Jatuh Pada Lansia Dengan Two-Level Quick Steadi Algorithm Dan Faktor Intrinsik Dan Ekstrinsik Yang Berhubungan Dewi, Syamsumin Kurnia; Na'ima, Aisyah Lifsantin; Rofiatun, Rofiatun; Alimah, Siti
Jurnal Medika Malahayati Vol 9, No 3 (2025): Volume 9 Nomor 3
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v9i3.18398

Abstract

Tingginya prevalensi jatuh pada lansia berdampak pada tingginya morbiditas dan mortalitasnya. Penting dilakukan penilaian dan identifikasi faktor yang berhubungan dengan risiko jatuh lansia untuk mencegah kejadian jatuh. Penelitian ini bertujuan untuk menilai risiko jatuh pada lansia dan faktor intrinsik dan ekstrinsik yang berhubungan. Suatu studi cross-sectional dilaksanakan di “PUSAKA Wahyu Teratai” Sidomulyo, Bambanglipuro, Bantul, Yogyakarta, pada bulan Desember 2023- Januari 2024. Populasi penelitian adalah lansia peserta PUSAKA Wahyu Teratai yang berusia 65 tahun ke atas. Subjek dipilih melalui teknik purposive sampling. Penilaian risiko jatuh dilakukan dengan Two-Level Quick-STEADI Algorithm (TLQSA). Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dengan kuesioner. Data dianalisis secara deskriptif dan statistik dengan Chi Square (χ2). Hasil menunjukkan mayoritas subjek perempuan (53,7 %), berusia 65-75 tahun (65,9%), kawin (51,2%), tingkat pendidikan SD (65,9%), bekerja (56,1%), tinggal bersama keluarga (97,6%), tidak ada riwayat jatuh sebelumnya (80,5%), tidak ada gangguan berjalan/ keseimbangan (73,2%), menderita hipertensi (48,78%), tidak mengonsumsi obat rutin (87,8%), serta memiliki risiko jatuh (61,0%). Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa jenis kelamin (OR 2,74, 95%CI: 1,38-5,41), riwayat jatuh (OR 1,94, 95%CI: 1,39-2,70), gangguan berjalan/ keseimbangan (OR 2,14, 95%CI: 1,46-3,14), serta riwayat penyakit kronik (OR 2,72, 95%CI 1,16-6,38) memiliki nilai p <0,005. Kesimpulan: Jenis kelamin, riwayat jatuh, gangguan berjalan/ keseimbangan, serta riwayat penyakit kronik berhubungan dengan risiko jatuh pada lansia berusia ≥65 tahun.
Development of therapy aids with electromyography technology for post-stroke patients Budi, Savitri Citra; Budi Sumanto; Lilik Dwi Setyana; Prima Asmara Sejati; Siti Alimah
Physical Therapy Journal of Indonesia Vol. 6 No. 2 (2025): July-December 2025
Publisher : Universitas Udayana dan Diaspora Taipei Medical University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51559/ptji.v6i2.319

Abstract

Background: The prevalence of stroke in Indonesia has been increasing and has had a significant impact on individuals, families, and society. There is a pressing need for innovative assistive devices that support independent therapy and enhance patient motivation to improve post-stroke productivity. This study aimed to design and develop a post-stroke rehabilitation assistive device utilizing electromyography (EMG) technology. Methods: This study employed a research and development (R&D) design. Data were collected through documentation studies, interviews with physiotherapists, observations, and focus group discussions (FGDs). A documentation study was conducted using the medical records of stroke patients. Interviews were conducted with physiotherapists, and observations were carried out to understand patients’ therapeutic activities. Results: This study provided alternative therapy by developing post-stroke rehabilitation aids with EMG technology. Based on the documentation study, 88% of patients experienced ischemic stroke with a good level of consciousness (E4V5M6), indicated by the Glasgow Coma Scale (GCS) score of 15. Conclusion: This phenomenon supported the development of electrical therapy innovations to accelerate stroke recovery. This study successfully designed a hand therapy device using EMG technology to improve patients’ motor function, particularly among those with E4V5M6 levels of consciousness and limited motor skills.
IDENTIFIKASI MATERI SULIT DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI: HASIL ANGKET GURU PPG DALJAB BIOLOGI 2024 Nurwahyunani, Atip; Isnaeni, Wiwi; Alimah, Siti; Marianti, Aditya
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 13 (2025)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kesulitan guru Biologi dalam mengajarkan materi pelajaran kepada siswa. Subjek penelitian terdiri atas 25 guru Biologi peserta PPG Daljab 2024 di LPTK UPGRIS dengan masa kerja beragam: 0–5 tahun (16%), 6–10 tahun (20%), 11–15 tahun (44%), dan >15 tahun (24%). Instrumen penelitian berupa angket Google Form yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi yang dianggap mudah diajarkan antara lain keanekaragaman hayati (84%), ekosistem (72%), sistem pencernaan (60%), sistem reproduksi (56%), serta pertumbuhan dan perkembangan (52%). Sebaliknya, materi yang dianggap sulit meliputi metabolisme (68%), substansi genetika dan hereditas (64%), mutasi (60%), sistem saraf (56%), serta sistem hormon (48%). Kendala yang dialami guru mencakup keterbatasan media pembelajaran, istilah ilmiah yang sulit dipahami siswa, serta rendahnya motivasi belajar. Ketuntasan belajar siswa pada materi sulit rata-rata hanya mencapai 50–70%, bahkan beberapa guru melaporkan di bawah 50%. Upaya guru dalam mengatasi kesulitan tersebut meliputi remedial teaching, pengayaan, penggunaan media interaktif, serta penerapan model Problem-Based Learning (PBL) dan Project-Based Learning (PjBL). Temuan ini menegaskan perlunya strategi pembelajaran inovatif dalam mendukung pembelajaran Biologi, khususnya pada materi abstrak.
Pengaruh Model Pembelajaran Koopratif Tipe Two Stay Two Stray terhadap Keaktifan Belajar Siswa Kelas V di SDN Ragas 1 Alimah, Siti; Wijaya, Sastra; Nurma'ardi, Hilda Dhaniartika
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 3: Desember (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v4i3.745

Abstract

Model pembelajaran two stay two stray adalah model pembelajaran yang membagi siswa kedalam beberapa kelompok dan memberi kesempatan kepada merka untuk berbagi informasi dan pengetahuan kepada kelompok lain.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran koopratif tipe two stay two stray terhadap keaktifan belajar siswa kelas V di SDN Ragas 1. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen dengan sampel 40 siswa kelas V yang dibagi menjadi kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data yang dikumpulkan menggunakan angket dan lembar observasi yang digunakan untuk mengukur keaktifan belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran two stay two stray. Hasil menununjukkan bahwa (H1) model pembelajaran two stay two stray berpengaruh terhadap keaktifan belajar siswa. Pada kelas kontrol keaktifan belajar siswa naik 11% sedangkan pada kelas eksperimen keaktifan belajar siswa mengalami kenaikan sebanyak 23%. Hal ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran two stay two stray sangan berpengaruh dan mampu meningkatkan keaktifan belajar siswa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan baru kepada guru terkait penggunaan model pembelajaran two stay two stray dan model-model pembelajaran lainnya sesuai dengan materi yang akan disampaikan.
Stimulasi Keterampilan Motorik Anak Melalui Permainan Tradisional Yusroni, Moh.; Alimah, Siti
Citius : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan Vol. 3 No. 2 (2023): CITIUS : Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan
Publisher : Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/citius.v3i2.2443

Abstract

Keterampilan motorik merupakan keterampilan penting yang harus dikembangkan pada anak usia dini. Salah satu cara untuk mengembangkan keterampilan motorik pada anak adalah melalui permainan tradisional. Penelitian ini membahas tentang stimulasi keterampilan motorik anak melalui permainan tradisional studi pada MINU Ngingas Waru Sidoarjo.  Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang menghasilkan data deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, kuisioner dan wawancara. Tahapan pada penelitian ini yaitu ; 1). Tahapan pendahuluan dilakukan dengan observasi lapangan; 2). Pengembangan awal, rancangan untuk mengidentifikasi permainan tradisional yang dilakukan di MINU Ngingas Waru Sidoarjo; 3). Melakukan wawancara, pengisian kuisioner/angket tentang permainan tradisional; dan 4). Menganalisis manfaat permainan tradisional sebagai stimulan aspek perkembangan motorik anak. Penelitian terdahulu yang dilakukan Efendi, Dwi (2022) menunjukan hasil bahwa permainan tradisional dapat menstimulasi anak dalam mengembangkan kerjasama, membantu anak mengembangkan keterampilan motorik anak, serta menghargai orang lain. Jadi  Kesimpulan yang didapatkan dari penelitian ini yaitu terdapat lima jenis permainan tradisional yang dilaksanakan di MINU Ngingas Waru Sidoarjo. Jenis permainan tradisional tersebut merupakan sarana dalam mengembangkan aspek perkembangan dasar anak, seperti: pisik-mitorik, kognitif, sosial-emosional, dan bahasa. Terlebih lagi, anak usia dini dapat mengenal nilai-nilai budaya lokal yang terdapat dalam setiap jenis permainan. Dengan melakukan stimulasi keterampilan motorik melalui permainan tradisional, diharapkan anak dapat mengembangkan keterampilan motoriknya dengan lebih baik dan menyenangkan.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Papan Perkalian Terhadap Kemampuan Literasi Numerasi Kelas II SDN Bugangan 02 Farikhah, Lilik; Reffiane, Fine; Alimah, Siti; Eka Subekti, Ervina
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13620

Abstract

Hal yang melatar belakangi penelitian ini adalah Kemampuan literasi numerasi siswa kelas II SDN Bugangan 02 masih kurang dalam mata pelajaran matematika, karena pembelajaran masih menggunakan metode ceramah dan belum menggunakan media pembelajaran yang konkrit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbantuan media papan perkalian terhadap literasi numerasi kelas II SDN Bugangan 02. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen jenis pre-experimental design menggunakan one group pretest posttest. Pemilihan sampel penelitian menggunakan teknik sampling jenuh dengan melibatkan sejumlah 14 peserta didik kelas II. Adapun teknik analisis data menerapkan analisis kuantitatif melalui melaksanakan uji paired sample t-test. Uji prasyarat menerapkan uji normalitas melalui nilai signifikansi 0,890 dan 0,115 lebih dari 0.05, sehingga data menunjukkan berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa signifikansi 0,000 kurang dari 0,05. Hal tersebut berarti Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran problem based learning dengan berbantuan media papan perkalian berpengaruh signifikan terhadap literasi numerasi Kelas II SDN Bugangan 02.
Assessing Pre-Service Science Teachers' Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) in the Hybrid Learning Environment Mat Salleh, Muhamad Furkan; Ahmad Syamil Mohd Basri; Mohamad Hisyam Ismail; Zulinda Ayu Zulkipli; Nabilah Abdullah; Siti Zuraida Maaruf; Lutfia Nur Hadiyanti; Siti Alimah; W. H. Nugrahaningsih
Jurnal Pendidikan IPA Indonesia Vol. 14 No. 1 (2025): March 2025
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpii.v14i1.16819

Abstract

The integration of hybrid learning in science education presents both opportunities and challenges for pre-service teachers, particularly in balancing technological, pedagogical, and content knowledge (TPACK) while embedding 21st-century skills. This study examines pre-service science teachers’ perceptions of their TPACK competencies and ability to integrate critical thinking, creativity, communication, and collaboration in hybrid learning environments.  Semi-structured interviews were conducted with twelve purposefully selected pre-service teachers using a basic interpretive qualitative approach. Thematic analysis identified one theme - Teaching in a Hybrid Environment, with two sub-themes: delivering science lessons and integrating 21st-century skills. The participants demonstrated adaptability in using digital tools for instruction; however, inconsistencies in technological proficiency and challenges in pedagogical application suggested more structured training. The findings highlight the importance of professional development programmes that provide targeted support, hands-on digital tool training, and instructional strategies tailored to hybrid science education. This study contributes to educational research on TPACK implementation and enlightens teacher preparation programmes with evidence-based recommendations by addressing these gaps. Aligning with the United Nations Sustainable Development Goal (SDG) 4: Quality Education, it underscores the urgency of equipping future educators with the digital competencies and pedagogical expertise required for evolving teaching environments.
Co-Authors Aditya Marianti administrator, administrator Agustami, Ribka Putri Ahmad Syamil Mohd Basri Aji Setiawan Setiawan Al Majida, Khilya Alhakim, Euis Etty Amalia, Gina Amin Retnoningsih Anam, Akhmad Choirul Andin Irsadi Anggraito, Yustinus Ari Yuniastuti Atip Nurwahyunani, Atip Aulia Zulfatu Nisa, Aulia Zulfatu Baunsele, Yusuf Beben Barnas, Beben Bima, Reyhan Raj Bintari, Siti Harnia Budi Sumanto Budiawan, Adi Burhannudin Arfani, Burhannudin Candra Widyasmoro, Candra Choirul Huda Daryanto, Didik Dewi Mustikaningtyas Dewi, Novi Ratna Dharma Putra, Ngurah Made Doni, Charlesius Dwi Prasetyo Dwiba Elisa Dyah Rini Indriyanti Dyah Siti Rohani Ellianawati, Ellianawati Erna Yuniartiek, Erna Ervina Eka Subekti Euis Etty Alhakim Fadhil, Achmad Zaki Farikhah, Lilik Fatimatus Sa’adah Febriani, Ema Rahma Fine Reffiane Fitrianingsih Rahmatika, Fitrianingsih Galih Permana, Randitya Hadi Suntoko Hadia, Imelda Hasanah Ratri Handayani, Hasanah Ratri Hayanah, Isti Nur Hidayah, Farida Hidayah, Farida Hilda Dhaniartika Nurma’ardi Ibnul Mubarok Ida Zulaeha Jaka Larasati Joko Sutarto Karsono Karsono Khomariyah, Siti Ayu Khusnul Budiani Kurnia Anzhar Kurniasari, Dwiyana Anela Kurniasari, Dwiyana Anella Kurniawan, Alfi Muklis Kurniawati, Anastasya Kurniyanti, Ratih LATIFAH Lilik Dwi Setyana Linda Retnowati Lozha, Longius Lutfia Nur Hadiyanti, Lutfia Nur Masru'ah, Masru'ah Mat Salleh, Muhamad Furkan Meida, Amelia Annis Meiningsih, Denti Mohamad Hisyam Ismail Mudjiono Mudjiono Mudjiono, Mudjiono Muhamad Khanafi Muhammad Kahvi Na'ima, Aisyah Lifsantin Nabilah Abdullah Nadhifatul A’yun, Silva Nadhifatul Ayun, Silva Nana Kariada Trimartuti Ning Setiati Nugrahaningsih Nugrahaningsih Nur Kusuma Dewi Nur Rahayu Utami Nur Rohmah Tria Romadhoni Nurafiani, Gita Nurika, Nurika Pahlevy, Alif Reza Prabawati, Reni Prasetyo, Agus Subhan Prihandoko, Arief Prima Asmara Sejati Purwaningsih, Astuti Putra, Ngurah Made Dharma Putra, Ngurah Made Dharma Putri, Fiky Auliyah Putri, Fiky Auliyah R. Susanti, R. Susanti Rahmawati, Nur Fitria Rahmawati, Wijayanti Retno Sri Iswari Rizki Oktavia, Rizki Rofiatun, Rofiatun Rukmana, Avita Saiful Ridlo Samsudi . Saputra, Reyhan Raj Bima Saputro, Frengki Savitri Citra Budi Savitri Wanabuliandari Sekar Dwi Ardianti Selvi Marcellia Sigit Saptono Siti Harnina Bintari Siti Khoiriyah Siti Zuraida Maaruf Siwi Pratiwi Prabandari Slamet Riyadi, Ahmad Sri Sukaesih Sri Sulistiyorini Sudarmin Sudarmin Sugianto Sugianto Sumarningsih Sunarko Sunarko Sunarko Supriyanto - Syahrial, Ramon Syamsumin Kurnia Dewi Syarofatin, Ririn Hamidatus Talitha Widiatningrum Triyani, Esti Triyani, Esti Ulfiyatun Ni’mah Umam, Syaiful Ishlahul Umamah, Ni’matul Utami, Listyawati W. H. Nugrahaningsih WIBOWO, MEDIANI LARAS Wijaya, Sastra Wiwi Isnaeni Wiyanto - Yulianti, Eva Lia Yuliawan Kasmahidayat Yuniartiek, Erna Yusroni, Moh. Yustinus Ulung Anggraito Zahratush Shalehah Zaki Fadhil, Acmad Zaqiyaturrohmaniah, Alfi Zulinda Ayu Zulkipli