Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar IPAS Menggunakan Model Problem Based Learning Pada Peserta Didik Kelas IV UPT SDN 02 Sikumbang Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan Tegar Rahmansyah; Esa Yulimarta; Isnaniah; Ernawarnelis; Fitriani
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 2 (2025): GJMI - FEBRUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v3i2.1439

Abstract

Penelitian ini dilakukan karena rendahnya hasil belajar peserta didik dalam proses pembelajaran IPAS, ditandai dengan peserta didik kurang merespon materi pelajaran yang diberikan oleh guru, kurang aktifnya peserta didik dalam mengajukan pertanyaan, mengemukakan pendapat dan berdiskusi bersama teman. Oleh karena itu penelitian ini bermaksud untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik melalui model Problem Based Learning. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan model Problem Based Learning. Subjek penelitian peserta didik kelas IV UPT SDN 02 Sikumbang Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan pada semester I tahun pelajaran 2024/2025. Penelitian menghasilkan data kuantitatif berupa hasil belajar peserta didik dan data kualitatif berupa hasil lembar observasi guru dan peserta didik. Hasil penelitian menunjukan dengan penerapan model Problem Based Learning dalam proses pembelajaran pada siklus I hasil belajar diperoleh persentase 47%. Pada siklus II meningkat dengan persentase ketuntasan 88%. Hasil pengamatan aktivitas guru siklus I diperoleh 90% dan siklus II meningkat menjadi 97%. Kemudian hasil pengamatan aktivitas peserta didik siklus I diperoleh 50% dan pada siklus II diperoleh 92%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut memperlihatkan bahwa penggunaan model Problem Based Learning di kelas IV UPT SDN 02 Sikumbang Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solok Selatan dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran IPAS.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Etnomatematika pada Tari Minangkabau Syafrina Deti; Isnaniah; Afrinaldi; M Imammuddin
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2025): Sains Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v8i1.5339

Abstract

Penelitian ini membahas masalah di kelas VIII MTsS Terpadu Guguak Randah, khususnya LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) yang tidak berbasis budaya. Guru harus membantu siswa mengintegrasikan budaya lokal ke dalam pembelajaran mereka, sesuai dengan sistem pendidikan nasional. Namun, LKPD yang ada tidak sesuai dengan karakteristik siswa, tidak memiliki panduan prosedural, dan tidak memiliki materi pembelajaran, yang mengakibatkan rendahnya keterlibatan dan hasil belajar siswa. LKPD berbasis etnomatematika pada materi Tari Minangkabau direncanakan untuk peserta didik kelas VIII di MTsS Terpadu Guguak Randah pada tahun ajaran 2024/2025. Penelitian dan Pengembangan (R&D) mengikuti langkah-langkah Sugiyono yaitu mengidentifikasi potensi dan masalah, pengumpulan informasi, desain produk, validasi desain, revisi desain, dan uji coba produk. Lembar validasi diperiksa oleh ahli materi, teknologi pendidikan, bahasa, dan budaya untuk menentukan kevalidan LKPD. Saran dan masukan dari para validator menjadi bahan revisi. Kepraktisan diuji dengan menggunakan angket respon peserta didik terhadap penggunaan LKPD. Hasil belajar siswa diuji untuk menilai keefektifan. LKPD yang dikembangkan memiliki validitas sebesar 81,75%, kepraktisan sebesar 90,5%, dan keefektifan sebesar 62,5%. Oleh karena itu, LKPD berbasis etnomatematika ini valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan menawarkan pembelajaran matematika yang kontekstual dan berbasis budaya.
Peningkatan Hasil Belajar Matematika Menggunakan Model Contextaul Teaching and Learning (CTL) berbasis TPACK Pariza, Inestia; Marlia, Ade; Desmaneni; Isnaniah; Ernawarnelis
Journal of Education Action Reseach Vol 8 No 4 (2024): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jear.v8i4.88295

Abstract

Rendahnya hasil belajar matematika peserta didik, Penyebabnya pendidik belum menerapkan model pembelajaran yang tepat. Metode pembelajaran yang digunakan di kelas cenderung konvensional dan kurang memanfaatkan teknologi serta pendekatan yang relevan dengan kebutuhan siswa. Tujuan penelitian untuk meningkatkan hasil belajar dengan menggunakan model Contextual Teaching and Learning (CTL) berbasis TPACK.  Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes, pengamatan dan dokumentasi. Sedangkan Teknik analisis data yang digunakan yakni data kuantitatif dan data kualitatif. Setelah dilakukan penelitian, peneliti berhasil meningkatkan hasil belajar. Hasil utama dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) berbasis TPACK secara signifikan meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IV B. Nilai rata-rata siswa mengalami peningkatan yang konsisten dari kondisi awal (pra-siklus) hingga pelaksanaan tindakan (siklus I dan siklus II). Selain itu, pendekatan ini berhasil meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, di mana siswa menjadi lebih aktif dalam diskusi, pemecahan masalah, dan penggunaan teknologi sebagai alat bantu belajar. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) berbasis TPACK dapat menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar. Dengan mengintegrasikan teknologi, pedagogi, dan konten pembelajaran, guru dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan relevan bagi siswa.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran IPAS Menggunakan Model Problem Based Learning (PBL) Berbasis TPACK Di Kelas V SDN 15/III Tanjung Pauh Mudik Kabupaten Kerinci Yordian; Ade Marlia; Desmaneni; Isnaniah; Ernawarnelis
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 3 (2024): GJMI - MARET
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i3.376

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS kelas V SDN 15/III Tanjung Pauh Mudik Kabupaten Kerinci. Tujuan dari penelitian ini untuk meningkatkan hasil belajar melalui model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) berbasis TPACK. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian adalah peserta didik kelas V SDN 15/III Tanjung Pauh Mudik Kabupaten Kerinci pada semester I tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini dilakukan selama II siklus, masing-masing siklus terdiri dari 3 kali pertemuan. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik pada siklus I diperoleh persentase ketuntasan sebesar 60.0% dan siklus II meningkat menjadi 93.3% terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 33.3%. Hasil pelaksanaan observasi guru pada siklus I diperoleh persentase 71.1%, dan meningkat pada Siklus II menjadi 93.3% terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 22.2%. selain itu, hasil pelaksanaan observasi peserta didik juga mengalami peningkatan, yakni dari 65.4% pada siklus I dan 92.9% pada siklus II terjadi peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 27.5%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning (PBL) berbasis TPACK dapat meningkatkan proses dan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran IPAS di kelas V SDN 15/III Tanjung Pauh Mudik Kabupaten Kerinci.
Peningkatan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila Menggunakan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) Di kelas VI SD Negeri 24 Lundang Kabupaten Solok Selatan Puti Hijratunnisa; Esa Yulimarta; Lili Ratnasari; Isnaniah; Yosi Lara Jenita
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 2 (2025): GJMI - FEBRUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v3i2.1359

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya hasil belajar pendidikan Pancasila peserta didik di kelas VI SD Negeri 24 Lundang Kabupaten Solok Selatan. Solusi dari masalah tersebut adalah menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL). Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar Pendidikan Pancasila peserta didik di kelas VI SD Negeri 24 Lundang. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VI SD Negeri 24 Lundang pada semester I tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus, masing-masing siklus 2 pertemuan, yang terdiri dari alur perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi.  Penelitian ini berhasil meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila peserta didik kelas VI. Pada siklus I diperoleh persentase 44,44% dan siklus II meningkat menjadi 83,32% dengan peningkatan sebesar 38,88%. Proses pembelajaran siklus I pada aktivitas guru 61,10% dan pada siklus II meningkat menjadi 83,33%. Pada aktivitas peserta didik siklus I diperoleh 55,55% dan pada siklus II meningkat menjadi 77,77%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) berhasil terlihat pada peningkatan proses dan hasil belajar Pendidikan Pancasila peserta didik kelas VI SD Negeri 24 Lundang Kabupaten Solok Selatan.
Assisting The Formation of English Club Extracurricular Activities at Garuda Junior High School Fadhilah Hamid, Syifa; Isnaniah; Agus Mulyana
International Journal Of Community Service Vol. 2 No. 1 (2022): February 2022 (Indonesia - Malaysia - Philippines)
Publisher : CV. Inara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51601/ijcs.v2i1.70

Abstract

Based on the results of the observation of need analysis on students of Garuda Junior High School Tangerang, it shows that students' interest in learning English in class is very minimal and their English skills such as Speaking, Reading, Writing, Listening are still relatively low. The result of the questionnaire shows that students need to learn English not only inside the classroom but also outside the classroom to encounter the lack of their understanding towards English lesson. Online learning during the pandemic also has an impact on students, so that they find it difficult to understand the materials provided by the teacher. Thus, learning English does not run smoothly. Therefore, based on the problems mentioned above, the lecturers of English Departement of Faculty of Education and Teacher Training, Syekh Yusuf Islamic University (UNIS) were intended to provide assistance in the formation of English Club activities to improve students' English skills at SMP Garuda Tangerang. The facilitators used a combination theory and application methods. In general, this activity was carried out through three stages (1) the planning stage (plan), (2) the implementation stage (do), and (3) the reflection stage. The educative workshop and training on the formation of English Club was held at SMP Garuda Tangerang. The workshop are very helpful for the school to actually know about the concept of English Club extracurricular. And, the students also gave positive responses towards the activity and seemed interested in joining the English Club extracurricular.
Kemampuan Berpikir Reflektif Matematis dalam Menyelesaikan Soal Pemecahan Masalah Matematika Annisa, Annisa; Isnaniah; Aprison, Wedra; M. Imamuddin
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2025): Integrasi Matematika, Teknologi, dan Budaya dalam Pendidikan dan Aplikasi Terap
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v8i1.5331

Abstract

This research was motivated by observations at SMP Negeri 7 Bukittinggi. The observation results show that there are still many VII grade students who have low mathematical reflective thinking skills. One of the reasons for the low mathematical reflective thinking ability of students is because they are not accustomed to working on non-routine problems that contain indicators of mathematical reflective thinking ability. The purpose of this study was to describe the mathematical reflective thinking ability of students in class VII.2 SMP Negeri 7 Bukittinggi in the 2024/2025 academic year in solving mathematical problems. This type of research is descriptive quantitative used to provide a clear picture of the level of student ability in mathematical reflective thinking. The research subjects were students of class VII.2 who had been selected through purposive sampling technique and data collection using instruments in the form of mathematical problems solving tests designed to measure indicators of reflective thinking. The results showed that students' ability in mathematical reflective thinking was still concerning. Only 14.29% of students are in the sufficient category, 50% in the low category, and 35.71% in the very low category based on the results of the data analysis that has been done. The overall average of students in mathematical reflective thinking is 58.8%, which is included in the low category. This shows that most students have difficulty identifying what is known and asked in the problem (reacting), comparing and connecting old problems with new problems (comparing/elaborating), and reflecting and re-evaluating their answers before drawing conclusions (contemplating).
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Etnomatematika pada Tari Minangkabau Syafrina Deti; Isnaniah; Afrinaldi; M Imammuddin
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 1 (2025): Integrasi Matematika, Teknologi, dan Budaya dalam Pendidikan dan Aplikasi Terap
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v8i1.5339

Abstract

Penelitian ini membahas masalah di kelas VIII MTsS Terpadu Guguak Randah, khususnya LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) yang tidak berbasis budaya. Guru harus membantu siswa mengintegrasikan budaya lokal ke dalam pembelajaran mereka, sesuai dengan sistem pendidikan nasional. Namun, LKPD yang ada tidak sesuai dengan karakteristik siswa, tidak memiliki panduan prosedural, dan tidak memiliki materi pembelajaran, yang mengakibatkan rendahnya keterlibatan dan hasil belajar siswa. LKPD berbasis etnomatematika pada materi Tari Minangkabau direncanakan untuk peserta didik kelas VIII di MTsS Terpadu Guguak Randah pada tahun ajaran 2024/2025. Penelitian dan Pengembangan (R&D) mengikuti langkah-langkah Sugiyono yaitu mengidentifikasi potensi dan masalah, pengumpulan informasi, desain produk, validasi desain, revisi desain, dan uji coba produk. Lembar validasi diperiksa oleh ahli materi, teknologi pendidikan, bahasa, dan budaya untuk menentukan kevalidan LKPD. Saran dan masukan dari para validator menjadi bahan revisi. Kepraktisan diuji dengan menggunakan angket respon peserta didik terhadap penggunaan LKPD. Hasil belajar siswa diuji untuk menilai keefektifan. LKPD yang dikembangkan memiliki validitas sebesar 81,75%, kepraktisan sebesar 90,5%, dan keefektifan sebesar 62,5%. Oleh karena itu, LKPD berbasis etnomatematika ini valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan menawarkan pembelajaran matematika yang kontekstual dan berbasis budaya.
Teaching Experiences in Kampus Mengajar Batch 6: EFL Case Study at South Kalimantan Indonesia Kamalia, Niska; Isnaniah; Yuliani, Novi Dwi
English Education:Journal of English Teaching and Research Vol 10 No 1 (2025): English Education
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jetar.v10i1.23717

Abstract

This studywas conducted to explore and understand the experiences of students in joining and undergoing the Kampus Mengajar program at schools in South Kalimantan Province and their experience in teaching English during their participation on that program. This research employed a qualitative approach in case study method with twelve participants who were university students in South Kalimantan Province who took part in Kampus Mengajar Batch 6 Program. The main source of data was an online open-ended questionnaire within thirty-one questions and documentation in form of pictures from participants as evidence that related to the research information. The data were analysed by using the thematic analysis, using two theories; the Experiential Learning Theory and Adult Learning Theory. The finding show that the program involved three preparatory stages, including registration, selection, and pre-assignment processes, before students were deployed to schools. Participants conducted school surveys to assess the condition of facilities, teacher quality, and student comprehension. While most participants did not encounter major challenges, those who did were able to develop both hard and soft skills. Regardless of their academic backgrounds, the participants displayed strong enthusiasm for teaching English and used creative methods to enhance student engagement. The program enabled them to apply their academic knowledge in real teaching environments, contributing over three hours of instruction per week. The data revealed that most of the respondents identified the substantial positive effects of Kampus Mengajar Batch 6, particularly in stimulating change in students' literacy and numeracy skills. Meanwhile, the program encouraged substantial contributions to the Indonesian education system, with the respondents asserting transformative influences on their professional development as well as on the institutional capacity of partner schools.
Development of Student Worksheets (LKPD) Based on the Scientific Approach in Mathematics Learning for Grade VIII at MTsN 3 Agam in the 2023/2024 Academic Year Sri Devi Hasani, Sri Devi Hasani; Isnaniah; Arifmiboy; M.Imamuddin
The Future of Education Journal Vol 4 No 5 (2025)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i5.530

Abstract

This research is motivated by the problems identified in Grade VIII of MTsN 3 Agam, namely the lack of teaching materials and the use of student worksheets (LKPD) that are not yet based on the scientific approach. The existing LKPDs at the school are publisher-produced and do not align with the characteristics of the students, making it difficult for them to understand the mathematics material being taught. This study is a development research or Research and Development (R&D) using the ADDIE development model. The research steps carried out include the analysis, design, development, implementation, and evaluation stages. Based on the development research conducted, the resulting LKPD has a validity level categorized as very valid at 82.727%, a practicality level categorized as very practical at 83.74%, and an effectiveness level categorized as very effective at 80.64%. Therefore, it can be concluded that the LKPD based on the Scientific Approach in Mathematics Learning for Grade VIII of MTsN 3 Agam that was developed is valid, practical, and effective.