Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN ZAT PEWARNA PADA JAJANAN DI LAPANGAN VATULEMO PALU Wulandari Wulandari; Sudirman Sudirman; Finta Amalinda
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v2i1.831

Abstract

Zat pewarna merupakan suatu benda berwarna yang memiliki afinitas kimia terhadap benda yang diwarnai. Zat warna sintetik merupakan zat warna yang berasal dari zat kimia yang sebagian besar tidak dapat digunakan sebagai pewarna makanan karena dapat menyebabkan gangguan kesehatan terutama fungsi hati didalam tubuh kita. Zat pewarna yang tidak sesuai dengan syarat pemakaian dalam minuman jajanan menjadi salah satu masalah keamanan pangan sehingga dapat merugikan konsumen dari segi kesehatannya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan zat pewarna pada Jajanan di Lapangan Vatulemo Palu.Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan pendekatan Cross sectional study melalui uji Chi-Square. Populasi dalam penelitian ini sejumlah 40 orang dan sampel merupakan total populasi.Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dengan penggunaan zat pewarna pada jajanan dengan nilai p value (0,001) ≤ 0,05. Terdapat hubungan antara sikap dengan penggunaan zat pewarna pada jajanan dengan nilai p value (0,003) ≤ 0,05. Terdapat hubungan antara tindakan dengan penggunaan zat pewarna pada jajanan dengan nilai p value (0,000) ≤ 0,05. Hal ini berarti Ha diterima dan H0 ditolak.Dengan adanya hasil penelitian ini, diharapkan kepada instansi yang terkait untuk meningkatkan pengawasan dan sosialisasi mengenai penggunaan zat pewarna pada jajanan untuk mencegah bahaya penggunaan zat pewarna terhadap kesehatan konsumen. Kepada pedagang untuk menghindari penggunaan zat pewarna pada jajanan yang dijual. Kepada peneliti selanjutnya, diharapkan mengembangkan penelitian ini untuk jenis minuman lainnya. Kata Kunci                           : Pengetahuan, Sikap, Tindakan, Zat Pewarna
EFEKTIFITAS ARANG KULIT SINGKONG (Manihot utilissima) DAN ARANG KULIT UBI JALAR UNGU (Ipomea batata l. poir) DALAM MENURUNKAN KADAR ZAT BESI (FE) PADA AIR SUMUR SUNTIK DI KELURAHAN TALISE KECAMATAN MANTIKULORE KOTA PALU Edwin Ishaq; Munir Salham; Finta Amalinda
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 2 No. 1: Oktober 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.189 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.982

Abstract

ABSTRAKPersyaratan air yang layak konsumsi atau air sehat adalah dapat memenuhi syarat kimia, fisik dan biologi. Salah satu syarat kimia dalam persyaratan kualitas air adalah kandungan Zat Besi pada air sumur suntik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efektivitas arang kulit singkong (Manihot utilissima) dan arang kulit ubi jalar ungu (Ipomea batata l. poir) dalam menurunkan kadar zat besi (fe) pada air sumur suntik di kelurahan talise kecamatan mantikulore kota palu. Penelitian ini merupakan penelitian Experimen Semu dengan menggunakan pendekatan Pre test dan Post test. Penelitian ini berlokasi di dua tempat, yaitu di jalan Sintuvu dan sampel di periksa di Laboratorium Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggah, dan telah dilaksanakan pada bulan Juni 2019. Hasil penelitian menunjukan bahwa arang kulit ubi jalar ungu lebih efektif dibanding arang kulit singkong dalam menurunan kadar besi (Fe) pada air sumur suntik, penggunaan media dengan massa 265 gr dan kapasitas`air 4 liter waktu pengendapan 1 jam, 2 jam dan 3 jam. Dimana semula air sumur suntik memiliki nilai Fe 0,857 mg/l setelah diberi perlakuan arang kulit singkong nilai Fe 0,451 mg/l dan untuk perlakuan dengan arang kulit ubi jalar ungu nilai Fe 0,237 mg/l. Pada pengendapan 3 jam menggunakan arang kulit ubi jalar ungu memberikan hasil yang signifikan menurunkan kadar zat besi. Disarankan bagi masyrakat di jalan Sintuvu Kelurahan Talise Kecamatan Mantikulore Kota Palu, agar metode penyaringan digunakan dan dimanfaatkan bagi masyarakat yang memiliki sumber air bersih yang mempunyai kandungan besi.Kata Kunci: Arang Kulit Singkong, Arang Kulit Ubi Jalar Ungu, Zat Besi (Fe)
Sistem Pengelolaan Limba Medis Covid-19 di UPT. RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah: Covid-19 Medical Waste Management System at.UPT. RSUD Undata Central Sulawesi Province Zulhijah; Nur Afni; Finta Amalinda
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v5i9.2787

Abstract

Limbah medis adalah Limbah Medis padat bahan berbahya dan beracun (B3) adalah semua limbah Rumah Sakit yang berbentuk padat sebagai akibat kegiatan rumah sakit yang terdiri dari limbah infeksius,limbah patologi,limbah bendah tajam,limbah farmasi,limbah sitotoksis,limbah kimiawi,limbah radio aktif,limbah kontainer dan limbah dengan kandungan logam berat yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Sistem Pengelolaan Limbah Medis Covid-19 di UPT. RSUD Undata Sulawesi Tengah.Penelitian ini mengunakan jenis penelitian deskriptif dengan metode atau pendekatan kualitatif, penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei-Juni tahun 2022,dengan Jumlah Informan yaitu 8 Orang,penelitian ini meliputi,pemilahan,pengumpulan,penyimpanan di TPS dan pengangkutan oleh pihak ketiga. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa dalam sistem pengelolaan limbah Medis di Rumah Sakit Undata ,pada proses penyimpanan limbah medis di simpan selama 1 bulan menunggu pengangkutan oleh pihak ketiga yaitu PT.Tenang Jaya Sejahtera.pada proses penyimpanan tidak sesuai dengan Pedoman pengelolaan limbah medis oleh Kementrian Kesehatan tahun 2020 yaitu 2 x 24 jam. Kesimpulan dari hasil penelitian dalam proses penyimpanan di TPS Rumah Sakit UPT. RSUD Undata Sulawesi Tengah tidak sesuai dengan Pedoman Kementrian Kesehatan Tahun 2020 tentang pedoman pengelolaan Limbah Rumah Sakit Rujukan,Rumah Sakit Darurat dan Puskesmas yang Menangani Pasien Covid-19,yang menyatakan tentang penyimpanan sementara limbah medis atau B3 sekurang-kurangnya harus dilakukan pengolahan 2 x 24 jam.
Strategi Pemasaran Jasa Pelayanan Kesehatan di UPTD Puskesmas Mamboro: Marketing Strategy for Health Service at UPTD Puskesmas Mamboro Siti Nur Halimah; Finta Amalinda; Ayu Lestari
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v5i11.2975

Abstract

Bauran pemasaran merupakan salah satu strategi pemasaran untuk menyampaikan informasi secara luas, memperkenalkan suatu produk barang dan jasa. bauran pemasaran yang biasa digunakan adalah 6 P yaitu: Product, Price, Place, Promotion, People, dan Process. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana strategi pemasaran jasa pelayanan kesehatan di UPTD Puskesmas Mamboro. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi pemasaran jasa pelayanan kesehatan menggunakan bauran pemasaran (Marketing mix) di UPTD Puskesmas Mamboro. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa UPTD Puskesmas Mamboro dalam memasarkan produknya menerapkan strategi pemasaran jasa dengan mengembangkan bauran pemasaran atau marketing mix yang terdiri dari enam unsur yaitu produk, harga, tempat, promosi, orang, dan proses. Implikasi dari penelitian ini adalah pada umumnya dapat menjadi referensi dan memberikan sumbangan bagi perkembangan ilmu pengetahuan serta menjadi masukan bagi perusahaan yang mengimplementasikan suatu pemasaran jasa dalam merancang strategi.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepemilikan Jamban Pasca Pemicuan STBM di Desa Tinauka Wilayah Kerja Puskesmas Lalundu Kecamatan Rio Pakava Kabupaten Donggala : Factors Associated with Post STBM Triggering Latrine Ownership in Tinauka Village, Working Area of Lalundu Health Center, Rio Pakava District, Donggala Regency Khamidah; Miswan; Finta Amalinda
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 4: APRIL 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v6i4.3480

Abstract

Desa Tinauka merupakan desa yang berada di Kecamatan Rio Pakava. Desa Tinauka memiliki jumlah penduduk 1.263 jiwa dengan jumlah 480 KK. Data menujukkan Desa Tinauka desa yang kurang memiliki jamban keluarga karena sebagian besar warga melakukan praktik buang air besar sembarangan dengan cara mengalirkan tinja hasil buang air besar dari jamban ke sungai maupun buang air besar langsung di sungai, got, parit, sawah dan kebun. Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kepemilikan jamban pasca pemicuan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Desa Tinauka Wilayah Kerja Puskesmas Lalundu Kecamatan Rio Pakava Kabupaten Donggala. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional yaitu penelitian yang dilakukan untuk mencari hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen dan besar sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 55 KK di Desa Tinauka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan, tingkat pendapatan dan akses air bersih dengan kepemilikan jamban di Desa Tinauka Wilayah Kerja Puskesmas Lalundu Kecamatan Rio Pakava Kabupaten Donggala dengan nilai p value 0,000 (p<0,05). Diharapkan pemerintah Lalundu Kecamatan Rio Pakava selalu meningkatkan sosialisasi tentang kepemilikan jamban keluarga melalui upaya-upaya kesehatan sehingga dapat menambah pengetahuan kepada masyarakat agar memiliki jamban keluarga.
PERBANDINGAN AIR PERASAN DAUN SAMBILOTO (ANDROGRAPHIS PANICULATA NEES) DAN SERAI (ANDROPOGON NARDUS) SEBAGAI DAYA TOLAK NYAMUK AEDES AEGYPTI Olviana, Olviana; Miswan, Miswan; Amalinda, Finta
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 7 No. 1: JUNE 2017
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.988 KB) | DOI: 10.56338/pjkm.v7i1.23

Abstract

Nyamuk Aedes aegypti merupakan serangga vektor penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang berkembang biak pada pemukiman manusia. Penanggulangan dan pencegahannya lebih banyak mengandalkan pada pemutusan rantai penularan melalui pengendalian A.aegypti yang berperan sebagai vektor penular DBD. Penelitian ini bertujuan untuk Perbandingan Air  Perasan Daun Sambiloto (Andrographis paniculata nees)  Dan Serai (Andropogon nardus) Sebagai  Daya Tolak Nyamuk Aedes aegypti. Jenis penelitian ini adalah Eksprimen untuk membandingkan efektitas air perasan tanaman sambiloto (Andrographis paniculata nees) dan serai (Andropogon nardus) sebagai penolak nyamuk Aedes aegypti. Penelitian ini berlokasi di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Palu dan telah dilaksanakan pada bulan Maret 2017. Dari hasil penelitian ini diperoleh hasil jumlah nyamuk yang hinggap pada tangan kanan yang telah diolesi air perasan sambiloto berjumlah 3 ekor nyamuk sedangkan pada tangan kiri yang telah diolesi air perasan serai berjumlah 23 ekor nyamuk. Dengan adanya penelitian ini diharapkan kepada masyarakat agar mampu membuat sendiri inteksida alami di rumah untuk mencegah terjadinya penyakit  DBD yang di sebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti.  Kata Kunci: Perasan daun Sambiloto, daun Serai, Aedes aegypti.
EFEKTIVITAS PEMAKAIAN FILTER BERPORI DAN KARBON AKTIF SEBAGAI MEDIA FILTER DALAM MENURUNKAN POLUTAN AIR PDAM Muliawan, Arief; Amalinda, Finta
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 8 No. 1: JUNE 2018
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1833.026 KB) | DOI: 10.56338/pjkm.v8i1.229

Abstract

Air distribusi PDAM pada umumnya masih mengandung Fe (zat besi) dan Mn (Mangan). Adanya kandungan Fe dan Mn dalam air ditandai dengan adanya perubahan fisis warna air menjadi kecoklatan dan pengendapan setelah air ditampung atau diendapkan pada bak penampungan. Telah dilakukan penelitian tentang pemanfaatan filter berpori dan karbon aktif sebagai media penyaring air PDAM Kota Bontang. Filter yang digunakan ialah 0,5 µm, 0,3µm dan karbon aktif. Pengujian dilakukan dengan penentuan kandungan air pada tiap filter dan menentukan massa endapan yang tersaring selama 7 hari. Hasil yang diperoleh pada saat air langsung diambil dari PDAM diperoleh kandungan besi 1,606 mg/l, mangan 0,157 mg/l dengan kekeruhan 91 NTU. Dengan dialirkan air ini pada filter 0,5 mikron diperoleh penurunan tingkat kandungan besi 1,101 mg/l, mangan 0,141 mg/l dengan kekeruhan 74 NTU. Ditambah lagi dengan penyaringan 0,3 mikron diperoleh penurunan tingkat kandungan besi 0,309 mg/l, mangan 0,083 mg/l dengan kekeruhan 42,49 NTU. Pada filter terakhir dengan penggunaan karbon aktif diperoleh penurunan tingkat kandungan besi 0,066 mg/l, mangan 0,069 mg/l dengan kekeruhan 2,07 NTU. Pada hari ke 4 diperoleh perubahan massa filter 0,5 mikron sejumlah 25 gr dan filter 0,3 mikron sejumlah 4 gr. Sedangkan pada hari ke 7 diperoleh perubahan massa timbangan filter 0,5 mikron sejumlah 53 gr dan filter 0,3 mikron sejumlah 8 gr. Sedangkan pada karbon aktif tidak terjadi perubahan massa selama proses penfilteran. Dari hasil ini menunjukan bahwa penggunaan filter berpori 0,5 mikron, 0,3 mikron dan karbon aktif sangat baik untuk aliran air PDAM yang kurang bersih. 
PENGARUH MEDIA SOSIAL PADA PERKEMBANGAN KESEHATAN MENTAL REMAJA : A LITERATURE RIVIEW A.R, Asmanur; Rusli, Sfandy; Isdayanti, Isdayanti; Sudirman, Sudirman; Yani, Ahmad; Amalinda, Finta
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.44513

Abstract

Media sosial telah menjadi bagian penting dalam kehidupan remaja di era digital ini, mempengaruhi berbagai aspek kehidupan mereka, termasuk hubungan sosial, identitas diri, dan kesejahteraan mental. Dengan semakin berkembangnya platform media sosial, fenomena ini menimbulkan kekhawatiran terkait dampak jangka panjang terhadap kesehatan mental remaja. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial dapat memberikan pengaruh positif maupun negatif, bergantung pada cara penggunaannya. Meskipun media sosial memungkinkan remaja untuk terhubung dan berbagi informasi, penelitian juga menunjukkan adanya hubungan antara penggunaan media sosial yang berlebihan dan meningkatnya risiko gangguan kesehatan mental seperti kecemasan, depresi, dan stres. Oleh karena itu, penting untuk memahami lebih jauh bagaimana media sosial memengaruhi kesehatan mental remaja, serta faktor-faktor yang mempengaruhi dampaknya. Literatur review,dimana artikel dipilih menggunakan metode PRISMA. Artikel internasioanl yang digunakan didapatkan dari fasilitas database online melalui halaman Pubmed, Science Direct dan Google Scholar. Artikel yang diperoleh dipilih berdasarkan publikasi yang diterbitkan dari tahun 2020 sampai 2025 (5 tahun).. Media sosial memberikan dampak negatif dan positif. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial memiliki dampak ganda pada kesehatan mental remaja. Meskipun media sosial dapat memberikan manfaat seperti meningkatkan rasa kebersamaan dan akses informasi, dampak negatif seperti kecemasan, depresi, dan tekanan sosial juga sering terjadi, terutama akibat perbandingan diri dan cyberbullying. Penggunaan media sosial yang berlebihan dapat memperburuk kondisi kesehatan mental remaja.
Analysis of Risk Factors for Heart Failure in Outpatients at The Undata Regional General Hospital, Central Sulawesi Province Afni, Nur; Amalinda, Finta; Asriyani, Nadia
Jurnal Riset Kualitatif dan Promosi Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2025): January 2025
Publisher : Yayasan Sinergi Kawula Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61194/jrkpk.v4i1.773

Abstract

Heart failure is one of the highest causes of death from cardiovascular disease, especially in middle and low income countries. This study aims to analyze the risk factors for heart failure in outpatients at Undata Hospital, Central Sulawesi Province. This study uses an approach case-control with a total sample of 134 respondents, consisting of 67 cases and 67 controls determined through techniques purposive sampling. Primary data was collected through structured questionnaires, while secondary data was obtained from hospital medical records. Data analysis was carried out using univariate and bivariate approaches using tests Odds Ratio (OR) to determine the relationship between independent variables (obesity, physical activity, smoking history) and the incidence of heart failure. The results showed that obesity had an OR of 1.149 (95% CI: 0.553–2.385), physical activity had an OR of 3.436 (95% CI: 1.048–11.273), and smoking history had an OR of 1.446 (95% CI: 0.655–3.194). These findings indicate that physical inactivity is a significant risk factor for heart failure, while obesity and smoking also contribute although not statistically significant. This research emphasizes the importance of preventive intervention on lifestyle factors to reduce the incidence of heart failure in society.
Epidemiology of Mental Health In Adolescents: A Literature Review Of Causes and effective interventions alwi, Tri Rizkiyanti; Sunarsih, Sunarsih; Ibrahim, Andi Zuhra; Sudirman , Sudirman; Yani, Ahmad; Amalinda, Finta
Journal of Public Health Indonesian Vol. 2 No. 1 (2025): MAY-JHH
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/mxa47v96

Abstract

This study aims to examine the prevalence, causes, impacts, and effectiveness of interventions related to mental health disorders among adolescents in Indonesia. Based on data from the WHO and the 2018 Basic Health Research (Riskesdas), mental disorders among adolescents such as depression, anxiety, and behavioral disorders show high prevalence rates. This research also identifies contributing factors at the individual, family, social, and digital levels, and analyzes the long-term impacts of untreated mental health issues. In addition, the effectiveness of various interventions whether school-based, family-based, or digital technology-based is evaluated. The study reveals existing gaps in mental health services, including a lack of professional personnel, social stigma, and limited access in certain areas. The conclusion of this study emphasizes the need to strengthen mental health service capacity and to develop more inclusive and culturally sensitive policies and interventions to address adolescent mental health issues.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W A.R, Asmanur Abdul Hakim Laenggeng Adriyanto Adriyanto Adriyanto Adriyanto, Adriyanto Ahmad Yani ahmad yani Akram Muhsinin Alwansyah alwi, Tri Rizkiyanti ANCILLA M. Ningsih Angliana, Wisda Aprianus Aprianus Aprianus, Aprianus Arief Muliawan Arifandi Asriyani, Nadia Atikah Pratiwi Ayu Lestari Badaruddin, Helda F. Bela Safitri Latowale Brahmana, Widya Budiman Budiman Budiman Budiman Daswati Daswati Delvi, Delvi Diniyah, Wildani Dwi Edwin Ishaq Eka Prasetia Hati Baculu, Eka Elsafitri Muin Fatmawati Fatmawati Firdaus Hi Jahja Kunoli Firdaus J Kunoli Firdaus J. Kunoli Firdaus J. Kunoli Ibrahim, Andi Zuhra Ilmawati Irfan Irvan Prasetio Isdayanti, Isdayanti Ishaq, Edwin Isqaida Ningsih Jamaludin M Sakung Jufri, Muhammad Ali Jumiati Borhan Khamidah Lalusu, Regita Geiananti Y. Latowale, Bela Safitri Majid, Moh. Risno S. Masiti, Masiti Meilin Anggreyni Mery Mery Mery, Mery Miswan Miswan Miswan Miswan Miswan Moh. Risno S. Majid Mohammad Miftahur Rizky Muadz Muadz Muadz, Muadz Muh. Nasir Sakka Muhammad Jufri Muhsinin, Akram Ningsih, ANCILLA M. Nur Afni Nur Afni Nur Rismawati Nureni Nureni, Nureni Nurvialam Olviana Olviana, Olviana Panto, Normin Perabu, Aderina Phalis, Annisa Putri Ana Pontoh, Israwati Rahmi, Ince Revina, Revina Rizka Rizka, Rizka Rizky, Mohammad Miftahur Rusli, Sfandi Rusli, Sfandy Salham, Munir Salham, Munir Sembiring, Rinawati Siti Nur Halimah Siti Nurhaliza Siti Rahma Slamet Raharjo Sri Hardianti Sudirman Sudirman Sudirman Sudirman Sukmawati Sukmawati Sunarsih Sunarsih Syahadat, Dilla Srikandi Wijayanti, Anik Wisda Angliana Wulandari Wulandari Wulandari Wulandari Yasin, Agustina M. Zhanaz Tasya Zulfajri Rahman Zulfajri Rahman, Zulfajri Zulhijah