Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Analisis Paradigmatik Kasus Djoko Tjandra Kelana, Sri; Wira Perdana, Fadjrin; Agustini, Elfita; Diani, Oktriani; Kartini, Sri
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 3 No. 02 (2022): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.996 KB) | DOI: 10.59141/jist.v3i02.368

Abstract

Kasus hukum yang menjerat Djoko Tandra, diawali dari upaya Djoko Tjandra untuk mengajukan Peninjauan Kembali (PK) atas perkara pidana Kasus Bank Bali. Upaya untuk mengajukan PK atas perkara pidana tersebut dilakukan Joko Tjandra ditengah statusnya yang telah dinyatakan buron (DPO Interpol) dan telah memiliki kewarganegaraan ganda. Penelitian ini bertujuan untuk mengkonfirmasi persoalan besar dalam praktik penegakan hukum di Indonesia. Kasus Djoko Tjandra, memberikan fakta, bahwa semua institusi hukum. Sebagai tugas ilmiah, setiap peneliti atau penulis harus mampu menjelaskan setiap proses penelitian yang memandu penelitian, menulis, dan menuangkan setiap hasil gagasannya. Demikian juga dalam artikel ini, penulis bertanggung jawab untuk menyebutkan setiap penelitian dan proses penulisan yang membimbing penulis untuk menulis artikel ini. Positivisme akan memberikan analisis paradigmatik peristiwa hukum tertentu (termasuk kasus hukum Djoko Tjandra) berdasarkan sifat atau ciri hukum sebagai realitas eksternal, objektif, real, generalisasi bebas konteks, sebab-akibat, reduksionis dan deterministik. Hukum bersifat dualis/objektivis, antara penelaah dan hukum (realitas) merupakan dua entitas independen bebas nilai dan bebas bias. Untuk mengetahui dengan lebih baik kasus hukum Djoko Tjandra dan keterlibatan aparat penegak hukum. Berdasarkan pandangan post positivisme hukum sebagai realisme kritis, dapat dipahami dengan melakukan pengujian secara kritis. Berbeda dengan paradigma positivisme, pandangan post positivisme melihat hukum sebagai entitas yang tidak sepenuhnya independent. Berangkat dari pandangan post positivismebahwa hukum sebagai entitas yang tidak sepenuhnya independen, dimana dalam peristiwa hukum tertentu ada pengaruh dari faktor-faktor lain. Ontologi paradigma participatory memberikan pandangan baru terhadap hukum yang sebelumnya oleh positivisme dan post positivisme terbatas sebagai realitas objektif.. Melalui ontologi dan epistemologi yang mengintegrasikan realitas subjektif-objektif hukum, maka participatory mengembangkan metodologi yang lebih praktis.
Perancangan Sistem Informasi Monitoring Bongkar Muat Barang Berbasis IoT: Design of IoT-Based Cargo Loading and Unloading Information System Desti Yuvita Sari; Sri Kartini; Muhamad Fahmi Amrillah; Febriyanti Himmatul Ulya; Elfita Agustini
SISFOTENIKA Vol. 16 No. 1 (2026): SISFOTENIKA
Publisher : STMIK PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30700/sisfotenika.v16i1.610

Abstract

Efisiensi operasional pelabuhan sangat bergantung pada proses bongkar muat barang yang cepat, akurat, dan terintegrasi. Proses manual yang masih digunakan berpotensi menimbulkan kesalahan pencatatan, keterlambatan, dan sulitnya monitoring real-time. Penelitian ini merancang Sistem Informasi Monitoring Bongkar Muat Berbasis Internet of Things (IoT), dengan memanfaatkan sensor berat, sensor posisi, dan perangkat RFID untuk tracking barang secara otomatis. Sistem menggunakan arsitektur client-server, mengirim data melalui gateway IoT ke server yang terhubung dengan database terpusat. Dashboard berbasis web menampilkan status barang secara real-time. Perancangan sistem dilengkapi dengan ERD, Use Case Diagram, Activity Diagram, dan Sequence Diagram, sehingga mendukung pengembangan dan implementasi sistem. Hasil simulasi menunjukkan sistem mampu meningkatkan akurasi pencatatan, efisiensi proses, dan memberikan visibilitas operasional secara menyeluruh.