Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Teknologi Tepat Guna Mesin Pencuci Porang untuk Meningkatkan Produktivitas Petani Porang di Desa Morang, Kare, Madiun: Indonesia Irawaty, Wenny; Hadi; Wijaya, Christian Julius; Indrawati, Chatarina Dian; Anggorowati, Adriana Anteng; Soetaredjo, Felycia Edi; Santoso, Shella Permatasari; Ismadji, Suryadi; Yuliana, Maria; Ernest, Edward H; Wardhani, Rinda; Afendi, Yulius; Panjaitan, Imelda
Jurnal Abdimas Madani dan Lestari (JAMALI) Volume 06, Issue 01, Maret 2024
Publisher : UII

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/jamali.vol6.iss1.art9

Abstract

Recently, the productivity of porang tuber-based products has been growing well, especially after the Indonesian Government released a policy to prohibit the export of porang plants and their harvested products. One of the porang-based products is in the form of chips. Before processing, the porang tubers must be washed thoroughly to remove soil/dirt from the surface. The conventional washing process of each tuber can take up to 3-5 minutes. Therefore, the purpose of this activity is to design and manufacture porang washing equipment based on centrifuge washing model with rubber vibration. Four stages to carried out the program, i.e. designed and manufactured the washing machine, run the machine in laboratory, training activities to the porang farmers, and evaluation process. From the observation to porang farmers as our partner during the activity, it can be seen that the partners can operate the washing machine well. The results show that the washing process of porang tuber using this technology can save the washing time up to 90% compared to the conventional washing. The surface cleanliness of porang tubers resulted from the developed washing machine is the same as the conventional one. The noise level of the machine has met the requirement of Indonesian Government. It is clear that the usage of  the machine can increase the production capacity of products-based porang tuber. In addition, the use of this technology may promote a more comfortable and healthy work environment due to ergonomic reason, however, based on RULA analysis, the machine is still need to be improved in the future. Overall, the partners were satisfied with this activity and expected to have further programs in the future.
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN MODEL BISNIS CANVAS PADA UNIT BISNIS PAKAN TERNAK BUMDES DHARMA PITALOKA DESA CURAH COTTOK SITUBONDO Rachmawati, Dyna; Joewono, Andrew; Anggorowati, Adriana Anteng
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i2.1534

Abstract

BUMDes Dharma Pitaloka is a business entity owned by Curah Cottok village, Kapongan District, Situbondo Regency. Since the Covid-19 pandemic, BUMDes income has decreased from both transportation and educational tourism businesses called Cottok Innovations Park (CIP). This encouraged the management of BUMDes Dharma Pitaloka to diversify its business by establishing a new business unit, namely animal feed. This animal feed has as its main raw material shrimp heads which are waste from a shrimp export company located near the village of Curah Cottok. The aim of this activity to prepare for the establishment of this animal feed business unit at BUMDes Dharma Pitaloka. Preparing a business plan is one aspect that must be prepared by the animal feed business unit. The implementation method is mentoring carried out in 2 ways, namely: tutorials and independent activities. The tutorial was carried out using a zoom meeting and video tutorial on filling out the business model canvas. The independent activity is the preparation of a business plan using a canvas model by 2 BUMDes administrators. This mentoring activity produces an output, namely a business plan for the animal feed business unit. This canvas model business plan is apparently easy to understand for BUMDes administrators who will be in charge of the animal feed business unit. This concludes that this mentoring activity is quite effective because it can produce output. This canvas model business plan will be used by the management of BUMDes Dharma Pitaloka in carrying out operational activities of the poultry feed business unit.
Analisis Penerapan Total Productive Maintenance (TPM) Dengan Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) Pada Mesin Press Tri Ngudi Wiyatno; Adriana Anteng Anggorowati; Suratno Lourentius; Dwi Indra Prasetya
Widya Teknik Vol. 25 No. 1 (2026): May
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini dirumuskan masalah tentang bagaimanakah penerapan Total Productive Maintenance (TPM) pada mesin Press. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa penerapan TPM pada mesin Press, menganalisa faktor yang mempengaruhinya dan memberikan rekomendasi tindakan perbaikan untuk meningkatkan efisiensi mesin. Pengukuran kinerja mesin Press ini  dilakukan dengan menggunakan metode perhitungan Overall Equipment Effectiveness (OEE). OEE adalah salah satu aplikasi progam TPM dan merupakan suatu metode perhitungan nilai efisiensi kinerja suatu proses/peralatan. Dari hasil perhitungan nilai OEE, diperoleh rata-rata OEE dari bulan Juli 2024 sampai September 2024 sebesar 83,12%. dengan nilai terendah pada Performance Rate yaitu sebesar 86,83%, Selanjutnya mengidentifikasi akar permasalahan yang menyebabkan Performance rate rendah dengan menggunakan diagram Fishbone. Setelah diketahui akar permasalahannya, langkah selanjutnya menentukan tindakan perbaikan untuk meningkatkan efisiensi mesin Press tersebut.
DISEMINASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA ALAT PENGOLAH MINYAK JELANTAH MENJADI BIODIESEL BAGI MASYARAKAT KECAMATAN JAMBANGAN SURABAYA Retnoningtyas, Ery Susiany; Gunawan, Ivan; Putro, Jindrayani Nyoo; Puspitasari, Nathania; Joewono, Andrew; Anggorowati, Adriana Anteng; Santoso, L. M. Hadi; Yuliana, Maria; Yunita, Theresia Laurensia
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i1.20265

Abstract

Abstrak: Minyak goreng bekas pakai atau minyak jelantah merupakan salah satu limbah rumah tangga terbesar di Indonesia. Minyak jelantah yang dibuang sembarangan dapat mencemari lingkungan. Masyarakat di kecamatan Jambangan, kota Surabaya sangat menyadari dampak buruk dari pencemaran minyak jelantah terhadap lingkungan. Karena itulah diinginkan mengolah minyak jelantah yang telah dikumpulkan sebagai bahan bakar biodiesel. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Jambangan agar tidak membuang secara sembarangan limbah minyak jelantah sehingga dapat menurunkan jumlah limbah minyak jelantah yang dibuang ke lingkungan. Metode kegiatan yang dilaksanakan adalah melakukan edukasi berupa pemberian materi dan praktek cara mengubah limbah minyak jelantah menjadi biodiesel menggunakan alat pengolah minyak jelantah. Untuk memudahkan pengoperasian alat pengolah minyak jelantah ini, didampingi dengan manual penggunaannya yang disusun menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh masyarakat sehingga dapat belajar secara mandiri. Mitra yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Jambangan dan masyarakat kelurahan Karah, kecamatan Jambangan. Hasil dari aktivitas ini, masyarakat kecamatan Jambangan Surabaya dapat mempraktekkan langsung proses pengolahan minyak jelantah menjadi biodiesel. Bahkan dalam hasil evaluasi kuesionernya, mayoritas yaitu sebanyak 72% ingin mengikuti kompetisi di wilayahnya dengan memanfaatkan alat pengolah minyak jelantah ini. Hal ini tentunya menunjukkan apresiasi yang luarbiasa terhadap kegiatan abdimas ini.Abstract: Used cooking oil residue or known as ‘jelantah’ oil is one of the largest household wastes in Indonesia. Used cooking oil residue that is thrown away carelessly can pollute the environment. People in Jambangan sub-district, Surabaya city are very aware of the negative impact of used cooking oil pollution on the environment. That's why it is desirable to process the collected ‘jelantah’ oil as biodiesel fuel. The aim of this community service is to increase awareness of the Jambangan community not to carelessly dispose of used cooking oil waste so that it can reduce the amount of used cooking oil waste that is thrown into the environment. The method of activity is to provide education in the form of providing material and practice on how to convert used cooking oil waste into biodiesel using used cooking oil processing equipment. To make it easier to operate this used cooking oil processing tool, it is accompanied by a manual for its use which is prepared using language that is easy for the public to understand so that they can learn independently. The partners involved in this activity are the Jambangan Community Social Workers Association (IPSM) and the community of Karah - Jambangan sub-district. As a result of this activity, the people of Jambangan Surabaya sub-district can directly practice the process of ‘jelantah’ oil into biodiesel. Even in the results of the questionnaire evaluation, the majority, namely 72%, wanted to take part in competitions in their area using this used ‘jelantah’ oil processing equipment. This certainly shows extraordinary appreciation for this community service activity.
Usaha Peningkatan Pengetahuan Satuan Pengaman Kampus dengan Budidaya Ikan Lele dalam Ember Menggunakan Tenaga Surya di Kampus Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya Andrew Joewono; Yohanes Harimurti; Adriana Anteng Anggorowati; Wenny Irawaty; Ivan Gunawan
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 2 (2026): AGUSTUS 2026
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v5i2.8106

Abstract

Program pengabdian pada masyarakat merupakan kegiatan implementasi langsung kepada masyarakat dari hasil-hasil penelitian yang pernah dilakukan, dengan tujuan menyelesaikan pendekatan permasalahan pada mitra masyarakat, serta memberikan pengalaman langsung bagi dosen dan mahasiswa dalam berinteraksi bersama dengan masyarakat, dengan harapan dapat mengaplikasikan ilmu pengetahuan, teknologi, soft-skills dan hard-skills untuk berkolaborasi dengan mitra dalam membangun masyarakat. Permasalahan mitra: (1) bagaimana cara membuat usaha yang dapat dikelola keluarga untuk meningkatkan perekonomian pada lahan terbatas, (2) bagaimana para pembudidaya memiliki keterampilan menata kelola keuangan, dengan mengatur aliran keuangan dalam menjalankan usaha budidaya ikan lele, serta dapat mengatur siklus produksi budidaya serta pengolahan hasil panen ikan lele dengan teratur. Kegiatan mempunyai manfaat bagi kelompok mitra dan UKWMS: (a) Bagi kelompok mitra, akan mengalami peningkatan pendapatan dengan adanya hasil budidaya, dengan harapan dapat memberikan dampak positif, secara non finansial, kelompok mitra dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi usaha mikro dilingkungannya; (b) Bagi UKWMS, memperdalam jejaring binaan kelompok mitra serta usaha mikro sebagai mitra kerja fungsionalnya. Kegiatan ini dapat memberikan keahlian dan pengalaman pembelajaran diluar kampus bagi mahasiswa. Luaran kegiatan, menghasilkan keuntungan sebesar Rp. 285.000,-/ periode, 2 bulan, dalam tahap awal pelaksanaan dengan memasukkan bibit lele 300 ekor.