Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : MALLOMO: Journal of Community Service

IbM IbM Metode Seleksi untuk Analisis Karakter Pertumbuhan dan Fekunditas Ikan Nila di POLOBETE Fish Farm Sulawesi Selatan Irmawati, Irmawati; Tresnati, Joeharnani; Aslamyah, Siti; Larekeng, Siti Halimah; Khairana Kadriah, Ince Ayu
MALLOMO: Journal of Community Service Vol 4 No 1 (2023): Desember-Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/mallomo.v4i1.1091

Abstract

Abstract. POLOBETE Fish Farm is a private hatchery that uses biofloc technology located in Pinrang Regency, South Sulawesi. It has 18 tilapia biofloc ponds and one nursery pond. The problem faced by POLOBETE Fish Farm is that it has not been able to meet market demand for seeds both in quality and quantity. Genetic improvement with selection methods for growth characteristics and fecundity is a solution to increase the quantity and quality of tilapia seed production at POLOBETE Fish Farm. The Fisheries Research Team from the Research and Development Centre for Biotechnology, Institute of Research and Community Service, Universitas Hasanuddin, assisted POLOBETE Fish Farm with truss morphometric methods to assess fish body shape and its association with growth traits and fecundity analysis methods to assess the number of eggs or the number of larvae produced by female tilapia broodstock. Data on the morphological and fecundity characters of selected fish can be used to assess the progress of selection. The result of the community service is that POLOBETE Fish Farm has applied both methods to assess generations/progeny resulting from crosses between Nile tilapia Oreochromis niloticus Kekar (♂) and O. niloticus Kekar (♀) and hybridization between O. niloticus Kekar (♂) and O. niloticus Sultana (♀). Furthermore, both truss morphometric and fecundity methods can be used by POLOBETE Fish Farm on production program of XY neofemale, YY supermale, and YY female. Abstrak. POLOBETE Fish Farm adalah usaha akuakultur yang menerapkan sistem bioflok yang berlokasi di Kabupaten Pinrang Sulawesi Selatan, memiliki 18 kolam terpal bioflok ikan nila dan satu buah kolam pendederan. Permasalahan yang dihadapi oleh POLOBETE Fish Farm adalah belum mampu memenuhi kebutuhan pasar akan benih baik secara kualitas maupun kuantitas. Genetic improvement dengan metode seleksi untuk karakter pertumbuhan dan fekunditas adalah solusi untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi benih. Tim Riset Perikanan dari Lembaga Penelitian dan Pengembangan Bioteknologi LPPM Universitas Hasanuddin, memberi pendampingan kepada POLOBETE Fish Farm tentang metode truss morfometrik untuk menilai morfologi ikan dan metode analisis fekunditas untuk menilai jumlah telur atau jumlah larva (fekunditas) yang diproduksi oleh induk ikan nila betina. Data karakter morfologi dan fekunditas ikan-ikan hasil seleksi tersebut dapat digunakan sebagai parameter untuk menilai kemajuan seleksi. Hasil dari pengabdian adalah POLOBETE Fish Farm telah mengaplikasikan kedua metode tersebut untuk menilai progeny hasil persilangan antara Oreochromis niloticus Kekar (♂) dan O. niloticus Kekar (♀) serta hibridisasi antara O. niloticus Kekar (♂) dan O. niloticus Sultana (♀). Metode truss morfometrik dan fekunditas selanjutnya dapat digunakan oleh POLOBETE Fish Farm pada program produksi XY neofemale, YY supermale, dan YY female.
Transfer Teknologi Transfer Teknologi Budidaya, Pembenihan, Sex Reversal, Pembuatan Pakan Mandiri, dan Produk Olahan Berbasis Ikan Nila di Desa Lalonggolosua Kecamatan Tangketada Kabupaten Kolaka Melalui Program Kosabangsa 2023 Irmawati, Irmawati; Fakhriyyah, Sitti; Aslamyah, Siti; Haerul, Andi
MALLOMO: Journal of Community Service Vol 4 No 2 (2024): Juni-November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/mallomo.v4i2.1475

Abstract

Ikan nila (Oreochromis niloticus) secara global merupakan spesies yang paling banyak dibudidayakan dan secara signifikan membantu pertumbuhan ekonomi negara-negara berkembang. Kebutuhan ikan nila global di tahun 2024 mencapai US$ 14,4 miliar atau setara dengan IDR 230 triliun. Program Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat (KOSABANGSA) yang telah berlangsung pada tahun 2023 diharapkan menjadi cikal bakal pengembangan budidaya ikan nila di Kabupaten Kolaka, khususnya di Desa Lalonggolosua Kecamatan Tanggetada yang merupakan salah satu wilayah target Rencana Aksi Nasional Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal (RAN PPDT). Teknologi tepat guna yang telah ditransfer oleh Universitas Hasanuddin sebagai Tim Pendamping ke Tim Pelaksana (Universitas Sembilanbelas November) dan masyarakat melalui program tersebut adalah teknologi merakit induk unggul, teknologi pembenihan, teknologi produksi benih ikan nila monoseks jantan, teknologi pembuatan pakan mandiri, serta teknologi pembuatan abon, dampo, dan ikan kering berbahan dasar ikan nila. Sekitar 1000 calon induk unggul ikan nila telah disalurkan ke Kelompok Tani Tambak Desa Lalonggolosua dan saat ini telah tumbuh menjadi induk dan telah memproduksi generasi ikan nila generasi I (G1). Sejumlah 4000 benih ukuran 2-3 cm yang dibesarkan di tambak telah dipanen dengan total biomassa panen sekitar 350 kg. Kelompok Ibu PKK Desa Lalonggolosua telah memproduksi abon, dampo, dan ikan kering berbahan dasar ikan nila. Ikan nila konsumsi dan produk olahan tersebut telah dikemas dan dipasarkan secara lokal. Kegiatan produksi benih ikan nila monoseks jantan, pembesaran di tambak, serta produksi produk olahan ikan nila terus berlangsung hingga saat ini sehingga ke depan diharapkan budidaya ikan nila di Desa Lalonggolosua dapat berkontribusi dalam peningkatan produksi ikan nila nasional.