Claim Missing Document
Check
Articles

STIGMA MASYARAKAT TERHADAP KONDISI SOSIAL, KLINIS DAN PSIKOLOGIS PADA KUALITAS HIDUP PENYINTAS TUBERKULOSIS (TB) : LITERATURE REVIEW Panto, Normin; Perabu, Aderina; Brahmana, Widya; Sudirman, Sudirman; Yani, Ahmad; Amalinda, Finta
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.45842

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang hingga kini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat global. Meskipun pengobatan TB dinyatakan berhasil secara klinis, banyak penyintas TB tetap mengalami dampak jangka panjang yang signifikan, baik secara fisik, psikologis, maupun sosial. Salah satu tantangan utama yang dihadapi penyintas TB adalah stigma dari masyarakat yang dapat memperburuk kualitas hidup dan menghambat proses pemulihan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis dampak stigma masyarakat terhadap kondisi sosial, klinis, dan psikologis penyintas TB serta pengaruhnya terhadap kualitas hidup. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA. Data dikumpulkan dari empat basis data ilmiah (Google Scholar, PubMed, Semantic Scholar, dan Science Direct) dengan rentang tahun 2020–2025. Dari total 150 artikel yang ditemukan, delapan artikel dipilih setelah melalui proses penyaringan dan penilaian kelayakan. Sintesis data menunjukkan bahwa stigma terhadap TB muncul dalam berbagai bentuk, termasuk pengucilan sosial, diskriminasi, dan hambatan dalam mengakses layanan kesehatan. Stigma berdampak negatif terhadap kepatuhan pasien terhadap pengobatan, menurunkan keberhasilan terapi, serta meningkatkan beban psikologis seperti kecemasan, rasa malu, dan ketakutan. Perempuan dan kelompok dengan pendidikan rendah merupakan pihak yang paling terdampak. Selain itu, tidak tersedianya kebijakan rehabilitasi pasca-TB secara komprehensif memperburuk kondisi penyintas. Penanganan TB harus mencakup pendekatan multidimensi yang melibatkan edukasi masyarakat, dukungan psikososial, serta penguatan kebijakan berbasis bukti guna mengurangi stigma dan meningkatkan kualitas hidup penyintas TB.
Midwives' Compliance With The Use Of Personal Protective Equipment In Efforts To Prevent Post-Covid-19 In The Klinik Mandiri Bidan Setia Palu City Jufri, Muhammad; Amalinda, Finta; Hardianti, Sri
HUMANUS : Jurnal Sosiohumaniora Nusantara Vol. 1 No. 1 (2023): HUMANUS (Jurnal Sosiohumaniora Nusantara)
Publisher : Yayasan Pengembangan Dan Pemberdayaan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62180/1akv5w86

Abstract

Personal protective equipment (PPE) must be used to avoid work accidents. Midwives have a considerable risk of contracting the disease because midwives have contact with the body fluids of pregnant/mother who gives birth, such as blood and amniotic fluid. The purpose of this research was to determine the compliance of midwives with the use of personal protective equipment in efforts to prevent post-COVID-19 in the Klinik Mandiri Bidan Setia Palu City. This research employs a type of research with a qualitative approach. The number of informants is five informants. The data was collected through in-depth interviews, direct observation, and documentation. The results of this research show that midwives are cheerful and obedient in using personal protective equipment. Midwives have a positive attitude toward using personal protective equipment because PPE is the need of every individual and must be obeyed for the benefit of all. According to Standard Operating Procedure, midwives comply with personal protective equipment. It is recommended that midwives in The Klinik Mandiri Bidan Setia Palu city  always increase awareness of the disease by using complete PPE. 
Literature Review on the Relationship Between Hearing Impairment and Obesity Lalusu, Regita Geiananti Y.; Pontoh, Israwati; Masiti, Masiti; Wijayanti, Anik; Sudirman, Sudirman; Yani, Ahmad; Amalinda, Finta
PROMOTOR Vol. 8 No. 4 (2025): AGUSTUS
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v8i4.1505

Abstract

Hearing loss is a global health problem that can affect aspects of an individual's life, both physically, psychologically and socially. The prevalence of hearing loss continues to increase, particularly in the adult and elderly population. On the other hand, obesity is also a significant public health problem with increasing prevalence in various countries, including Indonesia. Obesity not only affects the cardiovascular system and metabolism, but also has the potential to affect sensory organs, including hearing. This study aims to determine whether there is an association between obesity and hearing loss. This study was conducted in the form of a literature review using the Prisma method using three databases, namely Google Scholar, PubMed, Sciencedirect. The literature to be used must be in English and/or Indonesian, within the last 10 years (2014), and fully accessible. Based on the results of 10 studies, it was found that obesity may increase the risk of hearing loss. In conclusion, obesity is associated with an increased risk of hearing loss. In addition, comorbidities caused by obesity play an important role in the mechanism of hearing loss.
STUDI KASUS PERAN APARAT DESA DALAM MITIGASI BANJIR DAN TSUNAMI DI DESA LOMPIO Rusli, Sfandi; Masiti, Masiti; Badaruddin, Helda F.; Raharjo, Slamet; Amalinda, Finta; Delvi, Delvi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48772

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran aparat desa dalam penanggulangan bencana banjir dan tsunami di Desa Lompio, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan aparat desa, tokoh masyarakat, relawan, serta warga terdampak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aparat desa berperan penting dalam enam aspek utama: pengetahuan dan pengalaman, kesiapsiagaan komunitas, dukungan pemerintah, penyaluran bantuan, sistem peringatan dini, dan penanganan pascabencana. Meskipun terdapat kemajuan, seperti pemanfaatan teknologi informasi dalam sistem peringatan dini dan terbentuknya komunitas penanggulangan bencana, pelatihan kebencanaan masih terbatas pada sosialisasi bersifat informatif. Konflik sosial juga sempat muncul akibat ketimpangan distribusi bantuan. Oleh karena itu, dibutuhkan pelatihan praktis yang berkelanjutan, mekanisme distribusi bantuan yang adil, serta sosialisasi rutin untuk membangun budaya siaga bencana yang kuat di tingkat desa.
PENGARUH EDUKASI MANAJEMEN BENCANA TERHADAP KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT PESISIR PANTAI MENGHADAPI BENCANA Phalis, Annisa Putri Ana; Sukmawati, Sukmawati; Yasin, Agustina M.; Amalinda, Finta; Delvi, Delvi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i3.48814

Abstract

Sulawesi Tengah merupakan wilayah di Indonesia yang memiliki risiko tinggi terhadap bencana gempa bumi dan tsunami akibat keberadaan sesar aktif. Bencana ini menjadi ancaman serius bagi masyarakat, terutama di daerah pesisir. Oleh karena itu, pendidikan manajemen bencana sangat penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh edukasi manajemen bencana terhadap kesiapsiagaan masyarakat di Desa Lompio, Kecamatan Tompe. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain pra-eksperimen dengan satu kelompok, yang meliputi pra uji sebelum dan pasca uji setelah pelaksanaan pendidikan manajemen bencana. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2025 dengan melibatkan 30 responden yang diambil menggunakan teknik Purposive Sampling. Analisis data dilakukan dengan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara pendidikan manajemen bencana dan kesiapsiagaan masyarakat. Dengan demikian hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak. Kesimpulannya, edukasi manajemen bencana berpengaruh positif terhadap peningkatan tindakan dan sikap kesiapsiagaan masyarakat pesisir pantai di Desa Lompio. Saran bagi Puskesmas dan tenaga kesehatan setempat adalah untuk terus mensosialisasikan manajemen bencana guna meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya kesiapsiagaan.
Pengembangan Kelompok Pengrajin Tenun Sarung Donggala Berbasis Gedogan Dengan Pewarnaan Alami Dari Limbah Aman Untuk Kesehatan Di Desa Mekar Baru: Empowering Donggala Sarong Weaving Artisans through Gedogan-Based Techniques with Eco-Friendly Natural Dyes from Health-Safe Waste in Mekar Baru Village Syahadat, Dilla Srikandi; Daswati, Daswati; Amalinda, Finta; Jufri, Muhammad Ali
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i2.812

Abstract

Masalah rendahnya kemandirian ekonomi penenun Donggala, yang dipengaruhi oleh keterbatasan manajemen usaha, alat produksi, dan pemasaran menjadi permasalahan pada kelompok penenun sarung Donggala di Desa Mekar Baru. Kondisi ini menyebabkan rendahnya daya saing produk tenun sarung Donggala dan berpotensi mengancam keberlanjutan warisan budaya. Tujuan kegiatan ini adalah mengembangkan kelompok masyarakat yang mandiri secara ekonomi dan sosial serta meningkatkan keterampilan mitra dalam berwirausaha melalui penguatan kemampuan teknis dan nonteknis. Metode pelaksanaan mencakup pelatihan teknis (peningkatan produksi) dan nonteknis (manajemen pemasaran dan administrasi) menggunakan metode ceramah dan learning by doing. Keberhasilan program diukur melalui indikator peningkatan hasil produksi, persentase peningkatan keterampilan, dan peningkatan pengetahuan berdasarkan kuesioner pra dan pasca pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan 80% mitra mampu mempraktikkan keterampilan mewarnai menggunakan bahan pewarna alami, kapasitas produksi meningkat 60% setelah penggunaan alat tenun baru, dan 70% pengetahuan mitra meningkat terkait pengolahan benang menggunakan bahan alami, manajemen usaha dan pemasaran, namun hanya 20% mitra yang mampu meningkatkan kemampuan pemasaran online dengan menggunakan platform facebook. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas produksi dan kemandirian ekonomi mitra. Untuk keberlanjutan program, PKM menyediakan modal awal dalam bentuk bahan baku untuk tiga kali produksi kain tenun, sehingga pengrajin dapat terus berproduksi, serta dilakukan pengusulan penetapan Desa Mekar Baru sebagai desa binaan.
Analysis of Determinants of Public Health Service Utilization in the Working Area of the West Ampana Health Center, Tojo Una-Una Regency Amita, Tri Mayang; Rajindra, Rajindra; Amalinda, Finta
Jurnal KESANS : Kesehatan dan Sains Vol 5 No 8 (2026): KESANS: International Journal of Health and Science
Publisher : Rifa'Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/kesans.v5i8.631

Abstract

Introduction: Low utilisation of public healthcare services remains a persistent challenge influenced by multiple individual and environmental factors. The Community Health Centre (Puskesmas), as a primary healthcare facility, plays a critical role in improving community health status. Key determinants such as accessibility, culture, family support, and perceptions of illness and services are considered central to understanding patterns of healthcare utilisation. Objective: This study aims to identify and analyse the determinants of public healthcare service utilisation in the working area of the West Ampana Community Health Centre, Tojo Una-Una Regency. Method: A quantitative analytical approach was employed involving 99 respondents selected using Slovin's formula. Data were collected through structured questionnaires and analysed using univariate, bivariate, and multivariate analysis with SPSS. Results and Discussion: Significant relationships were found between accessibility, culture, family support, perceptions of illness and services, and healthcare utilisation (p < 0.005). Multivariate analysis revealed that accessibility and culture were the most dominant influencing factors, indicating that structural and sociocultural barriers substantially limit community engagement with available health services. Conclusion: Healthcare service utilisation is shaped by accessibility, culture, family support, and perceptions of illness and services. Improving culturally sensitive approaches and health education by healthcare workers are essential strategies to enhance service utilisation and optimise primary healthcare engagement at the community level
Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kasus Campak Di Indonesia: Literatur Review Amalinda, Finta; Ilmawati, Ilmawati; Hajar, Hajar; Sudirman, Sudirman; Yani, Ahmad
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v9i2.4356

Abstract

Campak merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia meskipun vaksin efektif telah tersedia, dengan peningkatan kembali kasus dalam beberapa tahun terakhir akibat menurunnya cakupan imunisasi di berbagai wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko yang berhubungan dengan meningkatnya kembali kasus campak di Indonesia melalui pendekatan systematic literature review. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review dengan mengikuti pedoman PRISMA melalui pencarian artikel pada database Science Direct dan Springer. Kriteria inklusi mencakup artikel penelitian asli yang dipublikasikan tahun 2020-2026, bersifat open access, dan berlokasi penelitian di wilayah Indonesia. Dari 1618 artikel yang diidentifikasi, dilakukan proses screening dan seleksi sehingga diperoleh 9 artikel yang memenuhi kriteria untuk dianalisis secara deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa faktor risiko utama yang berhubungan dengan peningkatan kasus campak meliputi status imunisasi tidak lengkap, rendahnya pendidikan orang tua, kepercayaan agama yang mempengaruhi penerimaan vaksin, keterbatasan akses terhadap pelayanan kesehatan, serta adanya kontak dengan penderita campak. Penelitian juga mengidentifikasi bahwa strategi promosi kesehatan yang melibatkan tokoh agama dan pelayanan vaksinasi bergerak merupakan pendekatan efektif dalam meningkatkan cakupan imunisasi. Simpulan penelitian ini adalah meningkatnya kembali kasus campak di Indonesia dipengaruhi oleh berbagai faktor multidimensi yang memerlukan upaya peningkatan cakupan imunisasi melalui penguatan promosi kesehatan, peningkatan akses pelayanan, serta keterlibatan tokoh masyarakat dan agama dalam program imunisasi.
Evaluation of the Toddler Family Development Activity Group Selvie Nofriani Tansile; Finta Amalinda
Journal of Public Health and Pharmacy Vol. 3 No. 3 (2023)
Publisher : Pusat Pengembangan Teknologi Informasi dan Jurnal Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jphp.v3i3.4413

Abstract

The government's effort to overcome growth and development problems in toddlers is to integrate activities for the Toddler Family Development (BKB), Integrated Service Post (Posyandu) and Early Childhood Education (PAUD). The condition of the activities of BKB, Posyandu and PAUD so far seems to run independently so that there is a need for policies to synergize them so that the educational goals of "Indonesian Children are Healthy, Smart, Have High Aspirations and Have Noble Morals" with a holistic dimension. The purpose of the study was to know the evaluation of the Toddler Family Development (BKB) activity group in Kapiroe Village in Palolo District, Sigi Regency. This type of research is a qualitative research to evaluate the group activities of Toddler Family Development (BKB) in Kapiroe Village in Palolo District, Sigi Regency with in-depth interviews with informants and documentation. The results showed that to evaluate the learning itself, if the scope of the family involved cadres, the evaluation was carried out by posyandu activities at the end of the month. The conclusion of this research has been an evaluation of self-learning in the scope of family involving cadres, the evaluation is carried out by posyandu activities at the end of the month. It is expected that government agencies in Kapiroe Village, Sigi Donggala Regency to collaborate more with health agencies, especially regarding KBK information.
Efektivitas Penambahan Sekam Padi Pada Briket Cangkang Kemiri Sebagai Sumber Energi Alternatif: Effectiveness of Adding Rice Husk to Candlenut Shell Briquettes as an Alternative Energy Source Randi Rukmana Putra; Finta Amalinda; Hamidah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i1.4270

Abstract

Konsumsi bahan bakar fosil terus hadapi kenaikan, sedangkan jumlah cadangan terus menjadi menipis, harga yang tidak normal (cenderung terus bertambah) serta isu-isu kalau bahan bakar fosil menimbulkan pemanasan global dan pemicu terbentuknya kehancuran area telah mulai teruji. Energi alternatif dengan menggunakan cangkang kemiri dengan sekam padi merupakan hasil limbah pertanian yang belum dimanfaatkan dan diminimalisir dengan baik. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui efektifitas penambahan sekam padi pada briket cangkang kemiri sebagai sumber energi alternatif. Penelitian ini berjenis eksperimen dengan pengujiannya menggunakan 500ml air hingga mencapai titik didih 100º dalam waktu 5-7 menit. Berdasarkan hasil penelitian efektifitas penambahan sekam padi pada briket cangkang kemiri sebagai sumber energi alternatif yang dilakukan di fakultas kesehatan masyarakat universitas muhammadiyah palu, kedua bahan tersebut diformulasikan menjadi empat campuran, dengan perbandingan 200gram cangkang kemiri murni, 0,25:0,75, 0,50:0,50 dan 0,75:0,25. Keempat formulasi tersebut tidak ada yang bisa mencapai titik didih hingga 100º dalam waktu 5-7 menit. Diharapkan kepada seluruh jajaran instansi-instansi yang bertugas dalam pengelolaan lingkungan untuk bisa memanfaatkan limbah-limbah yang memiliki potensi lebih untuk bisa dijadikan atau dimanfaatkan sebagai bahan yang bisa digunakan. Yang terutama dengan memanfaatkan sampah organik yang bisa dijadikan bahan kreatif seperti briket pada penelitian ini.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W A.R, Asmanur Abdul Hakim Laenggeng Adriyanto Adriyanto Adriyanto Adriyanto, Adriyanto Agustina Gosal ahmad yani Ahmad Yani Akram Muhsinin Alwansyah alwi, Tri Rizkiyanti Amita, Tri Mayang ANCILLA M. Ningsih Angliana, Wisda Aprianus Aprianus Aprianus, Aprianus Arief Muliawan Arifandi Asriyani, Nadia Asti Mayang Pratiwi Atikah Pratiwi Ayu Lestari Badaruddin, Helda F. Bela Safitri Latowale Brahmana, Widya Budiman Budiman Daswati Daswati Delvi Delvi, Delvi Dewi Sugiarti Diniyah, Wildani Dwi Edwin Ishaq Eka Prasetia Hati Baculu, Eka Eka Prastia Hati Baculu Elindawati Tutuf Arif Elsafitri Muin Fatmawati Fatmawati Febrianti Firdaus Hi Jahja Kunoli Firdaus J. Kunoli Firdaus J. Kunoli Hairudin Hajar Hajar Hamidah Helda Badarudin Hindun DJ Usman I Wayan Sugita Ibrahim, Andi Zuhra Ilmawati Ilmawati, Ilmawati Indrawan Irfan Irvan Prasetio Isdayanti, Isdayanti Ishaq, Edwin Isqaida Ningsih Jamaludin M Sakung Jufri, Muhammad Ali Jumiati Borhan Khamidah Lalusu, Regita Geiananti Y. Latowale, Bela Safitri Lita Ulfa Ngaito Majid, Moh. Risno S. Marselia Sandalayuk Masiti, Masiti Mega Fatimah Rosana Mery Mery Mery, Mery Miswan Miswan Miswan Miswan Miswan Moh. Risno S. Majid Mohammad Miftahur Rizky Muadz Muadz Muadz, Muadz Muh. Jufri Muh. Nasir Sakka Muhammad Jufri Muhsinin, Akram Ningsih, ANCILLA M. Nur Afni Nur Afni Nur Rismawati Nur Syafiah Nureni Nureni, Nureni Nurvialam Olviana Olviana, Olviana Panto, Normin Perabu, Aderina Phalis, Annisa Putri Ana Pontoh, Israwati Prayitno Mulani Putrianti Suleman Rahmatia Rajindra Randi Rukmana Putra Resky Aditya Revina, Revina Reyhan Reza Alyani Djiko Rizky, Mohammad Miftahur Rusli, Sfandi Rusli, Sfandy Salham, Munir Salham, Munir Sartika Y Pusi Selvie Nofriani Tansile Sembiring, Rinawati Siti Nur Halimah Siti Nurhaliza Siti Rahma Slamet Raharjo Sri Hardianti Sriyani Oktavia Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sukmawati Sukmawati Sunarsih Sunarsih Syahadat, Dilla Srikandi Tri Eko Tri Septyo Indratno Umi Kalsum Wahyuni Hafid Wijayanti, Anik Wisda Angliana Wulandari Wulandari Wulandari Wulandari Yasin, Agustina M. Zhanaz Tasya Zulfajri Rahman Zulfajri Rahman, Zulfajri Zulhijah