Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Peningkatan Ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa Melalui Penelitian Tindakan Kelas pada Kegiatan Ziarah pada Siswa SMK YPM 1 Taman Fuad, M. Zainul; Sugianto, Rahmad
Jurnal Penelitian Tindakan Kelas Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Penelitian Tindakan Kelas (Mei)
Publisher : CV Bimbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/jptk.v2i1.557

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan dimensi ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam profil siswa Pancasila melalui penelitian tindakan kelas pada kegiatan ziarah di SMK YPM 1 Taman. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan keimanan, ketaqwaan, dan akhlak mulia siswa dengan mengintegrasikan kegiatan keagamaan ke dalam pendidikan mereka. Penelitian ini menggunakan metodologi deskriptif kualitatif dengan desain penelitian tindakan kelas, yang melibatkan siswa dari kelas X hingga XII. Data dikumpulkan menggunakan observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi, dengan instrumen meliputi daftar periksa observasi, panduan wawancara, dan catatan lapangan. Penelitian ini dilakukan dalam tiga siklus, dengan fokus pada berbagai aspek karakter religius: 1) Mengenal dan mencintai Tuhan Yang Maha Esa, dibuktikan dengan meningkatnya partisipasi dalam shalat shafar dan jama' qasar. 2) Memahami agama dan keyakinan, ditunjukkan melalui pengetahuan siswa tentang tokoh-tokoh Islam historis seperti wali songo. 3) Pelaksanaan ritual ibadah, yang diamati melalui keterlibatan siswa dalam doa dan dzikir tahlil selama ziarah ke makam waliyullah. Analisis data melibatkan pengkodean dan pengkategorian data kualitatif untuk mengidentifikasi tema yang berulang. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam moral keagamaan siswa, dengan peningkatan yang nyata dalam pemahaman dan praktik ajaran Islam mereka. Secara khusus, 75% siswa menunjukkan peningkatan pengetahuan dan cinta kepada Tuhan Yang Maha Esa, 80% menunjukkan pemahaman yang lebih dalam tentang sejarah Islam, dan 85% berpartisipasi aktif dalam ritual ibadah. Sebagai kesimpulan, mengintegrasikan kegiatan ziarah ke dalam kurikulum secara signifikan menumbuhkan pengabdian siswa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Disarankan agar kegiatan keagamaan serupa dimasukkan ke dalam program sekolah untuk lebih memperkuat perkembangan spiritual siswa. Penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari praktik-praktik ini terhadap pengembangan karakter siswa secara keseluruhan.
Stage of Cognitive Mathematics Students Development Based on Piaget's Theory Reviewing from Personality Type Sugianto, Rahmad; Darmayanti, Rani; Vidyastuti, Annisa Nurina
Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/plusminus.v2i1.1082

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah kesesuaian tahap perkembangan kognitif Piaget ditinjau dari tipe kepribadian terhadap siswa kelas X SMA Wachid Hasyim 2 Taman. Subjek dari penelitian ini adalah siswa sebanyak 25 orang dengan usia antara 12 sampai 16 tahun. Penelitian ini menggunakan instrumen Test of Logical Operations (TLO) dalam matematika dan Tes Myers-Briggs Type Indicator (MBTI). TLO terdiri dari 14 soal dan siswa diberi waktu menjawab semua soal selama 45 menit sedangkan MBTI terdapat 60 pernyataan dan siswa diberi waktu 30 menit untuk memberikan pernyataan yang sesuai dengan kepribadiannya. Hasil penelitian menunjukkan 28,5% siswa ekstrovert pada tahap operasi konkrit awal dan 71,5% pada tahap operasi konkrit akhir. Sedangkan 27,2% siswa introvert pada tahap operasi konkrit awal dan 72,8% pada tahap operasi konkrit akhir. Skor rata-rata TOL Piaget memiliki nilai yang sama pada siswa ekstrovert dan introvert yakni 47 yang artinya rata-rata siswa cenderung pada tahap konkrit akhir. Perbedaan pemahaman antara rata-rata siswa ekstrovert dan introvert pada tipe seration, dimana rata – rata siswa ekstrovert pada pemahaman tinggi sedangkan siswa introvert pada pemahaman cukup. This study aims to examine the suitability of Piaget's stage of cognitive development in terms of personality type for class X students of SMA Wachid Hasyim 2 Taman. The subjects of this study were 25 students with ages between 12 to 16 years. This study uses the Test of Logical Operations (TLO) instrument in mathematics and the Myers-Briggs Type Indicator (MBTI) test. The TLO consists of 14 questions and students are given 45 minutes to answer all questions, while the MBTI contains 60 statements and students are given 30 minutes to give statements that match their personality. The results showed that 28.5% of students were extroverted in the early concrete operations stage and 71.5% in the late concrete operations stage. While 27.2% of students were introverted at the initial concrete operation stage and 72.8% at the final concrete operation stage. The average score of Piaget's TOL has the same value for extroverted and introverted students, namely 47, which means that the average student tends to be in the final concrete stage. The difference in understanding between the average extroverted and introverted students in the compatible type, where the average extrovert student has high understanding while introverted students have sufficient understanding.
Analysis of Mathematics Problem-solving Ability of Junior High School Students Based on APOS Theory Viewed from the Type of Learning Styles Rahmah, Kamilia; Inganah, Siti; Darmayanti, Rani; Sugianto, Rahmad; Choirudin, Choirudin; Ningsih, Eka Fitria
IndoMath: Indonesia Mathematics Education Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/indomath.v5i2.25

Abstract

This study aims to describe students' mathematical problem-solving based on APOS theory on Kolb's learning styles. This type of research is qualitative with a descriptive approach. The subjects of this study were four students who represented each of Kolb's learning styles. This study's data collection techniques used Kolb's learning styles questionnaire, APOS theory-based problem-solving aptitude test, and unstructured interviews. Data analysis of this research is to reduce data, present data, and draw conclusions. The study results concluded that the subject of assimilator and convergent learning styles could work on problems correctly starting from the action stage, process stage, object stage, and schema stage, although with different problem-solving steps. Subjects with the type of accommodator and diverger learning styles can only solve problems correctly at the action, process, and object stages, while for the schema stage, they have not been able to provide the right solution.
Teacher Competence in The Preparation of Test and Non-Test Instruments Choirudin; Sugianto, Rahmad; Darmayanti, Rani; Muhammad, Ilham
Journal of Teaching and Learning Mathematics Vol. 1 No. 1 (2023): Journal of Teaching and Learning Mathematics (July)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/jtlm.v1i1.27695

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan proses pemecahan masalah siswa SMP dengan langkah-langkah Polya pada soal cerita aljabar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan instrumen tes. Tes yang diberikan berupa soal uraian pada materi aljabar. Subjek penelitian adalah tiga siswa SMP yang diambil secara acak. Hasil dari penelitian ini adalah SDM dapat melakukan empat tahap pemecahan masalah pada pertanyaan 1 dan 2. S-RM dan S-SDF dapat melakukan proses pemecahan masalah tiga tahap pada item 1 dan empat lokasi pada item 2 .Langkah yang tidak dapat dilakukan pada pertanyaan 1 adalah tahap pengecekan kembali. Selain itu, S-SDF melakukan proses penyelesaian salah pada tahap perencanaan dan penyelesaian masalah pada masalah 1.
Development of a HOTS-Leveled Two-Tier Multiple Choice (TTMC) Test to Measure Student Misconceptions in Islamic Studies Humaidi, M. Nurul; Triansyah, Fadli Agus; Sugianto, Rahmad; Laila, Alfi Rachma Nisfi
Assyfa Journal of Islamic Studies Vol. 1 No. 1 (2023): Assyfa Journal of Islamic Studies (June)
Publisher : CV. BImbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/ajis.v1i1.148

Abstract

This study aims to develop a Two-Tier Multiple Choice (TTMC) HOTS-level test to measure student misconceptions in Islamic learning. The research method used is the 4-D method by Thiagarajan with descriptive data analysis. The results of the misconception test using TTMC showed variations in students' answers between those who understood the concept, had a pure misconception, guessed the misconception, and did not understand the concept. The feasibility of the evaluation tool is met, and the identification of misconceptions is divided into four categories. The percentage of students who understand the concept is 49%, pure misconception is 11%, guesses the misconception is 17%, and does not understand the concept is 23%. This study contributes to measuring students' misconceptions in Islamic learning and can be used to improve teaching effectiveness and students' understanding of concepts
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI INVENTARIS BERBASIS WEB DENGAN METODE WATERFALL PADA TOKO BESI INTI BAJA Putri, Tiara Dessa; Aditiawan, Juniar; Nisa, Lina Farihatun; Zein, Achmad Zahwa; Sugianto, Rahmad
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 6 No. 4 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v6i4.9541

Abstract

Sistem informasi yang mampu memudahkan pengelolaan inventaris secara otomatis, akurat, dan efisien. Sistem ini diharapkan mampu mencatat keluar-masuknya barang secara real-time, memberikan laporan stok yang selalu diperbarui. metode Waterfall dipilih sebagai pendekatan pengembangan sistem, model ini dipilih karena sifatnya yang terstruktur dan sistematis, sesuai dengan kebutuhan proyek perancangan sistem informasi di Toko Besi Inti Baja. Dengan menggunakan pendekatan Waterfall, diharapkan setiap tahap pengembangan sistem dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan sistem yang sesuai. Perancangan sistem informasi untuk Toko Besi Inti Baja meliputi analisis kebutuhan otomatisasi pengelolaan data stok, transaksi, dan pelanggan, desain sistem berbasis client-server dengan antarmuka user-friendly, implementasi menggunakan teknologi PHP atau Python dan MySQL, pengujian sistem secara menyeluruh, serta pemeliharaan rutin untuk menjaga performa dan keamanan sistem.
MUHAMMADIYAH EDUCATION'S READINESS IN THE SOCIETY 5.0 ERA Rahmad Sugianto; Rani Darmayanti; M. Nurul Humaidi
Al'Adalah Vol. 25 No. 1 (2022)
Publisher : LP2M IAIN Jember (now UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/aladalah.v25i1.155

Abstract

This study examines Muhammadiyah's readiness in education for the challenges of the society 5.0 era. Technology, Information, and Communication Technologies (ICT) are growing with the urgency of society 5.0 in education based on technology. It is significant to the modern education of Muhammadiyah, which has a progressive education spirit. The method used in this study is a literature review of various references to analyze the relevant data. As a result of the study, Muhammadiyah tried to develop a prophetic civilization, and the concepts of khaira ummah and baldah thayyibah as the recognition and expectations of the people and the nation toward Muhammadiyah, Muhammadiyah intellectuals synergized the potential resources in education. They strengthened religious-social movements as a driving force for the struggle by the spirit inherited by KH Ahmad Dahlan. In this spirit, Muhammadiyah intellectuals challenge and construe society 5.0 based on human-centered. Muhammadiyah education in this era tries to improve educational facilities for digital-based learning in Muhammadiyah schools or madrasas; able to improve teacher human resources to innovate in digital-based learning both online and offline; able to apply humanist learning with the main characteristics of respecting the opinions of others, respecting, and communicating correctly.
Desain Modul Matematika Bilingual: Urgensi Pengembangan Media Matematika Bilingual dengan konten Islami Laila, Alfi Rachma Nisfi; Cholily, Yus Mochamad; Syaifuddin, Mohammad; Darmayanti, Rani; Sugianto, Rahmad; Muhammad, Ilham
Assyfa Journal of Islamic Studies Vol. 2 No. 1 (2024): Assyfa Journal of Islamic Studies (June)
Publisher : CV. BImbingan Belajar Assyfa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61650/ajis.v2i1.133

Abstract

Perkembangan teknologi dan informasi di abad 21 menuntut kita untuk lebih mahir menggunakan bahasa inggris sebagai salah satu bahasa yang harus kita kuasai guna meningkatkan kualitas diri dengan menanamkan nilai-nilai keislaman melalui penekanan konten nilai Al-Qur’an yang ada dalam materi mengajaran matematika. Fakta ini memberikan tanggung jawab guru untuk menciptakan dan mengembangkan media pembelajaran yang efektif untuk mempromosikan bahasa inggris, Bahasa Indonesia, dan menguatkan keimanan, komunikatif dan mengembangkan ide matematika yang dieksploitasi kedalam berbagai prepektif, sejarah matematika dan mampu memecahkan permasalahan kontekstual matematis terintegrasi. Tujuan penelitian adalah menganalisis kebutuhan guru madrasah aliyah terkait pengembangan pembelajaran modul bilingual yang mengedepankan pembentukan karakter islami. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Pesertanya adalah 98 guru madrasah aliyah kelas sepuluh hingga kelas dua belas. Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data untuk penelitian. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan analisis dengan model interaktif. Hasil analisis tersebut menunjukkan hasil ketertarikan guru dengan media modul bilingual sebagai sarana pendidikan yang memiliki nilai islami pondok pesantren untuk pembelajaran. Dari segi komposisi, dibutuhkan modul bilingual yang sesuai dengan jangkauan dan ukuran modul yang ideal. Dari segi konten, diharapkan tidak hanya mengungkapkan materi dengan ilustrasi islam dan animasi sosial, tetapi juga memiliki materi modul yang memasukkan nilai islami yang ada didalam alqur’an berlatar pondok pesantren. Dari segi desain dan tampilan, diperlukan karakterisasi modul yang mencakup berbagai warna dan ukuran font yang proporsional dengan bahasa bilingual. Secara keseluruhan dapat diambil kesimpulan dari penelitian ini bahwa perlu untuk mengembangkan modul bilingual sebagai media pembelajaran yang memadukan nilai islami yang ada didalam alqur’an berlatar pondok pesantren untuk memenuhi kebutuhan guru madrasah aliyah dan merencanakan pengembangan karakter islami.
Problem Solving Analysis Through Tests in View Of Student Learning Achievement Rizqi , Putri Adila Dwi; Darmayanti, Rani; Sugianto, Rahmad; Choirudin, Choirudin; Muhammad, Ilham
Indonesian Journal of Learning and Educational Studies Vol. 1 No. 1 (2023): Indonesian Journal of Learning and Educational Studies
Publisher : Piramida Akademi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62385/ijles.v1i1.26

Abstract

This research is motivated by the importance of problem solving abilities for students. The importance of having problem solving skills is one of the main tasks in learning mathematics, moreover the process of solving mathematical problems is the essence of mathematics. The purpose of writing this paper is to find out how problem-solving abilities through test questions are assessed from student achievement. Data collection was carried out in the Lamongan area with the subjects being grade VI elementary school students who were selected based on the results of student achievement which were then grouped into 3 categories, low, medium and high. The method used is descriptive qualitative with data collection techniques carried out by administering tests. Based on the results of the field trials, it was found that the ability to solve mathematical problems using test questions for students who are classified as having high learning achievement fulfills 3-4 indicators of problem solving. Students who are classified as having moderate learning achievement fulfill 3-2 indicators of problem solving. Meanwhile, students who are classified as having low learning achievement are unable to meet the indicators of solving mathematical problems
Digital comic learning media based on character values on students’ critical thinking in solving mathematical problems in terms of learning styles Darmayanti, Rani; Sugianto, Rahmad; Baiduri, Baiduri; Choirudin, Choirudin; Wawan, Wawan
Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 13 No 1 (2022): Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Islam Raden Intan Lampung, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajpm.v13i1.11680

Abstract

To prepare students to compete in 21st-century skills, the Ministry of Education and Culture of the Republic of Indonesia integrates character education into school subjects. However, as a medium, comics do not contain the level of character values, exploration, and critical thinking skills in problem-solving on geometry material. Therefore, the aim of this study is to produce digital media based on character values on mathematical critical thinking skills in solving problems related to learning styles for eighth-grade students. This development research employed the 4-D method (Define, Design, Develop, and Disseminate). The study indicates that the digital comic learning media is valid with a total average score of 3.60 based on the material expert’s validation and 3.50 based on the media expert’s validation. The eight-grade students' responses were positive (92%) based on the trials. The learning outcomes in terms of kinesthetic, auditory, and visual learning styles used in this study can all meet all indicators of mathematical problem-solving.