Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Peran Kepemimpinan Visioner Dalam Menyatukan Visi Perencanaan Wilayah Barat Ibu Kota Nusantara Michael Mahagaputra Pandia; Herman Herman; Adrian K Tarigan; Anju Bherna D Nainggolan
Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul Vol. 3 No. 4 (2025): Volume 3 Nomor 4 Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/pmsdu.v3i4.1706

Abstract

Ibu Kota Nusantara (IKN) adalah program prioritas nasional yang bertujuan untuk mendorong pemerataan pembangunan dan mengurangi ketimpangan ekonomi di Indonesia. Pembangunan tahap satu Kawasan Inti Pusat Pemerintahan sudah selesai dan dilanjutkan ke tahap kedua. Salah satu wilayah pendukung yang berperan strategis menjadi wilayah pendukung adalah Wilayah Perencanaan Barat. Pengembangan wilayah ini melibatkan berbagai sektor dengan kepentingan dan fungsi yang berbeda, sehingga diperlukan pendekatan kepemimpinan visioner untuk menyatukan visi pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepemimpinan visioner dalam penyatuan visi multisektor pada perencanaan pengembangan Wilayah Perencanaan Barat Ibu Kota Nusantara. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui hasil penyelidikan lapangan, laporan penyelidikan oleh konsultan, dan kegiatan rapat koordinasi daerah yang melibatkan multisektor pusat, daerah, swasta, dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan visioner menjadi kunci untuk menyatukan visi lintas sektor dalam menjawab berbagai tantangan implementasi kebijakan pengembangan kota. Dalam penerapannya kepemimpinan visioner memiliki hambatan tersendiri seperti ketidaksesuaian regulasi, perbedaan fungsi kerja tiap sektor, dan kesenjangan antar sektor. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan kepemimpinan visioner yang didukung oleh kolaborasi multisektor dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam penyatuan visi perencanaan kota yang layak huni dan berkelanjutan di Wilayah Perencanaan Barat Ibu Kota Nusantara.
Kepemimpinan Visioner Kaitannya Dengan Bantuan Sosial (Bansos): Inisiatif Pengabdian Masyarakat Di Kantor Camat Bandar Huluan Nana Soraya; Herman Herman; Anju Bherna D Nainggolan; Diana Florenta Butarbutar
Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul Vol. 3 No. 4 (2025): Volume 3 Nomor 4 Tahun 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/pmsdu.v3i4.1750

Abstract

Hubungan antara kepemimpinan visioner dan Bantuan Sosial (Bansos) terletak pada bagaimana pemimpin melihat Bansos sebagai alat strategis untuk mencapai tujuan jangka panjang, yaitu kemandirian ekonomi masyarakat, bukan sekadar bantuan jangka pendek. Selain itu, sesuai dengan Visi 2024-2025 (Pemerintahan Prabowo-Gibran): Pemerintah berkomitmen untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas program bansos seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), PKH, BPNT, dan Program Indonesia Pintar (PIP), dengan fokus pada keberlanjutan dan penyaluran yang tepat sasaran. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik kegiatan meliputi ceramah interaktif, diskusi partisipatif, dan berbagi pengalaman. Pelaksanaan kegiatan dilakukan pada hari Kamis, 11 Desember 2025, pukul 10.00 WIB, bertempat di Balai Nagori Tanjung Hataran Kecamatan Bandar Huluan kabupaten Simalungun, dengan Nara sumber : Nana Soraya,SE ( Selaku Kasi Kessos ) . Dari kegiatan ini bisa diambil kesimpulan bahwa bansos yang dikelola dengan kepemimpinan visioner tidak menciptakan "mental bansos", melainkan menjadi jembatan menuju kemandirian ekonomi. Kepemimpinan visioner memastikan bansos menjadi bagian dari struktur perlindungan sosial yang kokoh dan berkelanjutan.