Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KANDUNGAN GIZI MAKRO KERUPUK BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS) Fatmawati Fatmawati; Abdul Hakim Laenggeng; Finta Amalinda
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.906 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.347

Abstract

Buah naga atau dragon fruit mempunyai kandungan zat bioaktif yang bermanfaat bagi tubuh diantarannya antioksidan (dalam asam askorbat, betakaroten, dan anthosianin), serta mengandung serat pangan dalam bentuk pektin. Salain itu dalam buah naga terkandung beberapa mineral seperti kalsium, phosfor, besi, dan lain-lain. Vitamin yang terdapat di dalam buah naga antara lain vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, dan vitamin C. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan Karbohidrat, Protein, Lemak, Air, dan Abu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan analisis laboratorium. Penelitian ini dilakukan di laboratorium Fakultas Pertanian Universitas Tadulako. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 3 sampel. Hasil penelitian menunjukkan yaitu analisis kadar air, abu, protein, lemak, dan karbohidrat kerupuk buah naga merah, diperoleh kandungan gizi makro dengan hasil nilai rata-rata adalah Lemak 17,74%, Protein 7,27%, Karbohidrat 70,25%, Air 4,72%, dan Abu 0,01%. Diketahui bahwa dari tiga sampel kerupuk buah naga merah, kandungan gizi yang baik dalam perbandingan pembuatan kerupuk buah naga merah terdapat pada sampel 3 dengan perbandingan 1 : 4 yaitu 9,98%, 8,899% pada sampel 2 dengan perbandingan 2 : 3, dan 2,96% pada sampel pertama dengan perbandingan 4 : 1. Diharapkan kepada masyarakat untuk lebih peduli tentang masalah kesehatan dalam memilih makanan siap saji dan melihat kandungan gizi pada label kemasan dan terstandar di balai POM. Diharapkan kepada peneliti yang selanjutnya agar melanjutkan penelitian ini mengenai Uji Organoleptik, serta lebih memperhatikan cara menganalisis bahan yang akan diteliti sehingga tidak terdapat kekeliruan serta diperoleh hasil yang maksimal.
EFEKTIVITAS BUAH MENGKUDU SEBAGAI PENJERNIH MINYAK JELANTAH Mohammad Miftahur Rizky; Budiman Budiman; Finta Amalinda
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.137 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.381

Abstract

Penambahan simplisia mengkudu pada minyak jelantah sangat membantu (efektif) sebagai penjernih minyak jelantah. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental, yaitu untuk mempelajari suatu fenomena dalam korelasi sebab-akibat, dengan cara memberikan suatu perlakuan pada subjek penelitian kemudian melihat dan mempelajari efek dari perlakuan tersebut. Tes organoleptik dilakukan oleh level favorit dari 7 panelis terbatas. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa persentase tingkat kesukaan warna, bau dan rasa adalah Simplisia mengkudu 30g, warna 100%, tidak berbau 71,42% dan tidak ada rasa 42,85%, simplisia mengkudu 50g warna 100%, tidak berbau 85,71% dan tidak ada rasa 71,42%, simplisia mengkudu 70g warna 100%, tidak berbau 42,85% dan tidak ada rasa 28,57%. Formulasi simplisia mengkudu yang paling banyak di sukai adalah simplisia mengkudu 50gram. Untuk penelitian selanjutnya, peneliti menyarankan agar menguji kadar asam lemak bebas, kadar air, bahan kimia dan bilangan asam dari minyak jelantah sebelum dan setelah pemurnian menggunakan simplisia mengkudu.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SOSIAL BUDAYA DENGAN PENGGUNAAN VASEKTOMI PADA PASANGAN USIA SUBUR DI KABUPATEN BUOL Moh. Risno S. Majid; Jamaluddin Sakung; Finta Amalinda
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.94 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.447

Abstract

Vasektomi adalah kontrasepsi operatif minor pada pria dengan mengeksisi bilateral vas deferens. Prosedur vasektomi ini sangat aman, sederhana dan efektif. Dimana memakan waktu operasi yang singkat dan hanya menggunakan anastesi lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sosial budaya dengan  penggunaan vasektomi pada pasangan usia subur di Kabupaten Buol. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional yang digunakan untuk mengukur variabel independen dan dependen secara bersamaan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sosial budaya dan penggunaan vasektomi. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan rumus slovin yang berjumlah 95 responden. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan penggunaan vasektomi dengan nilai p = 0,001< nilai α = 0,05 dan ada hubungan yang bermakna antara sosial budaya dengan penggunaan vasektomi dimana nilai p  = 0,043< nilai α = 0,05. Penelitian ini menyarankan kepada instansi yang terkaitagar lebih meningkatkan upaya evaluasi serta pendekatan program dan kegiatan peningkatan pencapaian penggunaan metode kontrasepsi pada Pasangan Usia Subur khususnya Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP).
FAKTOR RISIKO ALAT KONTRASEPSI DENGAN KEJADIAN KANKER SERVIKS DI RSU ANUTAPURA PALU Muadz Muadz; Firdaus J. Kunoli; Finta Amalinda
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 1 No. 1: Oktober 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.537 KB) | DOI: 10.56338/jks.v1i1.448

Abstract

Yayasan Kanker Indonesia 2007 memaparkan angka kematian kanker serviks terbanyak diantaranya jenis kanker lain dikalangan perempuan. Diperkirakan 52 juta perempuan di Indonesia beresiko terkena kanker serviks, sementara 36 persen perempuan dari seluruh penderita kanker serviks adalah pasien kanker serviks. Terdapat 15.000 kasus baru per tahun dengan kematian 8.000 orang per tahun Kanker Serviks ini  dapat  muncul  pada perempuan usia 35 sampai 55 tahun. Peneltian ini bertujuan untuk diketahuinya faktor risiko  alat kontrasepsi dengan kejadian kanker serviks di RSU Anutapura Palu. Desain dalam penelitian ini adalah Survey analitik dengan pendekatan Case Control Study. Adapun jumlah sampel yaitu 48 responden dengan tehnik pengambilan sampel adalah Total populasi. Analisa yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis Odds ratio. Hasil uji statistik dengan  uji Odds ratio dengan nilai OR= 0,840 yang berarti Kontrasepsi hormonal bukan merupakan faktor risiko terhadap kejadian Kanker Serviks dan Odds ratio dengan nilai OR= 0,439 yang berarti Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) bukan merupakan faktor risiko terhadap kejadian Kanker Serviks. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Alat kontrasepsi hormonal bukan merupakan faktor risiko kejadian Kanker Serviks dan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) bukan merupakan faktor risiko kejadian Kanker Serviks. Saran penelitian ini adalah bagi petugas Rumah Sakit khususnya Poli Keluarga Berencana dan KIA untuk lebih meningkakan penyuluhan tentang Kanker Serviks dan pencegahannya sehingga ibu-ibu maupun wanita secara umumnya untuk deteksi dini kanker serviks
UJI PERBANDINGAN KEMASAN BERPORI DAN TIDAK BERPORI PADA BAHAN PANGAN BUAH DAN SAYUR Adriyanto Adriyanto; Budiman Budiman; Finta Amalinda
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.273 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.755

Abstract

Pengawetan dengan suhu rendah bertujuan untuk memperlambat atau menghentikan metabolisme.Hal itu terjadi karena dapat menyerap dan meningkatkan kinerja bahan, berdifusi ke produk dan proses migrasi serta memperpanjang masa simpan bahan yang dikemas. Namun, kerusakan pada buah dan sayur dipengaruhi oleh faktor alamiah dan lingkungan pada pengemasan. Tujuan penelitian ini diketahuinya perbandingan kemasan berpori dan tidak berpori pada bahan pangan sayur.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan membandingkan kemasan berpori dan tidak berpori sebagai wadah untuk menghambat pertumbuhan bakteri atau pembusukan bahan pangan di suhu rendah. Data disajikandalam bentuk tabel dan narasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kemasan berpori sayur pada hari ke lima mengalami  kerusakan meliputi sawi,  kubis  dan kacang panjang, sedangkan pada kelompok kontrol mengalami kerusakan pada hari ke dua. Pada kemasantidak berpori pada sayur mulai mengalami kerusakan pada hari ke tujuh, yaitu kacang panjang, sedangkan kelompok kontrol mengalami kerusakan hari ke dua.Kesimpulan dari penelitian ini adalah keadaan buah dan sayur pada kemasan berpori lebih tahan lama dari pada kemasan tidak berpori.  Disarankan agar masyarakat dapat menggunakan kemasan yang cocok dengan bahan yang dikemas dan  peneliti lain melanjutkan penelitian  dengan metode dan variable yang berbeda.Kata kunci: Kemasan Berpori, Tidak Berpori, Buah, Sayur
EDUKASI KESEHATAN MELALUI PERMAINAN ULAR TANGGA UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN ANAK TENTANG PERILAKU PENCEGAHAN PENYAKIT ISPA DI KELURAHAN NALU KABUPATEN TOLITOLI Bela Safitri Latowale; Firdaus J. Kunoli; Finta Amalinda
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (159.607 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.786

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut atau ISPA adalah penyebab utama  morbiditas dan mortalitas pada balita. ISPA merupakan penyakit yang sering terjadi baik pada orang dewasa maupun pada anak-anak. Menurut WHO diperkirakan insiden Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di negara berkembang mencapai 15 % - 20 % pertahun, dengan jumlah balita yang meninggal mencapai ± 13 juta setiap tahun, dimana ISPA merupakan salah satu penyebab utama kematian yang  membunuh ± 4 juta balita setiap tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Edukasi Kesehatan Melalui Permainan Ular Tangga Untuk Meningkatkan Pengetahuan Anak Tentang Pencegahan Penyakit ISPA di Keluraahan Nalu Kabupaten Tolitoli. Penelitian ini dilakukan di SDN 2 Nalu Kabupaten Tolitoli.Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif survey analitik dengan metode Quasi-experimental one group pretest – posttest dengan jumlah 180 sampel, meggunakan uji statistic uji Mann whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh Edukasi Kesehatan Menggunakan Permainan Ular Tangga Untuk Meningkatkan Pengetahuan Anak Tentang Pencegahan Penyakit ISPA di Kelurahan Nalu Kabupaten Tolitoli dengan nilai ρ 0,000 < 0,05. Kesimpulan dalam penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan pada pengetahuan anak sebelum dilakukan edukasi kesehatan sampai dengan sesudah dilakukan edukasi kesehatan dengan nilai rata – rata sebesar 100,83 menjadi 260,17.Penelitian ini menyarankan agar instansi terkait diharapkan dapat menambah kesadaran pihak sekolah. Pihak sekolah dapat melakukan kerja sama untuk melakukan kemitraan dengan Puskesmas sehingga bisa memberikan edukasi kesehatan untuk siswa, guru dan staf sekolah terkait. Kata kunci: Edukasi Kesehatan, Permainan Ular Tangga 
ANALISIS PENGUNAAN ARANG BIJI DURIAN DAN ARANG BIJI SALAK TERHADAP KUALITAS AIR Akram Muhsinin; Budiman Budiman; Finta Amalinda
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.307 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.790

Abstract

Air merupakan kebutuhan pokok untuk kelangsungan hidup manusia terutama untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan kebutuhan air dalam tubuh, contohnya sebagai air minum. Tidak semua air dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan, karena banyak terjadi pencemaran yang diakibatkan oleh manusia dan alam. Air yang dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga adalah air yang memenuhi standar kualitas air bersih. Biji durian dan biji salak merupakan bahan yang memiliki sifat adsorb apabila bentuknya diubah menjadi arang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penggunaan arang biji durian dan arang biji salak terhadap kualitas air.Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Penelitian dilakukan di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Palu. Penelitian dilakukan pada bulan April-Mei 2019.Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan arang biji durian terhadap sampel air sungai mempu menurunkan pH semula 6,9 menjadi 6,7, menaikkan jumlah ion semula 861 mg/L menjadi 1.570 mg/L, menaikkan tegangan linstrik yang semula -4 mV menjadi 11 mV. Menaikkan jumlah padatan (TDS) semula 0,1 mg/L menjadi 435 mg/L, menaikkan kadar salinitas air yang semula 0,1 menjadi 0,4 dan manaikkan oksigen terlarut (DO) yang semula 0,1 mg/L menjadi 0,4 mg/L sedangkan utuk perlakuan dengan menggunakan arang biji salak terhadap sampel air sungai mampu menaikkan pH semula 6,9 menjadi 7,05. Menurunkan jumlah ion semula 861 mg/L menjadi 839 mg/L, menurunkan tegangan listrik yang semula -4 mV menjadi -6 mV, menaikkan jumlah padatan (TDS) semula 60,1 mg/L menjadi 414 mg/L, menaikkan kadar salinitas air yang semula 0,1 menjadi 0,4 dan menaikkan oksigen terlarut (DO) yang semula 0,1 mg/L menjadi 0,2 mg/L.Disarankan kepada peneliti selanjutnya untuk mencari bahan baru yang dapat digunakan sebagai arang yang memiliki kemampuan menyerap bahan-bahan kimia yang berlebihan sehingga dapat meningkatkan kadar kualitas air.Kata Kunci: Arang, biji durian, biji salak, kualitas air
EFEKTIFITAS DAYA PROTEKSI EKSTRAK BIJI ALPOKAT SEBAGAI PENOLAK NYAMUK AEDES AEGYPTI TAHUN 2019 Aprianus Aprianus; Miswan Miswan; Finta Amalinda
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.926 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.795

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara tropis di dunia yang memiliki kelembaban suhu optimal yang mendukung bagi kelangsungan hidup serangga. Serangga mempunyai peranan penting sebagai vektor (perantara) dari berbagai penyakit. Nyamuk merupakan salah satu jenis serangga yang dapat merugikan kesehatan manusia karena peranannya sebagai vektor penyakit. Beberapa jenis penyakit yang disebabkan oleh nyamuk, seperti penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang ditularkan melalui nyamuk Aedes spTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektifitas ekstrak biji alpokat (Persea americana mill) sebagai Reppelant nyamuk Aedes aegypti. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen design yaitu penelitian murni dengan melakukan kegiatan percobaan (eksperimen), yang bertujuan untuk mengetahui gejala atau pengaruh yang timbul sebagai akibat dari adanya perlakuan tertentu. Hasil penelitian ini bahwa Ektraksi biji Alpokat (Persea Americana Mill) yaitu pada konsentrasi 20%  tidak efektif sebagai repellant nyamuk aedes aegypti karena mengalami penurunan daya proteksi dibawah ˂ 90 %, Ektraksi biji Alpokat (Persea Americana Mill) pada konsentrasi 40% efektif sebagai repellant nyamuk aedes aegypti karena tidak mengalami penurunan daya proteksi dibawah ˂ 90%, Ektraksi biji Alpokat (Persea Americana Mill) pada konsentrasi 60%  efektif sebagai repellant nyamuk aedes aegypti karena tidak mengalami penurunan daya proteksi dibawah ˂ 90 %, di dalam kolonisasi uji dari 25 ekor total nyamuk aedes aegypti yang di uji Berdasarkan hasil peneltian yang dilakukkan oleh peneliti dapat disimpulkan bahwa ektraksi biji alpokat sebagai reppelant nyamuk aedes aegypty efektif pada konsentrasi 40% dan 60%. Saran Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut terhadap konsentrasi Ektraksi biji Alpokat (Persea Americana Mill) sehingga daya tolak mampu mencapai 100%. Kata Kunci : Ekstrak, Biji Alpokat Dan Nyamuk Aedes Aegypti
FAKTOR RISIKO KEJADIAN HUMAN IMUNNODEFICIENCY VIRUS / ACQUIRED IMMUNE DEFICIENCY SYNDROM (HIV/ AIDS) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BIROMARU KABUPATEN SIGI ANCILLA M. Ningsih; Nur Afni; Finta Amalinda
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v2i1.796

Abstract

        Permasalahan HIV/AIDS telah sejak lama menjadi isu bersama yang terus menyedot perhatian berbagai kalangan, terutama sektor kesehatan. Namun sesungguhnya masih banyak informasi dan pemahaman tentang permasalahan kesehatan ini yang masih belum diketahui lebih jauh oleh masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk diketahuinya faktor risiko kejadian Human Imunnodeficiency Virus/Acquired Immune Deficiency Syndrom (HIV/ AIDS) di wilayah kerja Puskesmas Biromaru Kabupaten Sigi.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survey analitik dengan metode Case Control Study. Dengan jumlah 44 sampel (22 kasus dan 22 kontrol) dengan menggunakan uji Statistik yaitu Chi – square  ( X2 ).Hasil uji statistik dengan  uji Odds Ratio menunjukan bahwa perilaku seks  berisiko merupakan faktor risiko terhadap kejadian HIV/AIDS dengan nilai OR 34,000 >1, penggunaan narkoba jarum suntik merupakan faktor risiko terhadap kejadian HIV/AIDS dengan nilai OR 3,316>1 dan infeksi menular seksual merupakan faktor risiko terhadap kejadian HIV/AIDS dengan nilai OR 2,100 > 1Kesimpulan dalam penelitian ini dengan menggunakan uji Odds Ratio menunjukkan bahwa perilaku seksual berisiko merupakan faktor risiko kejadian HIV/AIDS,  Penggunaan narkoba jarum suntik merupakan faktor risiko terhadap kejadian HIV/AIDS dan infeksi menular seksual merupakan faktor risiko terhadap kejadian HIV/AIDS.  Saran dalam penelitian ini adalah bagi petugas Puskesmas Biromaru Kabupaten Sigi untuk lebih meningkatkan penyuluhan tentang faktor risiko dalam mencegah HIV/AIDS dengan menganjurkan penggunaan kondom jika ingin melakukan hubungan seksual, serta untuk masyarakat untuk lebih meningkatkan pola hidup sehat dan mencegah faktor pencetus dan merubah gaya hidup yang dapat menyebabkan HIV/AIDSKata Kunci:  Perilaku Seks berisiko, Penggunaan Narkoba Jarum Suntik, Infeksi Menular Seksual, Kejadian HIV/AIDS
HUBUNGAN POLA MAKAN DAN RIWAYAT PENYAKIT DIARE DENGAN STATUS GIZI ANAK BALITA DI DESA KAVAYA KECAMATAN SINDUE KABUPATEN DONGGALA Wisda Angliana; Jamaluddin Sakung; Finta Amalinda
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.281 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.819

Abstract

Masalah gizi pada anak balita dapat memberikan dampak terhadap kualitas sumber daya manusia, sehingga apabila tidak diatasi dapat menyebabkan lost generation. Banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya masalah gizi baik secara langsung maupun tidak langsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan pola makan dan riwayat penyakit diare dengan status gizi anak balita di Desa Kavaya Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala.Penelitian ini di lakukan di Desa Kavaya Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala. Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional dengan sampel sebanyak 52.Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan antara pola makan dengan status gizi anak balita di Desa Kavaya Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala dengan nilai p=0,00 dan ada hubungan antara riwayat penyakit diare dengan status gizi anak balita di Desa Kavaya Kecamatan Sindue Kabupaten Donggala, hal ini di buktikan dengan uji chi-square dengan hasil nilai p=0,00.Peneliti menyarankan agar petugas kesehatan lebih meningkatkan sistem koordinasi dengan pihak Instansi yang terkait untuk meningkatkan informasi yang dibutuhkan khususnya di bidang kesehatan.Kata Kunci : Pola Makan, Riwayat Penyakit Diare, Status Gizi
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W A.R, Asmanur Abdul Hakim Laenggeng Adriyanto Adriyanto Adriyanto Adriyanto, Adriyanto ahmad yani Akram Muhsinin alwi, Tri Rizkiyanti ANCILLA M. Ningsih Angliana, Wisda Aprianus Aprianus Aprianus, Aprianus Arief Muliawan Asriyani, Nadia Atikah Pratiwi Ayu Lestari Badaruddin, Helda F. Bela Safitri Latowale Brahmana, Widya Budiman Budiman Budiman Budiman Darsikin Darsikin Daswati Daswati Daud Karel Walanda Delvi, Delvi Dewi, Eka Diniyah, Wildani Dwi Edwin Ishaq Eka Prasetia Hati Baculu Fatmawati Fatmawati Firdaus Hi Jahja Kunoli Firdaus J Kunoli Firdaus J. Kunoli Firdaus J. Kunoli I Komang Werdhiana Ibrahim, Andi Zuhra Irfan Irvan Prasetio Isdayanti, Isdayanti Ishaq, Edwin Isqaida Ningsih Jamaludin M Sakung Jufri, Muhammad Ali Khamidah Lalusu, Regita Geiananti Y. Latowale, Bela Safitri Majid, Moh. Risno S. Marungkil Pasaribu Masiti, Masiti Meilin Anggreyni Mery Mery Mery, Mery Miswan Miswan Miswan Miswan Miswan Moh. Risno S. Majid Mohammad Jamhari Mohammad Miftahur Rizky Muadz Muadz Muadz, Muadz Muhammad Jufri Muhsinin, Akram Ningsih, ANCILLA M. Nur Afni Nur Afni Nur Rismawati Nureni Nureni, Nureni Olviana Olviana, Olviana Panto, Normin Perabu, Aderina Phalis, Annisa Putri Ana Pontoh, Israwati Rahmi, Ince Revina, Revina Rizka Rizka, Rizka Rizky, Mohammad Miftahur Rusli, Sfandi Rusli, Sfandy Salham, Munir Salham, Munir Sembiring, Rinawati Siti Nur Halimah Slamet Raharjo Sri Hardianti Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sukmawati Sukmawati Sunarsih Sunarsih Syahadat, Dilla Srikandi Wijayanti, Anik Wisda Angliana Wulandari Wulandari Wulandari Wulandari Yasin, Agustina M. Zulfajri Rahman Zulfajri Rahman, Zulfajri Zulhijah