Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Komunikasi matematis siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe memeriksa berpasangan Nur Rachmawati, Lelly; Muhammad, Ilham; Sugianto, Rahmad; Choirudin, Choirudin
Bulletin of Educational Management and Innovation Vol. 1 No. 2 (2023): Bulletin of Educational Management and Innovation
Publisher : Rafandha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56587/bemi.v1i2.75

Abstract

Mathematical communication is one of the abilities that needs to be improved considering the number of studies that still show low students' mathematical communication skills. The purpose of this study was to describe students' mathematical communication through a cooperative learning model of the type of checking in pairs. This type of research is descriptive research with a qualitative approach. The research subjects were 10 students of class VII. The research instrument was a test question sheet which contained material on a system of linear equations with one variable in the number of 2 questions. The research steps are preparation, implementation and drawing conclusions. Preparation was carried out by studying literature and compiling research instruments. Implementation, carried out by carrying out learning and collecting data. Conclusions are drawn based on analysis through the stages of reduction, presentation, and drawing conclusions. The research findings show that students are able to write down mathematical situations by writing down the known information and being asked questions. . Students are able to write down ideas well in determining the value of variable x in a given problem.
Teori Vygotsky: Kajian bibliometrik penelitian cooperative learning di sekolah dasar (1987-2023) Muhammad, Ilham; Darmayanti, Rani; Sugianto, Rahmad; Choirudin
Bulletin of Educational Management and Innovation Vol. 1 No. 2 (2023): Bulletin of Educational Management and Innovation
Publisher : Rafandha Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56587/bemi.v1i2.78

Abstract

Vygotsky's theory and its application in cooperative learning in primary schools have significant importance in the educational context. Cooperative learning is student-centered learning with the hope that students will find it easier to find and understand concepts from material or a problem by discussing it with their group mates. The aim of this study is to examine the research landscape related to cooperative learning of elementary school students from 1987 to 2023. The method used is descriptive bibliometric analysis. Source of data obtained from the Scopus database. This study used a panel method that refers to the PRISM (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) protocol. Based on the initial search, 163 articles related to cooperative learning were obtained, The result  show that The new themes in this research are problem solving, game-based learning, collaborative learning, and learning. Cooperative learning keywords are not directly connected with social behavior, human, gender, controlled study and behavior disorder. The focus of research in this field is, 1) teaching, problem solving, and e-learning; 2) human, gender, and student. 
The Effectiveness of Independent Learning on Student Mathematical Learning Outcomes in Online Learning Rizki, Nopia; Darmayanti, Rani; Sugianto, Rahmad; Choirudin; Muhammad, Ilham
Jurnal Dimensi Matematika Vol 6 No 02 (2023): JURNAL DIMENSI MATEMATIKA
Publisher : Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jdm.v6i02.7709

Abstract

Learning independence is something that plays a very important role in improving student learning outcomes, so that both educators and other parties must pay attention to the learning independence possessed by students. This study aims to determine the effectiveness of student learning independence on learning outcomes in online learning. The method used in this research is SLR (Systematic Literature Review). In this study identification, assessment, and description of the results of the research will be carried out. In this study the researcher will review and systematically identify articles/journals which at each stage are in accordance with what has been determined. Data was collected through documenting journals obtained in literature studies. The number of journals reviewed by researchers is 10 accredited national journals related to the chosen theme, sourced from Google Scholar and Mendeley. These journals are selected based on certain criteria to obtain relevant data. These criteria include (1) there is the name of the author, (2) there is a research title, and (3) Relevant. Based on the literature review that has been done, that student learning independence has an important role in improving learning outcomes, especially in today's online learning. Learning independence has a positive influence on student learning outcomes in online learning.
Conquering IMO Problems in Brazil by Recognizing the Didactic Situation, Mathematics Teachers Must Know! Santiago, Paulo Vitor da Silva; Darmayanti, Rani; Sugianto, Rahmad
Assyfa Learning Journal Vol. 1 No. 2 (2023): Assyfa Learning Journal
Publisher : CV. Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/alj.v1i2.60

Abstract

Siswa Brasil, berkat kepiawaiannya dalam menaklukkan melalui strategi dan teknik dalam memecahkan masalah dalam soal, telah membuat mereka terkenal di International Mathematical Olympiad (IMO). Ini mengakibatkan keikutsertaannya dalam berbagai kompetisi dengan penghargaan seperti medali dan sebutan kehormatan. Karya ini bertujuan untuk menyajikan guru matematika dengan Situasi Didaktik Olimpiade internasional untuk mengajar di sekitar segitiga apa pun dengan dukungan perangkat lunak GeoGebra. Untuk itu Rekayasa Didaktik digunakan sebagai jalur metodologis dalam empat fase (analisis pendahuluan, desain dan analisis apriori, eksperimentasi, estimasi posteriori, dan formulasi) dan diorganisasikan ke dalam empat tahap Teori Situasi Didaktik. Akhirnya, seseorang dapat menyimpulkan hubungan dalam bidang epistemik matematika dari model yang dibangun dengan alat GeoGebra melalui pengetahuan representasi geometrisnya ketika mempertimbangkan penyisipan titik-titik penting dari sebuah segitiga. Selain itu, perlu disebutkan bahwa Circumcenter Teaching dibahas dalam pengalaman didaktis selama pandemi Covid-19 melalui proposisi tentang Olimpiade. Dan dapat dipahami bahwa Rekayasa Didaktik berdasarkan Teori Situasi Didaktik memungkinkan transposisi didaktis model matematika non-trivial.
Urgensi Kebutuhan Komik: Desain Pengembangan Media Matematika Berwawasan Kearifan Lokal di Medan Fauza, M. Ruskhan; Baiduri, Baiduri; Inganah, Siti; Sugianto, Rahmad; Darmayanti, Rani
Delta-Phi: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 2 (2023): Delta-Phi: Jurnal Pendidikan Matematika (August)
Publisher : CV. Bimbimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/dpjpm.v1i2.41

Abstract

Kurikulum sekolah menengah dalam pembelajaran matematika Indonesia saat ini lebih menitikberatkan pada aspek emosional sebagai hasil pembelajaran siswa terhadap keberlanjutan pembangunan nasional. Fakta ini memberikan tanggung jawab guru untuk menciptakan dan mengembangkan perangkat pembelajaran yang efektif untuk mempromosikan toleransi dan nasionalisme, komunikatif dan baik hati, cinta damai dan mempraktekkan kepedulian sosial. Tujuan penelitian adalah menganalisis kebutuhan siswa sekolah menengah terkait pengembangan pembelajaran kartun yang mengedepankan pembentukan karakter. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Pesertanya adalah 110 siswa kelas tujuh. Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data untuk penelitian. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan analisis dengan model interaktif. Hasil analisis tersebut menunjukkan hasil ketertarikan siswa dengan media komik sebagai sarana pendidikan yang memiliki nilai kearifan lokal Medan untuk pendidikan karakter. Dari segi komposisi, Anda membutuhkan komik yang sesuai dengan jangkauan dan ukuran komik yang ideal. Dari segi konten, kita diminta tidak hanya mengungkapkan cerita dengan ilustrasi nasionalisme dan kesadaran sosial, tetapi juga memiliki materi manga yang memasukkan kearifan lokal berlatar budaya Medan. Dari segi desain dan tampilan, diperlukan karakterisasi kartun yang mencakup berbagai warna dan ukuran font yang proporsional. Secara keseluruhan dapat diambil kesimpulan dari penelitian ini bahwa perlu untuk mengembangkan komik sebagai media pembelajaran yang memadukan kearifan lokal Medan untuk memenuhi kebutuhan siswa sekolah menengah dan merencanakan pengembangan karakter
Literature Review: Problems of Mathematics Learning in Schools Maryanto, Bhaskoro Prasetyo Adi; Rachmawati, lelly Nur; Muhammad, Ilham; Sugianto, Rahmad
Delta-Phi: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 1 No. 1 (2023): Delta-Phi: Jurnal Pendidikan Matematika (April)
Publisher : CV. Bimbimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/dpjpm.v1i1.94

Abstract

Problems that occur in mathematics learning are essential to pay attention to. Problems in mathematics learning are problems that must be resolved with the right solution. This research aims to conduct a literature review on mathematics learning problems in schools. The method used in the study is a literature review. The sample used is the research results related to mathematics learning problems at the elementary, junior high, high, and college levels from student and teacher factors. Data was collected by collecting all published articles from the latest year according to educational level. Then, analysis and conclusions are drawn based on the data obtained. The research results show that the problems found at each station are different. So, the solution used must be the problems faced.
Penerapan Video YouTube “Pak Rahmad” sebagai Sumber Belajar Matematika Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMA Sugianto, Rahmad
Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Penelitian Tindakan Kelas (Mei)
Publisher : CV Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/jptk.v1i1.47

Abstract

Video youtube menjadi peran penting sebagai sumber belajar matematika di era digitalisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan video youtube “Pak Rahmad” sebagai sumber belajar matematika dapat meningkatkan hasil belajar siswa SMA. Jenis penelitian terapan, dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode penelitian eksperimental dengan desain quasi eksperimental model pretest postest non equivalent control group design. Penelitian yang dilaksanakan di SMA Wachid Hasyim 2 Taman pada tahun ajaran 2021/2022 dengan 110 siswa kelas X IPS sebagai populasi pada penelitian ini. Data hasil belajar diperoleh melalui pretest dan posttest Data hasil belajar dianalisis dengan uji statistik parametrik menggunakan analisis kovarian (ANKOVA). Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh penerapan video youtube “pak rahmad” sebagai sumber belajar matematika peserta didik pada materi trigonometri. Adanya perbedaan signifikan terhadap kelas eksperimen yang diberi perlakuan daripada kelas kontrol yang tidak diberi perlakuan. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan video youtube “pak rahmad” dapat meningkatkan hasil belajar siswa SMA.
Efektivitas Model Pembelajaran Kooperatif Dengan Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) Terhadap Hasil Belajar Matematika Lestari, Wiji Putri; Ningsih, Eka Fitria; C, Choirudin; Sugianto, Rahmad; Lestari, Andika Setyo Budi
Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Penelitian Tindakan Kelas (Mei)
Publisher : CV Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/jptk.v1i1.155

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah penerapan model pembelajaran kooperatif dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi Aritmatika Sosial. Metode eksperimen desain One Group Pretest-Posttest Design digunakan dalam penelitian kuantitatif ini. Populasi penelitian ini adalah 55 peserta didik kelas tujuh MTs Roudhotul Ulum Seputih Mataram. Sampling probabilitas dari jenis Cluster Random Sampling adalah metode sampel yang digunakan. Kelas VII A yang berjumlah 27 peserta didik dijadikan sebagai sampel. Penelitian ini menggunakan tes dengan instrumen berupa soal uraian untuk mengumpulkan data. Uji T Sampel Berpasangan adalah metode analisis yang digunakan. Hasil uji t menunjukkan bahwa 20,53 = 1,7056, sehingga H0 ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif dengan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) dapat meningkatkan hasil belajar matematika.
Eksperimentasi Model Pembelajaran Stay Two Stray (TS-TS) dan Think Pair Share (TPS) Terhadap Hasil Belajar Astuti, Tiwi; Ningsih, Eka Fitria; Choirudin, Choirudin; Sugianto, Rahmad
Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Vol. 1 No. 1 (2023): Jurnal Penelitian Tindakan Kelas (Mei)
Publisher : CV Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/jptk.v1i1.157

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan efisiensi dua pendekatan pembelajaran matematika yang berbeda dengan menggunakan teorema Pythagoras: model Two Stay Two Stray (TSTS) dan model Think Pair Share (TPS). Penelitian ini lakukan di kelas VIII MTs Nurul ‘Ulum Kotagajah. Model TSTS diterapkan pada kelas VIII B sedangkan model TPS diterapkan pada kelas VIIIC. Data hasil belajar matematika didapatkan menggunakan instrumen tes. Sebelum digunakan instrumen telah diuji validitas (indeks aiken antara v= < 0,80 hingga v= >0,80) dan reliabilitas (r = 0.737). Uji t digunakan untuk analisis data, setelah dilakukan uji Normalitas dan uji Homogenitas. Uji hipotesis pertama diperolah hasil thit = 61,787 > ttabel = 1,61 sehingga H0 ditolak. Hasil ini menunjukkan model Two Stay Two Stray efektif kepada hasil belajar matematika peserta didik. Hipotesis kedua diperoleh hasil thit = 5,25 > ttabel = 1,73 sehingga H0 ditolak. Hasil ini menunjukan model Think Pair Share efektif efektif kepada hasil belajar matematika peserta didik. Hipotesis ketiga diperoleh hasil thit = -1,69 < ttabel = 1,67 sehingga H0 diterima. Hal ini menunjukan bahwa model TSTS sama efektifnya dengan model TPS.
Peningkatan Ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa Melalui Penelitian Tindakan Kelas pada Kegiatan Ziarah pada Siswa SMK YPM 1 Taman Fuad, M. Zainul; Sugianto, Rahmad
Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Penelitian Tindakan Kelas (Mei)
Publisher : CV Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/jptk.v2i1.557

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan dimensi ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam profil siswa Pancasila melalui penelitian tindakan kelas pada kegiatan ziarah di SMK YPM 1 Taman. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan keimanan, ketaqwaan, dan akhlak mulia siswa dengan mengintegrasikan kegiatan keagamaan ke dalam pendidikan mereka. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif dengan desain penelitian tindakan kelas, yang melibatkan siswa dari kelas X hingga XII. Data dikumpulkan menggunakan observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi, dengan instrumen meliputi daftar periksa observasi, panduan wawancara, dan catatan lapangan. Penelitian ini dilakukan dalam tiga siklus, dengan fokus pada berbagai aspek karakter religius: 1) Mengenal dan mencintai Tuhan Yang Maha Esa, dibuktikan dengan meningkatnya partisipasi dalam shalat shafar dan jama' qasar. 2) Memahami agama dan keyakinan, ditunjukkan melalui pengetahuan siswa tentang tokoh-tokoh Islam historis seperti wali songo. 3) Pelaksanaan ritual ibadah, yang diamati melalui keterlibatan siswa dalam doa dan dzikir tahlil selama ziarah ke makam waliyullah. Analisis data melibatkan pengkodean dan pengkategorian data kualitatif untuk mengidentifikasi tema yang berulang. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam moral keagamaan siswa, dengan peningkatan yang nyata dalam pemahaman dan praktik ajaran Islam mereka. Secara khusus, 75% siswa menunjukkan peningkatan pengetahuan dan cinta kepada Tuhan Yang Maha Esa, 80% menunjukkan pemahaman yang lebih dalam tentang sejarah Islam, dan 85% berpartisipasi aktif dalam ritual ibadah. Sebagai kesimpulan, mengintegrasikan kegiatan ziarah ke dalam kurikulum secara signifikan menumbuhkan pengabdian siswa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Disarankan agar kegiatan keagamaan serupa dimasukkan ke dalam program sekolah untuk lebih memperkuat perkembangan spiritual siswa. Penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari praktik-praktik ini terhadap pengembangan karakter siswa secara keseluruhan.